Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan Stunting dengan Perbaikan Pola Asuh Gizi Mulai dari Masa Hamil sampai Balita Abdurrahman Abdurrahman; Amiruddin Amiruddin; Bustami Bustami; Anasril Anasril; Muhammad Husaini; Cut Mutiah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6384

Abstract

ABSTRAK Balita merupakan kelompok umur yang sering mengalami kekurangan gizi dan stunting merupakan dampak dari masalah gizi balita. Stunting merupakan gambaran terhambatnya pertumbuhan sebagai akibat dari kurangnya asupan zat gizi dalam jangka waktu yang lama. Persentasi status gizi balita pendek di Indonesia Tahun 2013 mencapai 37,2%, angka ini lebih besar dari Tahun 2010 sebesar 35,6%, dan Tahun 2017 sebesar 36,8%, tidak menunjukkan penurunan/perbaikan yang signifikan. Pola asuh orang tua merupakan masalah yang dapat mempengaruhi terjadinya stunting pada balita. Pola asuh orang tua yang kurang memiliki peluang lebih besar anak terkena stunting. Maka dari itu pola asuh gizi pada ibu hamil dan juga ibu balita sangat penting ditingkatkan untuk menjadi lebih baik. Karena apabila pola asuh gizi sudah baik, tentunya akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan gizi pada ibu hamil dan juga pada anak balita. Hasil dari penyuluhan kesehatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini telah meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting dengan perbikan pola asuh gizi mulai dari masa kehamilan hingga usia anak balita. Kata Kunci: Kekurangan Gizi, Stunting, Penyuluhan  ABSTRACT Toddlers are an age group that often experience malnutrition and stunting is the impact of under-five nutrition problems. Stunting is a picture of stunted growth as a result of lack of nutrient intake for a long time. The percentage of short toddlers' nutritional status in Indonesia in 2013 reached 37.2%, this figure was higher than in 2010 at 35.6%, and in 2017 at 36.8%, showing no significant decline/improvement. Parenting is a problem that can affect the occurrence of stunting in toddlers. Poor parenting has a greater chance of children being stunted. Therefore, it is very important to improve the nutritional parenting pattern for pregnant women and mothers under five. Because if the nutritional parenting pattern is good, it will certainly have an impact on meeting the nutritional needs of pregnant women and also children under five. The results of health counseling carried out in this community service activity have increased mother's knowledge about stunting prevention by improving nutritional parenting patterns from pregnancy to toddler age.Keywords:  Malnutrition, Stunting, Counseling
Faktor Penularan Covid-19 pada Kontak Erat di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Afdhal Afdhal; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Roma Sitio; Yeni Rimadeni; Cut Mutiah; Berwi Fazri Pamudi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.8309

Abstract

ABSTRACT Prevention of spreading COVID 19 in the house level requires awareness of family members in implementing health protocols. The aim of this study is to analyze the factors of Covid-19 transmission in Close Contacts case. The research design used is quantitative analysis with a case control. The sample in this study was 100 people who got close contacts of confirmed cases, consisting of 50 respondents of close household contacts as case group and 50 respondents of close non-household contacts as control group. Researcher used questionnaire as research instrument. The result showed that the independent variables that were highly significant infected with Covid-19 in close contacts were age, knowledge, disease history, implementation of health protocols and occupancy density where the value of OR > 1. In this study it can be concluded that the factors such as age, knowledge, disease history, implementation of health protocols and occupancy density have high risk of contaminating Covid-19 in close contact cases. Keyword : Covid-19, Transmission, Close Contact ABSTRAK Pencegahan penyebaran virus COVID-19 di level rumah tangga perlu adanya kesadaran  anggota  keluarga/ART  dalam menjalankan protokol Kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor penularan Covid-19 pada Kontak Erat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan case  control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang kontak erat dari kasus konfirmasi yang terdiri dari 50 kontak erat serumah (household) sebagai kelompok case dan 50 responden kontak erat non serumah yang merupakan sebagai kelompok kontrol. Peneliti menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent yang sangat signifikan dengan tertular Covid-19 pada kontak erat yaitu variabel umur, pengetahuan, riwayat penyakit, penerapan prokes dan kepadatan hunian dimana nilai OR > 1. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor umur, pengetahuan, Riwayat penyakit, penerapan protokol kesehatan dan kepadatan hunian berisiko tinggi tertular Covid-19 pada kasus kontak erat. Kata Kunci : Covid-19, Penularan, Kontak Erat
Efektifitas Aromaterapi Jahe dan Lemon terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Barat Henniwati Henniwati; Rayana Iswani; Cut Mutiah
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i1.7938

Abstract

ABSTRACT Nausea and vomiting occur in 60-80% of primigravida and 40-60% occur in multigravida. One in a thousand pregnancies other symptoms become severe. According to Helper in 2008 that 70-80% of pregnant women experience morning sickness and 1-2% of all pregnant women experience extreme morning sickness. Handling that can be given to reduce nausea and vomiting non-pharmacologically, one of which is the provision of aromatherapy, namely ginger and lemon. To see the effectiveness of ginger and lemon aromatherapy on nausea and vomiting in first trimester pregnant women in the working area of the Langsa Barat Health Center, Langsa City. The design used in this study was a quasi-experimental, non-equivalent control group design consisting of 2 groups and 15 respondents in each group and given different interventions. Group 1 was given ginger aromatherapy treatment and group 2 was given lemon aromatherapy treatment. The intervention was given for 7 days to pregnant women. Nausea and vomiting were measured before and after the intervention using the Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24 questionnaire. The test used in bivariate analysis with statistical test Paired sample t-test. The results obtained in the ginger aromatherapy group the difference in the average onset of vomiting was 4.06, the statistical test results obtained a sig value of 0.000, it was concluded that the administration of ginger aromatherapy was effective against nausea and vomiting. In the lemon aromatherapy group the difference in the average nausea and vomiting was 4.20 and the sig. 0.000 which means that giving lemon aromatherapy is effective against nausea and vomiting in pregnant women. It can be concluded that this research is giving ginger aromatherapy and lemon aromatherapy effective in reducing nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester. Keywords: Ginger Aromatherapy, Lemon Aromatherapy, Nausea Vomiting  ABSTRAK Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala lain menjadi berat. Menurut Helper tahun 2008 bahwa sebagian besar ibu hamil 70-80% mengalami morning sickness dan sebanyak 1-2% dari semua ibu hamil mengalami morning sickness yang ekstrim. Penanganan yang dapat diberikan untuk mengurangi mual muntah secara non farmakologi salah satunya adalah pemberian aromaterapi yaitu jahe dan lemon. Untuk melihat Efektifitas Aromaterapi Jahe dan Lemon Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi eksperimen, non equavalen control group design yang terdiri dari 2 kelompok dan masing-masing kelompok berjumlah 15 responden dan diberikan intervensi yang berbeda kelompok 1 diberikan perlakuan aromaterapi jahe serta kelompok 2 diberikan perlakuan aromaterapi lemon. intervensi diberikan selama 7 hari pada ibu hamil. Mual muntah diukur sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan kuesioner Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24. Uji yang digunakan pada analisis bivariat dengan uji statistik Paired sample t-test. Hasil penelitian didapat pada kelompok aromaterapi jahe selisih rata-rata mula muntah sebesar 4.06, hasil uji statistic didapat nili sig 0,000, maka disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi jahe efektif terhadap mual muntah. Pada kelompok aromaterapi lemon selisih rata-rata mual muntah sebesar 4,20 dan nilai sig. 0,000 yang berarti pemberian aromaterapi lemon efektif terhadap mual muntah pada ibu hamil.  Dapat disimpulkan penelitian ini yaitu pemberian aromaterapi jahe dan aromaterapi lemon efektif terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Kata Kunci: Aromaterapi Jahe, Aromaterapi Lemon, Mual Muntah 
PERANCANGAN PENJUALAN TIKET KERETA API DENGAN JAVA NETBEANS 7.3 Agung - Pranata; Muhammad Ihsan Damara; Cut Mutiah; Andira Nanda Br Ginting; Anita Listiani Daulay
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol 7, No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1 Januari 2023
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api adalah salah satu alat transportasi darat yang masih menjadi salah satu piliha masyarakat ketika ingin berpindah tempat dengan cepat dari satu tempat ke tempat yang di tuju lainnya. Semakin banyak nya dan dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat untuk menggunakan alat transportasi kereta api ini maka dijuga harus di imbangin dengan cepatnya juga proses administrasi yang ada. Proses administrasi yang ada dan menjadi bagian penting ketika akan menggunakan transportasi kereta api adalah sebuah tiket. Tiket sendiri diperlukan sebagai tanda bukti bahwa penumpang telah dengan benar membeli sebuah tiket untuk naik kereta api .Melihat di lapangan bahwa masih ada beberapa stasiun kereta api yang masih menggunakan sistem secara manual yaitu dengan melakukan percetakan tiket dengan menggunakan microsoftoffice yang mana meliputi microsoftworddan microsoftexcel. Melihat hal tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat dengan otomatis dan juga mempermudah masyarakat yang menggunakan alat transportasi ini dalam percetakan tiket agar menjadi lebih efiesien dan cepat melakukan percetakan. Aplikasi ini nantinya akan di rancang dan dibangun dengan Java netbeansdan hasil penelitian ini nantinya adalah sebuah sistem penjualan tiket kereta api dengan java netbeansdengan menggunakan metode waterfall.
Implementation of Web-Based Case Midwifery Notes Documentation System (CMNotes) for Intra Natal Care Cut Mutiah; Abdurrahman Abdurrahman; Rayana Iswani; Isnaini Putri; Muhammad Nazar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2023): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i3.3281

Abstract

Case Midwifery Notes (CMNotes) is a digital-based documentation system designed to develop learning methods and interactive consultations between students and lecturers. CMNotes facilitates digital and comprehensive recording of patient data starting from assessment, diagnosis, plan of care, implementation to evaluation by applying Varney's management principles and SOAP documenta-tion. This study aims to design produce a documentation system for midwifery care emphasized on the Intranatal care. The app was developed using php and html followed by hosting via wordpress. The data was collected using pssuq instrument (usability assessment), need analysis instrument and student responses questionnaire. 63 students from Midwifery student of Health Polytechnic Aceh were involved in the implementation of the system. The implementation results show that overall score of the system usability measured using PSSUQ is 2.87 indicating that the CMNotes system provides convenience and satisfaction for students in making documentation of childbirth care. Due to comments of users regarding the practi-cality of system, it is necessary to develop an Android-based CMNotes application to be able to fill in patient data more easily and effectively without the need of internet access.
Edukasi dan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Basic Life Support dalam Upaya Peningkatan Keterampilan pada Masyarakat di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Magfirah Magfirah; Idwar Idwar; Cut Mutiah; Kasad Kasad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.11793

Abstract

ABSTRAK Henti jantung dapat ditangani segera dengan melakukan Basic life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan dilakukan dengan segera ketika terdapat kasus henti jantung(Rifai & Ilyas, 2018b). BLS adalah suatu tindakan pertolongan pada korban henti jantung maupun henti nafas dan merupakan langkah yang sering disebut chain of survival (Shodiqurrahman, 2017b). Salah satu upaya dalam pembekalan pengetahuan tersebut dapat dilakukan melalui penyebaran informasi melalui berbagai metoda salah satunya melalui video (Tahir et al., 2019). kombinasi penggunaan video dan voice feedbeck dapat meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan BHD (Mpotos et al., 2013). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kesiapsiagaan bencana pada masyarakat terutama organisasi sosial seperti Karang Taruna dan Kader desa. Melalui pelatihan ini diharapkan mampu Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang kesiapsiagaan bencana melalui penyuluhan dan pelatihan serta mampu meningkatkan kesiapan masyarakat Bystander Basic Life Support. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah program pendidikan masyarakat melalui pelatihan, penyuluhan, pendampingan dan sosialisasi kesiapsiagaan bencana. Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan yaitu 30 % sebelum penyuluhan dan 95% sesudah diberikan penyuluhan. Terjadi keterampilan yang signifikan setelah diberikan pelatihan Basic Lie Support. Suluruh peserta telah mengerti Basic Life Support dan peserta juga sudah terampil memberikan bantuan Basic Life Support. Kata Kunci: Pengabmas, Bencana Life Support, Keterampilan Masyarakat  ABSTRACT Cardiac arrest can be treated immediately by carrying out Basic Life Support (BLS) or Basic Life Assistance (BHD) and carried out immediately when there are cases of cardiac arrest (Rifai & Ilyas, 2018). BLS is an act of assistance to victims of cardiac arrest and respiratory arrest and is a step that is often called a chain of survival (Shodiqurrahman, 2017). One of the efforts to provide this knowledge can be done through the dissemination of information through various methods, one of which is through video (Tahir et al., 2019). the combination of using video and voice feedback can improve skills in implementing BHD (Mpotos et al., 2013). Purpose: the combination of using video and voice feedback can improve skills in implementing BHD. Increase knowledge and skills regarding disaster preparedness in the community, especially social organizations such as Karang Taruna and village cadres. Through this training, it is hoped that it will be able to increase knowledge and skills regarding disaster preparedness through counseling and training and be able to increase the readiness of the Bystander Basic Life Support community. The service method used in this activity is a community education program through training, counseling, mentoring and dissemination of disaster preparedness. there was an increase in knowledge before and after being given counseling, namely 30% before counseling and 95% after being given counseling. Significant skills occurred after being given Basic Lie Support training. All participants have understood Basic Life Support and participants are also skilled at providing Basic Life Support assistance. Keywords : Community Service, Basic life Support, community skills
Literatur Review: Terapi komplementer nyeri persalinan dengan massage Maqfirah Maqfirah; Cut Mutiah; Idwar Idwar
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v2i2.265

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan menyebabkan inersia uteri, partus lama, hipoksia hingga distress janin, serta kematian ibu dan/atau janin apabila nyeri persalinan tidak ditangani. Terapi nonfarmakologis dalam manajemen  nyeri persalinan sangat beragam, diantaranya adalah dengan mengkonsumsi makanan/sayuran yang terbukti dapat menurunkan intensitas nyeri persalinan ataupun dengan intervensi yang lain seperti massage. Tujuan: Literatur review ini disusun untuk mengetahui informasi tentang manajemen nyeri persalinan kala I dengan terapi massage. Metode: Metode review ini menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Hasil Penelitian: Metode massage yang umum dipakai dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan pada kala I diantaranya adalah : Endhorphin massage, akupresure, ice massage dan back massage. Kesimpulan: Terapi nonfarmakologis sebagai manajemen nyeri persalinan kala I dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan selama persalinan dengan mengurangi rasa cemas dan takut, salah satunya adalah dengan intervensi massage.
PEMBERIAN TEKNIK MARMET TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM Mutiah Cut; Abdurrahman Abdurrahman
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v3i1.349

Abstract

Latar Belakang: Air susu ibu adalah makanan yang terbaik untuk bayi karena mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dan zat pelindung dari berbagai kuman. Ibu sering mengalami masalah dalam pemberian ASI eksklusif, salah satu kendala utamanya yakni produksi ASI yang tidak lancar. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan teknik marmet. Tujuan: untuk mengidentifikasi pengaruh tehnik marmet terhadap kelancaran ASI Pada Ibu Postpartum. Metode: Jenis penelitian ini bersifat quasi eksperiment dengan rancangan single group pretest-posttest desain, dengan sampel sebanyak 28 orang ibu postpartum hari ke 1-3 di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Kota. Untuk analisa data menggunakan uji Wilcoxon test. Hasil: Hasil Penelitian didapatkan pada saat petest ibu mengalami ASI tidak lancar sebesar 100% dan setelah pemberian tehnik marmet (posttest) ibu mengalami ASI lancar sebesar 100%. Hasil uji didapatkan ada pengaruh pemberian tehnik marmet terhadap kelancaran ASI pada ibu postpartum. Kesimpulan: pemberian tehnik marmet berpengaruh terhadap kelancaran ASI ibu postpartum.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS RENDAM KAKI DAN METODE BIRTH BALL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN Dewita Dewita; Veri Nora; Julidar Julidar; Mutiah Cut
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v3i1.350

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan proses alamiah yang menimbulkan rasa sakit yang dirasakan oleh setiap wanita. Kadang-kadang wanita merasakan sakit yang berlebihan dan lebih parah dari seharusnya yang dipengaruhi oleh rasa panik atau stress dalam menghadapi persalinan. Rasa takut dan panik dapat membuat otot-otot menjadi tegang dan kaku sehingga menimbulkan rasa sakit. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas rendam kaki dan metode birth ball terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I diwilayah kerja Puskesmas Manyak Payed Aceh Tamiang. Metode: Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain posttest only with control group. Penelitian dibagi 3 kelompok. Kelompok perlakuan 1 intervensi latihan birth ball, Kelompok perlakuan 2 intervensi rendaman kaki dengan air hangat dan kelompok kontrol tanpa intervensi. Pengukuran kecemasan menggunakan instrument skala HRS-A. Sampel dalam penelitian ibu bersalin kala I dengan jumlah sampel sebanyak 24 orang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendam kaki dengan air hangat mampu menurunkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I dengan p value 0.000 dibandingkan dnegan kelompok kontrol. Hal sebaliknya metode birth ball tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala I dengan p value 0.085 dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Rendam kaki lebih efektif dibandingkan dengan metode birth ball dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I diwilayah kerja Puskesmas Manyak Payed Aceh Tamiang
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI DESA SUNGAI PAUH Isnaini Putri; Cut Mutiah
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v2i2.61

Abstract

Sustainable Development Goals (SDG`s) tahun2016-2030 salah satu fokus pembangunan kesehatan adalah Gizi. Gizi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan perbaikan status kesehatan masyarakat Indonesia dan dunia. Gizi yang baik dapat meningkatkan standar kesehatan masyarakat. Indikator keberhasilannya diterjemahkan dalam enam poin, salah satunya yakni peningkatan ASI Eksklusif. Persentase bayi yang menyusui ASI Eksklusif di Indonesia hanya 37,3 %. Rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu rendahnya pendidikan ibu dan kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian asi eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan Di Desa Sungai Pauh. Jenis penelitian adalah survei analitik. Sampel penelitian adalah 36 ibu yang memiliki anak 0-6 bulan di Desa Sungai Pauh Kecamatan Langsa Kota Kota Langsa Propinsi Aceh. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan variabel pengetahuan dan dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap pemberian ASI Esklusif pada bayi dengan nilai P value 0.002, 0.004. Hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI esklusif pada bayi. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal dalam hal memberikan pengetahuan dan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat khususnya pada ibu tentang manfaat pemberian ASI Esklusif.