Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Tradisi Tepung Tawar sebagai Cerminan Nilai Keagamaan dan Sosial Pada Masyarakat Melayu di Batubara Tinambunan, Dewi Romantika; Siahaan, Ruth Yessika; Nisa, Chairun; Manullang, Jojor Mindo; Sembiring, Talita; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tradisi tepung tawar sebagai cerminan nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam masyarakat Melayu. Tradisi tepung tawar merupakan salah satu upacara adat yang kental dengan nilai sritual dan sosial, digunakan dalam berbagai peristiwa penting seperti pernikahan, kelahiran, hingga penyambutan tamu kehormatan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tepung tawar tidak hanya sebagai bentuk doa dan restu, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan keindahan adat istiadat, tetapi juga mengandung nilai-nilai keagamaan dan sosial yang kuat, yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tepung tawar berfungsi sebagai media pembelajaran nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun, yang terus relevan di tengah perubahan zaman.
PERBANDINGAN KONTRAS FILM RADIOGRAFI PADA LUAS LAPANGAN YANG BERBEDA Artitin, Cicillia; Rahma, Viona Destri; Nisa, Chairun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.28155

Abstract

Kontras adalah perbedaan densitas pada area yang berdekatan dalam radiograf. Semakin besar nilai kontras, maka gambaran akan semakin jelas terlihat. Salah satuuntukmeningkatkan hasil pencitraan radiograf, yaitu dengan membatasi luas lapangan lapangan kolimasi. Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang perbandingan kontras film pada luas lapangan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas lapangan mana yang lebih baik digunakan untuk meningkatkan nilai kontras radiograf. Jenis penelitian kuantitatif dengan studi eksperimen dilakukan di Rumah Sakit Umum‘Aisyiyah Padang pada 07 Juli 2023, menggunakan alat stepwedge dan densitometer pada luas lapangan bervariasi.  Pengolahan data menggunakan rumus kontras yang harus mengetahui nilai densitas, kemudian data ditampilkan dalam bentuk tabel dan kurva. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai densitas yang paling tinggi diukur berdasarkan stepwedge adalah luas lapangan penyinaran yang kecil yaitu 15 cm X 15 cm yaitu nilai kontras nya 1,07. Sebab semakinkecil luas lapangan penyinaran, semakin sedikit radiasi hambur yang ditimbulkansehingga dapat meningkatkan densitas akan tetapi dapat menurunkan nilai kontras radiografi.
MORPHOFUNCTIONAL CHARACTERISTICS OF THE LOWER HINDLIMB AND FOOT MUSCLES OF BORNEAN ORANGUTAN (Pongo pygmaeus) Kartjito, Nicolas Edward Christanto; Kadarusman, Ikhsan; Novelina, Savitri; Nisa, Chairun; Laila, Sri Rahmatul; Cahyadi, Danang Dwi; Nurhidayat, Nurhidayat
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 16, No 4 (2022): December
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v16i4.28199

Abstract

Orangutan is a great ape that has anatomical and physiological aspects similar to those of gorillas and chimpanzees, although orangutan is more arboreal than other great apes. This research aims to study the morphofunctional characteristics of the lower hindlimb and foot muscles of Bornean orangutan and its relation to the type of locomotion and daily behavior. This research was conducted on the right leg of a male orangutan by observing the morphology of the lower hindlimb and foot muscles and observing the behavior of the Bornean orangutan through video observations. The results showed that digital flexor muscles are more developed than plantar flexor muscles as an adaptation towards arboreal activities that require finger flexor movements such as gripping tree branches. Orangutans have rudimentary hallux, which is related by the less developed intrinsic muscle and indicated by the way orangutan grips tree branches dominantly using digits II-V. At a certain time, male Bornean orangutans are active on terrestrial that causes the digital extensor muscles to have more developed as an adaptation to terrestrial activity. It can be concluded the morphology of the lower hindlimb and foot muscles is in accordance to its function and behavior adaptation in arboreal and terrestrial.
KARAKTERISTIK MORFOLOGI ESOFAGUS DAN LAMBUNG BANDIKUT (Echymipera kalubu) (Esophagus and Stomach Morphological Characteristic of Bandicoot Echymipera kalubu (Marsupialia: Peroryctidae)) Maker, Ursula Paulawati; Nisa, Chairun; Agungpriyono, Srihadi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 10, No 2 (2016): September
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v10i2.5043

Abstract

The morphological characteristics of the stomach and esophagus of five adults bandicoot (Echymipera kalubu) with average 1.160.29 kg in body weight and 38.24.76 cm in body length were studied macroscopically, microscopically and histochemically. The bandicoot esophagus were found relatively long about one third of body length. The esophageal glands were identified along the esophagus and the number decreased gradually from cranial to caudal region. In addition of smooth muscle, skeletal muscles were also examined in the external muscle layer of esophagus up to the esophageal junction. The stomach of the E. Kalubu had short lesser curvature and three glandular regions of cardiac, fundic and pyloric glands were observed, respectively. The cardiac glands area was small and concentrated in the cranial part of the stomach. The fundic glands area occupied about half parts of the stomach. Mucous surface epithelial cells, mucous neck cells, parietal cells and chief cells were found in the entire fundic gland. The parietal cells were the most abundant cells in the major curvature distributed from the basal to neck area of the glands, but few in the minor curvature. Chief cells were mostly distributed in the basal gland. The pyloric glands region was observed in caudal part of the stomach. Staining with alcian blue-periodic acid Schift (AB-PAS) showed various distribution and intensity of neutral and acid mucopolysaccharides in the esophageal and stomach mucosa. High concentration of neutral and acid mucopolysaccharides were detected in esophageal and stomach glands with various concentration. Morphological characteristics of the esophagus and stomach were assumed to be related to the digestive processes in the gastrointestinal tract of bandicoot.
MIKROMORFOLOGI ALAT KELAMIN PRIMER BIAWAK AIR (Varanus salvator bivittatus) JANTAN (Micromorphological Structure of Primary Reproductive Organ of Male Water Monitor Lizard (Varanus salvator bivittatus)) M, Mahfud; Winarto, Adi; Nisa, Chairun
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 10, No 1 (2016): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v10i1.3375

Abstract

The study aims to determine the histological structure of the testes, ductus epididymidis and ductus deferens of Varanus salvator bivittatus. The tissue samples were obtained by the histological techniques preparation with thickness section is 3-4 m then stained using hematoxylin-eosin (HE) and Masson's Trichrome (MT). The result showed that testes are covered by tunica vaginalis and tunica albuginea (tunica fibrous and tunica vasculosa). Tubulus seminiferous as a parenchyma are found in lobules of testes which are formed by septum as extension of tunica albuginea. Tubulus seminiferous is composed by layers of germinal epithelium cells consist of spermatogenia, Sertoli cell, spermatocyte and spermatid which is developed further to be spermatozoa in the lumen of tubulus. Among the tubulus seminiferous, there are groups of epithelioid cells called Leydig cells. The end of tubulus seminiferous formed ductus epididymidis which then ended up and known as ductus deferens. Epididymis is covered by dense connective tissue. Ductus epididymidis is divided into three segments: cranial, medial and caudal. It is lined by pseudostratified columnar epithelium which is varied in its thickness, amount and diameter of lumen. Lumen of the ductus deferens was lined by pseudostratified ciliated columnar epithelium and thin muscularis mucosal layer and thick circular smooth muscle were covered externally.Key words: Varanus salvator bivittatus, testes, ductus epididymidis, ductus deferens, micromorphology
Klasifikasi Jenis Rempah-Rempah Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network: Classification of Spice Types Using the Convolutional Neural Network Algorithm Nisa, Chairun; Candra, Feri
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 4 No. 1 (2024): MALCOM January 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v4i1.1018

Abstract

Rempah-rempah merupakan kekayaan alam Indonesia yang harus dilestarikan. Membedakan berbagai jenis rempah khususnya rimpang merupakan tantangan yang cukup besar bagi sebagian orang karena kemiripan visualnya. Pengolahan rempah dalam kemasan, minimnya keterlibatan langsung dalam pengolahannya, serta gaya hidup yang cenderung mengonsumsi makanan cepat saji menjadi faktor penyebab kurangnya pengetahuan mengenai wujud asli rempah. Meskipun terdapat pengenalan rempah secara tradisional dengan petunjuk dari buku, internet, atau seorang ahli, kurangnya pengetahuan luas mengenai karakteristik masing-masing rempah mengakibatkan kesulitan bagi masyarakat dalam mengidentifikasinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan suatu sistem yang dapat membantu dalam mengidentifikasi jenis rimpang, salah satunya menggunakan metode Convolutional Neural Network melalui teknologi pengolahan citra. Metode ini merupakan teknik pembelajaran mendalam yang terbukti efektif dalam mengklasifikasikan jenis rimpang berdasarkan fitur visualnya, sehingga menawarkan solusi pengenalan rempah yang modern dan mudah diakses. Dataset citra dikategorikan menjadi empat kelas, dengan masing-masing kelas terdiri dari 250 citra dengan total 1000 citra. Arsitektur jaringan yang digunakan pada model terdiri dari empat lapisan konvolusi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model berhasil dalam melakukan klasifikasi citra dan memperoleh nilai akurasi tes terbaik sebesar 90%.
OPTIMALISASI PENJADWALAN DAN BIAYAiPROYEK DENGAN METODE LEAST COST SCHEDULING (STUDI KASUS : RPS SMK N 5 MEDAN) Nisa, Chairun
Jurnal Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v2i2.8807

Abstract

Baru-baru ini, industri konstruksi Indonesia mengalami perkembangan pesat, dan perencanaan proyek merupakan aspek penting dari setiap proyek konstruksi. Target kualitas dan tenggat waktu diuraikan dalam rencana, dengan mempertimbangkan biayaitertentu. Namun, adalah umum bagi banyak proyek untukimengalami keterlambatan dan pembengkakan biaya. Penelitian ini berfokus pada proyek pembangunan Ruang Praktek SMK Negeri Medan di Jl.Timor no.36 Gaharu. Penelitian ini bertujuan untukimengoptimalkan penjadwalan dan biayaiproyek pembangunan RPS di SMK Negeri 5 Medan dengan menggunakan metode Least Cost Scheduling. Penelitian melibatkan analisis kritis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi penjadwalan dan biayaiproyek, termasuk waktu pelaksanaan, biayaimaterial, biayaitenaga kerja, dan biayailainnya. Untukimempercepat proyek digunakan lembur dan upah lembur sebagai sarana percepatan. “Berdasarkan temuan investigasi, terungkap bahwa penggunaan pendekatan Penjadwalan BiayaiTerkecil dapat menghasilkan jadwal yang paling efisien dan mengoptimalkan biayaiproyek. Jadwal yang dihasilkan dengan metode ini memiliki gabungan waktu proyek 86 hari dan tambahan 4 jam kerja, dengan biayaikeseluruhan sebesar Rp 306.113.064,00. Harapannya, penelitian ini akan membantu dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan proyek.
Development of Chemistry Edutainment Learning Media to Enhance Students Retention Nisa, Chairun; Kurniasih, Dedeh; Hadiarti, Dini; Kurniati, Tuti
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 12 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v12i5.12350

Abstract

The teaching media that a teacher uses can have an impact on the comprehension and memory of the students. Chemical bonding material is one of the learning resources that educators are encouraged to employ to assist and promote more creative, engaging, and enjoyable learning experiences. Chemistry Edutainment media is one type of educational resource that can be employed. This study attempts to characterize student learning retention following chemistry lessons using chemistry edutainment on chemical bond material for class X MAN 3 Pontianak, as well as to ascertain the validity, practicality, and efficacy of chemistry edutainment media. The methods of measurement, observation, and interviewing are employed in the data collection process. Student learning outcomes assessments, observation sheets, and interview sheets were the instruments utilized to collect the data. The study employs the ADDIE method, yielding validation rates of 93.3% for the material aspect and 90.6% for the media aspect. These percentages denote a high level of validity. The practicality percentages, derived from the initial and main field trial questionnaire responses, are 87.17% and 94.03%, respectively, indicating a high degree of practicality. Moreover, the effectiveness analysis, based on the learning outcomes following the use of Chemistry Edutainment media, resulted in N-Gain scores of 0.92 and 0.71 for the initial and main field trials, respectively, meeting the high effectiveness criteria. The retention percentages obtained in the initial and main field trials are 75% and 89.97%, respectively, which meet the high retention criteria.
PENYULUHAN PEMBUATAN TEH KUNYIT (Curcuma Domestica) DI DUSUN PESULINGAN KECEMATAN TAMAN RAJO KABUPATEN MUARO JAMBI Dewi, Rasmala; Chairiyah, Jumatul; Nisa, Chairun; Afandi, Ryan; Pratiwi, Anggelia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.367-370

Abstract

Guideance on making turmeric tea (curcuma domistica) by adding honey. Herbal tea are usually made from turmeric rhizome brewed with hot water. Teabag is a tea wrapped in clip paper. Processing of herbal turmeric tea that is with sorting raws maerials, the drying is done by using sundirectly to dry, raw material in chopped, and material packing. Turmeric rhizome pants are often used a amixture in cooking by the public. The contained compound on turmeric is atsiri, resin, curcumin, oleoresin, desmotoksikurkumin, grease, calcium, proyein and posfor and iron. The curcumin its benefits as an antioxidant, antimicrobe, antifunction, antifungal, and also antiinfamation. Besides curcumin is also believed to be able to inhibit growth cancer cell and meantmacu apoptosisi cancer cell.
SOSIALISASI PEMBUATAN HAND SANITIZER DAN DISINFEKTAN DI DESA BAHBUTONG AFDELING I KECAMATAN SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN Indriani, Rifa; Nisa, Chairun; Indriani, Tiara; Kurniawan, Tedy; Tanjung, Indayana Febriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.194-202

Abstract

Adanya pandemi covid-19 membuat persediaan hand  sanitizer  dan  disinfektan  di  Indonesia  menjadi  susah untuk didapatkan di  pasaran  dan  harganya  juga  sangat mahal.  Hand  sanitizer  merupakan  pembersih  tangan  berbentuk  gel  yang  berguna  untuk  membersihkan  atau  menghilangkan  kuman  pada  tangan. Disinfektan merupakan  cairan  atau  zat  yang  digunakan  untuk  desinfeksi.  tujuan  diadakannya  sosialisasi  pembuatan  hand  sanitizer  dan  disinfektan  pada  masyarakat  desa  untuk  memberikan  cara  membuat  hand  sanitizer  dan  disinfektan  dari  bahan  sederhana  dan  menggunakan  komponen  utama  dari  pembuatan  hand  sanitizer  dan  diinfektan  ketika  dirumah.  Kegiatan  ini  dilakukan  di  Desa  Bah  Butong  AFD  I  Kecamatan  Sidamanik  Kabupaten  Simalungun.  Kegiatan  ini  dilaksanakan  pada  tanggal  13  Maret  2021  di  Mesjid  Nagori  Bah  Butong  AFD  I  Kecamatan  Sidamanik  Kabupaten  Simalungun.  Metode  yang  digunakan  meliputi  observasi  dan  eksperimen  yaitu  mengamati  proses  dan  menuliskan  hasil  dari  pembuatan  hand  sanitizer  dan  disinfektan.  Hasil  dari  pengabdian  masyarakat  ini  yaitu  mensosialisasikan  cara  pembuatan  hand  sanitizer  dan  disinfektan  di  hadiri  oleh  masyarakat  dengan  antusiasme  mereka  untuk  membuat  hand  sanitizer  dan  disinfektan  tersebut  secara  mandiri  dirumah  dan  diharapkan  kepada  masyarakat  untuk  lebih  peduli  dengan  kebersihan,  dan  dapat  memenuhi  kebutuhan  hand  sanitizer  dan  disinfektan  untuk  keluarga  dan  dapat  diterapkan  sebagai  pencegahan  dan  untuk  menekan  penurunan  jumlah  yang  terkena  COVID-19  di  Indonesia.
Co-Authors Abelia, Anggun Adi Winarto Afandi, Ryan Alini, Neyza Arifah Rahayu Artitin, Cicillia Astuti, Margaretha Tri Aulia, Nazlah Azzahra, Nadhila Bantali, Ampun Binqalbi Ruzain, Raihanatu Chairiyah, Jumatul Daivina, Dara Danang Dwi Cahyadi Dedeh Kurniasih Dedeh Kurniasih Dewi Pika Lbn Batu Dewi, Rasmala Dewilza, Nerifa Dini Hadiarti Efita, Maini Feri Candra Fitria, Ananta Della Garini, Natalia Ayu Hamidah, Nazala Zalfa Hanifah, Wahdini Harahap, Dules Ery Pratama Hasibuan, Rabitha Imam Baehaqie Indayana Febriani Tanjung, Indayana Febriani Indriani, Rifa Ivanna, Julia Kadarusman, Ikhsan Kartjito, Nicolas Edward Christanto Kirana, Keisya Salsabila Kusumawati, Nabila Dhea Lathifah, Muthi’ah Latifah Hanum Lubis, Siti Lumbantobing, Joy Novi Yanti M.Biomed Mahfud M, Mahfud Maker, Ursula Paulawati Mangungsong, Al-firman Manullang, Jojor Mindo Marina, Dewi Nansih, Livia Ade Nasution, Elyda Netti Tinaprilla Nurhalijah, Siti Nurhidayat Nurhidayat Pinem, Windawati Pratiwi, Anggelia Putri, Nanda Pratama Putri, Riri Kurnia Rahma, Viona Destri Rahmayanty, Dinny Rais, Muhammad Rijali Ramadhani, Kania Nova Ratna Winandi Rita Indah Mustikowati Ros, Rosyida Sagita Yudha Saragih, Mima Defliyanti Sari, Oktavia Puspita Savitri Novelina Sembiring, Talita Siahaan, Parlaungan Gabriel Siahaan, Ruth Yessika Silalahi, Marly Meani Sinaga, Manotar Leryaldo Sintania, Laras Sati Siregar, Hapni Laila Sitepu, Esra Natasya Br Sofyan Husein Siregar Sri Rahmatul Laila Srihadi Agungpriyono Sulistyo Sulistyo Syafruddin Nasution Taufikurrahman Taufikurrahman Tedy Kurniawan, Tedy Tiara Indriani Tinambunan, Dewi Romantika Tuti Kurniati Uswatul Hakim Uswatun Hasanah Valencia, Berliana Intan Vania, V Wahdah, Rabia Wahdini Hanifah Yantie, Lisdha Zahra Amalia Zulfadli Zulfadli