Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAPKETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA SISWA FASE F SMAN 1 PAINAN Febriza, Ferla; Helda, Trisna; Nisja, Indriani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa fase F SMAN 1 Painan dalam menulis teks berita. Hal ini disebabkan kurang terampil dalam mengungkapkan ide dan pembelajaran yang dilakukan secara monoton.tujuab penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Protes-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa fase F SMAN 1 Painan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas f.6. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes untuk kerja. Data pada penelitian ini berupa skor dari hasil tes untuk kerja menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 3 kesimpula sebagai berikut: Pertama, keterampilan dan teks berita sebelum menggunakan model pembelajaran Student Facilitator dan Explaining siswa fase F SMAN 1 Painan berada pada tingkat penguasaan 56-65% dengan kualifikasi cukup dengan memperoleh rata-rata 64,26. Kedua, keterampilan teks berita sesudah menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining siswa fase f sma negeri 1 painan berada pada tingkat penguasaan 76-85% dengan kualifikasi baik dengan memperoleh nilai rata-rata 77,03. Ketiga, penggunaan teks model pembelajaran Student Facilitator and Explaining memiliki pengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita siswa fase F SMAN 1 Painan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil uji -t yang disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (h1) diterima pada taraf signifikan 95% dengan dk=n-1 karena thitung>ttabel (3,22>1.70). Model Student Facilitator and Expending secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks berita karena model ini menuntun siswa untuk dapat menulis secara sistematis mulai dari memikirkan ide, mendiskusikan hal-hal yang akan ditulis dan mengembangkan ide menjadi teks berita yang sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan pada teks tersebut.
HUBUNGAN MEMBACA PEMAHAMAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VIII SMPN 4 GUNUNG TALANG Luyan, Tawa; Nisja, Indriani; Yulianti, Upit
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34319

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa karena siswa kurang berminat dalam pembelajaran membaca. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan menulis siswa perlu ditingkatkan. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut Pertama, mendeskripsikan bagaimana hubungan membaca pemahaman teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMPN 4 Gunung Talang. Kedua, mendeskripsikan kemampuan menulis teks Laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMPN 4 Gunung Talang. Ketiga, mendeskripsikan bagaimana hubungan membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMPN 4 Gunung Talang.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Gunung Talan yang terdaftar pada tahun 2023/2024. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII.A yang berjumlah 28 orang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut;Pertama, kemampuan membaca siswa siswa kelas VIII SMP N 4 Gunung Talang diperoleh nilai rata-rata hitung 65,32 berada pada rentangan 56%-65% pada skala 10 dengan kualifikasi cukup (C). Kedua, kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP N 4 Gunung Talang diperoleh nilai rata-rata hitung 75,14 berada pada rentangan 66%-75% pada skala 10 dengan kualifikasi lebih dari cukup (LdC).Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis teks laporan hasil observasi siswa kelas VIII SMP N 4 Gunung Talang . Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman mempengaruhi siswa dalam menulis teks laporan hasil observasi . Hal ini terlihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa t hitung> dari t tabel yaitu 2,65 > 1,71.
Pengaruh Model Pembelajaran Reflektif dalam Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas XI SMA Negeri 16 Padang Permatasari, Iya; Marni, Silvia; Nisja, Indriani
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2022): Mei 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i3.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan model reflektif terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 16 Padang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen. Rancangan penelitian ini ialah One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 16 Padang. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS I SMA Negeri 16 Padang yang berjumlah 38 orang sebagai kelas eksperimen. Variabel penelitian ini adalah penggunaan model reflektif sebagai variabel bebas dan keterampilan menulis teks prosedur sebagai variabel terikat. Data penelitian ini adalah skor hasil tes unjuk kerja menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 16 Padang sebelum dan sesudah penggunaan model reflektif. Hasil penelitian ini ada 3. Pertama, keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 16 Padang sebelum menggunakan model reflektif, memperoleh nilai rata-rata 11,27 (54,14%) dengan kualifikasi hampir cukup (HC) yang berada pada rentangan 46-55%. Rata-rata ini sama dengan rata-rata pembanding sebesar 11,00 (52,38%) yang terbukti dari uji t satu sampel sebesar 1,771 pada sig. = 0,085 > p = 0,05 sehingga H0 diterima. Kedua, keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI SMA Negeri 16 Padang dengan menggunakan model reflektif memperoleh nilai rata-rata 16,61 (79,10%) dengan kualifikasi Baik (B) yang berada pada rentangan 76-85%. Rata-rata ini sama dengan rata-rata pembanding 16,5 (78,57%); terbukti dari uji t satu sampel sebesar 0,648 pada sig. = 0,521 > p = 0,05 sehingga H0 diterima. Ketiga, hasil uji-t sampel berpasangan pada tingkat kepercayaan 0,95 sebesar 54,739 dengan nilai sig. = 0,000. Karenanya, sig. = 0,00 < p = 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak. Maknanya, model pembelajaran reflektif berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan menulis teks prosedur.
Penggunaan Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan Indra, Fitri; Nisja, Indriani; Sari, Asri Wahyuni
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 3 (2023): Mei 2023
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v2i3.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan” 1) keterampilan menulis teks prosedur tanpa menggunakan model pembelajaran discovery learning siswa kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan; 2) keterampilan menulis teks prosedur menggunakan model pembelajaran discovery learning siswa kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan; 3) pengaruh penggunaan model discovery learning terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.1 dan XI.2 MAN 1 Pesisir Selatan; masingmasing berjumlah 28 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks prosedur tanpa dan dengan menggunakan model discovery learning yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif yakni mean dan persen melalui tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian: 1) keterampilan menulis teks prosedur tanpa menggunakan discovery learning siswa kelas MAN 1 Pesisir Selatan memperoleh nilai rata-rata 69,44 yaitu berada pada tingkat penguasaan 66-75% pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC); 2) keterampilan menulis teks prosedur dengan menggunakan discovery learning siswa kelas MAN 1 Pesisir Selatan memperoleh nilai rata-rata 77,49 yaitu berada pada tingkat penguasaan 76-85% pada kualifikasi Baik (B); 3) terdapat pengaruh menggunakan discovery learning terhadap keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI MAN 1 Pesisir Selatan.