Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Sekolah Dasar Rahayu, Putri; Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi; Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was motivated by the low results of students' understanding of concepts mathematics conepts in class IV SDN 013 kumantan. One solution to solve this problem is to apply the student facilitator and explaining model. The purpose of this study was to describe increasing students' conceptual understanding in mathematics learning by applying the student facilitator and explaining model to fourth grade students at SDN 013 Kumantan. This research method is classroom action research (CAR) which is carried out in two cycles. Each cycle consists of two meetings and four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this study were fourth grade students, totaling 9 students. Data collection techniques in the form of documentation, observation and tests. this is indicated by an increase in the number of students who reach the minimum completeness criteria (KKM) and an increase in the average and classical grades. before action 50.55 cycle I meeting I 65.75 and cycle I meeting II 67.6 increased up to cycle II meeting I to 81.47 and cycle II meeting II to 82.4. Likewise with classical completeness from before the action 22.2%, the first cycle of the first meeting 44.4% and the first cycle of the second meeting 66.7% and increased in the second cycle of the first meeting to 77.8%, and the second cycle of the second meeting 88, 9%.
Analisis Tingkat Kualitas Modul Ajar Mahasiswa Jenjang Pendidikan Dasar melalui Pembuatan Modul Ajar Witarsa, Ramdhan; Nurmalina, Nurmalina; Kusuma, Yanti Yandri
Journal of Education Research Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i2.2384

Abstract

Kualitas modul ajar yang dibuat mahasiswa jenjang pendidikan dasar pada semester sebelumnya masih pada tingkat kualitas rendah dan sedang. Riset ini bertujuan meningkatkan kualitas modul ajar yang dibuat mahasiswa jenjang pendidikan dasar pada tingkat kualitas tinggi. Metode riset yang diadopsi metode penelitian tindakan kelas dengan beberapa modifikasi, dengan tahapan perencanaan/pembuatan modul ajar, pengecekan tingkat plagiat modul ajar melalui aplikasi turnitin, perbaikan, pengecekan kembali dan seterusnya dengan pola siklus hingga kualitas modul ajar yang ditargetkan berada pada tingkat plagiat dibawah 25%. Jumlah sampel riset 25 mahasiswa. Riset menunjukan hasil bahwa semua mahasiswa (100% mahasiswa) melakukan pengecekan tingkat plagiat dengan menggunakan aplikasi turnitin lebih dari satu kali.  Nilai rata-rata akhir pengecekan plagiat 5,96%. Kualitas modul ajar mahasiswa jenjang pendidikan dasar meningkat sebesar 80%. Dosen sebaiknya membiasakan mahasiswa untuk mengecek tugas kerja mahasiswa melalui aplikasi turnitin sebelum dikumpulkan.
Pelatihan Pembuatan Media Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Kualitas Literasi Sekolah Dasar Aprinawati, Iis; Sumianto, Sumianto; Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1176

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam merancang media cerita bergambar digital menggunakan Canva guna mendukung penguatan literasi siswa. Pelatihan dilaksanakan di SDN 016 Ridan Permai dengan melibatkan 12 guru dari SD 020 Ridan Permai, menggunakan pendekatan service learning melalui lima tahap utama: pengelompokan guru, identifikasi masalah siswa, penentuan tema cerita, pembuatan media bergambar, serta simulasi pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil memproduksi media cerita bergambar digital dengan struktur naratif dan visualisasi dasar. Sebanyak 91,6% guru menunjukkan partisipasi aktif, dan 58% merasa cukup mampu menggunakan Canva secara mandiri pascapelatihan. Namun, evaluasi produk menunjukkan bahwa masih diperlukan pelatihan lanjutan untuk memperkuat aspek narasi, pilihan visual, dan penyesuaian bahasa terhadap karakteristik siswa. Kegiatan ini membuktikan bahwa media visual digital dapat meningkatkan literasi guru dan siswa secara simultan, serta mendorong kreativitas guru dalam pembelajaran kontekstual. Pelatihan serupa sangat dianjurkan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan keberlanjutan praktik baik di sekolah dasar.
Pelatihan Keterampilan Membuat Media Pembelajaran Digital bagi Guru Sekolah Dasar Di SD Ridan Permai Pebriana, Putri Hana; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Kusuma, Yanti Yandri; Henra, Mustika; Kurnianingsih, Kurnianingsih; Miyar, Miyar
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1686

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan menggunakan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini diadakan sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menekankan literasi digital, kreativitas, serta penggunaan media interaktif. Peserta pelatihan adalah guru-guru dari berbagai sekolah dasar yang belum sepenuhnya menguasai perangkat dan aplikasi pembelajaran digital. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi presentasi materi oleh narasumber, demonstrasi penggunaan perangkat lunak, dan praktik langsung oleh peserta dalam membuat media pembelajaran digital seperti slide interaktif, video pembelajaran. .Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan media digital, serta adanya motivasi yang lebih besar dari peserta untuk mengaplikasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas. Pelatihan ini diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional yang lebih baik di era digital
Penerapan Model Treasure Hunt Untuk Meningkatkan Keterampilan Kerjasama Siswa Sekolah DasarKelas IV SDM 002 Penyasawan Kecamatan Kampar Satria, Hadi; Nurmalina, Nurmalina; Kusuma, Yanti Yandri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 1 No. 1 (2021): irje 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.255 KB) | DOI: 10.31004/irje.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas kerjasama siswa terhadap pembelajaran tema indahnya kebersamaan dengan menerapkan model Treasure Hunt di SDM 002 Penyasawan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas kerjasama siswa pada kelas IV yang mana berjumlah 25 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penerapan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mana masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk soal essay, lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta dokumentasi. Berdasarkan analisis data dapat diketahui terdapatnya peningkatan dalam aktivitas kerjasama siswa pada tema indahnya kebersamaan. Sebelum tindakan, keuntasan hasil aktivitas kerjasama siswa hanya 12% dalam kategori rendah. Dalam melaksanakan siklus 1 ketuntasan aktivitas kerjasama siswa 76% dengan kategori sedang. Sedangkan dalam melaksanakan siklus 2 ketuntasan aktivitas kerjasama siswa 92% dengan kategori sangat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model Treasure Hunt dapat meningkatkan aktivitas kerjasama siswa sekolah dasar.
Analisis Standar Pengelolaan Pendidikan Anak Sekolah Dasar di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Kusuma, Yanti Yandri; Sumianto, Sumianto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.269 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.212

Abstract

The purpose of this study was to determine how the Standards for Management of Elementary School Children's Education. This research was conducted on elementary school teacher education students at the Hero University Tuanku Tambusai for the 2020/2021 academic year. The research method used in this study is a quantitative and qualitative approach, survey methods with measurement techniques, whilethe research data collected were analyzed using descriptive statistical analysis techniques, ProductMoment correlation, and simple regression. The population using the target population is all students in the fifth semester of PGSD study program at the Hero University Tuanku Tambusai totaling 29 students. Sampling was carried out using the total sampling technique (total sampling).
METODE TALKING STICK TEKNIK JARIMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERHITUNG Riski, Fil Deni; Fauziddin, Mohammad; Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan metode talking stick dengan teknik jarimatika untuk meningkatkan keterampilan berhitung siswa pada pelajaran matematika materi perkalian kelas II SDN 187 Pekanbaru. Tujuan penelitian ini dilihat dari kemampuan awal siswa dan sesudah penerapan metode talking stick dengan teknik jarimatika berdasarkan kriteria keterampilan berhitung yaitu adanya peningkatkan keterampilan berhitung siswa. Metode penelitian ini adalah PTK. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN 187 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara: observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pembelajaran dan instrumen pengumpulan data. Instrumen pembelajaran terdiri dari silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran sedangkan instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi keterampilan berhitung siswa. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode talking stick dengan teknik jarimatika terbukti dapat meningkatkan keterampilan berhitung siswa kelas II SDN 187 Pekanbaru, hal ini dapat dilihat dari 32 siswa pada kelas II. Pada pratindakan ketuntasan siswa adalah 12,5% atau 4 siswa yang tuntas, pada siklus I ketuntasan siswa adalah sebesar 40,625% atau 13 siswa yang tuntas, dan pada siklus II ketuntasan siswa adalah sebesar 84,375% atau 27 siswa yang tuntas.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Menggunakan Model Pembelajaran Concept Sentence Di Sekolah Dasar Nurhaswinda, Nurhaswinda; Kusuma, Yanti Yandri; Hayati, Putri
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 1 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i1.22519

Abstract

The Students' lack of interest in writing, difficulty expressing ideas, and difficulty distinguishing different paragraph forms are the main causes of the low ability to write descriptive paragraphs. The purpose of this study was to improve students' ability to write descriptive paragraphs in elementary school by using the concept sentence learning model. This research is a classroom action research using two cycles, cycle I and cycle II, with planning, action, observation, and reflection in each cycle. This study tested the writing skills of 24 third grade students of SD Negeri 001 Tanjung. While cycle I and cycle II used test and non-test techniques for data collection, pre-cycle only used test techniques. The assessment used is a test of students' ability to write descriptive paragraphs. The findings of this study lead to the conclusion that the pre-cycle classical mean is 57.52. The average value of the first cycle was 63.92, up 6.4 from the pre-cycle average. The average of the first cycle was 74.64, an increase of 10.72 in the second cycle. In conclusion, the concept sentence learning model can help elementary school students become more proficient in writing descriptive paragraphs.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Amalia, Intan; kusuma, Yanti Yandri; Hardi, Vitri Anggraini; -, Fadhilaturrahmi; -, Sumianto
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 6, No 2 (2023): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v6i2.24823

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V SDN 010 Langgini Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar siswa pada pelajaran IPS materi benda dalam kegiatan ekonomi dengan menggunakan model pembelajaran Time Token pada siswa kelas V SDN 010 Langgini. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Instrumen penelitian ini menggunakan perangkat pembelajaran, rubrik penilaian, dan lembar observasi. Sedangkanteknik analisis data penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan data kualitatif. Subjek penelitian ini siswa kelas V yang berjumlah 12 orang, dengan jumlah laki-laki 7 orang, dan siswa perempuan berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi, observasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar siswa pada materi benda dalam kegiatan ekonomi kelas V SDN 010 Langgini pada siklus I pertemuan 1 dengan presentase 25% dengan nilai rata-rata 50,41 kategori (CA), dan dipertemuan 2 meningkat dengan presentase 33,33% dengan nilai rata-rata 60,83kategori (CA). pada siklus II pertemuan 1 keaktifan belajar siswa juga mengalami peningkatan mencapai 66,66% dengan nilai rata-rata 67,50 kategori (A), dipertemuan 2 keaktifan belajar siswa kembali meningkat dengan presentase 83,33% dengan nilai rata-rata 77,91 kategori (A). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan keaktifan belajar IPS pada materi benda dalam kegiatan ekonomi kelas V SDN 010 Langgini.Kata kunci: Keaktifan Belajar, Model Time Token, Benda dalam Kegiatan Ekonomi.
Efektivitas Penggunaan Media Gambar Dalam Pembelajaran Menulis Deskripsi Di Kelas IV SD Pebriana, Putri Hana; Nurhaswinda, Nurhaswinda; Kusuma, Yanti Yandri; Henra, Mustika; Miyar, Miyar; Kurnianingsih, Kurnianingsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.15953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis deskripsi di kelas IV SD. Media gambar digunakan sebagai alat bantu visual untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis deskripsi yang lebih baik dengan cara memberikan stimulus visual yang konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di sebuah sekolah dasar yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media gambar dan kelompok kontrol yang tidak menggunakan media gambar. Data dikumpulkan melalui tes menulis deskripsi sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis deskripsi, terutama dalam hal penggunaan kata-kata yang lebih kaya dan deskripsi yang lebih rinci. Media gambar terbukti efektif dalam membantu siswa memvisualisasikan dan mendeskripsikan objek dengan lebih baik dalam tulisan mereka.