Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Saintifik Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Komunikasi Sains di SDN 010 Langgini Sumianto, Sumianto; Kusuma, Yanti Yandri; Aprinawati, Iis; Winiesta, Ayang Okta; Nurjannah, Annisa
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Dedikasi 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v1i1.9

Abstract

Keterampilan proses sains dan Komunikasi sains merupakan suatu kegiatan yang tidak terlepas dalam kegiatan pembelajaran sains di sekolah. Melalui kegiatan berproses sains dan komunikasi sains yang baik, akan meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan dan mengkomunikasikan hasil kegiatan melalui komunikasi tulisan maupun lisan. Namun pada pelaksanaannya, tidak semua guru mampu menyusun langkah kegiatan yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan kegiatan yang merangsang keterampilan proses sains dan komunikasi sains dengan baik. Rendahnya kegiatan siswa dalam pembelajaran terutama dalam melakukan komunikasi sains terutama dalam pembelajaran sains yang memerlukan adanya laporan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode pelatihan pembelajaran berorientasi saintifik melalui rangkaian kegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa keterlaksanaan pengabdian telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana, peserta merasa puas dalam pelatihan sebesar 83,33%. Selain itu, peserta pelatihan mengharapkan adanya pelaksanaan pelatihan berkaitan dengan pengembangan media sebesar 50%. Selain itu, guru memperoleh pemahaman dalam merancang kegiatan pembelajaran berborientasi saintifik dan peserta berhasil membuat produk pengembangan rancangan pembelajaran yang kreatif.
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V Septian Mulyadi; Mohd. Fauziddin; Yanti Yandri Kusuma; Musnar Indra Daulay; Fadhilaturrahmi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.34355

Abstract

This study aimed to improve the critical thinking skills of fifth-grade students at SDN 001 Langgini through the implementation of the Cooperative Learning Jigsaw model in Natural and Social Sciences (IPAS) during the odd semester of 2024. This study employed a Classroom Action Research (CAR) method with two cycles, each consisting of two meetings and including the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 14 students, consisting of 9 male and 5 female students. Data were collected using critical thinking tests, classroom observation of teacher and student activities, and documentation. The results indicated that the Jigsaw model effectively improved students’ critical thinking skills. In Cycle I, the classical completeness reached 43% with 6 students achieving the criteria, while in Cycle II it increased to 86% with 12 students completing the criteria. Observation data also showed an increase in students’ active involvement during the learning process. It can be concluded that the Cooperative Learning Jigsaw model is effective in enhancing the critical thinking skills of fifth-grade students at SDN 001 Langgini.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA SEKOLAH DASAR Fahzia Rahma; Yanti Yandri Kusuma; Melvi Lesmana Alim; Syahrial; Yenni Fitra Surya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.35472

Abstract

The background of this study is the low level of student learning activity in social studies lessons at UPT SDN 007 Bangkinang, as indicated by the lack of active participation by students, such as asking questions, expressing opinions, and discussing. This study employed the Classroom Action Research (CAR) method, conducted in two cycles, each consisting of two sessions. The instruments used in this study included observation sheets for student activities, teacher activities, and achievement tests. The results showed an increase in student learning activities from the pre-cycle to cycle II. In the pre-cycle, only 22% of students achieved the mastery category. After implementing the CTL model, there was a significant increase in cycles I and II, with an increase in student activity in learning activities. The CTL model proved capable of creating contextual, interactive learning and encouraging students to connect the material with their real-life experiences. Thus, it can be concluded that the implementation of the Contextual Teaching and Learning model can increase student learning activities in social studies learning in grade IV at UPT SDN 007 Bangkinang.
“Optimalisasi Pengelolaan Kelas dengan Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa” Kusuma, Yanti Yandri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 5 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i5.2698

Abstract

Pengelolaan kelas yang efektif sangat penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung keterlibatan siswa secara maksimal. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa adalah pendekatan konstruktivisme. Pendekatan ini mendorong siswa untuk aktif dalam membangun pengetahuan mereka sendiri melalui pengalaman, kolaborasi, dan refleksi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan pengelolaan kelas dengan menerapkan pendekatan konstruktivisme guna meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan bagi guru, pendampingan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek dan masalah, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung interaksi siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran, yang tercermin dalam partisipasi aktif mereka dalam diskusi, kolaborasi kelompok, dan peningkatan motivasi belajar. Selain itu, guru juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam merancang dan mengelola pembelajaran yang lebih interaktif dan dinamis. Evaluasi hasil pembelajaran siswa menunjukkan peningkatan hasil akademik, sementara evaluasi kepuasan guru juga menunjukkan hasil yang positif terhadap pendekatan konstruktivisme yang diterapkan. Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan dapat diadaptasi di sekolah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kata Kunci Pengelolaan Kelas, Keterlibatan Siswa, Pendekatan Konstruktivisme, Pembelajaran Berbasis Proyek, Teknologi Pendidikan