Articles
Penggunaan Media Puzzle untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa di Sekolah Dasar Negeri 192 Pekanbaru
Permadani, Rizky;
Kusuma, Yanti Yandri;
Zulfah, Zulfah;
Alim, Melvi Lesmana;
Hardi, Vitri Anggraini
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1872
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil keaktifan belajar siswa kelas III tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 192 Pekanbaru dengan media Puzzle. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 192 Pekanbaru. Subjek yang digunakan sebanyak 32 orang siswa yang terdiri dari 15 orang siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus yang setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan tes menulis karangan deskripsi, lembar observasi guru dan siswa sebagai tingkat keterlaksanaan dan pencapaian dalam menggunakan media Puzzle. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia. Data awal pratindakan ketuntasan belajar 31%, pada siklus I meningkat menjadi 38%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 44% kemudian pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 72%, dan siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan metode Puzzle meningkatkan Keaktifan belajar Siswa Kelas III dapat SDN 192 Pekanbaru.
Penerapan Model Pembelajaran Read Answer Discuss Explain and Create (RADEC) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar
Sapitri, Indri;
Surya, Yenni Fitra;
Pebriana, Putri Hana;
Marta, Rusdial;
Kusuma, Yanti Yandri
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v10i4.1968
Kemampuan berpikir kritis adalah suatu kemampuan berpikir yang dimiliki seseorang untuk memecahkan, mengambil keputusan dan menganalisis suatu masalah berdasarkan informasih yang diperolehnya. Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana hasil pelaksanaan model pembelajaran Read Answer Discuss Explain And Create (RADEC) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 012 Gading Sari dikarenakan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) PTK adalah bentuk penelitian yang dilakukan didalam kelas berupa tindakan tertentu yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaraan guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil tindakan antar siklus menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran Read Answer Discuss Explain And Create (RADEC) dari tahap pratindakan 35%. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran Read Answer Discuss Explain And Create (RADEC) juga terjadi dari tahap siklus 1 ke tahap siklus 2 sebesar 87%.
Analisis Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Membaca Siswa Kelas 4 SDN 001 Sawah Baru Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar
Fitri, Riona;
Pebriana, Putri Hana;
Kusuma, Yanti Yandri;
Aprinawati, Iis;
Ananda, Rizki
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2049
Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat membaca siswa kelas IV UPT SDN 001 Sawah Baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan literasi terhadap minat baca siswa dan untuk mengetahui dampak gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa kelas IV UPT SDN 001 Sawah Baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis, yang dilaksanakan di kelas tinggi. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 18 orang siswa kelas IV. Pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Adapun hasil dari penelitian ini adalah proses kegiatan literasi terhadap minat baca siswa ini dilakukan dengan cara melakukan pembiasaan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran di pojok baca kelas dan melakukan kunjungan setiap minggunya ke perpustakaan sekolah. Dampak gerakan literasi sekolah terhadap minat membaca siswa adalah siswa menjadi terbiasa dalam membaca sehingga kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran menjadi lebih baik, dan dengan demikian hasil belajar siswa pun dapat meningkat atau membaik.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (Sfe) Dengan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa di Sekolah Dasar
Khasanah, Yusnita Imlatul;
fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi;
Martha, Rusdial;
Nurhaswinda, Nurhaswinda;
Kusuma, Yanti Yandri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i1.868
Rendahnya kemampuan representasi matematis siswa kelas IV MI An-Nur Al Islami merupakan hal yang melatar belakangi penelitian ini. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan peningkatan kemampuan representasi matematis dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining, pada siswa kelas IV MI An-Nur Al Islami. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat dua pertemuan dan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei selama dua minggu dua ribu dua puluh tiga. Subjek penelitian ini siswa kelas IV yang berjumlah dua puluh empat orang, dengan jumlah laki-laki sepuluh orang dan siswa perempuan berjumlah empat belas orang. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menerpakan model pembelajaran student facilitator and explaining dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas IV MI An-Nur Al Islami.
Peningkatan Kemandirian Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning di Sekolah Dasar
Arrahmah, Jestiwi;
Kusuma, Yanti Yandri;
Fadhilaturrahmi, Fadhilaturrahmi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i2.919
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikelas V SDN seratus sembilan puluh dua Pekanbaru. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peningkatan kemandirian belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas V SDN seratus sembilan puluh dua Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan sampai bulan Agustus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN seratus sembilan puluh dua Pekanbaru berjumlah lima belas orang yang terdiri dari delapan siswa laki-laki dan tujuh siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Discovery Learning harus terus dilakukan untuk meningkatan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Guru perlu pendampingan berkelanjutan agar dapat menerapkan model pembelajaran Discovery Learning sesuai langkah-langkah yang disarankan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG PENGANGKATAN PENGAWAS SEKOLAH DI KOTA PEKANBARU
Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v2i1.62
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai Implementasi Kebijakan tentang pengangkatan Pengawas Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Dalam penelitian ini, narasumber ditetapkan secara sengaja dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Data kemudian dianalisis dengan teknik interaktif (interactive analysis) yaitu melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data diuji melalui uji kreadibilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengangkatan pengawas sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pekanbaru dimulai dari usulan Kadisdik Pekanbaru kepada Walikota Pekanbaru. Selain itu ketercapaian jumlah pengawas sekolah di dalam rumpun mata pelajaran pengawas sekolah belum tepat pada bidangnya, sehingga berdampak terhadap kelancaran tugas pengawas sekolah tersebut yang tidak efektif. Rekomendasi penelitian ini adalah agar Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dalam proses pengangkatan pengawas sekolah agar pengawas sekolah yang diangkat dimulai dengan analisis kebutuhan sehingga dapat dicapai ketepatan jumlah pengawas sekolah sesuai dengan rumpun mata pelajaran. Dengan demikian, pengawas dapat bekerja lebih efektif.
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Jarimatika Materi Perkalian di Sekolah Dasar Pahlawan
Nurhaswinda, Nurhaswinda;
Pebriana, Putri Hana;
Kusuma, Yanti Yandri
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.851 KB)
|
DOI: 10.37985/pmsdu.v1i1.17
Kurangnya memahami perkalian disebabkan karena kurang benarnya cara memahami konsep dasar perkalian, yang masih seringnya guru menggunakan cara monoton. Kurangnya latihan pembelajaran dimulai tidak dari kehidupan anak, serta kurang menggunakan benda konkrit yang dapat memudahkan pemahaman anak. Tujuan pengabdian agar guru di SD Pahlawn dapat menggunakan alat peraga matematika materi perkalian pada saat proses pembelajaran di kelas. Mekanisme metode pengabdian dalam pelaksanaan kegiatan secara umum berupa perencanaan/ persiapan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Penelitian dilaksanakan pada guru di SD Pahlawan sebanyak 10 responden. Dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan kegiatan pelatihan penggunaan metode jarimatika untuk menanamkan konsep cara mudah menghitung perkalian berjalan dengan baik. Guru mampu dalam menggunakan metode Jarimatika pada operasi perkalian. Hal ini terlihat pada saat mengikuti pembelajaran banyak guru yang paham dengan alat peraga Jarimatika untuk soal-soal perkalian dan antusias guru dalam menyelesaikan soal-soal perkalian dengan alat peraga Jarimatika.
Pelatihan Pengelolaan Kurikulum di Sekolah Dasar Permata Topaz
Kusuma, Yanti Yandri;
Nurhaswinda, Nurhaswinda;
Aprinawati, Iis;
Sumianto, Sumianto
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.36 KB)
|
DOI: 10.37985/pmsdu.v1i1.18
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Kurikulum Sekolah Dasar untuk meningkatkan cara mengajar guru dengan baik. Guru mampu dalam menggunakan kurikulum merdeka. Hal ini terlihat pada saat mengikuti pembelajaran banyak guru yang menggunakan kurikulum merdeka untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar. Tujuan pelatihan adalah untuk membantu guru Sekolah Dasar yang mengalami kesulitan dalam penerapan kurikulum 2013. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan menggunakan metode pendampingan. Pendampingan dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Langsung guru-guru didampingi tatap muka oleh tim pengabdian dalam menyelesaikan tugas-tugas, tidak langsung guru-guru. Untuk mengukur ketercapaian pelatihan adalah dengan analisis deskriptif kualitatif. Untuk mengevaluasi seluruh kegiatan dengan digunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data kualitatif adalah: wawancara dan observasi, analisis data dari awal sampai akhir. Teknik pengumpulan data kuantitatif adalah angket dan analis data menggunakan rumus persentase. Hasil pelatihan adalah guru-guru meningkat kompetensi kurikulum 2013.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Learning Start With A Question untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca di Sekolah Dasar
Kusuma, Yanti Yandri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.723
Penelitian ini bertujuan dapat meningkat kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di kelas IV Sekolah Dasar PT Tunggal Yunus melalui penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 yang tidak mencapai nilai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 76. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun ajaran 2019-2020 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe learning start with a question, dan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Penelitian ini terdiri dari empat tahapan tiap siklus yaitu: perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2. Sebelum tindakan ketuntasan hasil kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 siswa hanya mencapai 27%, lalu pada siklus I pertemuan I meningkat menjadi 40%, siklus I pertemuan II meningkat menjadi 55% dan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 80% kemudian siklus II pertemuan II meningkat lagi menjadi 95%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe learnig start with a question dapat meningkatkan kemampuan membaca selalu berhemat energi pada tema 2 di Kelas IV Siswa Sekolah Dasar.