Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENYADARTAHUAN KONSERVASI HABITAT SATWA LIAR MELALUI MEDIA ANIMASI BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA-SISWI SMP DI KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, ACEH TIMUR Armanda, Fahmy; Saumi, Fazrina; Aprilia Putri, Kartika; Yusman Persada, Andri; Endah Sari, Herlina Putri; Purnama Febri, Suri
J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service Vol. 5 No. 2 (2025): J-COSCIS : Journal of Computer Science Community Service
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/4ey6wk04

Abstract

The Leuser Ecosystem Area is an ecosystem area protected which contains a variety of biodiversity, most importantly endemic animals such as orangutans, Sumatran rhinos, Sumatran tigers and Sumatran elephants. Serbajadi District, East Aceh Regency is an area included in the Leuser Ecosystem area where cases of conflict between humans and wild animals often occur, such as damage to residents' plantations and agricultural areas by wild animals and even cases of death of wild animals and humans. This community service activity related to awareness of wildlife habitat conservation is carried out with the aim of providing an early understanding of the importance of understanding conservation of wild animal habitats from an early age through learning media with Android-based animation. The method used in this activity is Participatory Action Research. This activity was carried out in a participatory manner between the school as a partner, non-governmental organizations as sources of data on wildlife conflict cases, and the service team. Learning media in the form of Android-based animations is presented based on conditions occurring in society related to wildlife habitat conservation and solutions to problems that arise.  The results of this activity are through Android-based animation media that is appropriate to the age level of students so that early awareness emerges within students of the importance of conservation of wild animal habitats as part of efforts to resolve frequent cases of conflict between wild animals and humans occurred in that area.
Pemberdayaan Ibu PKK melalui Inovasi Produk Yogurt Kacang Hijau untuk Pencegahan Stunting Sari, Mulia Safrida; Niaci, Sarah; Mastura, Mastura; Amna, Ulil; Fitriani, Fitriani; Wibowo, Sara Gustia; Lestari, Ratna; Sari, Herlina Putri Endah; Faizah, Siti
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): SEPTEMBER-DESEMBER
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v5i3.4795

Abstract

Efforts to prevent stunting at the village level require contextual and innovative strategies, particularly by involving community empowerment in improving children's nutritional quality. This community service program was implemented in Tanjung Seumantoh Village, Karang Baru Subdistrict, Aceh Tamiang Regency, in response to the high percentage of families at risk of stunting (19.96%) and the low consumption of nutritious food caused by limited nutritional knowledge, high milk prices, and cases of lactose intolerance. The main objectives of this program were: (1) to enhance PKK mothers’ knowledge of balanced nutrition and the importance of adequate nutrient intake in preventing stunting, (2) to develop their skills in producing yogurt fortified with mung bean flour as a nutritious food product, and (3) to encourage the utilization of local food sources at the household level to support children's growth and development. The methods included an initial community assessment, nutrition education sessions, yogurt production training, post-activity evaluation through questionnaires, and follow-up mentoring. The results showed a significant increase in knowledge, with 84% of respondents demonstrating improved understanding of the nutritional benefits of mung beans as a fortifying ingredient in milk-based products. Additionally, a portion of respondents showed greater awareness of the relationship between child nutrition and stunting prevention (scale 5; 4.52±0.51), and most participants agreed that they were able to independently follow the steps of milk processing after the training (scale 4; 4.12±0.83). Furthermore, household-level food diversification increased, and 52% of participants were motivated to continue producing fortified yogurt independently. These findings indicate that fortifying UHT milk with mung bean flour through the active involvement of PKK mothers can serve as an effective, sustainable, and community-based strategy for stunting prevention while simultaneously contributing to family economic empowerment.
Pelatihan Aplikasi Berbasis Citizen Science sebagai Sarana Optimalisasi Smartphone bagi Siswa di SMP Negeri 1 Rantau Selamat Sari, Herlina Putri Endah; Febri, Suri Purnama; Persada, Andri Yusman; Putri, Kartika Aprilia
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.20279

Abstract

SMP Negeri 1 Rantau Selamat terletak di Desa Bayeun, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur. Hampir semua siswa memiliki smartphone, tetapi pemanfaatan smartphone belum optimal sehingga diperlukan adanya solusi untuk mengoptimalkan penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone bagi siswa dapat dioptimalkan untuk membantu kegiatan riset dan kegiatan konservasi biodiversitas melalui keikutsertaan siswa dalam Citizen Science. Peran siswa pada Citizen Science diharapkan dapat meningkatkan  pengetahuan siswa mengenai konservasi. Aplikasi Kupunesia merupakan salah satu aplikasi berbasis Citizen Science untuk pengamat kupu-kupu dalam mengoleksi, menyimpan dan mengatur data spesies kupu-kupu. Pengabdian ini bertujuan untuk optimalisasi penggunaan smartphone bagi siswa di SMP Negeri Rantau Selamat melalui pengenalan aplikasi Kupunesia yang terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan pemakaian aplikasi, dan evaluasi. Optimalisasi penggunaan smartphone ditandai dengan peningkatan pengetahuan mengenai konservasi kupu-kupu oleh siswa dan kemampuan siswa dalam mengoperasikan aplikasi Kupunesia.
Spesies kupu-kupu (Lepidoptera: Papilionoidea) di area Wisata Sungai Gunung Pandan, Aceh Tamiang, Aceh: sebuah studi pendahuluan Salwa, Zakiyah Hanifah Salwa; Silitonga, Ade Nursafitri; Sari, Herlina Putri Endah; Al Fajar, Beni; Putri, Kartika Aprilia
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.9634

Abstract

Kupu-kupu (Lepidoptera: Papilionoidea) berperan secara ekologis dalam mempertahankan keseimbangan ekosistem dan memperkaya keanekaragaman hayati di alam. Kupu-kupu juga berperan sebagai polinator maupun hama bagi tanaman, serta dapat dijadikan sebagai bioindikator lingkungan. Banyaknya peranan dari kehadiran kupu-kupu menyebabkan data mengenai spesies kupu-kupu di suatu wilayah sangat penting. Hingga saat ini, spesies kupu-kupu di Aceh Tamiang, khususnya Kawasan Wisata Gunung Pandan belum terdata. Penelitian ini bertujuan untuk data awal jenis kupu-kupu di Kawasan Wisata Sungai Gunung Pandan Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan yaitu metode observasi lapangan secara deskriftif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan 11 spesies kupu-kupu yang terdiri dari famili Papilionidae, Nymphalidae, dan Pieridae. Famili dengan jumlah spesies terbanyak yaitu Nymphalidae (5 spesies) dan yang paling sedikit yaitu Papilionidae (2 spesies). Hasil penelitian juga diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan untuk konservasi wilayah Sungai Gunung Pandan, Aceh Tamiang
Uji efektivitas kombinasi ekstrak etanol daun mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.) dan daun sirih (Piper betle L.) sebagai ovisida alami terhadap telur Aedes aegypti vektor demam berdarah dengue Wibowo, Sara Gustia; Lestari, Ratna; Sari, Herlina Putri Endah
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10293

Abstract

Aedes aegypti merupakan salah satu serangga vektor penyebab utama penyebaran virus dengue ke manusia. Pengendalian biasa dilakukan dengan penanggulangan vector. Salah satunya dengan penggunaan ovisida kimia. Penggunaan ovisida kimia dalam jangka waktu panjang beresiko mencemari lingkungan. Oleh karena itu, penting untuk mencari alternatif ovisida alami dalam pengendalian vektor yaitu penggunaan daun sirih (Piper betle L) dan daun mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.). Tujuan dari peneltian ini untuk mengetahui efektivitas dari kombinasi ekstrak daun sirih dan daun mangkokan sebagai salah satu bahan baku ovisida. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan konsentrasi ekstrak 1%, 1,5%, 2%, 2,5% (v/v). Kontrol negatif dan positif menggunakan aquades dan bubuk abate. Data kemudian dianalisis menggunakan ANOVA melalui uji BNT dan analisis Probit untuk menentukan nilai LC50. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun sirih dan ekstrak daun mangkokan efektif sebagai ovisida alami telur Ae. aegypti pada konsentrasi 2% (v/v).
PEMANFAATAN HAMA KEONG EMAS (Pomacea canaliculata) SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN IKAN GUNA MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN Purnama Febri, Suri; Fadlon Haser, Teuku; Syardiansah, Syardiansah; Yusman Persada, Andri; Aprilia Putri, Kartika; Putri Endah Sari, Herlina; Radhiah, Radhiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.817-822

Abstract

Kandungan protein keong emas hampir mencapai 56,77%, sementara ikan memiliki 60 hingga 70% protein. Oleh karena itu, tepung ikan dapat dikurangi atau diganti dalam formulasi pakan dengan tepung keong emas, sebagai komponen pakan alternatif. Akan tetapi selama ini keong emas hanya menjadi hama bagi para petani di sawah. Oleh karena itu, hama keong yang potensial dapat dimanfaatkan sebagai komponen dalam pakan potensial, yang merupakan solusi alternatif pada permasalahan mitra. Kegiatan PKM yang telah diselesaikan: 1) memberikan pengetahuan tentang dampak positif dan negatif akibatt kehadiran keong emas; 2) pendampingan serta pelatihan pembuatan pakan alternatif; dan 3) pendampingan serta pengemasan pakan alternatif. Di akhir kegiatan, mitra mendapatkan informasi mengenai komposisi keong emas dan bagaimana keong emas dapat digunakan sebagai sumber nutrisi pengganti. Untuk lebih menghemat biaya pengeluaran pakan ikan, mitra juga semakin mahir dalam membuat pakan pengganti yang dihasilkan dari keong emas.. 
IMPLEMENTASI SISTEM CONVEYOR APARTEMENT PADA PETERNAK BURUNG PUYUH DI DESA PAYA BUJOK TUNONG Yusman Persada, Andri; Juliati, Juliati; Yusna Harahap, Ainul; Purnama Febri, Suri; Aprilia Putri, Kartika; Putri Endah Sari, Herlina; Fadlon Haser, Teuku; Wahdaniah, Wahdaniah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.342-347

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan kepada peternak puyuh di Desa Paya Bujok Tunong. Pengabdian ini bertujuan membantu mitra menyelesaikan masalah rutinitas pembersihan kotoran puyuh dan manajemen kandang. Kegiatan pengabdian terdiri dari beberapa kegiatan yaitu survey,  sosialisasi dan sharing session, pembuatan dan implementasi sistem conveyor apartement, serta evaluasi dan pendampingan. Manajemen kandang menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan beternak puyuh. Pembersihan kotoran puyuh dilakukan secara rutin agar tidak menimbulkan bau yang kurang sedap. Limbah kotoran puyuh memiliki bau yang lebih menyengat daripada kotoran sapi. Evaluasi dan pendampingan dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali selama 2 bulan semenjak kandang siap untuk digunakan. Setelah kegiatan ini selesai mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam implementasi sistem conveyor apartement. Rutinitas membersihkan kandang menjadi lebih cepat dan mudah. Selain itu, hasil produksi telur puyuh juga meningkat. Hasil tambahan dari penggunaan sistem conveyor apartement berupa pupuk kandang dari kotoran puyuh.
INOVASI PEMBUATAN PROBIOTIK IKAN DARI LIMBAH CUCIAN BERAS, KULIT BAWANG PUTIH DAN DAUN KELOR DI DESA TANJUNG KERAMAT, ACEH TAMIANG Yusman Persada, Andri; Purnama Febri, Suri; Aprilia Putri, Kartika; Putri Endah Sari, Herlina; Radhiah, Radhiah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3701-3706

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan kepada Kelompok Perikanan Desa Tanjung Keramat, Aceh Tamiang. Pengabdian ini bertujuan membantu mitra untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi yaitu besarnya biaya produksi karena kurang efisiensi pakan dan kurang terampil dalam pembuatan serta penggunaan probiotik untuk peningkatan efisiensi pakan ikan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dimulai dengan survey, sosialisasi, pelatihan pembuatan probiotik berbahan alami. Probiotik merupakan bahan tambahan pakan yang mengandung mikroorganisme yang bermanfaat bagi ternak. Pencampuran probiotik ke dalam pakan dapat merupakan salah satu meningkatkan efisiensi pakan. Probiotik untuk pakan ikan dapat dibuat dari bahan alami terutama limbah domestik yaitu air  beras, kulit bawang putih dan daun kelor yang difermentasi. Setelah kegiatan ini selesai, mitra memiliki peningkatan pengetahuan tentang pemberian probiotik untuk meningkatkan efisiensi pakan ikan. Selain itu, mitra juga memiliki keterampilan dalam pembuatan dan penggunaan probiotik untuk meningkatkan efisiensi pakan ikan
Plankton potential as bioindicator of trophic status of Lokop River Leuser Ecosystem Persada, Andri Yusman; Febri, Suri Purnama; Putri, Kartika Aprilia; Endah Sari, Herlina Putri; Djamani, Rianjuanda
Depik Vol 11, No 3 (2022): DECEMBER 2022
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.11.3.25034

Abstract

Lokop is one of the villages in East Aceh which has a watershed in the Leuser Ecosystem. Human activities have the potential to disrupt the Trophic Status of Lokop River, such as the use of pesticides for agriculture, household waste and the use of potassium for fishing. It is necessary to research the quality of the waters in the Lokop River. The plankton community present in river waters can be an indicator of environmental pollution by analyzing the saprobic index. This study aims to determine the index of plankton diversity and water quality in the Leuser Ecosystem of the Lokop River through the saprobic index. The research was conducted at three stations. A sampling of plankton was taken in the form of a 10 cc filtrate and five replications were carried out for each study site. Water quality measurements include pH, TDS, Temperature, transparancy, depth, and current. 11 potential species can be used as pollution indicators in the Lokop River, namely Cladophora sp, Diatoma elongatum, Fragilaria capucina, Oedogonium sp., Gonatozygon sp, Lyngbya agardh, Melosira sp., Merismopedia punctata, Microspora sp, Pinnularia sp, Synedra ulna. The plankton diversity index is in the medium category. Based on the Saprobic Index, the level of pollution at the research site was not to lightly loaded of organic pollution and lowly loaded of organic pollution.Keywords:IsoprobikPlanktonBioindicatorLokop