Indah Nurmayasari
Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 82 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Masyarakat Sebagai Pekerja Ekowisata Pantai Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tarahan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Nyimas Ririn Khayatin Nufus; Indah Nurmayasari; Serly Silviyanti Soepratikno
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 7 No 03 (2025): Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol7.No03.2025.297

Abstract

Ekowisata berbasis masyarakat berdasarkan konsepnya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran masyarakat sebagai pekerja ekowisata pantai, menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peran masyarakat, dan mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari–April 2024 yang ditentukan secara sengaja (purposive) dengan mempertimbangkan potensi ekowisata yang akan kembali dikelola oleh masyarakat setempat. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 orang pekerja ekowisata di Pantai Sebalang Desa Tarahan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara keseluruhan peran masyarakat sebagai pekerja ekowisata tergolong dalam kategori tinggi yaitu sebesar 46,67%, karena sebagian besar perannya sudahh dijalankan dengan baik. Faktor-faktor yang memengaruhi peran masyarakat sebagai pekerja ekowisata yaitu faktor internal motivasi dan faktor eksternal kesempatan dan tingkat komunikasi. Tingkat kesejahteraan masyarakat pekerja berdasarkan indikator kesehatan dalam kategori sedang, indikator pendidikan dalam kategori sedang (tamat SMA), indikator ketenagakerjaan dalam kategori tinggi, perumahan dan lingkungan tergolong dalam kategori sedang, dan indikator kemiskinan dalam tingkat kemiskinan tinggi.
Situational Leadership in Agricultural Extension Services: Exploring Telling, Selling, Participating, and Delegating Practices in Indonesia Melka Sesa Prasita; Indah Nurmayasari; Yuniar Aviati Syarief
Jurnal Agrosci Vol 3 No 5 (2026): Vol 3 No 5 May 2026
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/agrosci.v3i5.1307

Abstract

Background. Situational leadership is essential for improving organizational effectiveness in agricultural extension services, particularly when extension workers face diverse responsibilities, competencies, and field conditions. Aims. This study aims to analyze the Extension Coordinator's implementation of situational leadership at the Agricultural Extension Center (Balai Penyuluhan Pertanian/BPP) in Batanghari District, East Lampung Regency, Indonesia, based on four dimensions: telling, selling, participating, and delegating. Methods. The study employed a qualitative descriptive approach and was conducted from March to June 2023. Data were primarily obtained through interviews with eight informants and analyzed to describe leadership practices within the organization. Result. The findings indicate that all four dimensions of situational leadership were implemented in managing agricultural extension personnel. The telling dimension was reflected in clear task direction, supervision, guidance, work standards, and assistance in solving work-related problems. The selling dimension was demonstrated through two-way communication, motivation, consultation, deliberation, and regular monitoring, although openness to employees' suggestions and criticism was not fully consistent. The participating dimension was characterized by transparency, employee involvement in decision-making, and support for ideas and creativity; however, recognition and rewards for employee performance remained limited and were primarily verbal. The delegating dimension was evident in assigning individual responsibilities, trusting task management, allowing autonomy in completing duties, supporting creative approaches, and supporting competency development. Conclusion. Overall, the Extension Coordinator applied an adaptive combination of directive, supportive, participative, and delegative behaviors. Strengthening openness to employee feedback and establishing more consistent recognition mechanisms could further improve the effectiveness of situational leadership within agricultural extension services.
Co-Authors Abdul Mutolib Adia Nugraha Agus Hudoyo Agustina Irene Pasaribu Agustino, Azil Alda, Mareta Karunia Alviyanti, Wida Amarthi, Sekar Nagari Amirul Khoirunnisa Anggraini, Sonya Liza Anggun Psikiatri Anitha Andarrini T Anna Gustina Zainal Antika, Lucky Lindu Aprilina S, Delia Ari Nurjayanti Arum Renanda Audina Meutiara Aviati S., Yuniar Ayu Okriani Azil Agustino Bagus Denta Permana Begem Viantimala Begem Viantimala Begem Viantimala Benisya, Gebrillia Cherrya Damara, Cherrya Damayanti, Elok Damayanti, Nur Alfi Laila Dame T Gultom Dame Trully Gultom Dedeh Kurniasih Dewangga Nikmatullah, Dewangga Dewangga Nikmatulloh Dwi Febrina Dwi Haryono Dwintasari, Natasya Erviza Feby Triana Fadlan Satria Febrina Ramadhani Fembriarti Erry Prasmatiwi Ferlia Devanda Fifi Silviana Furi Tiara Anggunanda Gitosaputro, Sumayo Hadawiyah, Rabyatul Haros, Saskia Susanti Harsya, Erisa Pratiwi Haryadi Haryadi Hassanudin, Tubagus Helvi Yanfika Helvi Yanvika Herman Yulianto Hutagalung, Andreas Dolar Indah Listiana Irwan Effendi Irwan Effendi juwita sari K Rangga, Kordiyana Kardiana K khusnul khotimah Kiki Ambarwati Kordiyana K Rangga, Kordiyana K Kordiyana K. Rangga Kordiyana K. Rangga Kurnia Sari Lansia, Yazid Bertho Lestari, Dyah Aring Hepiana Mahmud Rifa’i Maya Riantini, Maya Melka Sesa Prasita Muhammad Hamka Muhammad Ibnu Nurbaiti, Salsa Putri Nyimas Ririn Khayatin Nufus Pinem, Andrius M Prasetya, Dhanar Yoga Pratiwi, Amalia Tyas Budi Puspita Yuliandari R Hanung Ismono Raden Ajeng Diana Widyastuti Ragil Ayu Mangesti Rahmadanti, Risa Rangga , Kordiyana K. Rara Riki Misgiantoro Rinaldi Bursan Rio Tedi Prayitno Rio Tedi Prayitno Rio Tedy Prayitno Risa Agustria Dewinta Risa Rahmadanti Risa Rahmadhanti Rossika Meliyana Ryzal Perdana Safitri, Yuli Salsabila, Nadya Saskia Susanti Haros Selvi Amelia Septaria Indah Sari Serly Silviyanti Serly Silviyanti Soepratikno Shandy Andika Shinta Tantriadisti Silviana, Fifi Silviyanti, Serly Simarmata, Stephanie Uliartha Siswanto, Hidayat Puji Siti Aisyah Soepratikno, Serly Silviyanti Suarno Sadar Sudarma Widjaya Sumaryo Gitosaputro Tubagus Hasanuddin Tunggal, Liels Abdi Ully Kartika Sari Umar, Ajay Khotib Umar, Ajay Khotib Utami, Yesi Lufi Wan Abbas Zakaria Widyastuti, RA Diana Wulandari, Made Novita Yuniar Aviati Syarief Zhafirah, Aldina Anis