Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu Terhadap Penguasaan Materi IPA di Kelas IV SDN Inpres Tenete Rukayah Rukayah; Azra Fauzi; Muhammad Yani
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.881

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian studi kasus dan penelitian lapangan. Penelitian studi kasus dan peneliti lapangan bermaksud mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, interaksi sosial, induvidu, kelompok, lembaga dan. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Tente Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 3 macam sumber data, yaitu, Person, merupakan sumber data yang dapat memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu. Penerapan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan materi IPA siswa. Hasil tes pre-test dan post-test menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran tematik terpadu mengalami peningkatan yang signifikan dalam penguasaan materi IPA dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan Keterlibatan dan Motivasi Siswa Pembelajaran tematik terpadu juga berpengaruh positif terhadap keterlibatan dan motivasi siswa. Hasil observasi dan angket kuesioner menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran ketika menggunakan pendekatan tematik terpadu dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Integrasi Tradisi Rimpu dalam Pembelajaran Seni Budaya untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Fatmawati Fatmawati; Azra Fauzi; Tri Supriyanto
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan tradisi Rimpu dalam pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar guna meningkatkan kreativitas siswa. Tradisi Rimpu merupakan salah satu warisan budaya dari masyarakat Bima-Dompu yang mengandung nilai estetika, etika, dan spiritual yang dalam. Pembelajaran berbasis tradisi ini diharapkan dapat merangsang kreativitas siswa dalam menggali ide dan ekspresi seni, sekaligus memperkenalkan mereka pada nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Rite, Kabupaten Bima, dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Rimpu dalam pembelajaran seni budaya efektif meningkatkan kreativitas siswa, dengan peningkatan signifikan pada dimensi fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, pembelajaran berbasis kearifan lokal seperti Rimpu dapat dijadikan model untuk meningkatkan kreativitas dan pelestarian budaya lokal di sekolah dasar.
Profil Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar pada Kurikulum Merdeka: Analisis Fenomena, Penyelidikan dan Interpretasi Data Ike Nurjanah; Azra Fauzi; Widia Widia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil literasi sains siswa kelas V SD Negeri Inpres Sanolo berdasarkan tiga kompetensi utama kerangka PISA menjelaskan fenomena ilmiah, merancang/mengevaluasi penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data serta bukti ilmiah dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan survei kuantitatif dengan desain deskriptif terhadap seluruh siswa kelas V melalui teknik total sampling. Instrumen berupa angket skala yang terdistribusi pada tiga kompetensi literasi sains. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh skor rata-rata per indikator dan kategorisasi tingkat literasi (tinggi, sedang, rendah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains keseluruhan berada pada kategori sedang  dengan rata-rata 3,0. Indikator “menjelaskan fenomena ilmiah” memperoleh skor tertinggi (3,2) kategori tinggi, diikuti “menafsirkan data/bukti” dengan skor 3,0 (sedang), sedangkan “merancang penyelidikan ilmiah” dengan skor 2,7, dengan kategori sedang. Distribusi tingkat profil literasi sains siswa menunjukkan 10% siswa kategori tinggi, 70% sedang, dan 20% rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman konseptual siswa relatif baik, namun kemampuan proses ilmiah khususnya perancangan eksperimen perlu diperkuat. Rekomendasi menekankan pembelajaran berbasis inkuiri dan proyek kontekstual, pelatihan keterampilan berpikir ilmiah, serta dukungan sarana eksperimen sederhana di sekolah.