Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Role of First-Time Maternal Pregnancy in Neonatal Low Birth Weight: Evidence from RSUD Toto Kabila's NICU Ferawaty NauE; Sri Andriani Ibrahim; Rini Wahyuni Mohammad
Nursing Genius Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Nursing Genius Journal Vol. 2 No. 3 July 2025
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65874/ngj/v2.i3.2025.89

Abstract

Background: Based on data from the Gorontalo Provincial Health Office in 2023, the number of LBW babies was 1,285 out of 18,724 births. LBW is caused by several factors, including the mother's age during pregnancy, primigravida status, the mother's gestational age at delivery, anemia in pregnant women, intrauterine growth restriction, and the number of antenatal care (ANC) visits. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between primigravida and low birth weight (LBW) in the NICU of Toto Kabila Regional General Hospital in Bone Bolango Regency. Methods: This study design uses a correlational research design, which aims to analyze the relationship between two or more variables without attempting to determine their influence. The sampling technique used in this study is simple random sampling, with a sample size of 113 newborns delivered by cesarean section with a history of primigravida pregnancy in the NICU of Toto Kabila Regional General Hospital. The statistical analysis used is the Kolmogorov-Smirnov test. Results: The results of the study obtained a p-value of 0.273 > 0.05, meaning that there is no relationship between primigravida and the incidence of LBW in the NICU room of Toto Kabila Regional General Hospital, Bone Bolango Regency. Conclusion: It is hoped that this can serve as information and a solution to improve the quality and standard of NICU services in reducing the incidence of LBW.
Disposable Diapers and Incidence of Diaper Rash In Infants Damai Antar Suku Pakaya; Sri Andriani Ibrahim; Rini Wahyuni Mohamad
Medical and Health Journal Vol 6 No 1 (2026): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mhj.2026.6.1.19311

Abstract

A baby’s sensitive skin is highly susceptible to problems due to its structurally immature development. Diaper rash is a common skin problem in infants, particularly those under one year of age. This condition is characterized by redness, irritation, and even inflammation in the skin area covered by a diaper. Prolonged or frequent use of disposable diapers without proper changes can increase moisture and skin contact with urine or feces. This study aimed to determine the relationship between the use of disposable diapers and the incidence of diaper rash in infants at RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. This study employed a quantitative research design using an analytical survey method and a cross-sectional approach. The study population consisted of mothers with infants aged 0–12 months at RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo who had diaper rash. The sample size was 40 respondents, and a non-probability sampling technique using total sampling was employed, meaning the entire population meeting the inclusion criteria was included in the study. Disposable diaper use was measured using a questionnaire, while the occurrence of diaper rash was assessed using an observation sheet. Data analysis was performed using the Chi-Square test, yielding a p-value of 0.001 < 0.05. These results indicate a significant association between the use of disposable diapers and the incidence of diaper rash in infants at RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Parents need education through health education sessions led by healthcare workers particularly nurses conducted at the hospital regarding the prudent use of disposable diapers and the importance of proper infant skin care practices.
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI ROTAVIRUS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Mohamad Ahyar Ishak; Sri Andriani Ibrahim; Gusti Pandi Liputo
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4970

Abstract

Rotavirus penyebab diare pada anak. Karakteristik diare rotavirus, bersifat cepat dan tidak terkontrol, memungkinkan anak mengalami resiko dehidrasi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen Pemberian Imunisasi Rotavirus dan variabel dependen Kejadian Diare Pada Balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan populasi 76 responden dan sampel sebanyak 81 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas Kota Timur dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran orangtua mengenai pentingnya melakukan imunisasi Rotavirus sampai lengkap untuk mencegah diare.Rotavirus causes diarrhea in children. The characteristics of rotavirus diarrhea are fast and uncontrolled, allowing children to experience the risk of dehydration. This study used a correlation analytic design with a cross-sectional approach. The variables in this study consisted of the independent variable of Rotavirus Immunization and the dependent variable of Diarrhea Incidence in Toddlers. The sampling technique used accidental sampling with a population of 76 respondents and a sample of 81 respondents. The instrument in this study used a questionnaire and Chi-Square test for data analysis with a p-value of 0.000, which means that there is a relationship between Rotavirus Immunization and Diarrhea Incidence in Toddlers at the Kota Timur Health Center, Gorontalo City. In conclusion, there is a significant relationship between Rotavirus Immunization and Diarrhea Incidence in Toddlers at the Kota Timur Health Center, Gorontalo City. Therefore, this study is expected to be a reference for the Kota Timur Health Center in increasing health promotion efforts to increase parental awareness of the importance of carrying out complete Rotavirus immunization to prevent diarrhea.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry Pada Anak Dewi Rosalinda; Sri Andriani Ibrahim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4073

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung muncul karena adanya, persaingan untuk memperebutkan perhatian orang tua, hal ini biasanya terjadi pada anak yang kehilangan kasih sayang dari orang tua dan merasa bahwa saudara kandung adalah saingan. Sibling rivalry terjadi jika anak merasa mulai kurang dalam mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dimana untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang mempunyai anak lebih dari 1 di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu Teknik pengambilan sampel yang jumlahnya sebanyak 80 responden. Hasil peneitian kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo menunjukkan bahwa anak yang mengalami sibling rivalry sebanyak 46 anak (65,7%) dan yang tidak mengalami sebanyak 24 anak (34,3%). Hasil uji statistic Chi-Square antara variabel pola asuh dan sibling rivalry diperoleh nilai signifikan p value 0,005 dimana nilai p value < a = 0.05 (H.) diterima, artinya terdapat Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry pada Anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua menjadi penengah, mengajarkan empati dan komunikasi, membangun lingkungan positif dan dapat memberikan solusi untuk konflik dalam menghadapi perilaku sibling rivalry.
Hubungan Riwayat Antental Care Dan Status Ekonomi Keluarga Dengan Kejadian Stunting Akhmad Khozin Marzuki; Sri Andriani Ibrahim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4075

Abstract

Faktor terjadinya stunting dipengaruhi oleh riwayat antental care dan status ekonomi keluarga. Pemeriksaan antental care tidak sesuai standar serta kurangnya pendapatan keluarga, hal ini dapat mempengaruhi kejadian Stunting pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan cross-sectional pendekatan analisis retrospektif. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen Riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dan variabel dependen kejadian stunting. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan populasi 2.895 responden dan sampel sebanyak 96 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara riwayat antental care dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dan hasil p-value 0,001 yang artinya ada hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas Limboto dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan antental care pada ibu hamil dan merencanakan kehamilan serta keluarga dapat memanajemen pengelolaan keuangan dalam meningkatkan status gizi pada anak.
HUBUNGAN RIWAYAT ANTENTAL CARE DAN STATUS EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN STUNTING Akhmad Khozin Marzuki; Sri Andriani Ibrahim; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4969

Abstract

Faktor terjadinya stunting dipengaruhi oleh riwayat antental care dan status ekonomi keluarga. Pemeriksaan antental care tidak sesuai standar serta kurangnya pendapatan keluarga, hal ini dapat mempengaruhi kejadian Stunting pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan cross-sectional pendekatan analisis retrospektif. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dan variabel dependen kejadian stunting. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan populasi 2.895 responden dan  sampel sebanyak 96 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara riwayat antental care dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dan hasil p-value 0,001 yang artinya ada hubungan antara status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat antental care dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas Limboto dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan antental care pada ibu hamil dan merencanakan kehamilan serta keluarga dapat memanajemen pengelolaan keuangan dalam meningkatkan status gizi pada anak.The factors of stunting are influenced by the history of antenatal care and family economic status. Antenatal care examinations are not in accordance with standards and lack of family income, this can affect the incidence of Stunting in children. The purpose of this study was to determine the relationship between the history of antenatal care and family economic status with the incidence of Stunting in the work area of the Limboto Health Center, Gorontalo Regency. This study used a correlation analytic design with a cross-sectional retrospective analysis approach. The variables in this study consisted of independent variables of antenatal care history and family economic status and the dependent variable of stunting incidence. The sampling technique used purposive sampling with a population of 2,895 respondents and a sample of 96 respondents. The instruments in this study used questionnaires and Chi-Square tests for data analysis with a p-value of 0.000, which means there is a relationship between the history of antenatal care and the incidence of stunting in the work area of the Limboto Health Center, Gorontalo Regency and a p-value of 0.001, which means there is a relationship between family economic status and the incidence of stunting in the work area of the Limboto Health Center, Gorontalo Regency. In conclusion, there is a significant relationship between antenatal care history and family economic status with the incidence of stunting in the working area of Limboto Health Center, Gorontalo Regency. Therefore, this study is expected to be a reference for Limboto Health Center in improving health promotion efforts to increase awareness of the importance of antenatal care examinations for pregnant women and planning pregnancy and families can manage financial management in improving nutritional status in children.
Hubungan Pemberian Imunisasi Rotavirus Dengan Kejadian Diare Pada Balita Mohamad Ahyar Ishak; Sri Andriani Ibrahim; Gusti Pandi Liputo
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4076

Abstract

Rotavirus penyebab diare pada anak. Karakteristik diare rotavirus, bersifat cepat dan tidak terkontrol, memungkinkan anak mengalami resiko dehidrasi.. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independent Pemberian Imunisasi Rotavirus dan variabel dependen Kejadian Diare Pada Balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan populasi 76 responden dan sampel sebanyak 81 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas Kota Timur dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran orangtua mengenai pentingnya melakukan imunisasi Rotavirus sampai lengkap untuk mencegah diare.
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kejadian ISPA pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Dungingi Rina Melinda Dunggio; Sri Andriani Ibrahim; Rini Wahyuni Mohamad
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 5 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fchs6q75

Abstract

This study aimed to determine the relationship between maternal knowledge and the incidence of ARI in children within the working area of Puskesmas Dungingi, Gorontalo City. This study used a cross-sectional approach. The population consisted of mothers with children in the working area of Puskesmas Dungingi, Gorontalo City. The sample comprised 95 respondents selected through cluster random sampling. Data were collected using a questionnaire on maternal knowledge and ARI incidence, then analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. The results showed (1) 43 respondents (45.3%) had poor knowledge, 35 respondents (36.8%) had sufficient knowledge, and 17 respondents (17.9%) had good knowledge; (2) 58 children (61.1%) experienced ARI and 37 children (38.9%) did not; (3) the Chi-Square test showed a p-value of 0.013 (<0.05), indicating a significant relationship between maternal knowledge and the incidence of ARI in children. Health workers at the Puskesmas are advised to routinely provide education on ARI prevention through health promotion. Keywords: Child, ARI Incidence, Maternal Knowledge