Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kadar Surfaktan Anionik Pada Air Sungai Martapura Dengan Metode Spektrofotometri Visible Razmi Razmi; Tuti Alawiyah; Fitri Yuliana
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 2 No 2 (2022): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v2i2.152

Abstract

Latar Belakang : Surfaktan anionik berasal dari deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian di industri laundry. Hasil dari cucian menimbulkan dampak negatif yang menyebabkan adanya cemaran limbah di perairan sungai Martapura. Tujuan : Penelitian ini untuk melihat kadar surfaktan anionik serta membandingkan dengan literature dan melihat pengaruh pada jarak 100 meter, 200 meter dan 300 meter dari Industri laundry. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu limbah laundry di air Sungai Martapura diukur menggunakan metode Spektrofotometri Visible. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar surfaktan anionik yang melebihi ambang batas yaitu pada jarak 100 meter sebesar 3,4 mg/l, jarak 200 meter sebesar 2,4 mg/l dan jarak 300 meter sebesar 1,6 mg/l sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 tahun 2001 sebesar 0,2 mg/l. Terdapat pengaruh pada jarak 100 meter, 200 meter dan 300 meter dikarenakan semakin jauh jarak dari industri laundry maka akan semakin kecil konsentrasi yang didapat. Kesimpulan : Dari penelitian ini didapatkan nilai kadar surfaktan anionik dan adanya pengaruh pada jarak yang telah ditentukan. Kata Kunci : Kadar surfaktan anionik, Spektrofotometri Visible.
Analisis Kandungan Bahan Kimia Obat Natrium Diklofenak Dalam Jamu Encok Vikri Haikal Rivani; Novitalia Selendra; Tuti Alawiyah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v1i9.495

Abstract

Jamu adalah salah satu produk warisan budaya di Indonesia yang sudah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Tujuannya untuk memberikan efek terapi yang lebih maksimal sehingga produk yang dihasilkan lebih laku di pasaran Pada analisis kadar obat Natriun Diklofenak terdapat 2 metode umum yang digunakan yakni secara kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dan secara kuantitatif menggunakan Spectrofotometri UV-vis. Hasil analisis kualitatif pada Sampel Jamu Pegel Linu/encok memiliki nilai Rf yakni 0,87 sedangkan pada larutan standar Natrium Diklofenak memiliki nilai Rf yakni 0,65. Hasil tersebut membuktikan adanya kandungan obat pada sampel sediaan jamu tersebut. Dapat disimpulkan dari hasil yang kami dapatkan saat praktikum,dengan pengujian menggunakan 2 metode yaitu secara Kualitatif dan Kuantitatif, bahwasanya produk yang kami uji yaitu jamu pegel linu mengandung Natrium Diklofenak, Sehingga jamu tidak layak untuk diedarkan.
Deteksi Logam Berat Merkuri (Hg) pada Air dan Ikan Pasca Pertambangan Emas di Sungai Barito Kabupaten Barito Utara: Detection of Heavy Metal Mercury (Hg) in Water and Fish After Gold Mining in the Barito River, North Barito Regency Rahmadani Rahmadani; Tuti Alawiyah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 8 No. 3 (2022): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v8i3.4501

Abstract

The mining process is sometimes very complex, which can cause damage to the surrounding environment and cause pollution, such as chemical discharge and tailings from the mining process. The waste generated can pollute river water areas such as heavy metals Mercury, Lead, Cadmium, Nickel, and Zinc. To detect metals, an Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) instrument is used, which is quite accurate in determining the concentration of metals at very low levels, such as elements of arsenic, antimony, lead, and mercury which can be selectively determined. Based on the qualitative test results, mercury content and levels are 0.141 mg/kg, 0.129 mg/kg, 0.025 mg/kg, 0.130 mg/kg, 0.136 mg/kg, and 0.046 mg/kg. The conclusion based on the results of mercury metal is still safe within the limits of metal contamination.
PENGARUH PAPARAN LINEAR ALKALYBENZEN SULFONAT (LAS) TERHADAP KADAR PROTEIN TOTAL PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Ayu Putri Lestari; Tuti Alawiyah; Nur Hidayah
Jurnal Medical Laboratory Vol. 1 No. 2 (2022): Juli : Jurnal Medical Laboratory
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesetiakawanan Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.277 KB) | DOI: 10.57213/medlab.v1i2.128

Abstract

Tilapia is a source of protein that is healthy and low in fat. Tilapia is a source of protein that is healthy and low in fat. Animal protein is found in fish, one of which is tilapia which has a protein content of more than 16.05%. One of the causes of protein denaturation is detergent. Razmi's research results, 2021 measuring the levels of laundry waste in Martapura river water in Sungai Lulut Village obtained concentrations at a distance of 100 meters of 3.4 mg/L, a distance of 200 meters of 2.4 mg/L and a distance of 300 meters of 1.6 mg/L. To determine the effect of exposure to Linear Alkalybenzen Sulfonate (LAS) on total protein levels in tilapia in the Martapura River and the effect of differences in time intervals of exposure to Linear Alkalybenzen Sulfonate (LAS) on total protein levels in tilapia in the Martapura River. This research uses Pre Experimental with Post Test Only Control Group Design approach. The test method was carried out qualitatively and quantitatively. The qualitative test method was carried out by the biuret test while the quantitative test method saw the difference in the time interval of exposure to Linear Alkalybenzen Sulfonate (LAS) on the total protein content of tilapia using Visible Spectrophotometric instruments. Data analysis using One-Way ANOVA. Based on the qualitative analysis, all samples were positive in the biuret test. The results of the quantitative analysis obtained were a decrease in total protein levels at intervals of 0.3,6,9 hours with an average control at 3 hours 2.26%, 3 hours to 6 hours 4.49%, and 6 hours to 9 hours. 4.5%. 501.64 ppm. The administration of LAS with different intervals of exposure (control, 3 hours, 6 hours, 9 hours) showed a significant effect on the total protein content of tilapia, namely a decrease in the total protein content.
Analisis Rhodamin B Pada Sediaan Kosmetik Lip Cream Di Banjarmasin Timur Alifira Adhany Yustian; Ario Yudo Hariyanto; Tuti Alawiyah
Sains Medisina Vol 1 No 2 (2022): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.393 KB)

Abstract

Lip cream merupakan jenis lipstik yang memiliki karakteristik liquid dan diaplikasikan pada bibir untuk menentukan bentuk dan memberi warna serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar bibir. Zat warna rhodamin B dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan, dan merupakan zat penyebab kanker (karsinogenik), dan rhodamin B pada konsentrasi tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada hati. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan adanya rhodamin b pada sampel lip cream yang dijual di Banjarmasin Timur. Metode kualitatif dengan uji KLT dan metode kuantitatif menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis pada 200-400 nm. Hasil dari penelitian sampel lip cream pada uji kualitatif menunjukkan sampel positif mengandung rhodamin b, kemudian dilakukan uji kuantitatif untuk mengetahui kadar rhodamin b pada lip cream, dari hasil penelitian menyatakan kadar rhodamin b sebesar 4,11 ppm. Simpulan dari uji kualitatif positif mengandung rhodamin B dan uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri Uv-Vis diperoleh kadar konsentrasi dalam lip cream adalah 4,11 ppm.
Analisis Rhodamin B Pada Terasi Di Banjarmasin Timur Amanda Shelvia Savitri; Tuti Alawiyah; Febriyanti Febriyanti
Sains Medisina Vol 1 No 1 (2022): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.789 KB)

Abstract

Rhodamin B merupakan zat warna tambahan yang dilarang penggunaannya dalam produk-produk pangan, namun banyak digunakan sebagai bahan pewarna pada makanan karena warnanya mencolok dan harganya relatif murah. Salah satu makanan yang diduga mengandung Rhodamin B adalah terasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan dan kadar Rhodamin B pada terasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan benang wol dan kuantitatif dengan menggunakan Spektrofotometri UV-VIS. Hasil analisis kualitatif dengan benang wol hasil yang didapatkan adalah negatif yang ditandai dengan tidak adanya warna merah pada benang wol. Pada hasil analisis kuantitatif sampel terasi dinyatakan negatif rhodamine B dengan nilai absorbansi kurang dari rentang 0,2 – 0,8, yaitu  0,181, 0,185 dan 0,189. Pada sampel terasi yang beredar di Banjarmasin Timur positif mengandung Rhodamin B.
Efektivitas Edukasi Menggunakan Media Leaflet dan Konseling terhadap Pengetahuan Pelajar di SMA Negeri 5 Banjarmasin tentang Zat Kimia Berbahaya di dalam Kosmetik Fakhria Rizqina; Rina Saputri; Tuti Alawiyah
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 1 (2022): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.674 KB)

Abstract

Pendahuluan: Saat ini penggunaan kosmetik meningkat, namun masih banyak produsen curang yang menambahkan zat aktif kimia berbahaya pada kosmetik. Usia remaja merupakan usia peralihan, para remaja mulai peduli terhadap penampilan. Berbagai produk kecantikan dan perawatan kulit wajah sangat menarik perhatian bagi para remaja. Keputusan dalam membeli suatu produk kosmetik seringkali tidak didasari dengan pengetahuan yang memadai untuk memilih kosmetik yang aman. Oleh karena itu perlunya dilakukan edukasi tentang zat-zat kimia berbahaya di dalam kosmetik. Tujuan: Mengetahui efektifitas edukasi menggunakan media leaflet dan konseling terhadap pengetahuan pelajar di SMA Negeri 5 Banjarmasin tentang zat kimia berbahaya di dalam kosmetik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian true experimental dengan rancangan pretest and posttest control group design. Populasi pada penelitian ini adalah pelajar di SMA Negeri 5 Banjarmasin dengan sampel 249 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu stratified random sampling. Pengambilan data menggunakan google form. Analisis data menggunakan SPSS versi 26. Hasil: Pengetahuan pelajar sebelum diberikan edukasi masih kurang, mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 73,5%, sedangkan pengetahuan pelajar setelah diberikan edukasi mayoritas pelajar memiliki pengetahuan baik sebanyak 86,7% pada kelompok leaflet dan konseling, sebanyak 53,0% pada kelompok leaflet dan tidak terjadi peningkatan pengetahuan pada kelompok kontrol negatif. Efektifitas edukasi menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok dengan nilai P-value 0,001. Simpulan: Pemberian edukasi menggunakan media leaflet dan konseling dinyatakan efektif dapat meningkatkan pengetahuan pelajar di SMA Negeri 5 Banjarmasin.
SEBUAH PENGARUH AMONIAK TERHADAP KADAR PROTEIN TOTAL IKAN NILA DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Tasya Haditya; Tuti Alawiyah; Nur Hidayah
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.202 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh paparan ammonia (NH3) terhadap kadar protein total ikan Nila (Oreochromis niloticus). Amonia merupakan suatu zat yang bersifat alkali dan kerap ditemui sebagai cemaran pada media budidaya tambak ikan. Protein adalah zat makromolekul yang rentan mengalami denaturasi oleh pengaruh pH. Penelitian menggunakan True Experimental dengan pendekatan Post Test Only Control Group Design. Metode uji dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Metode pengujian kualitatif dilakukan dengan uji biuret dan ninhidrin sedangkan metode pengujian kuantitatif menggunakan spektrofotometri visibel.Sebanyak 3 ekor ikan Nila dibagi menjadi 4 bagian sama banyak, yaitu kelompok kontrol, kelompok rendaman 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Perendaman dilakukan dengan ammonium hidroksida 50 ppm sebanyak 100 ml. Hasil analisis kualitatif yang diperoleh ialah hasil semua sampel positif pada uji biuret dan ninhidrin. Hasil analisis kuantitatif yang diperoleh ialah adanya penurunan kadar protein total pada interval 0,1,2,3 jam dengan total penurunan pada ikan 1 sebesar 241.53 ppm, ikan 2 sebesar 501.64 ppm dan pada ikan 3 sebesar 501.64 ppm. Dapat disimpulkan bahwa pemberian zat amonia dengan interval lama paparan yang berbeda (kontrol, 1 jam, 2 jam, 3 jam) menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kadar protein total ikan Nila, yaitu terjadi penurunan kadar protein total.
Potensi Karbon Aktif Kulit Pisang Dalam Penurunan Kadar Amonia Di Sungai Barito Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv - Vis tuti alawiyah; Iwan Yuwindry; Rahmadani
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.651 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1565

Abstract

Sungai Barito merupakan salah satu sungai terbesar dan terluas di Banjarmasin. Ada beberapa pabrik karet di kawasan Sungai Barito. Pabrik tersebut membuang limbah bersih yang telah diolah ke Sungai Barito. Namun tidak menutup kemungkinan masih terdapat beberapa senyawa kimia berbahaya yang masih terlarut, sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat senyawa kimia beracun di sungai, misalnya amonia. Penurunan kadar amonia dapat dilakukan dengan proses adsorpsi menggunakan arang aktif. Arang aktif dapat ditemukan di berbagai tanaman seperti tebu, jagung, kelapa dan kulit pisang. Kulit pisang merupakan bahan limbah yang cukup banyak ditemukan. Di sisi lain, senyawa dalam kulit pisang menunjukkan efektivitasnya sebagai karbon aktif.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji karakteristik kemampuan karbon aktif kulit pisang dalam menurunkan kadar amonia di sungai Barito dan melihat pengaruh varians waktu dalam menurunkan kadar amonia.Metode penelitian ini adalah true experimental dengan mengetahui pengaruh aktivitas reduksi amonia dalam waktu pemaparan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan kelompok kontrol dan kelompok uji dengan pemaparan dalam beberapa variasi waktu kontak dengan karbon aktif kulit pisang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik karbon aktif sudah sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Sedangkan nilai signifikansi penurunan kadar amonia dengan paparan karbon aktif pada kulit pisang adalah < 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar amonia.
Peningkatan Derajat Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sediaan Serbuk dan Sirup Jahe Khaliza Natasya Dilla; Tuti Alawiyah; Angga Irawan
Indonesia Berdaya Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023535

Abstract

Seseorang dikatakan hipertensi jika memiliki tekanan darah yang melebihi batas normal. Penatalaksanaan mengurangi hipertensi yaitu dengan terapi farmakologis, terapi non farmakologis, dan terdapat juga terapi komplementer seperti terapi herbal dengan menggunakan tanaman herbal. Jahe memiliki khasiat untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit, salah satu manfaat jahe yaitu dapat menurunkan tekanan darah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan perekonomian masyarakat di Desa Paku Alam dengan pelatihan pembuatan inovasi olahan jahe berupa sediaan serbuk dan sirup. Metode pengabdian yang digunakan yaitu melalui pelatihan secara langsung, dengan memberikan materi tentang hipertensi, manfaat jahe serta memberikan pengetahuan tentang cara pengolahan produk jahe. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dan tercapainya sebuah inovasi olahan serbuk dan sirup dari jahe. Pemanfaatan hasil perkebunan di Desa Paku alam dapat dikembangkan menjadi berbagai macam olahan seperti serbuk dan sirup jahe agar menambah nilai ekonomi masyarakat.
Co-Authors Adi Saputra Ahmad Naufal, Ahmad Aida Royani Ali Rakhman Hakim Alifira Adhany Yustian Alifira Adhany Yustian Amanda Shelvia Savitri Angga Irawan Anggriani, Fitria Annida Hasanah Ario Yudo Hariyanto Aulia Rahmah Ayu Putri Lestari Ayu Safitri Darini Kurniawati Darni Darni Darni Dedek Yahya Darmadi Dita Kusuma Wardani Doni Irawan F.M. Dyan Fitri Nugraha Dyan Fitri Nugraha Dyan Fitri Nugraha Elliza, Putri Elva Gusnianti Fakhria Rizqina Fatimah Azzahra Febriyanti Febriyanti Femmy Kristiani Kartina Agun Fernando, Solagratia Okta Firda Alfisah Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Giovanni Ulima Nibras Giovanni Hadhrianor, Hadhrianor Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hernaldi Jihan Alfiyandi Hidayati, Alfina Husnus Saniah I Ketut Gunawan Kusuma I Ketut Gunawan Kusuma Iwan Yuwindry Khaliza Natasya Dilla Kunti Nastiti Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Malahayati, Siti Maqh irah Amiruddin Maria Dwi Ayu Listiawati Masriadi Maynada Safitri Meka, Aderia Dang Melviani Muhammad Fajrin Wijaya Muhammad Naufal Mulia Rahmah Mustaqimah Mustaqimah Nadia Nadia Chitania Nadia Nadia Chitania Nadia Oktavia Winda Nayaken, Putri Olivia Noval Noval Novitalia Selendra Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Rahmayani Nurhaeni Nurhaeni Nurul Fajriah Nurul Fajriah Pitriya, Aima Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Razmi Razmi Razmi Razmi Rina Saputri Rohama Rohama Setia Budi Setia Budi Siska Fitriani, Siska Sola Gresia Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tasya Haditya Vikri Haikal Rivani Wikklin, Monica Winata, Christian Konstantin Wusko, Ikna Urwatul Yunina Elasari Yuwindry, Iwan