Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Potensi Filtrat Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa Bilimbi L.) Terhadap Penurunan Kadar Ammonia pada Ikan Patin (Pangasius Pangasius): Potensi Filtrat Buah Belimbing Wuluh (Avverhoa Bilimbi L.) Terhadap Penurunan Kadar Ammonia pada Ikan Patin (Pangasius Pangasius) Femmy Kristiani Kartina Agun; Tuti Alawiyah; Setia Budi
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 3 No 2 (2023): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v3i2.238

Abstract

Background: The Barito River has been polluted by ammonia caused by the rubber factory so that the fish that live around the river are positive for high ammonia compounds. This is quite dangerous for health if you often consume fish caught from the river. The fish in question is catfish which is a type of Lawang fish. Reducing ammonia levels in fish can be done in various ways, one of which is by using natural ingredients, namely wuluh starfruit which contains saponins. Objective: To determine the potential of wuluh starfruit filtrate to reduce ammonia levels in catfish of the Lawang type. Methods: The type of research carried out is Pre Experimental design, then this research design is carried out in the form of Post test only and group design and data analysis using One way Anova and then using a sampling technique with Purposive Sampling. Results: The treatments used were concentrations of 25% , 50% , 75% and 100%. The results showed that the filtrate of star fruit wuluh can be used to reduce ammonia levels in fish. The higher the concentration, the greater the decrease in ammonia levels in fish. Conclusion: The filtrate of star fruit wuluh has the potential to reduce ammonia levels in catfish of the Lawang type with an optimal concentration of 100%.
Potensi Filtrat Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Terhadap Penurunan Kadar Ammonia Pada Ikan Patin (Pangasius pangasius): Potensi Filtrat Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Terhadap Penurunan Kadar Ammonia Pada Ikan Patin (Pangasius pangasius) Maynada Safitri; Tuti Alawiyah; Dyan Fitri Nugraha
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 3 No 2 (2023): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v3i2.244

Abstract

Background: The Barito River is polluted due to the disposal of waste from the factory, indirectly affecting the living creatures in the river and its surroundings, one of which is catfish. Catfish is a fish whose consumption potential is quite high in the community, but its utilization is not optimal, due to the presence of a number of urea in meat which is easily decomposed into ammonia, reducing ammonia levels in meat can be done in various ways, namely by using natural ingredients, one of which is lime. which contains citric acid which can reduce ammonia levels. Objective: This study aimed to examine the potential of lime (Citrus aurantiifolia) filtrate in reducing ammonia (NH3) levels in catfish (Pangasius pangasius). Methods: This research uses True Experimental with Post Test Only Control Group Design approach. The method used is a quantitative test using UV-Vis Spectrophotometry. Data analysis using Kruskal-Wallis and Mann-Whitney. Results: The results obtained that all positive samples contain ammonia and lime filtrate has the potential to reduce ammonia levels with a total decrease in concentrations of 25% = 1.36, 50% = 1.01, 75% = 0.69, and 100% = 0 ,19 . The decrease in ammonia levels is due to the denaturation process that occurs due to the citric acid content in the lime filtrate. Conclusion: Giving lime filtrate with different concentrations, namely, 25%, 50%, 75%, and 100% showed a significant effect on reducing ammonia levels in catfish. And the best concentration for reducing ammonia levels is at a concentration of 100%.
Efektifitas Video Pembelajaran dan Focus Group Discussion dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Kosmetik dengan Zat Kimia Berbahaya Aida Royani; Mustaqimah Mustaqimah; Tuti Alawiyah
Tinctura Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Farmasi Tinctura
Publisher : Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/tinctura.v4i2.2374

Abstract

ABSTRAK Penggunaan produk-produk kosmetik ilegal yang memiliki kandungan senyawa berbahaya seperti rhodamin B, merkuri, hidrokuinon, dan timbal. Berdasarkan observasi terlihat bahwa remaja lebih mengutamakan kosmetik sebagai salah satu kebutuhan mereka, salah satu cara untuk mencegah dampak negatif dari efek samping zat berbahaya dalam kosmetik adalah dengan dilakukan dengan pemberian pengetahuan. Menggunakan pendekatan menggunakan media video dan metode Focus Group Discussion, peneliti ingin melihat seberapa besar pemahaman siswa SMA Negeri 1 Rungan tentang kandungan berbahaya dalam kosmetik. Menggunakan metode penelitian true experimental dengan pengambilan data memakai Pretest and Postest Control Group Design. Hasil data akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Dengan hasil data p 0,000 pada uji Wilcoxon, Hal ini berarti pengetahuan kelompok intervensi bertambah akibat memperoleh pendidikan. Pada uji Mann Whitney juga mendapatkan nilai p 0,000 yang menunjukkan bahwa penggunaan media video dalam metode FGD berhasil meningkatkan tingkat pengetahuan responden. Peningkatan pengetahuan tentang kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya di kalangan responden dapat dicapai melalui penggunaan video dalam Focus Group Discussion Kata Kunci: Efektivitas, FGD, Kosmetik, Video
Identifikasi Natrium Benzoat pada Saus Tomat yang Beredar di Kota Banjarmasin Tuti Alawiyah; Ayu Safitri; Husnus Saniah; Muhammad Naufal; Mulia Rahmah; Nadia Oktavia Winda
Sains Medisina Vol 1 No 6 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saus tomat merupakan salah satu bentuk olahan tomat yang sering digunakan sebagai bahan penyedap makanan. Tingkat produksi saus semakin pesat yang dipengaruhi tingkat kebutuhan masyarakat semakin tinggi. Peredaran pangan dengan bahan tambahan pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan tersebut pada umumnya disebabkan keinginan produsen agar mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya dengan mengesampingkan keselamatan konsumen. Salah satu BTP yang sering digunakan pada saus tomat adalah natrium benzoat. Konsumsi natrium benzoat secara berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti kejang otot perut, hiperaktif, dan penurunan berat badan yang dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan dan kadar zat pengawet natrium benzoat dalam produk saus tomat yang beredar di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melihat reaksi warna dari reagen dan kuantitatif dengan spektrofotometri UV-VIS dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Identifikasi yang dilakukan menggunakan reaksi warna (kualitatif) dan penentuan kadar senyawa benzoat dengan metode Spektrometer Uv-Vis. Dari hasil percobaan, sampel B terbukti mengandung pengawet natrium benzoat dengan kadar 3,95 mg/kg. Kadar tersebut masih memenuhi persyaratan batas maksimum natrium benzoat yang ditetapkan BPOM yaitu < 1000 mg/kg.
Identifikasi Rhodamin B Dalam Cake Red Velvet Yang Beredar Di Kota Banjarmasin Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Tuti Alawiyah; Aulia Rahmah; Doni Irawan F.M.; Elva Gusnianti; Fatimah Azzahra; Firda Alfisah; Sola Gresia
Sains Medisina Vol 1 No 6 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rhodamin B merupakan zat warna bersifat toksik yang jika ditambahkan pada makanan atau minuman dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini bertujuan menganalisis Rhodamin B pada kue bolu red velvet. Pengambilan sampel dilakukan secara acak di kota Banjarmasin, analisis Rhodamin B pada kue red velvet ini ditentukan dengan dua metode yaitu Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri Uv-Vis. Hasil analisis Rhodamin B dilakukan dengan KLT didapatkan nilai RF sama antara sampel dan pembanding Rhodamin B yaitu 0,51. Spektrofotometri Uv-Vis didapat panjang gelombang maksimum 526 nm dan diperoleh kadar Rhodamin B 4,693 μg/mL. Hasil uji identifikasi menunjukkan bahwa sampel kue red velvet positif mengandung Rhodamin B.
Uji Keseragaman Bobot dan Kadar Racikan Puyer Paracetamol di Apotek Kota Banjarmasin Barat Dedek Yahya Darmadi; Tuti Alawiyah; Darini Kurniawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6484

Abstract

Peresepan sediaan racikan masih banyak dilakukan di apotek-apotek yang berada di kota Banjarmasin karena kemudahan dalam pemberian dan pengaturan dosis. Pembuatan puyer yang dilakukan di apotek masih berdasarkan visual baik dalam pencampuran dan pembagian di tiap bungkusnya, hal ini dapat menyebabkan heterogenitas bobot dan akan berpengaruh terhadap kadar juga pemberian dosis yang tidak sama. Mengetahui keseragaman bobot dan keseragaman kadar sediaan racikan puyer paracetamol di apotek kota Banjarmasin Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, metode uji dilakukan secara kuantitatif menggunakan neraca analitik dan spektrofotometri uv-vis. Berdasarkan alasisis kuantitatif diperoleh hasil semua sampel yang berjumlah 30 sediaan racikan puyer paracetamol di 3 apotek kota Banjarmasin Barat tidak ada yang memenuhi nilai penerimaan keseragaman bobot karena nilai penerimaan (NP) yang diperoleh beda di atas batas nilai penerimaan yang tertera pada FI V (≤ 15%). Sedangkan untuk keseragaman kadar juga tidak memenuhi nilai penerimaan yang sudah tertera pada FI V (≤ 15%) karena nilai penerimaan yang didapatkan berada di atas batas nilai penerimaan keseragaman kadar. Racikan puyer paracetamol dari 3 apotek yang terdapat di kota Banjarmasin Barat yang ditinjau dari keseragaman bobot dan keseragaman kadar belum memenuhi standar sediaan racikan menurut Farmakope Indonesia V.
Uji Keseragaman Bobot dan Kadar Racikan Puyer Paracetamol di Apotek Kota Banjarmasin Tengah Hernaldi Jihan Alfiyandi; Tuti Alawiyah; Rohama Rohama; Rahmadani Rahmadani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6486

Abstract

Latar Belakang: Puyer adalah sediaan serbuk yang dibagi dalam bobot yang kurang lebih sama, dibungkus menggunakan kertas perkamen atau pengemas lainnya. Puyer yang baik harus homogen, kering, memenuhi syarat keseragaman bobot dan kadar. Berdasarkan hasil penelitian di Kecamatan Ciputat Timur menunjukkan bahwa uji keseragaman bobot dan kadar dari 8 apotek belum ada yang memenuhi persyaratan. Keseragaman bobot dapat mencerminkan dosis obat puyer yang menjadi penentu keberhasilan suatu terapi yaitu ketepatan dosis obat. Tujuan: Mengetahui keseragaman bobot dan kadar puyer paracetamol yang diracik oleh apotek kota Banjarmasin Tengah. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Metode uji dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan timbangan analitik dan spektrofotomerter visible. Validasi metode menggunakan LOD & LOQ, Akurasi dan Presisi. Hasil: Berdasarkan hasil uji keseragaman bobot diperoleh nilai penerimaan sebesar apotek 1 = 186,061%, apotek 2 = 172,324%, dan apotek 3 = 186,224%. Hasil uji keseragaman kadar diperoleh nilai penerimaan sebesar 233,042%. Hasil uji keseragaman bobot dan kadar dinyatakan memnuhi syarat apabila nilai penerimaan (NP) yaitu L1% ≤ 15%. Simpulan: Keseragaman bobot dan kadar racikan puyer paracetamol terhadap 3 apotek di Kecamatan Banjarmasin Tengah tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan menurut Farmakope Indonesia V.
Investigasi Kandungan Parasetamol Pada Jamu Pegal Linu di Kawasan Pasar Malam Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Rahmadani Rahmadani; Tuti Alawiyah
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol4no2p26-30

Abstract

Herbal products are very well known by the people of Indonesian since ancient times in an effort to prevent disease, treat and restore fitness. Medicinal Chemicals (MCs) are often added to herbal preparations to increase the efficacy of herbal medicine and provide a more instant herbal effect. With an uncertain dose will cause very serious side effects for health. This research was conducted with 5 samples of herbal aches and pains in the night market area of Banjarmasin. The test was carried out by qualitative analysis using Thin Layer Chromatography (TLC) and quantitative analysis using UV-Vis Spectrophotometer. The results of the qualitative test showed the presence of paracetamol BKO in sample C and sample D and the results of the quantitative test resulted in sample C of 8.13 mg/Kg and sample D of 6.28 mg/Kg
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Dry Shampoo Anti Ketombe Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Hadhrianor, Hadhrianor; Malahayati, Siti; Alawiyah, Tuti; Budi, Setia
Sains Medisina Vol 2 No 2 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v2i2.311

Abstract

Ketombe terjadi pada 50% populasi orang dewasa di seluruh dunia dan banyak terjadi pada pria daripada wanita. Daun sirsak (Annona muricata L.) adalah salah satu tanaman yang mudah hidup di bagian tropis. Bagian tanaman yang sering digunakan adalah pada daun karena memiliki banyak khasiat bagi kulit, dan daun sirsak memiliki kandungan senyawa alkaloid, tanin, saponin, dan flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antijamur. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk membuat formulasi dan evaluasi sediaan dry shampoo anti ketombe ekstrak daun sirsak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi yang optimal dan pengaruh variasi konsentrasi berdasarkan hasil evaluasi fisikokimia sediaan dry shampoo anti ketombe ekstrak daun sirsak. Eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode quasy-experimental tanpa kelompok kontrol dengan menggunakan rancangan one-group posttest only design. Variasi konsentrasi etanol 70% berpengaruh secara signifikan terhadap daya sebar semprotan, pH, dan waktu kering sediaan. Kedua formula telah memenuhi syarat uji organoleptis dan homogenitas. Berdasarkan hasil evaluasi, formula yang lebih optimal adalah formula 2 karena hasil evaluasi daya sebar semprotan, pH, dan waktu kering mendekati nilai tengah tiap syarat yang ditentukan. Variasi konsentrasi etanol 70% tidak menunjukkan perbedaan signifikan terhadap organoleptis dan homogenitas, tetapi menunjukkan perbedaan signifikan terhadap daya sebar, pH, dan waktu kering, serta formula yang optimal adalah formula 2.
Analisis Kandungan Hidrokuinon Pada Sediaan Body Butter Di Pasaran Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Alawiyah, Tuti; Wikklin, Monica; Meka, Aderia Dang; Pitriya, Aima; Hidayati, Alfina; Anggriani, Fitria; Fernando, Solagratia Okta
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v2i2.426

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk melakukan perawatan kulit adalah dengan menggunakan kosmetika. Kosmetika berfungsi untuk memberikan dampak kecantikan dan kesehatan bagi tubuh, seperti pada body butter pemutih. BPOM RI Nomor 18 tahun 2015 tentang persyaratan teknis bahan kosmetika membatasi hidrokuinon dalam kosmetika. Indonesia tidak mengizinkan penggunaan hidrokuinon pada produk pemutih kulit, karena penggunaan hidrokuinon lebih dari 2% dapat menyebabkan iritasi kulit, kulit kemerahan dan terbakar, bahkan menyebabkan kanker. Tujuan identifikasi ini untuk mengetahui kadar hidroquinon pada body butter yang beredar di online shop. Metode analisis kimia dengan menggunakan uji kualitatif menggunakan pereaksi pewarna yaitu FeCl3, Benedict dan Ag-Amonical untuk menentukan keberadaan zat pada sampel dan uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri Uv-vis untuk mengukur kadar zat pada sampel. Hasil uji kualitatif dari pereaksi warna FeCl3 dan Benedict mengandung hidrokuinon dan uji kuantitatif didapatkan kadar hidrokuinon pada sampel A sebesar 5,6% dan sampel B sebesar 6,93%. Dapat disimpulkan bahwa kedua sampel body butter mengandung hidrokuinon dan tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan yaitu 0,02%.
Co-Authors Adi Saputra Ahmad Naufal, Ahmad Aida Royani Ali Rakhman Hakim Alifira Adhany Yustian Alifira Adhany Yustian Amanda Shelvia Savitri Angga Irawan Anggriani, Fitria Annida Hasanah Ario Yudo Hariyanto Aulia Rahmah Ayu Putri Lestari Ayu Safitri Darini Kurniawati Darni Darni Darni Dedek Yahya Darmadi Dita Kusuma Wardani Doni Irawan F.M. Dyan Fitri Nugraha Dyan Fitri Nugraha Dyan Fitri Nugraha Elliza, Putri Elva Gusnianti Fakhria Rizqina Fatimah Azzahra Febriyanti Febriyanti Femmy Kristiani Kartina Agun Fernando, Solagratia Okta Firda Alfisah Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Giovanni Ulima Nibras Giovanni Hadhrianor, Hadhrianor Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hernaldi Jihan Alfiyandi Hidayati, Alfina Husnus Saniah I Ketut Gunawan Kusuma I Ketut Gunawan Kusuma Iwan Yuwindry Khaliza Natasya Dilla Kunti Nastiti Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Malahayati, Siti Maqh irah Amiruddin Maria Dwi Ayu Listiawati Masriadi Maynada Safitri Meka, Aderia Dang Melviani Muhammad Fajrin Wijaya Muhammad Naufal Mulia Rahmah Mustaqimah Mustaqimah Nadia Nadia Chitania Nadia Nadia Chitania Nadia Oktavia Winda Nayaken, Putri Olivia Noval Noval Novitalia Selendra Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Hidayah Nur Rahmayani Nurhaeni Nurhaeni Nurul Fajriah Nurul Fajriah Pitriya, Aima Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Razmi Razmi Razmi Razmi Rina Saputri Rohama Rohama Setia Budi Setia Budi Siska Fitriani, Siska Sola Gresia Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Tasya Haditya Vikri Haikal Rivani Wikklin, Monica Winata, Christian Konstantin Wusko, Ikna Urwatul Yunina Elasari Yuwindry, Iwan