Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Pengaruh Sifat Karakteristik Mortar Busa Dengan Penambahan Addictive Ahmad Hamidi; Randhi Saily; M. Arif Hidayat
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.11

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengujian pada mortar busa dengan 5 variasi yang berbeda yaitu variasi normal, aditif 0,25%, aditif 0,5%, aditif 0,75% dan aditif 1%, dengan bahan campuran : semen, air, pasir, foam agent dan presentase aditif (% aditif x berat semen), yang dibuat sebanyak 5 benda uji silender berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm pada 5 variasi yang berbeda. Hasil pemeriksaan flow diketahui semakin tinggi persentase aditif yang digunakan maka semakin tinggi pula flow yang didapat. Dimana flow minimum dengan nilai flow 18 cm berada pada variasi normal dan flow tertinggi dengan nilai flow 22 cm berada pada variasi aditif 1%.. Namun pada variasi yang menggunakan aditif, proses pengerasannya lebih cepat dibandingkan dengan variasi normal, dimana penggunaan variasi aditif pengerasannya dalam waktu 12 jam, sementara untuk variasi normal tetap 24 jam. Sedangkan pada benda uji variasi aditif 1,5% dan 2%, tidak memenuhi persyaratan karena terjadinya penyusutan pada benda uji hingga 50% serta tidak terpenuhinya persyaratan density, dimana katergori beton ringan berat jenisnya 800 – 1200 Kg/cm3. Penggunaan atau penambahan zat aditif pada mortar busa dapat dilakukan pada takaran maksimal 1% dari berat semen
Optimasi Pelaksanaan Proyek Jalan Dengan Earned Value Dan Fast Track Desi Yasri; Andi Yuliardi; Randhi Saily
SAINSTEK Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v10i1.13

Abstract

Sei Akar – Bagan Jaya Mayor Rehabilitation Project is located on the Sei Akar – Bagan Jaya road, Indragiri Hilir Regency, Riau Province. Corresponding on the project progress report status up to week 18 or 119 calendar working days, the project has been behind schedules 0.871 % and can lead to project failure. Collaboration of Earned Value Analysis, in time and cost monitoring project performance and Fast-Tracking, in accelerating, overlapping or compressing projects, schedule can be optimized project schedule and prevented from contractual penalties. Earned value analysis forcast additional time for 13 days and cost of Rp. 83.390.308,59 for direct cost, Rp.68.793.391,35 for indirect cost, and Rp.181.614.553,16 for penalties. Implementation of Fast Track in anticipating delays for 13 days, the possibility enclose to Tack Coat activity (42 days) and Asphalt Concrete-Binder Course Work activity (35 days). Both activities have met the rules in the application of fast tracking and have the longest duration. Therefor, has the greatest potential reduction in time.