Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Desain Master Plan Taman Rekreasi Sebagai Upaya Peningkatan Potensi Wisata Berbasis Alam Di Desa Wonokerso Risdanareni, Puput; Dewi, Cynthia Permata; Nindyawati, Nindyawati; Rahayuningsih, Titi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5313

Abstract

Desa Wonokerso yang terletak di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang merupakan sebuah desa dengan topografi yang relative datar. Wilayah desa yang relative datar membuat sebagian lahan desa digunakan sebagai lahan pertanian padi. Dengan letak yang strategis, yang dilalui jalan utama penghubung ke Kepanjen, Desa Wonokerso menjadi area yang cocok untuk pengembangan taman hiburan atau rest area. Peningkatan potensi wisata Desa Wonokerso dengan pembuatan master plan rest area ini telah dimulai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Akan tetapi pengembangan taman rekreasi masih diperlukan, terutama di penambahan kolam renang anak. Oleh karena itu dalam pengabdian wilayah mitra ini, solusi yang ditawarkan adalah pelaksanaan re-desain master plan rest area atau taman hiburan dengan penambahan kolam renang anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masayarakat adalah membuat desain master plan rest area dan kolam renang. Metode yang digunakan adalah model pendampingan partisipatif akan dilakukan dalam proses desain master plan. Warga desa, Bumdes, dan perangkat desa secara aktif dilibatkan dalam proses desain, agar kebutuhan warga terwadahi dengan tepat di dalam desain. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan master plan yang menjadi pedoman oleh masyarakat desa. Selain itu warga, Bumdes maupun perangkat desa menyatakan puas dengan hasil desain master plan taman rekreasi di Desa Wonokerso. 
MEMBANGUN DESA WISATA KEBANGSAAN DENGAN PENDEKATAN KIPAS (KREATIF, INOVATIF, PARTISIPATIF, DAN KOLABORATIF) MENUJU DESA CERDAS, MANDIRI, DAN BERKELANJUTAN Untari, Sri; Hariyono, Agung; Nindyawati, Nindyawati; Bramantya, Alfan; Kurnia Ashshiddieqy, Kanzenna; Ardhana Riswari, Aliyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.849-864

Abstract

Pengembangan desa wisata menjadi suatu tantangan yang kompleks dan menuntut pendekatan yang inovatif serta berorientasi pada partisipasi masyarakat. Artikel ini membahas pengalaman Desa Wonorejo, Situbondo, dalam membangun desa wisata "Kebangsaan" dengan menerapkan pendekatan KIPAS (Kreatif, Inovatif, Partisipatif, dan Kolaboratif). Tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan desa wisata yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan. Sedangkan tujuan kegiatan adalah 1) Pemberdayaan Pemdes dalam membangun kemitraan; 2) Pendampingan dan pelatihan PKK, Karang Taruna, POKDARWIS dalam produksi merchandise, dan home industry; 3) Pendampingan BUMDes dalam mengelola usaha dan mengurus badan Hukum; 4) Pengembangan model desa wisata “Kebangsaan”.  Metode pelaksanaan sosialisasi tentang desa wisata kebangsaan. Fasilitasi dan pendampingan perangkat desa dalam pengembangan kemitraan dengan stakeholders internal dan eksternal. Pendampingan BUMDes dalam penyusunan Rencana Strategis. Pendampingan dan pelatihan PKK, Karang Taruna dan Pok DARWIS dalam membuat merchandise. dan pengembangan model desa wisata kebangsaan untuk menjadi desa cerdas (smart village), mandiri berkelanjutan. Hasil kegiatan mencerminkan pencapaian signifikan dalam Penguatan kapabilitas aparat desa dalam mengembangkan kemitraan secara internal dengan stakeholders lokal dan eksternal dengan perguruan tinggi. BUMDes berbadan Hukum dan mampu membuat rencana strategis. Jangka pendek dan panjang. PKK, Karang Taruna dan PokDarwis dapat membuat merchandise untuk melengkapi cindera mata desa wisata kebangsaan. Model KIPAS (Kreatif, Inovatif, Partisipatif dan Kolaboratif) dapat ditetapkan untuk kemajuan desa wisata kebangsaan.
Efektivitas Strategi Pelatihan Participatory Action Research (PAR) berbasis Corporate Social Responsibility (CSR)Terhadap Performa Hard Skill dan Soft Skill dalam Berwirausaha: Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Utami, Deka; Oktaviani, Herlina Ike; Inawati, Inawati; Yuliani, Katherine Ananda; Prihatmoko, Yulias; Nindyawati, Nindyawati; Sukesi, Keppi; Santosa , Adi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1783

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi pelatihan berbasis Participatory Action Research (PAR) berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) dalam meningkatkan Performa Hard Skill dan Soft Skill warga binaan perempuan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan. Isu utama yang dibahas adalah kurangnya keterampilan berwirausaha dan stigma negatif yang melekat sehingga mempersulit WBP untuk mendapatkan pekerjaan setelah masa pembebasan. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan PAR dengan siklus Perencanaan–Aksi– Observasi – Refleksi. Jumlah sampel terlibat sebanyak 93 responden warga binaan wanita. Program pelatihan dilakukan dengan melibatkan kolaborasi pendidikan tinggi, dunia industri, instansi pemerintahan dan mitra productive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan strategi pelatihan berbasis PAR melalui kolaborasi dengan beberapa mitra, dapat meningkatkan keterampilan hardskill dan softskill dalam berwirausaha. Temuan ini merekomendasikan potensi PAR sebagai strategi efektif untuk memberikan perubahan positif dan pengetahuan kepada warga binaan perempuan (WBP) yaitu dengan cara membekali WBP dengan kompetensi mandiri yang diperlukan untuk reintegrasi ke masyarakat secara sukses.
Ductylity Behavior of Laminated Hollow Section Bamboo Beam-Column Connections with Glue-in-Rod–Bracket System: An Environmentally Friendly Construction Material Solution Achmad Saiful Arifin; Karyadi Karyadi; Nindyawati Nindyawati; Eka Nurul Qomaliyah; Imam Mustofa
Proceeding of the International Conferences on Engineering Sciences Vol. 3 No. 1 (2026): January : Proceeding of the International Conferences on Engineering Sciences
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/iconfes.v3i1.185

Abstract

Wood consumption in Indonesia, which is expected to reach more than 64.84 million m³ by 2025, is putting enormous pressure on forests, as evidenced by the reduction in forest area through the clearing of 96,230 hectares of forest in 2023. To reduce dependence on wood as a building material, alternative materials with comparable physical and mechanical properties are needed. Bamboo, especially laminated bamboo, was chosen because it has high tensile strength, a short harvest time, and abundant availability. This study examines the behavior of hollow section laminated bamboo beam-column connections with a glue-in-rod-bracket system to determine the ductility of the connection under unidirectional (static) loads. An experimental method was used with the independent variables of diameter and number of bolts, while the dependent variables included the moment-rotation of the connection, stiffness, strength, and ductility. The results show that the average ductility values for 4 and 6 thread rods D6, D8, and D10 mostly meet the SNI 1729 (≥1.25) and AISC 360 (rotation >0.03 rad) standards, with classifications ranging from "partially ductile" to "fully elastic." However, the 10-diameter 6-thread rod only achieved a ductility of 1.2, thus failing to meet the SNI standard. Based on the Handbook of Structural Steel Connection Design and Details, all connections fall into the non-seismic category because their ductility values are less than 3. These findings confirm the potential of laminated bamboo as an environmentally friendly construction material, while also providing technical guidelines for the design of non-seismic beam-column connections.
Capillary Imbibition of Concrete Containing Cold Bonded Fly Ash-Based Lightweight Aggregate in a Salt Environment Risdanareni, Puput; Sulton, Mohammad; Nindyawati, Nindyawati; Rosyidi, Ditya Hafidz; Ekaputri, Januarti Jaya; Razak, Rafiza Binti Abd.; Abdullah, Mohd Mustafa Al Bakri
Civil Engineering Dimension Vol. 28 No. 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/ced.28.1.23-33

Abstract

Cold bonded lightweight aggregate generated from fly ash (FA LWA) has become an interesting approach to increase the consumption of fly ash and prevent over-mining of natural aggregate. However, using the cold-bonded hardening method could increase the number of open pores in LWA, making the concrete containing this LWA face an increased risk of degradation due to water ingress. Thus, in this research, the effect of using FA LWA in concrete on the mechanical and transport properties in a salt environment is being investigated. Three aggregate replacement ratios of 0, 50, and 100% were applied, while the salt environment was mimicked with NaCl and Na2SO4 solutions. The results show that the optimum replacement rate of FA LWA was 50%. Regarding the transport properties, exposing concrete to a salt environment (NaCl or Na2SO4) proved to slow down the capillary imbibition rate slightly.