p-Index From 2021 - 2026
7.319
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cosmogov: Jurnal Ilmu Pemerintahan JURNAL ILMU PEMERINTAHAN JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Jurnal Empirika Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ARISTO Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JWP (Jurnal Wacana Politik) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) JURNAL GOVERNANSI Jurnal Agregasi Journal of Humanities and Social Studies Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Moderat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Governance Innovation Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan dan Administrasi Publik International Journal of Demos Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik Cakrawala Repositori Imwi MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan International Journal of Business, Economics, and Social Development Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Government Science (GovSci ) : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik Journal of Law, Poliitic and Humanities Penamas Eduvest - Journal of Universal Studies Research Horizon NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan International Proceedings of Nusantara Raya IIJSE Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Perlindungan Anak Terhadap Kekerasan Anak di Kota Bandung Tahun 2023 Indriani, Rhaisa; Nandang Alamsyah Delianoor; Novie Indrawati Sagita
JOURNAL OF GOVERNMENT SCIENCE Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/govsci.v6i1.102

Abstract

This research analyses the implementation of child protection policies against child abuse in Bandung City in 2023 using qualitative methods and a narrative approach. Data was obtained through in-depth interviews with officials of the Office of Women's Empowerment and Child Protection (DP3A) and the Regional Technical Implementation Unit for Women and Children Protection (UPTD PPA), supported by a literature study. The results showed that the Community-Based Integrated Child Protection (PATBM) program, Senandung Perdana application, and intensive socialization had implemented child protection policies. However, policy implementation faces significant obstacles, such as limited human resources, only 16 counselors and advocates, and inadequate budget allocations. The high number of reported cases of child abuse not only shows the complexity of the problem but also reflects the success of socialization. This research emphasizes the need for continuous evaluation, increased resources, and cross-sector collaboration to ensure child protection policies' overall and sustainable effectiveness in Bandung City.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MANAJEMEN TALENTA DALAM RANGKA REFORMASI BIROKRASI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN KOTA BANDUNG Fathony, M. Ridwan; Muradi, Muradi; Sagita, Novie Indrawati
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 1 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i1.1425

Abstract

Manajemen Talenta dalam pengembangan karier Pegawai Negeri Sipil yang diterapkan di Kota Bandung sampai saat ini belum seutuhnya berjalan sesuai dengan prosedur, indikator dan persyaratan serta kenyataan di lapangan. Banyak faktor dan kepentingan dan jumlah penghasilan yang didapatkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni kualitatif . Pengumpulan data dilakukan teknik wawancara akan digunakan sebagai alat dalam riset kualitatif. informasi yang tidak tercatat dalam dokumen, informasi dari kejadian dan kepribadan yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yakni analisis model interaktif. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dilakukan dengan bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu siklus. Hasil penelitian menunjukan, implementasi kebijakan talenta belum seutuhnya berjalan sesuai dengan prosedur, indikator dan persyaratan serta kenyataan di lapangan. Banyak faktor dan kepentingan dan jumlah penghasilan yang didapatkan.
GOVERNMENT PUBLIC RELATIONS STRATEGY IN ENHANCING THE INSTITUTIONAL IMAGE OF THE HOUSE OF REPRESENTATIVES OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Putra, Tubagus Haikal Gilang Mandala; Sagita, Novie Indrawati; Centia, Selvi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i2.63626

Abstract

The institutional image of the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI) is a crucial element of government administration, as it directly influences political legitimacy, the effectiveness of representative functions, and the quality of state–society relations. This study aims to examine the government public relations strategy of the DPR RI as an integral component of public communication governance in strengthening the image of the legislative institution. Using a descriptive qualitative approach, the research draws on field observations, in-depth interviews, document analysis, and literature review to explore how DPR RI Public Relations performs its strategic role in accordance with principles of public administration and government public relations standards. The findings indicate that the DPR RI’s communication strategy operates through four main instruments: digital communication, public information disclosure services through the Information and Documentation Management Officer (PPID), public education programs, and media relations. These instruments are implemented using the RACE (Research, Action, Communication, Evaluation) model as an operational framework for planning, executing, and evaluating public communication. Furthermore, the strategy reflects the Dynamic Government paradigm, particularly in terms of thinking ahead, thinking across, thinking again, and digital adaptation, emphasizing institutional adaptability, cross-unit coordination, and organizational learning. However, the study also identifies persistent challenges, including limited human resources, underdeveloped communication standard operating procedures, and high exposure to negative media coverage. Therefore, strengthening governance-based public relations strategies, enhancing communication capacity, and modernizing the digital ecosystem are essential to building a more credible, accountable, and sustainable institutional image of the DPR RI.
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK UNGGULAN DAERAH (PUD) UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING DAERAH YANG BERKELANJUTAN Sagita, Novie Indrawati; Taryana, Agus; Parulian, Rambey Solihin; Herviani, Dini; Mahendrawati, Laela; Centia, Selvi; Fitriya, Rifa Shakira
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 9, No 1 (2026): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v9i1.69894

Abstract

Pengembangan produk unggulan menggambarkan kemampuan daerah untuk memproduksi suatu produk, menciptakan nilai, memanfaatkan sumber daya secara nyata, meningkatkan produktivitas dan investasi. Metode analisis untuk menentukan produk unggulan didasarkan pada hasil analisis overlay basis ekonomi (LQ dan DLQ) dan analisis Shift Share. Berdasarkan hasil penelitian, ada tiga sektor unggulan di Kabupaten Bandung Barat, yaitu pertanian, industri pengolahan, dan jasa. Ketiga sektor tersebut memerlukan fokus strategi pengembangan, yaitu Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, Peningkatan Infrastruktur, Peningkatan Kolaborasi dan Kapasitas Kelembagaan, Pemanfaatan Teknologi, dan Hilirisasi Produk Pertanian serta Inovasi Industri Pengolahan. Hasil penelitian produk unggulan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya daerah dan mengembangkan berbagai program dan kebijakan untuk memaksimalkan potensi sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara keseluruhan. The development of superior products describes the ability of the region to produce a product, create value, utilize resources in a real way, increase productivity and investment. The analysis method for determining superior products is based on the results of the economic base analysis overlay (LQ and DLQ) and Shift Share analysis. Based on the results of the research, there are three leading sectors in West Bandung Regency, namely agriculture, processing industry, and services. The three sectors require a focus on development strategies, namely Strengthening Human Resources Capacity, Improving Infrastructure, Increasing Collaboration and Institutional Capacity, Utilizing Technology, and Downstreaming Agricultural Products and the Processing Industry Innovation. The results of research on superior products can be a reference for the West Bandung Regency Government to optimize regional resource management and develop various programs and policies to maximize potential so as to support economic growth and overall regional development.
Evaluation of Village Fund Management Policy in Poverty Alleviation in Majalengka Regency Aay Kandar Nurdiansyah; Nandang Alamsah Deliarnoor; Novie Indrawati Sagita; Risma Pitriani Nuryana
Research Horizon Vol. 6 No. 1 (2026): Research Horizon - February 2026
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.6.1.2026.1025

Abstract

This study is motivated by the critical role of village funds in enhancing community welfare and alleviating poverty in Indonesia. The study aims to evaluate the effectiveness of village fund management in poverty alleviation efforts in Majalengka Regency using policy evaluation criteria. Employing a qualitative research approach with a descriptive design, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving village government officials, village institutions, and community members. Data analysis was conducted using William Dunn’s policy evaluation framework, which encompasses six criteria: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The findings indicate that the management of village funds has generally been effective, with programs such as infrastructure development, direct cash assistance, food security initiatives, community empowerment, and the development of village-owned enterprises contributing to improved welfare and poverty reduction. The criteria of effectiveness, efficiency, adequacy, responsiveness, and appropriateness were assessed as satisfactory, whereas equity requires further attention due to the uneven distribution of benefits. The study highlights the need for more equitable distribution and inclusive community participation to strengthen the long-term impact of village funds, ensuring that their management is sustainable and fosters inclusive local development.
Governance fragmentation and accountability vacuum in palm oil transportation: Evidence from a rural village in Indonesia Efendi, Hartatik; Muradi, Muradi; Sagita, Novie Indrawati
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 10 No. 1 (2026): April (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v10i1.43975

Abstract

Palm oil transportation in rural Indonesia generates significant environmental and social impacts that extend beyond cultivation-phase concerns. In Telaga Arum Village, North Kayong Regency, West Kalimantan, intensive truck traffic has degraded village roads, disrupted drainage systems, and constrained community mobility. This study examines how governance arrangements shape the management of these impacts at the village level. Using a qualitative case study design, data were collected over a 14-day field period (January–February 2026) through semi-structured interviews with twelve key informants representing village government, district authorities, palm oil companies, and community members, complemented by field observation and document analysis. Thematic analysis identifies four recurring governance patterns: (1) absence of binding accountability mechanisms for infrastructure maintenance, evidenced by repeated but unanswered formal repair requests; (2) community participation limited to deliberation forums without documented action plans or follow-up authority; (3) restricted transparency regarding operational agreements between companies and government; and (4) unpredictable intervention patterns driven by social or political pressure rather than stable regulatory frameworks. These findings demonstrate that infrastructure degradation is not solely a technical issue but reflects an “accountability vacuum,” defined as a governance condition in which multiple actors are formally present but none hold enforceable responsibility due to fragmented authority and jurisdictional ambiguity. This concept advances environmental governance analysis by distinguishing situations of distributed but non-binding responsibility from more general forms of weak enforcement or coordination failure. The study concludes that improving governance requires institutional reforms that clarify intergovernmental responsibilities, establish binding corporate obligations for the use of public infrastructure, and strengthen participatory mechanisms by linking community input to decision-making authority. The findings contribute to broader debates on local environmental governance by showing how global commodity logistics produce localized governance gaps in rural contexts.   Aktivitas transportasi kelapa sawit di wilayah perdesaan Indonesia menimbulkan dampak lingkungan dan sosial yang signifikan yang melampaui isu pada tahap budidaya. Di Desa Telaga Arum, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, intensitas lalu lintas truk yang tinggi menyebabkan kerusakan jalan desa, gangguan sistem drainase, serta pembatasan mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tata kelola memengaruhi penanganan dampak tersebut di tingkat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan selama periode lapangan 14 hari (Januari–Februari 2026) melalui wawancara semi-terstruktur dengan dua belas informan kunci yang mewakili pemerintah desa, pemerintah daerah, perusahaan kelapa sawit, dan masyarakat, serta dilengkapi dengan observasi lapangan dan analisis dokumen. Analisis tematik mengidentifikasi empat pola utama tata kelola: (1) ketiadaan mekanisme akuntabilitas yang mengikat dalam pemeliharaan infrastruktur, yang ditunjukkan oleh pengajuan permintaan perbaikan yang berulang namun tanpa respons formal; (2) partisipasi masyarakat yang terbatas pada forum musyawarah tanpa rencana aksi dan tindak lanjut yang mengikat; (3) keterbatasan transparansi terkait kesepakatan operasional antara pemerintah dan perusahaan; serta (4) pola intervensi yang tidak dapat diprediksi dan lebih dipengaruhi oleh tekanan sosial atau politik daripada kerangka regulasi yang stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa degradasi infrastruktur tidak semata-mata disebabkan oleh faktor teknis, melainkan mencerminkan adanya “kekosongan akuntabilitas” (accountability vacuum), yaitu kondisi tata kelola di mana berbagai aktor secara formal terlibat, tetapi tidak ada pihak yang memiliki tanggung jawab yang mengikat akibat fragmentasi kewenangan dan ambiguitas yurisdiksi. Konsep ini memperluas analisis tata kelola lingkungan dengan membedakan kondisi tanggung jawab yang tersebar namun tidak mengikat dari bentuk kegagalan tata kelola lainnya seperti lemahnya penegakan atau kegagalan koordinasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan tata kelola memerlukan reformasi kelembagaan yang menegaskan pembagian kewenangan antar level pemerintahan, menetapkan kewajiban perusahaan yang mengikat dalam penggunaan infrastruktur publik, serta memperkuat mekanisme partisipasi dengan menghubungkan aspirasi masyarakat dengan otoritas pengambilan keputusan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kajian tata kelola lingkungan lokal dengan menunjukkan bagaimana rantai pasok komoditas global menghasilkan kesenjangan tata kelola di tingkat perdesaan. 
Keterkaitan Struktur Organisasi Berbasis Tim Kerja dengan Kualitas Pelayanan Publik pada Unit Pelaksana Teknis Daerah di Jawa Barat Azi, Julli Dwi; Deliarnoor, Nandang A.; Sagita, Novie Indrawati
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh struktur organisasi terhadap pelayanan publik di Unit Pelayanan Terpadu Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bandung I Rancaekek tahun 2022-2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui survey dengan melibatkan 400 sampel dari jumlah populasi 539.573. Teknik analisis yang digunakan yakni melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Hasil analisis korelasi spearman menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara variabel struktur organisasi berbasis tim kerja dengan pelayanan publik. Hal ini ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,844 dan nilai signifikansi < 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan searah yang sangat signifikan secara statistik antara struktur organisasi berbasis tim kerja dengan pelayanan publik. 2) Hasil desktiptif menunjukan bahwa rata-rata persepsi responden terjadap struktur organisasi berbasis tim kerja bedapa pada angka 63,30 dari skala maksimum 75. Dengan nilai minimum 34 dan maksimum 75, ini menunjukan bahwa secara umum responden menilai penerapan struktur organisasi berbasis tim kerja telah berjalan cukup baik di UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bandung I Rancaekek.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Aay Kandar Nurdiansyah Adinda FA, Jovanscha Qisty Adinda, Jovanscha Qisty Afifah, Dian Fitriani Afifah, Salli Nur Agus Taryana Ainaa Maulidya Zahra Anggarwati, Aryn Putri Aprilia, Fitriyani Apriyani, Sinta Azhara, Ratu Raisya Aghnia Azi, Julli Dwi Azkiya, Hafidha Br Barus, Lidya Yuninda Bubun, Hermenegildo Cahyono Cahyono Choirunnisa, Indah Sevtyaning Dariesta, Theresia Jasmine Dede Sri Kartini Deliarnoor, Nandang A. Deliarnoor, Nandang Alamsah Desi Yunita Devitasari, Rivanti Diah Fatma Sjoraida Dini Yuliani Efendi, Hartatik Fathony, M. Ridwan Fatmawati, Siti Sarah Fitriya, Rifa Shakira Gun Gun Gunawan, Gun Gun Hakim, Tiyan Rahmanul Hasanah, Ayunia Herviani, Dini Ibrahim Ibrahim Ibrahim Indriani, Rhaisa Ismail, Febriadi Jajang Sutisna Jessi Lea Febrian Kartini, Dede Sri Krishna, Izha Ayu Lidya Yuninda Br Barus Lintang Hanum Sulistyowati Mahendrawati, Laela Maya Novita Sari Meli Savitri Winata Mubai, Nahdatun Nisa Mulyadi, Annisa Meidina Mulyawan , Rahman Muradi - Nahdatun Nisa Mubai Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Alamsah Deliarnoor Nandang Alamsyah Delianoor Nandang Nandang Nisa Azizah Novita Sari, Maya Parulian, Rambey Solihin Putra, Tubagus Haikal Gilang Mandala Rahman Mulyawan Ramli, Dady Ria Arifianti Ripka Hawar, Angela Risma Pitriani Nuryana Rizki Ananda Ramadhan S. Kunto Adiwibowo Sabrina, Vania Vinka Samugyo Ibnu Redjo Sandjaya, Teguh Sari, Anisa Putri Sekarwati, Siti Fadias Selvi Centia Senmei Wardhatul Nur Simbolon, Sherly Desinta Sinta Apriyani Trisnati, Dinda U. Tria Andari Ufa Anita Afrilia Utang Suwaryo Utang Suwaryo Windra, Pirma Wisnumulya, Dicky Zakaria, Muhammad Aldodo Zamzami, Mochamad Fachri Rizky Zuliyantini, Zuliyantini