Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Media Cerita Rakyat terhadap Minat Membaca Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Sokaraja: The Effect of Folktale Media on the Reading Interest of Grade X Students at SMA Negeri 1 Sokaraja Dellya Raraswati; Laily Nurlina; Eko Muharudin; Isnaeni Praptanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2909

Abstract

Rendahnya minat membaca siswa masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menghadirkan kegiatan membaca secara menarik, kontekstual, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh media cerita rakyat terhadap minat membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Sokaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe pretest-posttest control group design. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan media cerita rakyat dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui angket minat membaca dengan indikator perhatian terhadap bacaan, rasa senang membaca, motivasi membaca, kebiasaan membaca, dan dorongan membaca mandiri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan minat membaca lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, media cerita rakyat efektif meningkatkan minat membaca siswa.
Wujud Patologi Sosial dalam Film Gundala Karya Joko Anwar: Kajian Psiko-Sosiologi Sastra Panji Aqsodewo Prayogo; Eko Muharudin
TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/titikdua.v5i3.76967

Abstract

The purpose of this study is to identify forms of social pathology represented in films and analyse their meaning in the social and psychological context of the characters. This study uses a qualitative descriptive method with content analysis techniques. The research data consists of excerpts from scenes and dialogues containing deviant speech and actions, with a primary focus on the characters in the film Gundala. The analysis process was carried out briefly in three stages, namely identifying relevant scenes, grouping the data according to Kartono's social pathology categories, and then interpreting their meaning within the social and psychological framework of the characters. The results show that the film Gundala displays various forms of social pathology such as deviation and differentiation, sociopathy, corruption, criminality, and mental disorders that are relevant to the reality of Indonesian society. Psycho-sociological literary analysis confirms that the representation of deviant behaviour not only serves as the backdrop for the story, but also as a social critique of the nation's problems. Thus, the film Gundala not only serves as a medium of entertainment, but also as a means of moral reflection that raises awareness about the impact of social pathology on social life.