Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Nilai Filosofis Tradisi Temu Manten Pada Prosesi Pernikahan Adat Jawa Milanguni, Ambaristi Hersita; Yohanes, Budinuryanta; Udjang Pairin; Anas Ahmadi
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i1.6190

Abstract

Upacara pernikahan tidak hanya sekadar sebuah pesta yang menampilkan hiburan dan sajian makanan yang nikmat. Akan tetapi, sebuah upacara pernikahan memiliki makna dan doa untuk kedua pengantin serta keluarga dari kedua mempelai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi pernikahan adat Jawa khususnya pada tradisi temu manten. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan makna filosofis di bali tradisi temu manten dan uborampe yang digunakan pada prosesi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa tata cara dan perlengkapan tradisi temu manten yang dilakukan oleh masyarakat Jawa. Sumber data pada penelitian ini didapatkan dari observasi upacara penikahan masyarakat suku Jawa. Terdapat tujuh prosesi yang dilakukan pada tradisi temu manten ini, yaitu Iring-Iringan Pengantin, Balangan Gantal, Wiji Dadi, Sindur, Dulangan, Kacar- Kucur, dan Sungkeman. Semua prosesi tersebut memiliki makna dan doa agar pengantin mendapatkan perlindungan serta dapat hidup berdampingan dengan sejahtera. Selain itu, uborampe yang digunakan dalam temu manten ini menandakan bahwa masyarakat Jawa menginginkan seorang anak yang berumah tangga menjalankan rumah tangganya dengan penuh ketaatan, tanggung jawab, terbebas dari marabahaya, dan tetap hormat kepada orang tua meski sudah berumah tangga
Pengenalan Tembang Dolanan melalui Dongeng Interaktif bagi Siswa Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) Juniarti, Anugrah Putri; Pairin, Udjang; Surana, Surana; Wijoyanto, Danang; Istantiani, Meinita
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3561

Abstract

This community service activity aims to introduce Javanese folk songs to students at the Indonesian School of Johor Bahru (SIJB) through interactive online and face-to-face storytelling. The online learning sessions were conducted via Zoom from October 6–21, 2024 (ten sessions) and face-to-face on October 22, 2024. The fairy tale titled “Kancil lan Pak Tani” was modified to include the song Gundhul gundhul Pacul, with the hope of strengthening understanding of cultural and moral values. Observations showed excellent student enthusiasm, the ability to sing the song in 10 sessions, and an increase in understanding of moral meanings and Javanese vocabulary. Partner teachers stated that this activity enriched cultural learning and supported plans for a performance at the “Wonderful Nusantara” event in Malaysia. These findings indicate that interactive storytelling-based cultural learning is an effective strategy in a cross-border context. Recommendations for further activities include the development of digital modules and training in other folk songs.
INOVASI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN APLIKASI KAHOOT! Febriani, Lilis; Pairin, Udjang; Indarti, Titik
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.13.2.33-44

Abstract

Di era digital saat ini, integrasi teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Namun, di banyak sekolah, evaluasi pembelajaran masih dilakukan dengan metode konvensional yang kurang menarik dan kurang efektif dalam mengukur pemahaman siswa secara menyeluruh. Penelitian ini mengembangkan media evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis aplikasi Kahoot! khusus untuk materi teks prosedur bagi siswa kelas VIII SMP ITAQ, menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media evaluasi berbasis Kahoot! secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata meningkat dari 77 pada evaluasi konvensional menjadi 85, serta keterlibatan siswa yang lebih aktif dan motivasi yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Validasi ahli menunjukkan media ini layak dan efektif dengan skor validasi materi 80% dan media 84,5%. Media ini juga memberikan umpan balik instan yang membantu siswa memperbaiki pemahaman secara langsung, sehingga proses evaluasi tidak hanya sebagai pengukuran, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan mengisi kesenjangan pada pengembangan media evaluasi berbasis gamifikasi yang terintegrasi dengan model pengembangan 4D secara sistematis, khususnya untuk materi teks prosedur yang jarang mendapat perhatian khusus. Keunikan lain terletak pada penerapan yang kontekstual di SMP ITAQ sebagai studi kasus nyata, sehingga hasilnya relevan dan aplikatif dalam konteks pembelajaran nyata. Implikasi praktis dari temuan ini adalah guru dapat mengadopsi media evaluasi ini sebagai alternatif metode penilaian yang efektif dan menarik, serta dapat diperluas untuk materi dan jenjang pendidikan lain guna mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif di era digital.
IMPLEMENTASI MEDIA PLATFORM KNOWT DALAM PEMAHAMAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN KELAS 5 SD Puspa Widuri, Ananda Wahyu; Pairin, Udjang; Indarti, Titik
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13621

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan media pembelajaran digital lebih diminati oleh peserta didik generasi 5.0. hal ini dikarenakan terbiasanya peserta didik dalam melibatkan gawai pada kehidupan sehari – hari. Fokus dari penelitian ini adalah penggunaan media digital dalam pembelajaran kosakata Belajar Mandarin, khususnya Platform Knowt. Metode pada penelitian ini berupa kualitatif deskriptif serta menggunakan Grounded Theory sebagai dasar analisa kebutuhan belajar siswa. Teknik pengumpulan data berupa pengisian Kuisioner digital, observasi partisipatif siswa kelas 5 SD Kr. Filadelfia, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini Seluruh siswa setuju sepenuhnya jika pembelajaran yang berkaitan dengan teknologi sangat menarik, dan 81% dari mereka mengatakan bahwa pembelajaran kosakata Mandarin sangat efektif dengan Platform Knowt. Selain itu, sepenuhnya siswa setuju jika penggunaan Platform Knowt membantu mengingat, memahami, dan menghafal kosakata Mandarin dan memahami artinya.