Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Aplikasi Kompos Limbah Bawang Dayak dan FMA untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy di Tanah Gambut: Application of Dayak Onion Waste Compost and AMF to Increase the Growth and Yield of Pakcoy in Peat Soil Juan Fery; Abdul Syahid; Titin Apung Atikah; Rahmawati Budi Mulyani; Wahyu Widyawati; Yekti Sri Rahayu; Ruben Tingting S
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 15 No. 3 (2024): Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI)
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jhi.15.3.147-154

Abstract

This research aims to study the effect of providing Dayak onion harvest waste compost and Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) to increase the growth and yield of pak choy in inland peat soil. The method used a Completely Randomized Design (CRD), a 4x4 factorial pattern, and 3 replications. First factor=Dayak onion harvest waste compost (0, 10, 20, 30 ton ha-1). Second factor dose (0, 2, 4, 6 ton ha-1). The interaction treatment of the waste compost at a dose of 20 tons ha-1 and AMF at a dose of 6 tons ha-1 had a significant effect on the growth of the number of leaves at 21 DAS. The waste compost at a dose of 30 tons ha-1 and AMF at a dose of 4 tons ha-1 had a significant effect on plant dry weight. Providing the waste compost at a dose of 30 tons ha-1 had a significant effect over other treatments. At a dose of 20 tons ha-1, it had a significant effect on root length. AMF did not differ significantly in plant height, number of leaves at 14, 21, and 28 DAS, leaf area, plant fresh weight, and plant dry weight. Keywords: Brassica rapa L., compost dosage, harvest waste compost, Completely Randomized Design (CRD), inland peat soil
Pelatihan Pemilahan Sampah dan Pemanfaatan Sampah Anorganik Untuk Craft Dengan Prinsip Do It Yourselft (DIY) Pada Kelompok Milenial Kota Palangka Raya Nurwati, Solikah; Mulyani, Rahmawati Budi; Romiaty; Rahmiati; Ulfah, Sri Mujiarti; Zulaika, Tatik; Sarie, Fatma
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i2.9199

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini difokuskan kepada kelompok milenial yang dipilih berasal dari mahasiswa semester akhir Universitas Palangka Raya. Berdasarkan hasil wawancara sebelum kegiatan pelatihan diperoleh gambaran bahwa  1). Mahasiswa semester akhir selain  fokus pada penyelesaian tugas akhir atau skripsi, cukup banyak waktu luang yang belum termanfaatkan dengan baik, sehingga mereka menginginkan kegiatan seperti pelatihan yang mampu menumbuhkan daya kreasi dan jiwa wirausaha, 2). Banyaknya limbah berupa sampah anorganik di sekitar tempat tinggal mereka yang dibuang sembarangan dan mengotori lingkungan, 3) Mahasiswa belum pernah mengikuti pelatihan bagaimana memilah sampah serta memanfaatkan sampah anorganik untuk dibuat craft (kerajinan) yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat menambah penghasilan.  Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan dari kegiatan Abdimas ini adalah untuk memberikan pelatihan memilah sampah dan memanfaatan sampah anorganik untuk craft dengan prinsip do it yourselft (DIY) pada kelompok mahasiswa mewakili generasi milenial Kota Palangka Raya. Metode kegiatan menggunakan presentasi materi terkait cara pemilahan sampah dan praktek secara langsung pembuatan craft dari limbah sampah anorganik. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi diperoleh gambaran bahwa kegiatan pelatihan pemilahan sampah dan pemanfaatan sampah anorganik untuk craft dapat berjalan dengan baik dan berhasil, seluruh peserta (100%) menyatakan penjelasan materi dan pelatihan  praktek pembuatan craft mudah di pahami, dimana seluruh peserta menyatakan puas atas pelatihan yang diberikan. Setelah pelatihan, seluruh peserta merasakan manfaat pelatihan dapat meningkatkan produktivitas diri dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sehingga peserta berminat untuk berwirausaha dibidang kerajinan tangan (handicraft).
PERMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PEMBUATAN ECO ENZYME UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI Aziz, Fadhila; Chotimah, Hastin Ernawati Nur Chusnul; Mulyani, Rahmawati Budi; Lestari, Ria Windi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20850

Abstract

Abstrak: Kelurahan Kalampangan sebagai sentra pertanian di Kota Palangka Raya memiliki permasalahan dalam pemanfaatan limbah pasca panen sayur dan buah yang tidak layak jual. Limbah tersebut dibiarkan menumpuk tanpa diolah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pembuatan eco enzyme menggunakan bahan dasar sampah organik limbah pasca panen dari Kelompok Wanita Tani (KWT) kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KTW dalam pembuatan eco enzyme. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2023 dengan melibatkan oleh 17 orang peserta. Metode yang digunakan dalam penyuluhan dan pelatihan berupa penyampaian materi tentang eco enzyme, cara pembuatan dan manfaat serta aplikasi hasil eco enzyme ke lapangan sebagai pupuk organik, diskusi, praktik dan evaluasi pelaksanaan kegiatan berdasarkan hasil analisis 8 pertanyaan kuesioner pra dan pasca pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan peserta dalam pembuatan eco enzyme (dari 5,88% menjadi 100%). Seluruh peserta (100%) juga tertarik membuat di rumah dan mengaplikasikan hasil eco enzyme ke lingkungan sekitar.Abstract: Kalampangan village as an agricultural center in Palangka Raya City has a problem in utilizing vegetables and fruits post-harvest waste that is not worth to selling. The post-harvest waste is left to accumulate without being processed. To overcome this problem, a community services activity was carried out to produce eco enzyme using the basic ingredients of post-harvest waste from the Kalampangan Village Women Farmers Group (KWT) of Palangka Raya City. This community service aimed to improve the knowledge and skills of KTW in produce eco enzyme. This activity was carried out in September 2023 involving 17 participants. The method used in counseling and training is in the form of delivering material about eco enzyme, how to make and the benefits and application of eco enzyme results to the field as organic fertilizer, discussion, practice and evaluation of the implementation of activities based on the results of the analysis of 8 pre and post training questionnaires. The results of this community services activity showed an increase in participants' knowledge, understanding and skills in making eco enzyme (from 5.88% to 100%). All participants (100%) were also interested in making at home and applying the results of eco enzyme to the surrounding environment.  
Coaching Clinic Teknik Dasar Fotografi untuk Mendukung Dokumentasi Penelitian Mahasiswa: Coaching Clinic Basic Photography Techniques to Support Student Research Documentation Mulyani, Rahmawati Budi; Melhanah, Melhanah; Asi, Yanetri; Djaya, Adrianson Agus; Saraswati, Dewi; Pandriyani, Pandriyani; Wardhana, Vinsen Willi; Suhardi, Suhardi; Suryani, Julia Nanda; Manullang, Arnoldus J. B.
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10447

Abstract

Visual documentation is an essential part of the data collection process in scientific research. Documentation can help data become more understandable and unambiguous. An effective visualization can strengthen the credibility of the data, facilitate readers' or audiences' understanding of the research context, and support the validity of field or laboratory observations. Based on initial observations and informal interviews with several final-year students, it was found that most lacked basic photography skills, especially in scientific documentation. Therefore, a photography technique coaching clinic was conducted by the Community Service Team, the Agrotechnology Student Association of Palangka Raya University, and the Indonesian Phytopathology Association of Central Kalimantan Regional Command. The aim was to improve students' knowledge and skills in scientific documentation photography. The method used was blended learning (theory and direct practice), along with pre-test and post-test questionnaires. The training results showed a significant increase in participants' understanding of basic photography techniques. Knowledge of photo composition increased to 87.8%, the use of light and shooting angles to 96.9%, optimal use of photographic equipment to 90.3%, and the preparation of visual documentation in research reports to 86.2%. This indicates that participants no longer view photography as merely a supplement but as an integral part of the process of recording data, analyzing, and presenting results scientifically and communicatively.