Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VII-D PADA MATERI SEGITIGA SIKU-SIKU DI SMPN 1 PAMONA UTARA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER: Profile Of Problem Solving Of Class VII-D Students On Right Triangle Material At SMPN 1 Pamona Utara Viewed Through Gender Differences Borosi, Miranda Adhitya; Pathuddin; Paloloang, Baharuddin
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 11 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to have a describe the mathematical problem solving profile of class VII-D students at SMPN 1 Pamona Utara on right triangle material in terms of gender differences. The subjects in this research were class VII-D students at SMPN 1 North Pamona, consisting of 1 boy and 1 girl with high mathematical abilities. The results of this research show that (1) The male student subject's problem solving profile can understand the problem by determining what is asked and known. However, SL did not write down the complete information obtained on the answer sheet. SL can plan problem solving by determining appropriate problem solving strategies. At the implementation stage, the SL problem solving plan can be implemented according to the determined strategy. At the re-checking stage, SL did not re-check the explanation. SL can draw conclusions from the results of problem solving but does not write them on the answer sheet. (2) Female students' problem solving profile can understand the problem by determining what is asked and known and writing it on the answer sheet. SP can plan problem solving by determining appropriate problem solving strategies. At the implementation stage, the SP problem solving plan can be implemented according to the determined strategy. At the re-checking stage, SP did not re-check the explanation. SP can draw conclusions from the results of problem solving but does not write them on the answer sheet.
PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 2 MARAWOLA Maryam; Paloloang, Baharuddin
Aksioma Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i1.54

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan pendekatan Realitic Mathematic Education (RME) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 2 Marawola. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan McTaggart, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar siswa melalui tahap-tahap RME: (1) memahami masalah kontekstual, (2) menyelesaikan masalah kontekstual, (3) membandingkan, (4) mendiskusikan jawaban serta menyimpulkan. Kata Kunci:Realistic Mathematic Education(RME), hasil belajar, penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar.
PROFIL KEMAMPUAN SISWA MENENTUKAN JARAK DUA BIDANG DI RUANG DIMENSI TIGA BERDASARKAN TINGKAT KEMAMPUAN MENYELESAIKAN TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA DI SMA AL-AZHAR PALU Rian Bariansyah; Baharuddin Paloloang; Baso Amri
Aksioma Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i1.120

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah jarak dua bidang di ruang dimensi tiga berdasarkan tingkat kemampuan menyelesaikan try out ujian nasional matematika di SMA Al-Azhar Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini dipilih dengan menggunakan Pedoman Acuan Normatif. Subjek penelitian ini sebanyak tiga siswa yang dipilih dari kelas XII IPA yaitu masing-masing satu siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada tahap memahami masalah subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah menyajikan hal yang diketahui dan ditanyakan soal. (2) tahap merencanakan pemecahan masalah subjek berkemampuan matematika tinggi adalah menyajikan masalah ke dalam bentuk gambar dan menentukan jarak yang merupakan garis yang tegak lurus antara bidang AFH dan BGD. Sedangkan subjek berkemampuan matematika sedang dan rendah hanya menyajikan masalah ke dalam bentuk gambar. (3) pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah subjek berkemampuan matematika tinggi mampu melaksanakan rencana pemecahan masalah sesuai dengan rencana yang telah dipaparkan. Sedangkan subjek berkemampuan matematika sedang dan rendah tidak mampu memecahkan masalah yang diberikan. (4) pada tahap memeriksa kembali, subjek berkemampuan matematika tinggi memeriksa langkah-langkah pengerjaannya. Sedangkan subjek berkemampuan matematika sedang dan rendah tidak memeriksa kembali jawaban karena tidak menemukan jawaban dari permasalahan yang diberikan. Kata Kunci: Kemampuan pemecahan masalah, Jarak dua bidang di ruang dimensi tiga Abstrack: This research aimed at describing the ability of students to solve problems within the two fields in three-dimensional space Based on the Result of the National Mathematics Examination Try Out at SMA Al-Azhar Palu. The levels are high, medium and low proficiencies. This research is a qualitative research. The subject was chosen by using Normative Guidelines. The subject used in this research was three students who are represent each of the three levels of mathematic proficiency taken from grade XII IPA. The results show that the subject with high proficiency were (1) at the stage of understanding the subject matter of mathematics capable of high, medium and low presents what is known and questioned about. (2) planning stage capable subject math problem solving high is presenting problems in the form of images and determines the distance that a line perpendicular to the field of AFH and BGD. While the subject of medium and low math ability only present a problem in the form of images. (3) at the stage of implementing a plan subject problem solving ability capable of executing high math problem-solving plan in accordance with the plans that have been presented. While the subject of medium and low math ability was not able to solve the given problem. (4) at the stage of checking back, a subject capable of high mathematics checking measures workmanship. While the subject of medium and low math ability did not check back the answer because they do not find the answer to the problems given. Keywords: Problem Solving Ability, Distance of Two Areas in Three-Dementional Space
PROFIL BERPIKIR SISWA KELAS VIII SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA ALJABAR BERPANDU PADA TAKSONOMI SOLO DITINJAU DARI TINGKAT MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA Meriyana; Marinus B. Tandiayuk; Baharuddin Paloloang
Aksioma Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i2.130

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan profil berpikir siswa kelas VIII SMP dalam menyelesaikan soal cerita aljabar berpandu pada taksonomi SOLO ditinjau dari tingkat motivasi belajar matematika tinggi dan rendah. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Tombusabora. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian diambil dua siswa dari 20 siswa kelas VIII yang mengikuti tes skala motivasi belajar matematika kemudian mengerjakan tes superitem. Siswa dikelompokkan dalam dua yakni siswa motivasi belajar matematika tinggi dan rendah. Setiap tingkat motivasi belajar matematika diwakili oleh satu siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil berpikir subjek dengan motivasi belajar matematika tinggi berada pada level berpikir unistruktural, multistruktural, relasional dan abstrak yang diperluas. Sedangkan profil berpikir subjek dengan motivasi belajar matematika rendah berada pada level berpikir unistruktural, multistruktural dan relasional. Kata kunci: Profil berpikir, soal cerita aljabar, taksonomi SOLO, motivasi belajar matematika. Abstract: This research aims to explain thinking profile of the VIII graders of SMP in finishing story aljabar exercises based on taksonomi solo, considerated of the level of students’ motivation to learn math in high and low category. The subjects were students of class VIII SMP Negeri 1 Tombusabora.The kind of this research is descriptive research with qualitatif approach. The subject of this research was taken two of twenty students who joined the test. The students were classified in two categories, those were students who high motivation and students who low motivation in learning math. Every category was represented by one student. The result of this research shows that thinking profile of the subject with high motivation in learning math be on unistructural, multistructural, relational and abstract level which expanded. While thinking profile subject with low motivation be on unistructural thinking, multistructural, and relational level. Keywords: Profile of thinking, story algebra exercise, SOLO taxonomy, motivation in learning math.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI MODEL TERPADU MADANI PALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BALOK I Made Agus Sutriadi; Baharuddin Paloloang; Bennu, Sudarman
Aksioma Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i2.149

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu dalam menyelesaikan soal cerita luas permukaan dan volume balok berdasarkan tingkat kemampuan matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Taufik Ismail SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu yang berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Data dikumpulkan dengan cara metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika tinggi, yaitu SN dapat mengklarifikasi, mengasesmen, menginferensi, dan men-strategi permasalahan. Subjek berkemampuan matematika sedang, yaitu DW hanya dapat mengklarifikasi dan mengasesmen permasalahan, dan subjek berkemampuan matematika rendah, yaitu NK hanya dapat mengklarifikasi permasalahan. Kata Kunci: Profil, Berpikir Kritis, Luas Permukaan dan Volume Balok. Abstrack: This research aims to obtain a description of students critical thinking ability of class VIII Students of SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu in solving the story of surface area and volume of a rectangular prism based on the level of mathematical ability of the students. The type of this research is qualitative research. The subject of this research is the students of class VIII Taufik Ismail SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu who have high, medium and low math ability. Data were collected by test method and interview. The results of this study indicate that subjects with high math ability, namely SN can clarify, assess, inference, and problem-solving strategies. Subjects with medium math ability, namely DW can only clarify and assess problems, and the subject of low math ability, namely NK can only clarify the problem. Keywords: Profile, Critical thinking, Surface Area and Rectangular Prism Volume.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA UNTUNG DAN RUGI DI KELAS VII SMP NEGERI 2 TANANTOVEA Triana Meida Sari; Idris, Mustamin; Baharuddin Paloloang
Aksioma Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i1.186

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanantovea dalam menyelesaikan soal cerita untung dan rugi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian tindakan kelas Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tanantovea pada materi untung dan rugi melalui tahap-tahap sebagai berikut : (1) Think, pada tahap ini guru memberikan soal dalam bentuk cerita mengenai materi untung dan rugi. Setelah itu siswa membaca dan memahami isi soal dalam LKPD, kemudian membuat catatan kecil secara individu sebagai panduan mempermudah diskusi pada tahap berikutnya; (2) Talk, pada tahap ini siswa mengerjakan soal dalam LKPD secara berkelompok, siswa berdiskusi dengan teman kelompoknya membahas isi catatan kecil yang dibuatnya pada tahap think, sehingga dapat menghasilkan solusi atas soal yang diberikan; (3) Write, pada tahap ini siswa diarahkan untuk membuat kesimpulan dari hasil diskusi ke dalam bentuk tulisan. Siswa menuliskan kesimpulan hasil diskusi dari tahap talk. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write; Hasil Belajar; Untung dan Rugi. Abstract: The objective of this research is to get a description of the appliction of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) type in an effort to improve the learning outcomes of student of VII 2 Junior High School Tanantovea in solving the story of profit and loss. This type of research is a classroom action research. This research program is refers to the design of classroom action research from Kemmis and Mc. Taggart model that is (1) planning, (2) implementation of action, (3) observation and (4) reflection. This study was conducted in two cycles. The results of this research indicate the application of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) type can improve student learning outcomes class VII 2 Junior High School Tanantovea in the material profit and loss through the stage as follows: (1) Think, at this stage the teacher gives the problem in the from of stories about the material profit and loss. Afterwards the student read and understand the content of the questions in LKPD, then make individual notes as a guide to facilitate discussion at a latter stage; (2) Talk, at this stage students work on questions in LKPD in groups, students discuss with their group friends discuss the contents of small notes made at the stage think, so it can produce solutions to the problem given; (3) Write, at this stage student are directed to draw conclusions from the results of discussion into written from. Student writes the conclusions of the discussion result from the talk stage. Keywords: Cooperative Learning Model Type Think Talk write; Learning Outcomes; Profit and Loss.
KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA DALAM MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 3 PALU Herdawati, Herdawati; Rochaminah, Sutji; Paloloang, Baharuddin
Aksioma Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v8i1.204

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi kemampuan guru matematika dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 3 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data penelitian digunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu rekaman video, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan perencanaan pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan pedoman pembuatan RPP yang di keluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah yang di dalamnya terdapat komponen RPP yaitu identitas sekolah, identitas mata pelajaran, kelas/semester, materi pokok, alokasi waktu, KD, indikator, tujuan pembelajaran, metode, kegiatan pembelajaran, media, sumber, dan penilaian, sedangkan pada pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh kedua guru matematika yang menjadi subjek penelitian yaitu terdiri dari pendahuluan, inti, dan penutup. Kata kunci: Kemampuan guru, merencanakan, melaksanakan pembelajaran Abstract: The purpose of this study is to obtain a description of the ability of mathematics teachers in planning and implementing learning in SMA Negeri 3 Palu. The type of research used is qualitative research. To obtain research data used three techniques of data collection ie video recording, interviews, and documentation. The result of the research shows that the planning of learning implementation is in accordance with the guidance of making RPP which is issued by the Ministry of Education and Culture of Learning on Primary and Secondary Education in which there are RPP components namely school identity, subject identity, class / semester, subject matter, , KD, indicators, learning objectives, methods, learning activities, media, sources, and assessments. While on the implementation of learning conducted by both teachers of mathematics who became the subject of research that consists of the introduction, core, and cover. Key words: Teacher ability, planning, implementing learning
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 SATAP WITAPONDA PADA MATERI BENTUK ALJABAR Baharuddin Paloloang; Nurhayadi; Kasmiati
Aksioma Vol. 11 No. 2 (2022): AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Universitas Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i2.2290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adversity quotient terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 SATAP Witaponda pada materi bentuk aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 SATAP Witaponda yang terdaftar pada tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 39 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Sampel penenlitian adalah sebanyak 39 siswa. Pengumpulan data diperoleh melalui angket adversity quotient dan tes prestasi belajar matematika pada materi bentuk aljabar. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial. Analasis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji linieritas, setelah itu dilakukan uji hipotesis menggunakan uji analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis data adversity quotient dan prestasi belajar matematika diperoleh nilai rata-rata 65,92 dan 34,33 dengan standar deviasi 6,13 dan 15,78. Hasil uji normalitas dengan chi-kuadrat yang diperoleh dari masing-masing data adversiti quotient dan prestasi belajar adalah -158,75 dan -41,736 < chi-kuadrat tabel = 11,07 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil uji linieritas data adversity quotient terhadap prestasi belajar matematika siswa diperoleh nilai signifikanya sebesar 0,971 > 0,05 yang berarti data berpola linier. pengujian hipotesis menggunakan uji r dengan taraf signifikan 5% dan N = 39 diperoleh menunjukkan terdapat pengaruh signifikan adversity quotient terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 SATAP Witaponda pada materi bentuk aljabar.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENGAJUAN MASALAH MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP Sutji Rochaminah; Anggraini; Gandung Sugita; Baharuddin Paloloang
Aksioma Vol. 11 No. 2 (2022): AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Universitas Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i2.2517

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP yang valid. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) yang merupakan tahap pengembangan sebagai lanjutan dari tahap Studi Pendahuluan. Hasil dari tahap pengembangan menghasilkan model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika yang valid. Kesimpulan penelitian ini bahwa model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika memuat komponen sintaks yang terdiri atas 6 fase yaitu 1 Persiapan, 2, Penyajian informasi, 3 Pemberian Rangsangan, 4 Pengajuan soal, 5 Pembimbingan dan 6 Evaluasi, sistem sosialnya yaitu pembelajaran berpusat pada proses pengajuan soal, prinsip reaksinya yaitu guru membimbing, mengevaluasi dan memberikan umpan balik proses pengajuan masalah matematika, sistem pendukungnya adalah situasi masalah atau soal-soal yang merangsang siswa untuk mengajukan soal. Dampak instruksionalnya yaitu meningkatnya kemampuan berpikir kritis, sedangkan dampak pengiringnya yaitu kepercayaan diri, kemampuan untuk mengendalikan diri, dan memotivasi.
PROFIL KESALAHAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 DAKO PEMEAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI HITUNG BILANG BULAT DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA : The Profile Of Errors In Grade VII Students AT SMP NEGERI 1 DAKO PEMEAN In Solving Problems On Arithmetic Operations Of Integers Reviewed Mathematical Ability Putri, Cindy Ade; Paloloang, Baharuddin; Pathuddin, Pathuddin; Murdiana, I Nyoman
Aksioma Vol. 13 No. 1 (2024): AKSIOMA
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v13i1.4352

Abstract

This study aims to obtain a description of conceptual and procedural the error profiles by seventh grade students of SMP Negeri 1 Dako Pemean in solving integers arithmetic operation problems in terms of mathematical ability. The subjects of this study were students of class VII B SMP Negeri 1 Dako Pemean in the 2023/2024 school year. There are 3 students, 1 student who has low math ability, 1 student who has moderate math ability, and 1 student who has high math ability. The subjects in this study were selected based on the average mathematics score of the students' Midterm Examination (UTS) results and recommendations from the mathematics teacher. This research used a qualitative approach with descriptive research type. Data collection was carried out by means of observation, written tests, and interviews. The results of the study were analyzed based on several steps, data condensation, data presentation, conclusion drawing. The results showed that: 1) the error profile of high mathematics ability students made conceptual errors and procedural errors. Subjects with high mathematical ability made mistakes in solving integer arithmetic operation problems even though they understood the concepts of addition, subtraction, multiplication, or division in integers. 2) The error profile of students with moderate mathematics ability made conceptual errors and also procedural errors. Subjects with moderate math ability did not understand the concept of arithmetic operations on negative integers, subjects with moderate math ability only understood operations on positive numbers. 3). the error profile of low mathematics ability students also made conceptual errors and procedural errors. Subjects with low mathematics ability made more errors, errors in the solution steps, calculation operation errors in the addition of numbers with the same negative sign so that they were wrong in determining the results of the calculation operation, and also made calculation errors in adding large numbers, calculation errors in division and also in multiplication of integers.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Hamid ABDUL HAMID Aki Na Alam, Hitman Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini, Tiara Wahyu Aniza Aniza, Aniza Annisa Ardiansyah, Randy Ari Ny Arivi, Maharani Agustina Bakri Bakri Bakri Mallo Bariansyah, Rian Baso Amri Borosi, Miranda Adhitya Dahlia Dahlia Damayanti, Alfina Dasa Ismaimuza Desi Mayanti Evie Awuy Fachry Erick Mohammad, Fachry Erick Ficiyarni Gandung Sugita hardiana Hardiana, Hardiana Hartina Hedarwati, Hedarwati Herdawati, Herdawati Heri Hermawan Hj. Akina I Made Agus Sutriadi I Nyoman Murdiana Ijirana Israeni Wage Septrijiwati Jusmawati Jusmawati, Jusmawati Karniman, Tegoeh S. Kasmiati Magfirah Mahdayani Mahdayani, Mahdayani Mardatillah Mardatillah Mardiana, Nanang Marina Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Marinus Barra’ Tandiayuk Marsana, I Made Maryam Maryam Maryam Maryanto - Mas’eta Mas’eta Mas’eta, Mas’eta Meriyana Meriyana, Meriyana Milda Milda, Milda Moh. Nur’Amal Moh. Rizal, Moh. Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal MUSTAMIN IDRIS Ni Made Sari Indahyani Nur Hidayah Nurhayadi Nurhayadi Nurmala Nurmala Nurulia, Nurulia Nurvita Pajri, Nur Pathuddin Pembeu, Mega Cendrakasih Prasetio, Budi Pratika, Alyu Putri, Cindy Ade Putri, Istifanah Maharani Rafika Rafika Rahayu, Dwi Siti Rahmania Rahmania Rahmi Rahmi Ramadhani Ramadhani Ratna Sari Rian Bariansyah Rita Lefrida Rizal, Muh Rozaki, Muslim Rukmana, Intan Saharah Saharah, Saharah Saputri, Rifka Sari, Triana Meida Su Narti Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sukayasa Sutji Rochaminah Sutriadi, I Made Agus Sutriani Sutriani Tandiayuk, Marinus Barra’ Tobigo, Yekri Sandi Triana Meida Sari Vani, Ira Kusnia Yeni Astuti, Yeni Yundari, Yundari