Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kreatif

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 19 PALU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN LKS PADA PEMBELAJARAN MELUKIS SUDUT-SUDUT ISTIMEWA Paloloang, Baharuddin
Kreatif Vol 17, No 2 (2014)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.456 KB)

Abstract

Abstrak : Permasalahan pokok dalam penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu pada materi pokok sudut dan garis, yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa kelas VII tahun 2012 dengan nilai rata-rata 56,73 untuk materi pokok sudut dan garis. Dari analisis tes harian, diperoleh informasi bahwa hampir semua siswa tidak dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan melukis sudut-sudut istimewa.  Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah disebabkan karena siswa cepat lupa pada materi tersebut, sehingga pada pertemuan berikutnya siswa tidak memahami lagi padahal sebelumnya, siswa sudah memahami materinya. Untuk itu, peneliti mencoba untuk menerapkan model pembelajaran langsung dengan menggunakan LKS dalam mengajarkan melukis sudut-sudut istimewa menggunakan jangka dan mistar. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan bagaimana model pembelajaran langsung menggunakan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu pada pembelajaran melukis sudut-sudut istimewa. Untuk menjawab permasalahan di atas, dilakukan penelitian tindakan kelas yang rancangan penelitiannya mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada melukis sudut-sudut istimewa dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran langsung menggunakan LKS.  Peningkatan tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah siswa yang tuntas dan daya serap klasikal siswa. Pada tes awal terdapat 13 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 59,06. Pada saat tes akhir siklus I terdapat 17 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 70,34. Sedangkan pada saat tes akhir siklus 2 terdapat 26 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 80,31. Dari hasil observasi, dapat diketahui bahwa adanya aktivitas siswa yang baik dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran baik pada saat pelaksanaan siklus I maupun pada saat pelaksanaan siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu dengan lebih memperhatikan membimbing pelatihan dan demonstrasi pengetahuan dan keterampilan serta kelengkapan siswa untuk melukis sudut-sudut istimewa yaitu jangka dan mistar. Kata kunci : Pembelajaran Langsung, hasil belajar, sudut istimewa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 19 PALU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN LKS PADA PEMBELAJARAN MELUKIS SUDUT-SUDUT ISTIMEWA Paloloang, Baharuddin
Kreatif Vol 17, No 2 (2014)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.456 KB)

Abstract

Abstrak : Permasalahan pokok dalam penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu pada materi pokok sudut dan garis, yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa kelas VII tahun 2012 dengan nilai rata-rata 56,73 untuk materi pokok sudut dan garis. Dari analisis tes harian, diperoleh informasi bahwa hampir semua siswa tidak dapat menyelesaikan soal yang berkaitan dengan melukis sudut-sudut istimewa.  Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah disebabkan karena siswa cepat lupa pada materi tersebut, sehingga pada pertemuan berikutnya siswa tidak memahami lagi padahal sebelumnya, siswa sudah memahami materinya. Untuk itu, peneliti mencoba untuk menerapkan model pembelajaran langsung dengan menggunakan LKS dalam mengajarkan melukis sudut-sudut istimewa menggunakan jangka dan mistar. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan bagaimana model pembelajaran langsung menggunakan LKS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu pada pembelajaran melukis sudut-sudut istimewa. Untuk menjawab permasalahan di atas, dilakukan penelitian tindakan kelas yang rancangan penelitiannya mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada melukis sudut-sudut istimewa dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran langsung menggunakan LKS.  Peningkatan tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah siswa yang tuntas dan daya serap klasikal siswa. Pada tes awal terdapat 13 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 59,06. Pada saat tes akhir siklus I terdapat 17 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 70,34. Sedangkan pada saat tes akhir siklus 2 terdapat 26 siswa yang tuntas dengan rerata nilai siswa 80,31. Dari hasil observasi, dapat diketahui bahwa adanya aktivitas siswa yang baik dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran baik pada saat pelaksanaan siklus I maupun pada saat pelaksanaan siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 19 Palu dengan lebih memperhatikan membimbing pelatihan dan demonstrasi pengetahuan dan keterampilan serta kelengkapan siswa untuk melukis sudut-sudut istimewa yaitu jangka dan mistar. Kata kunci : Pembelajaran Langsung, hasil belajar, sudut istimewa.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Hamid ABDUL HAMID Aki Na Alam, Hitman Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini, Tiara Wahyu Aniza Aniza, Aniza Annisa Ardiansyah, Randy Ari Ny Arivi, Maharani Agustina Bakri Bakri Bakri Mallo Bariansyah, Rian Baso Amri Borosi, Miranda Adhitya Dahlia Dahlia Damayanti, Alfina Dasa Ismaimuza Desi Mayanti Evie Awuy Fachry Erick Mohammad, Fachry Erick Ficiyarni Gandung Sugita hardiana Hardiana, Hardiana Hartina Hedarwati, Hedarwati Herdawati, Herdawati Heri Hermawan Hj. Akina I Made Agus Sutriadi I Nyoman Murdiana Ijirana Israeni Wage Septrijiwati Jusmawati Jusmawati, Jusmawati Karniman, Tegoeh S. Kasmiati Magfirah Mahdayani Mahdayani, Mahdayani Mardatillah Mardatillah Mardiana, Nanang Marina Marinus B. Tandiayuk Marinus Barra Tandiayuk Marinus Barra’ Tandiayuk Marsana, I Made Maryam Maryam Maryam Maryanto - Mas’eta Mas’eta Mas’eta, Mas’eta Meriyana Meriyana, Meriyana Milda Milda, Milda Moh. Nur’Amal Moh. Rizal, Moh. Muh Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Hasbi Muh. Rizal MUSTAMIN IDRIS Ni Made Sari Indahyani Nur Hidayah Nurhayadi Nurhayadi Nurmala Nurmala Nurulia, Nurulia Nurvita Pajri, Nur Pathuddin Pembeu, Mega Cendrakasih Prasetio, Budi Pratika, Alyu Putri, Cindy Ade Putri, Istifanah Maharani Rafika Rafika Rahayu, Dwi Siti Rahmania Rahmania Rahmi Rahmi Ramadhani Ramadhani Ratna Sari Rian Bariansyah Rita Lefrida Rizal, Muh Rozaki, Muslim Rukmana, Intan Saharah Saharah, Saharah Saputri, Rifka Sari, Triana Meida Su Narti Sudarman Bennu Sudarman Sudarman Sukayasa Sutji Rochaminah Sutriadi, I Made Agus Sutriani Sutriani Tandiayuk, Marinus Barra’ Tobigo, Yekri Sandi Triana Meida Sari Vani, Ira Kusnia Yeni Astuti, Yeni Yundari, Yundari