Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pola Hidup Sehat Pada Masa Pandemi Covid-19 di Perum Ganesha Pedurungan Semarang Roni Afriansya; Lilik Setyowatiningsih; Eko Naning Sofyanita
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i4.484

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan masalah kesehatan global di dunia. Pada masa pademi Covid-19 banyak masyarakat mencari informasi tentang cara mempertahankan kesehatan dan kekebalan tubuh serta cara agar tidak tertular virus Covid-19. Sejak awal maret 2020 hingga 1 maret 2023 ada 6,7 juta kasus terkonfirmasi masyarakat yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia. Pemerintah membentuk gugus tugas untuk menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, sebagai individu kita juga berkewajiban untuk mencegah penyebaran virus ini. Untuk itu, peningkatan pengetahuan masyarakat terutama pola hidup sehat sangat diperlukan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat dengan cara memberikan informasi dan edukasi cara cuci tangan yang benar. Metode edukasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan atau penjelasan kepada masyarakat di lingkungan kampus. Hasil penyuluhan kepada masyarakat dengan jumlah 100 orang yang terdiri laki-laki (44%) dan perempuan (56%). Rata-rata hasil skor pengetahuan sebelum penyuluhan 68 dan sesudah penyuluhan 95. Selisih antara skor pengetahuan sesudah dan sebelum dari masyarakat yang mendapatkan penyuluhan pola hidup sehat adalah 28. Hasil ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan masyakat setelah dilakukan edukasi tentang Pola Hidup Sehat. The Covid-19 pandemic is a global health problem in the world. During the Covid-19 pandemic, many people were looking for information on how to maintain health and immunity as well as ways to prevent contracting the Covid-19 virus. Since the beginning of March 2020 until March 1 2023 there have been 6.7 million confirmed cases of people infected with Covid-19 in Indonesia. The government formed a task force to suppress the spread of Covid-19. Apart from that, as individuals we are also obliged to do something to prevent the spread of this virus. For this reason, increasing public knowledge, especially a healthy lifestyle, is very necessary. The purpose of this service is to provide education to the public about Healthy Lifestyles by providing information and education on how to wash hands properly. The educational method is carried out by providing counseling or explanations to the community on campus. The results of outreach to the community with a total of 100 people consisting of 44% male and 56% female, the average score of knowledge before counseling is 68 and after counseling is 95. healthy living is 28. These results explain if there is an increase in community knowledge after education about healthy lifestyles.
DENTIFIKASI CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA AIR MINUM DI KELURAHAN TLOGOSARI WETAN KOTA SEMARANG Roni Afriansya; Sulistia Istiqomah; Iin Desmiany Duri
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 11 No 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v11i2.3774

Abstract

Pada tahun 2021 telah dilakukan pemeriksaan bakteri Escherichia coli pada air sumur gali di Kelurahan Tlogosari Wetan hasil menunjukkan bahwa air sumur gali positif mengandung bakteri Escherichia coli. Dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada air sumur gali yang digunakan sebagai sumber air minum, memungkinkan tercemarnya air minum tersebut dengan bakteri Escherichia coli sehingga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/Per/IV/2010 yang menyatakan bahwa air minum tidak boleh mengandung bakteri Escherichia coli per 100 ml sampel. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui cemaran bakteri Escherichia coli pada air minum di Kelurahan Tlogosari Wetan Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan kriteria deskriptif melalui pendekatan cross sectional menggunakan metode membran filter. Berdasarkan pemeriksaan bakteri Escherichia coli metode membran filter yang dilakukan pada 10 sampel air minum diperoleh 3 sampel positif mengandung bakteri Escherichia coli, sedangkan 7 sampel lainnya negatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Dari 10 sampel air minum yang diperiksa, ditemukan 3 sampel terkontaminasi bakteri Escherichia coli dan 7 sampel lainnya tidak mengandung bakteri Escherichia coli.
Pendampingan Edukasi Penyakit Tuberkulosis, Penggunaan Obat TB, Hand Hygiene dan Etika Batuk di Kelurahan Bangetayu Wetan Iin Desmiany Duri; Roni Afriansya; Mochamad Rizal Maulana
Abdi Reksa Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdireksa.4.2.56-61

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu memberi pendampingan dan edukasi mengenai pencegahan Penyakit Tuberkulosis (TB) kepada masyarakat Kelurahan Bangetayu Wetan. Hal ini dilakukan karena risiko penyebaran penyakit Tuberkulosis, Penggunaan Obat TB, Hand Hygiene dan Etika Batuk. Tuberculosis merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan edukasi dengan pendekatan sosialisasi dan diskusi kepada masyarakat Kelurahan Bangetayu Wetan, Waktu Pelaksanaan 26 Juli 2023. Kegiatan ini memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait penyakit tuberkulosis, Penggunaan obat TB, Etika Batuk dan Hand hygiene yang dapat mencegah penularan penyakit tuberkulosis. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi melalui sosialisasi dan diskusi menggunakan metode secara langsung kepada masyarakat efketif meningkatkan pemahaman dan minat masyarakat dalam ikut mencegah penyakit tuberkulosis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkelanjutan sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga derajat kesehatan dan angka Tuberkulosis berkurang.
THE EFFECT OF CHOLECALCIFEROL (VITAMIN D3) LEVELS ON VARIOUS TIMES AND DURATIONS OF EXPOSURE TO ULTRAVIOLET LIGHT (SUN EXSPOSURES) Rachmad Bayu Kuncara; Roni Afriansya
Jurnal Biosains Pascasarjana Vol. 25 No. 2 (2023): JURNAL BIOSAINS PASCASARJANA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbp.v25i2.2023.117-122

Abstract

Sunbathing triggers the vitamin D production, which functions to increase the immune system. Vitamin D is very beneficial for the health of the body, exposure to sunlight in sufficient time the body will get adequate vitamin D. The purpose of this study is to explain the level of vitamin D3 levels that are often found to occur due to exposure to ultraviolet rays of the sun (Sun Exposures). This research method is an experimental study with a completely randomized design (CRD). The research design used was a randomized post test only control group design. Data were analyzed using the Kruskal Wallis test with statistical test results obtained levels of Cholecalciferol (Vitamin D3) with p value = 0.675 (> 0.05) meaning there was no difference in each treatment group.
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP JUMLAH SEL BETA PANKREAS (Studi Eksperimen Pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Streptozotocin) Sofyanita, Eko Naning; Syanubari, Sonnia Pusparindah; Afriansya, Roni
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.4998

Abstract

Kondisi hiperglikemi diakibatkan oleh peningkatan gula darah akibat penurunan jumlah insulin. Defisiensi insulin dapat terjadi karena sel-sel b pankreas. Ketika sel b rusak, dengan demikian timbul gangguan fungsi pada sel maka dari itu tidak dapat menaikkan sekresi insulin yang mengakibatkan glukosa darah mengalami peningkatan atau umumnya disebut hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan kopi robusta (Coffea canephora) pada peningkatatan jumlah sel b pankreas pada tikus putih (Rattus novegicus) yang telah diinduksi streptozotocin. Metode penelitian ini yakni true eksperimental dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Sampel yang dipergunakan berupa hewan uji tikus putih (Rattus novegicus) yang dilakukan induksi streptozotocin kemudian diberi perlakuan pemberian seduhan kopi robusta dengan dosis 1 dan 2 mL/250grBB. Data dilakukan analisis menggunakan uji normalitas Saphiro Wilk serta uji hipotesis Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata – rata jumlah sel beta pankreas pada golongan kontrol negatif 23,17 ± 25,78 kontrol positif 30, 17 ± 47,29  perlakuan satu 62,17 ± 51,94 dan perlakuan dua 37,00 ± 44,38. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan kopi robusta dengan dosis 1mL/250grBB adalah yang paling baik dalam meningkatkan jumlah sel b pankreas.
Pemeriksaan Glukosa Sewaktu, Kolesterol, Asam Urat dan Tensi Darah Pada Masyarakat Afriansya, Roni; Sugihantono, Anung; Widodo, Widodo
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i2.5229

Abstract

Menjaga Kesehatan Tubuh merupakan hal penting yang harus selalu kita lakukan. Apabila kesehatan tubuh tidak dijaga dengan baik maka tubuh akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang adalah penyakit tidak menular (PTM). Berbagai macam PTM diantara Diabetes, Penyakit Jantung dan Stroke. Penyakit tersebut dapat diketahui secara dini dengan melakukan pemeriksaan Gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat dan tekanan darah. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat dan tekanan darah. Metode pemeriksaan yang dilakukan dengan metode Point of Care Testing (POCT) dan tensimeter. Hasil pemeriksaan pada 139 responden, terdiri dari 61,2% perempuan dan 38,8% laki-laki. Usia yang terbanyak yaitu pada usia rentang 51 – 60 (29,5%) dan yang terendah usia rentang 20 – 30 (5,8%). Nilai Glukosa darah sewaktu responden 86,3% (normal) dan 13,7% (diatas nilai normal), kadar kolesterol (normal 47,48% dan diatas nilai normal 52,52%), kadar asam urat laki-laki (normal 81,48% diatas nilai normal 18,51%) dan perempuan (normal 89,41% dan diatas nilai normal 10,58%). Sedangkan untuk tekanan darah dari total 139 respoden didapat hasil normal. Kesimpulan keadaan kesehatan masyarakat kurang baik karena ada yang memiliki kadar gula darah sewaktu, kolesterol dan asam urat diatas normal.
PELATIHAN TEKNIK PENGAMBILAN, PENGEPAKAN DAN PENGIRIMAN SPESIMEN DAHAK (SPUTUM) UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS BAGI KADER KESEHATAN DI KELURAHAN SENDANG MULYO Kuncara, Rachmad Bayu; Hadipranoto, Ichsan; Afriansya, Roni; Sulistyasmi, Wiwit
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Mei-Agustus 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i2.3213

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis complex (MTBC). Strategi DOTS adalah pengawasan langsung pengobatan jangka pendek dengan keharusan setiap pengelola program tuberkulosis untuk memfokuskan perhatian (direct attention) dalam usaha menemukan penderita dengan pemeriksaan mikroskop. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan kader tentang teknik pengambilan, pengepakan dan pengiriman spesimen dahak (sputum) untuk diagnosis tuberkulosis bagi kader kesehatan di Kelurahan Sendang Mulyo. Metode: melakukan intervensi dengan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dengan memberikan penyuluhan teknik pengambilan, pengepakan dan pengiriman spesimen dahak. Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan kader sebesar 70% dalam mengetahui tentang teknik pengambilan, pengepakan dan pengiriman spesimen dahak.
Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan Infeksi Tb Dan Risiko Penularan di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah Baiturrahman Pedurungan Semarang Tahun 2024 Hadipranoto, Ichsan; Afriansya, Roni; Rahayuni, Arintina
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan, serta risiko penularan tuberkulosis (TB) di kalangan santri Panti Asuhan Riyaadlul Jannah Baiturrahman Pedurungan, Semarang, pada tahun 2024. Insidensi TB di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020 mencapai 2261 per 100.000 penduduk, dengan Kota Semarang berada di peringkat keenam dalam tingkat Case Notification Rate. Hal ini menuntut upaya penanganan yang menyeluruh agar sesuai dengan target pemerintah dalam menurunkan insidensi TB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari santri di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah, dengan total sampel sebanyak 30 orang yang diambil menggunakan metode quota sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, serta bukti gambar mengenai pengetahuan, sikap, dan perilaku santri dalam pencegahan penularan TB. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik dan dideskripsikan secara literatur untuk memberikan gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas santri memiliki tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan penularan TB yang sangat tinggi, serta faktor risiko total penularan TB pada lingkungan santri berada pada tingkat yang sangat rendah. Kesimpulannya, peningkatan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku santri terkait pencegahan TB berbanding terbalik dengan risiko penularan, di mana semakin baik tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku, semakin rendah risiko penularan TB di lingkungan panti asuhan tersebut. 
Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat terhadap Penyakit Tuberkulosis di Pedurungan Tengah Kota Semarang: Knowledge and Perception of Tuberculosis in Pedurungan Sub-district, Semarang City Afriansya, Roni; Hadipranoto, Ichsan; Sofyanita, Eko Naning; Duri, Iin Demiany; Nabila, Jihan
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 6 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i6.2285

Abstract

The global commitment to end Tuberculosis is outlined in the End TB Strategy, which targets reducing the incidence of Tuberculosis by 80% and deaths from Tuberculosis by up to 90% by 2030. To support the elimination of TBC, Indonesia has created six strategies. One is Optimization effort promotion and prevention, treating tuberculosis prevention and controlling infection. Level of knowledge and perception are essential in the control of TBC disease. Conscious society of the danger of TBC disease will be beneficial to the success of the eradication program TBC disease. Purpose: to determine the level of public knowledge and perception about TBC disease in Pedurungan Sub-district, Semarang City. Methods: This research uses a quantitative descriptive research type with a cross-sectional time approach. The sample in this study were residents of Pedurungan District, Semarang City. Data collection was carried out directly on research subjects using questionnaires and interviews. Result: The knowledge level research results showed that most respondents (62.4%) had sufficient knowledge about TBC disease. The research result category perception gets 88.7% to have a positive perception of TBC disease. Conclusion: the people of Pedurungan Tengah have sufficient knowledge and categories of perception classified as good. Keywords:          Tuberculosis, Knowledge, Perception   Abstrak Komitmen global dalam mengakhiri tuberkulosis dituangkan dalam End TB Strategy yang menargetkan penurunan insidensi tuberkulosis 80% dan kematian akibat tuberkulosis hingga 90% pada tahun 2030. Upaya dalam mendukung eliminasi TBC, Indonesia telah membuat enam strategi. Salah satunya adalah Optimalisasi upaya promosi dan pencegahan, pemberian pengobatan pencegahan tuberculosis serta pengendalian infeksi. Tingkat pengetahuan dan persepsi berperan penting dalam pengendalian penyakit TBC. Masyarakat yang sadar akan bahaya penyakit TB akan sangat membantu dalam keberhasilan program pemberantasan penyakit TBC. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah warga Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Pengambilan data di lakukan secara langsung pada subjek penelitian dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian tingkat pengetahuan mendapatkan sebagian besar responden (62,4%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang penyakit TBC. Hasil penelitian kategori persepsi mendapatkan 88,7% memiliki persepsi positif terhadap penyakit TBC. Dan dapat disimpulkan bahwa masyarakat kelurahan Pedurungan Tengah memiliki tingkat pengetahuan yang cukup dan kategori persepsi tergo-long baik. Kata Kunci:         Tuberkulosis, Pengetahuan, Persepsi
Analisis Tingkat Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan Infeksi TB dan Risiko Penularan di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah Baiturrahman Pedurungan Semarang Hadipranoto, Ichsan; Afriansya, Roni; Rahayuni, Arintina
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i2.282

Abstract

Berdasarkan Laporan WHO Global TB Tahun 2020 dalam profil kesehatan Jawa Tengah menunjukkan sekitar 10 juta orang di dunia yang menderita TBC dimana perkiraan jumlah pasien TBC di Indonesia mencapai angka 845.000 orang. Adapun insiden tuberkulosis pada Propinsi Jawa Tengah pada Tahun 2020 mencapai sekitar 2261 per 100.000 penduduk. Dengan demikian hal ini akan menjadikan sebuah risiko serius karena dapat menjadi suatu muara bagi penularan orang-orang yang ada disekitar tempat tinggalnya. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan dengan tingkat risiko penularan TB di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah Baiturahhman, Pedurungan, Semarang. Penelitian yang dilakukan ini bersifat deskriptif kualitatif dengan strategi observasional dengan menggunakan desain potong lintang (cross sectional) pendekatan statistik, dalam penelitian tersebut pengumpulan data primer dalam bentuk wawancara dan kuesioner dilakukan terhadap pengurus dan santri Di Panti Asuhan Riyaadlul Jannah Baiturrahman Pedurungan Semarang. Penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho untuk menentukan ada tidaknya hubungan dan uji lanjutan regresi linear dummy. Setelah melalui uji korelasi Spearman Rho, diperoleh nilai signifikansi < 0,05, yang bermakna adanya hubungan yang signifikan (berarti) antara keenam variabel bebas tersebut dan variabel terikat (total tingkat risiko penularan TB Santri). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh antara tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku serta faktor risiko riwayat santri, faktor risiko lingkungan dan faktor risiko fasilitas santri terhadap faktor risiko total penularan TB pada santri. Perbaikan maupun pengembangan model dan desain penelitian menggunakan sampel yang lebih besar dan instrumen yang lebih lengkap dapat dilakukan pada penelitian berikutnya.