Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGELOLAAN SAMPAH DI PP.HIDAYATULLAH AL-MUHAJIRIN MADURA Diah Retno Kusumawati; Marinda Dwi Puspitarini; Siti Nurjanah; Asrol Anas; Sabrina Cantika Aura; Nurul Hidayatih; Qurrotul Ayun
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37607

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Kabupaten Bekasi, bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dengan melatih santri tentang pengelolaan sampah. Sampah yang sebelumnya hanya dibuang tanpa diolah kini dipilah dan diolah agar tidak menimbulkan polusi bau. Pelatihan mencakup pengolahan sampah bernilai ekonomi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Program ini diadakan di dalam dan luar kelas, memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan suasana pondok yang lebih bersih dan nyaman. Metode, yang akan digunakan dalam penyuluhan berupa adalah ceramah dan tanya jawab. Pengukuran tingkat pemahaman para santri akan diukur menggunakan instrumen pre-post test yang kemudian hasil pre-post test akan dianalisis menggunakan uji N-Gain score. Hasil dan pembahasan, nilai pre dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sasaran terkait pencegahan hipertensi pada remaja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pretest dan posttest memiliki N-gain = 0,87 yang artinya N-gain = 0,87 > 0,7 sehingga dikategorikan peningkatan skornya adalah tinggi. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model edukasi pencegahan hipertensi pada Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Madura yaitu efektif. Kesimpulan, hasil uji n-gain score menunjukkan peningkatan pemahaman para santri tentang pengelolaan sampah, dari hasil tersebut metode yang digunakan pada penyuluhan dinilai efektif.
Health Education Through The “Lawan TBC” Movement to Improve Tuberculosis Prevention Knowledge in Islamic Boarding Schools Marinda Dwi Puspitarini; Kartuti Debora; Aldilia Wyasti Pratama; Yuriske Agnovianto; Diana Arum Lisnawati; Muhammad Hefdi; Clarissa Septianingrum
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v5i1.2022

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major public health concern in Islamic boarding schools due to the high risk of disease transmission in communal living environments. This study aimed to evaluate the effectiveness of the "Lawan TBC" educational movement in improving students' knowledge of tuberculosis prevention. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was conducted among 38 students in grades 10–12 at an Islamic boarding school in Surabaya. The intervention included lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions on TB transmission, symptoms, prevention, and proper cough etiquette. Knowledge was assessed using questionnaires administered before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The mean pretest score was 35.53 ± 10.05, increasing to 46.32 ± 7.86 in the posttest, with a mean difference of 10.79 points. Statistical analysis showed a significant improvement in knowledge after the intervention (p = 9.45 × 10⁻⁸; p < 0.01). The findings demonstrate that the "Lawan TBC" educational movement effectively improves students' knowledge of tuberculosis prevention. Educational programs in Islamic boarding schools can support TB prevention efforts and promote preventive health behaviors among adolescents.
SANTRI SIAGA: PEMBERDAYAAN KADER PESANTREN MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN PRODUKSI MASKER MANDIRI Hartatiek Nila Karmila; Marinda Dwi Puspitarini; Nur Sophia Matin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki kerentanan tinggi terhadap penyebaran penyakit menular seperti COVID-19 akibat pola hidup komunal dan tingginya mobilitas santri. Diperlukan upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kapasitas internal pada pondok pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Amanatul Ummah, dalam menerapkan protokol pencegahan COVID-19 melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Unsur kebaruan dari kegiatan ini adalah keterlibatan kader santri sebagai pelaku utama dalam edukasi kesehatan dan produksi masker kain mandiri. Program juga bermanfaat untuk membangun ketahanan kesehatan komunitas pesantren secara berkelanjutan. Kegiatan melibatkan pelatihan daring menggunakan platform Zoom yang diikuti oleh 25 kader santri dan beberapa pengurus pondok pesantren. Materi yang disampaikan meliputi edukasi protokol kesehatan, simulasi pembuatan masker, dan manajemen risiko COVID-19 berbasis komunitas. Observasi dilakukan melalui evaluasi interaktif dan dokumentasi praktik santri, sedangkan analisis dampak dilakukan berdasarkan perubahan persepsi dan keterampilan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil utama yang diukur adalah peningkatan pemahaman protokol kesehatan, kemampuan praktik pembuatan masker, serta keterlibatan aktif peserta dalam sesi edukatif. Hasil menunjukkan peningkatan dalam literasi kesehatan kader santri dan kemampuan membuat masker kain. Temuan ini menguatkan teori partisipatif bahwa pelibatan komunitas dalam desain dan implementasi program mampu meningkatkan efektivitas intervensi. Program ini membuktikan bahwa pesantren dapat menjadi simpul edukasi kesehatan masyarakat jika difasilitasi melalui pendekatan berbasis komunitas. Model pengabdian ini tidak hanya memberikan solusi praktis saat pandemi, tetapi juga menjadi prototipe edukasi kesehatan partisipatif yang dapat direplikasi. Disarankan pendekatan ini diperluas ke pesantren lain melalui kemitraan lintas sektor untuk memperkuat ketahanan kesehatan komunitas.
Santri Care for Tuberculosis: Contextual Education and Early Screening in Islamic Boarding Schools Marinda Dwi Puspitarini; Adyan Donastin; Paul Agus Dwiyanu; Muhammad Syaikhon; Luhqi Farhana Salsabila; Muhammad Ilham Said; Ain Darojah Siddiq Ramadhana
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261377

Abstract

Tuberculosis remains a major public health issue in Indonesia, particularly in densely populated environments such as Islamic boarding schools. This community engagement program aimed to improve awareness, early detection, and prevention of tuberculosis through the “Healthy Adolescents Without TB” campaign at Hidayatulloh Al-Muhajirin Islamic Boarding School, Bangkalan. A total of 150 students participated in the activities, which implemented a participatory, faith-based health education model combining contextual learning, tuberculosis screening, and healthy behavior promotion. Interactive education sessions, audiovisual media, and testimonials from TB survivors significantly increased students’ understanding of disease prevention. Screening identified 13 students (8.6%) with chronic cough, 9 (6.0%) with weight loss, and 5 (3.3%) with night sweats, all referred for further evaluation at local health facilities. The integration of Islamic values into health messages enhanced cultural acceptance and motivated sustainable behavioral change. Overall, the program effectively strengthened adolescent health literacy and fostered active community participation, demonstrating that contextual, participatory, and faith-based education can serve as a replicable model to support Indonesia’s tuberculosis elimination strategy.