Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Literature Review: The Role Of Radio During Pandemic For Socialization Efforts In New Normal Era Bethy, Rayya; Pawito, Pawito; Utari, Prahastiwi
Journal of International Conference Proceedings Vol 6, No 1 (2023): 2023 ICPM Malang Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v6i1.2227

Abstract

The government has prepared all levels of society to face the new normal era. Then forwarded by each local government by issuing policies and appeals related to health protocols in the new normal era. In this case, the public must also receive accurate and correct information from the government. Radio as one of the mass media, has an important role in supporting the dissemination of information about some of the new normal protocol policies. The purpose of this article is how the role of radio in socializing the new normal to the community. Radio as an extension of the government's arm to provide information whose accuracy can be accounted for and is expected to provide education to the public to implement health protocols in the new normal era.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal, Kampanye Sosial Media dan Citra Organisasi terhadap Kepuasan Konsumen di Bea Cukai Surakarta Sunardiyah, Fina; Pawito, Pawito; Isrun Naini, Albert Muhammad
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 20 No 2 (2022)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v20i2.6615

Abstract

Komunikasi interpersonal merupakan teknik komunikasi kerap kali dipergunakan untuk memudahkan pelayanan kepada konsumen serta dapat meningkatkan citra organisasi sebuah organisasi. Komunikasi interpersonal masih dianggap kurang penting dalam pengelolaan organisasi, karena kurangnya pemahaman pimpinan atau SDM yang terdapat di dalamnya. Tujuan pembuatan riset ini ialah memastikan dampak dari upaya atau kontribusi Kantor Bea Cukai Surakarta melalui komunikasi interpersonal, kampanye media sosial terhadap kepuasan konsumen melalui citra organisasi sebagai variabel intervening. Metode penelitian ini ialah kuantitatif dengan perolehan data melalui 100 responden menggunakan purposive sampling. Data didapat melalui kuesioner. Analisis penelitian menggunakan smart PLS. Hasil Penelitian menyebutkan citra organisasi berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan citra organisasi mampu memediasi hubungan komunikasi interpersonal dan kampanye media sosial terhadap kepuasan konsumen. Kontribusi penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal, kampanye media sosial berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, komunikasi interpersonal dan kampanye media sosial berpengaruh terhadap citra organisasi. Substansi penelitian memberikan kontribusi kepada kantor bea cukai berupa komunikasi interpersonal dan citra organisasi serta kampanye sosial media akan memberikan dampak yang penting bagi keberhasilan lembaga dalam mencapai tujuannya untuk menertibkan pemungutan bea dan cukai. Kantor bea cukai diharapkan dapat memberikan sebuah kontribusi yang mampu untuk memajukan lembaga melalui komunikasi interpersonal, kampanye media sosial yang dimulai dari pihak internal organisasi. 
Penguatan Kapasitas Pemasaran Online bagi Pelaku UMKM Pemustaka di Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah Hastjarjo, Sri; Ayu, Aulia Suminar; Haryono, Novita; Arzil, Andrine Prima Afneta; Abisono, Firya Qurratu'ain; Pawito, Pawito; Haryanto, Haryanto; Arifin, Hamid; Kusumawati, Diah
Dharma Sevanam : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sjpkm.v4i2.2676

Abstract

This article discusses an online marketing training program for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) who are also library users in Magelang City. The program was part of a community service initiative by Universitas Sebelas Maret in collaboration with the Library and Archives Office of Magelang City. The background of the program is the low level of digital literacy and online marketing skills among MSME actors, which limits their market reach and product competitiveness. The one-day workshop adopted a hands-on practice approach with practical materials, including basic strategies for digital marketing through social media, optimization of Instagram and WhatsApp Business platforms, and the creation of engaging and effective promotional content. A key framework introduced was the "3K" strategy: Know your market, Consistent branding, and Active communication. Evaluation results showed significant improvements in participants’ understanding and skills in digital marketing. Moreover, the training reinforced the role of public libraries as centers of productive literacy, bridging access to information with community economic empowerment. This activity demonstrates that synergy between academic institutions, local government, and MSME communities can foster inclusive training models that are responsive to the real needs of small businesses in the digital era.
Disrupsi Digital dan Degradasi Nilai Kesantunan: Studi Kasus Praktik Diglosia dalam Ruang Publik Digital Pemuda Surakarta Herwindya Bw, Sri; Pawito, Pawito
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i1.2026.572-579

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik diglosia bahasa dalam perilaku komunikasi generasi muda di Kota Surakarta sebagai wilayah pusat budaya Jawa. Modernisasi dan keberadaan institusi keraton membentuk dinamika tersendiri dalam penggunaan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap generasi muda di Surakarta serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik diglosia diwujudkan melalui penggunaan ragam tinggi dan ragam rendah secara fungsional. Bahasa Indonesia digunakan sebagai ragam tinggi dalam konteks formal seperti pendidikan dan institusi pemerintahan, sedangkan bahasa Jawa digunakan sebagai ragam rendah dalam interaksi nonformal. Variasi krama inggil dan krama madya dipakai saat berkomunikasi dengan pihak yang lebih tua sebagai bentuk etika kultural, sementara ngoko digunakan dalam relasi sebaya. Praktik tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan keluarga, lingkungan sosial, dan norma budaya lokal
Media Sosial dan Gaya Hidup Wanita Di Indonesia utomo, bambang setyo; Pawito, Pawito
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 10, No 2 (2017): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v10i2.2652

Abstract

The development of communications technology today is increasingly fast and gives a variety of effects and impact on human life. Since internet technology has been activated and the emergence of Web 2.0 innovations in the early 2000s has attracted social media has become a major concern in recent years. Indonesian women who are the most current users of social media in using social media are not just for reasons to make friends but on the other hand they use social media in financial terms. There is a trend that is currently using social media to open a business. In addition to these trends, women with their ability to build networks and communicate have presented some phenomena in their lifestyle
KOMUNIKASI POLITIK PASANGAN CALON TUNGGAL TERHADAP PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT KEFAMENANU PADA PILKADA 2015 DI KABUPATEN TTU PROVINSI NTT Tuhana, Veki Edizon; Pawito, Pawito; Wijaya, Mahendra
Yustisia Vol 5, No 2: August 2016
Publisher : Faculty of Law, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/yustisia.v5i2.8738

Abstract

                                                                                                                                                      AbstractThe process of local elections is the right of every citizen to choose their leaders directly correspond running from an independent path to meet certain requirements. Concurrent local elections 2015 in Indonesia,  which is in North Central Timor  with a single candidate pair. Couples candidate election time carried out. This article is the result of research exploring: 1) analyzing the relationship between political communicator (single candidate pair) to the effects (voting behavior of society); 2) analyzing the relationship between the political message to the effect (voting behavior of society); 3) analyzing the relationship between media and interpersonal channels of the effect (voting behavior of society); 4) effects (voting behavior of society); As for the type of research is quantitative research with survey method. The study population was the whole community voters in District Kefamenanu City. The conclusions of the research and discussion is no relationship between political communicator with effect (voting behavior of society), there is a relationship between a political message to the effect, there is a relationship between are not have a relationship with the effects.AbstrakProses Pemilihan Kepala Daerah merupakan hak bagi setiap warga negara untuk memilih langsung pemimpinnya sesuai keyakinan dan penilaiannya terhadap calon yang diusulkan oleh masing-masing partai atau gabungan partai, atau yang mencalonkan diri dari jalur independen dengan memenuhi syarat tertentu. Pilkada serentak Tahun 2015 di Indonesia, salah satunya di Provinsi NTT, yaitu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dengan pasangan calon tunggal. Proses pilkada pasangan calon tunggal merupakan hal yang menarik karena sepanjang sejarah demokrasi dan sistem politik Indonesia baru pertama kali dilakukan. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang mengeksplorasi: 1) Menganalisis hubungan komunikator politik (pasangan calon tunggal) terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); 2) Menganalisis hubungan pesan politik terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); 3) Menganalisis hubungan media dan saluran interpersonal terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); 4) Menganalisis hubungan model pendekatan sosiologis (agama yang dianut dan jenis pekerjaan) terhadap efek (perilaku memilih masyarakat); adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat pemilih di Kecamatan Kota Kefamenanu. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian dan pembahasan adalah ada hubungan antara komunikator politik dengan efek (perilaku memilih masyarakat), ada hubungan antara pesan politik dengan efek, ada hubungan antara media dan saluran dengan efek, model pendekatan sosiologis (agama yang dianut dan jenis pekerjaan) tidak mempunyai hubungan dengan efek. 
Komodifikasi Budaya Digital, Manipulasi Psikopolitik, dan Kolonialisme Data: Analisis Wacana Kritis Film The Great Hack (2019) Pahlewi, Mhd. Reza; Pawito, Pawito; Hastjarjo, Sri
Jurnal Audiens Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v6i4.717

Abstract

The phenomenon of using personal data as a digital commodity raises serious issues related to privacy, ethics, and global democracy. The documentary film The Great Hack (2019) portrays the Cambridge Analytica scandal, which revealed how the data of millions of Facebook users were collected and exploited for political purposes. This study aims to analyze the representation of digital cultural commodification in the film by employing the theories of Cultural Commodification and Surveillance Capitalism. The research method applied is a qualitative case study through Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis, which encompasses the dimensions of text, discourse practice, and social practice. The findings indicate that personal data are treated as strategic economic assets, processed into psychographic profiles, and utilized to influence voter behavior in a segmented manner. Digital commodification differs from traditional forms as it operates algorithmically, on a massive scale, and often without the awareness of users. The study concludes that such practices not only violate individual privacy but also threaten the legitimacy of democracy and highlight the dominance of technology corporations in global communication.