Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS X TATA BOGA DI SMK NEGERI 3 PAYAKUMBUH Hidayatul Atikah; Sumarni Sumarni; Pebriyenni Pebriyenni
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis pretest dan posttest control group design. Dalam design ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal penelitan untuk melihat adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 143 orang peserta didik kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 72 orang peserta didik yaitu kelas X Tata Boga.1 dan X Tata Boga.3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kelas Eksperimen mengalami peningkatan 10 dan untuk kelas kontrol mengalami peningkatan 10,08 dari perolehan hasil posttest. (2) Hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata yaitu 80,00. (3) Hasil belajar PPKn peserta didik pada kelas kontrol  menunjukkan nilai rata-rata yaitu 78,97. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t statitstik menunjukkan  Thitung > Ttabel dengan nilai Thitung 2,5263 dan nilai Ttabel sebesar 1,6641, pada taraf nyata signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PPKn siswa kelas X Tata Boga, dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran terlaksana sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Ha di terima. Kata-kata kunci: Blended Learning, Hasil Belajar PPKn, Pretest and Posttest Control Group Design.
A Survey of the Character of Bung Hatta University Based on its Islamic Education Learning Program in the Digital Age Muslim Muslim; Heri Effendi; Pebriyenni Pebriyenni; M. Nursi; Siti Aisyah
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 7, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v7i2.5789

Abstract

Education throughout its history has always been intended as a vehicle to prepare the regeneration of students, so that they can carry out their life in a wise and fulfilling way. The demoralization and dehumanization that occurs in student life is attributed, among other things, to lack of honesty, distrust, lack of sense of responsibility, lack of discipline, and lack of self-integrity. This study aims to describe the PAI (Pendidikan Agama Islam - Islamic Education) learning process in the PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Pancasila and Civics Education) Study Program at the Bung Hatta University. This study uses a qualitative case study approach. The research subjects are PAI lecturers, Kebunghataan (Bung Hatta inspired ideals) lecturers and all of the students in the PPKn study program. Techniques of data collection used include observation, interviews and documentation studies. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the PAI learning process in the PPKn Study Program at Bung Hatta University was carried out by referring to the curriculum that applies at Bung Hatta University and the study program. In writing, it has not been integrated with the idea of Kebunghataan. The implications of the above is that students who graduate from this program embody the qualities of Bung Hatta University’s ideals, namely,  politeness, honesty, thrifty, and dignity.
REHABILITASI PSIKOLOGIS DAN REKONSTRUKSI PEMUKIMAN PENDUDUK KORBAN BENCANA GEMPA PASAMAN Uning Pratimaratri; Yulcherina Yulcherina; Pebriyenni Pebriyenni
Jurnal Al Basirah Vol. 2 No. 1 (2022): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.794 KB) | DOI: 10.58326/jab.v2i1.25

Abstract

The earthquake that occurred in Pasaman Regency on February 28, 2022 caused casualties and damage to houses, gardens, and other infrastructure. During the emergency response time, the earthquake victims lived in emergency tents because the existing houses were uninhabitable. Many people's houses were severely damaged due to the construction of houses that were not up to standard. The objectives of community service activities are to: (1) provide temporary shelter for victims of the Pasaman earthquake; (2) increasing public understanding of the correct structure of housing, and safe from the risk of earthquake disasters; (3) Recovering earthquake victims from trauma, so that they get up and start their daily activities. (4) Easing the burden on victims by providing logistical assistance. Activities are carried out using a participatory method. As planned, after the activity several things were achieved: (1) the availability of a shelter building for one family; (2) Public understanding of the correct building structure increases; (3) Children who are victims of natural disasters regain their spirits and rise from trauma; (4) Logistics assistance can ease the burden of earthquake victims ahead of the month of Ramadan. The implication of Community Service activities is to reduce the burden of the Regional Government in restoring the economic condition of the community after the earthquake. With the participation of the community together there is an acceleration of recovery. After the activities were carried out, it was concluded that post-earthquake handling requires the participation of various parties, for that it is necessary to coordinate with various parties to avoid overlapping.
Improving the Ability of Higher Order Thinking Skills through Information Technology Media in Civic Education Learning Pebriyenni; M. Nursi; Muslim
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 6 No. 2 (2022): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.997 KB)

Abstract

This research aimed to prove how the Civic education learning process in high school that uses information technology media can increase the ability of higher order thinking skills. Additionally, this research is experimental research that involved manipulating independent variables, controlling external variables, and measuring the effects of independent variables on the dependent variable. There were 20 students for the higher-order thinking skills data for the control class and 20 students for the experiment class. The average value of students' higher-order thinking skills or mean pre-test for the control class was 74,2500, while for the experiment class was 76,2500. Meanwhile, the post-test mean for the control class was 80,5000, while the experiment class was 84.5000. Thus, statistically descriptive, the conclusion is that there is a difference in the average of higher order thinking skills of students between the control and the experiment class.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS XI DI SMKN 1 PADANG PANJANG Fitri Yenti; Pebriyenni
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas XI SMK Negeri 1 Padang Panjang. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas XI yang terdiri dari 9 kelas (268 Orang Siswa). Rancangan penelitian adalah pretest posttest control group design. Pada design ini terdapat dua kelompok yang terpilih secara random sampling yaitu kelas XI BDP.1 dan kelas XI BDP.2. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 57 orang. Kelas XI BDP 1 merupakan kelas eksperimen yang diberikan perlakukan yaitu pembelajaran dengan menggunakan Problem Based Learning, dan BDP2 merupakan kelas control dengan pembelajaran konfensional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes. Dari hasil tes ini dilakukan pengujian Hipotesis dengan menggunakan uji-t, statistik menunjukkan thitung > ttabel dengan nilai thitung 3,035 dan nilai ttabel sebesar 1,67 pada taraf nyata signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa HI diterima dimana terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas XI SMK Negeri 1 Padang Panjang.
PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn KELAS X TATA BOGA DI SMK NEGERI 3 PAYAKUMBUH Hidayatul Atikah; Sumarni; Pebriyenni
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.505 KB) | DOI: 10.61290/pgsd.v9i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn di kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis pretest dan posttest control group design. Dalam design ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kemudian diberi pretest untuk mengetahui keadaan awal penelitan untuk melihat adakah perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 143 orang peserta didik kelas X Tata Boga SMK Negeri 3 Payakumbuh. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 72 orang peserta didik yaitu kelas X Tata Boga.1 dan X Tata Boga.3. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kelas Eksperimen mengalami peningkatan 10 dan untuk kelas kontrol mengalami peningkatan 10,08 dari perolehan hasil posttest. (2) Hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata yaitu 80,00. (3) Hasil belajar PPKn peserta didik pada kelas kontrol menunjukkan nilai rata-rata yaitu 78,97. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t statitstik menunjukkan Thitung > Ttabel dengan nilai Thitung 2,5263 dan nilai Ttabel sebesar 1,6641, pada taraf nyata signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar PPKn siswa kelas X Tata Boga, dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran terlaksana sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Blended learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Ha di terima.
PENGARUH PEMBELAJARAN PPKn TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA NEGERI 9 PADANG Rilung Dira; M Nursi; Pebriyenni
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/gm.v13i2.137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pembelajaran PPKn terhadap pengembangan karakter disiplin siswa SMA Negeri 9 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui angket/kuisoner, wawancara serta dokumentasi kepada informan yang dianggap berpotensi untuk memberikan informasi tentang bagaimana pengaruh pelaksanaan pembelajaran PPKn terhadap pengembangan karakter disiplin siswa. Teknik analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Populasi dalam penelitian ini 282 orang siswa SMA Negeri 9 Padang Kelas XI, dengan sampel 15% dari populasi yaitu 42 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pelaksanaan pembelajaran PPKn dalam mengembangkan karakter disiplin siswa SMAN 9 Padang. Hal ini terlihat dari hasil hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS dan menunjukkan Thitung > Ttabel, dengan nilai Thitung sebesar 11,484 dan nilai Ttabel sebesar 1,684 pada taraf nyata signifikan 0,05. Nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,363 dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,131 hal ini berarti bahwa pengaruh pelaksanaan pembelajaran PPKn dalam mengembangkan karakter disiplin siswa SMA Negeri 9 Padang sebesar 13,1%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap pengembangan karakter disiplin siswa SMA Negeri 9 Padang.
A Survey of the Character of Bung Hatta University Based on its Islamic Education Learning Program in the Digital Age Muslim Muslim; Heri Effendi; Pebriyenni Pebriyenni; M. Nursi; Siti Aisyah
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 7 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v7i2.5789

Abstract

Education throughout its history has always been intended as a vehicle to prepare the regeneration of students, so that they can carry out their life in a wise and fulfilling way. The demoralization and dehumanization that occurs in student life is attributed, among other things, to lack of honesty, distrust, lack of sense of responsibility, lack of discipline, and lack of self-integrity. This study aims to describe the PAI (Pendidikan Agama Islam - Islamic Education) learning process in the PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Pancasila and Civics Education) Study Program at the Bung Hatta University. This study uses a qualitative case study approach. The research subjects are PAI lecturers, Kebunghataan (Bung Hatta inspired ideals) lecturers and all of the students in the PPKn study program. Techniques of data collection used include observation, interviews and documentation studies. Data analysis includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the PAI learning process in the PPKn Study Program at Bung Hatta University was carried out by referring to the curriculum that applies at Bung Hatta University and the study program. In writing, it has not been integrated with the idea of Kebunghataan. The implications of the above is that students who graduate from this program embody the qualities of Bung Hatta University’s ideals, namely,  politeness, honesty, thrifty, and dignity.
Tradisi Upacara Basela Sebagai Kearifan Lokal Suku Anak Dalam (SAD) Jambi Dalam Mempertahankan Kultur di Era Globalisasi Novi Franciska; Pebriyenni Pebriyenni; Kurrota Aini; Dinda Nadya Qhotrunnada
Jurnal Ilmiah Langue and Parole Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Langue and Parole
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jilp.v7i1.620

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman budaya dan setiap daerah mempunyai kearifan lokal yang berbeda-beda. Provinsi Jambi merupakan daerah yang memiliki banyak keanekaragaman budaya dan tradisi. Keberagaman budaya tersebut dapat ditunjukkan oleh beberapa suku di Jambi, antara lain suku Melayu, suku Kerinci, suku Batin, suku Senghulu, suku Anak Dalam (Kubu), dan suku nomaden. Salah satu suku yang paling populer adalah suku Anak Dalam atau sering disebut dengan suku Kubu. Suku Anak Dalam merupakan suku khas yang ada di Provinsi Jambi. Mereka tergolong minoritas dan mempunyai tradisi unik dalam mengobati penyakit, yakni melalui upacara Basela. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali sejarah dan nilai upacara Basela sebagai metode penyembuhan tradisional serta melestarikan kearifan lokal yang terkandung dalam budaya Basela di era globalisasi ini. Dalam pelaksanaannya menggunakan metode penelitian atudy literatur atau penelitian terdahulu seperti artikel, jurnal, buku, dan lain-lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Basela merupakan warisan budaya yang ditujukan untuk pengobatan non medis dan bentuk doa bagi suku Anak Dalam menghindari bencana. Komunitas batin suku Anak Dalam masih mempertahankan tradisi tersebut hingga saat ini karena mereka sangat memahami nilai-nilai kepercayaan Aimisme.
Praktikalitas Perangkat Pembelajaran Mata Kuliah Sejarah Pergerakan Nasional Indonesia Berbasis Konstruktivisme Berbantu Film Dokumenter Aisyah, Siti; Effendi, Heri; Muslim, Muslim; Pebriyenni, Pebriyenni; Hendrizal, Hendrizal
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5847

Abstract

Perangkat pembelajaran sangat penting dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat praktikalitas perangkat pembelajaran mata kuliah sejarah pergerakan nasional Indonesia berbasis konstruktivisme berbantu film dokumenter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model 4-D Thiagarajan. Hasil dari penelitian ini adalah Perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah Lembar Kerja Mhasiswa dan Instrumen Penelitian yang dikembangkan meliputi Lembar Observasi Aktivitas Dosen (LOAD), Lembar Aktifitas Mahasiwa (LOAM), Lembar Angket Respon  Mahasiswa (LARM) dan Lembar Validasi Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) dan Instrumen Penelitian. menunjukkan rata-rata keterlaksanaan pembelajaran pada sekolah berada pada kriteria semua aspek dalam pembelajaran terlaksana. semua aspek yang diamati berada dalam kriteria Semua Terlaksana (ST). Respon mahasiswa terhadap semua aspek terutama terhadap perangkat pembelajaran yaitu pendapat mahasiswa terhadap komponen pembelajaran yang terdiri dari rencana pembelajaran semester, lembar kerja mahasiswa, buku ajar dan tes kemampuan pemecahan masalah berada di atas 80 %. Artinya setiap aspek direspon positif oleh mahasiswa