Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KOMUNITAS ANIME SEBAGAI RUANG EKSPRESI BUDAYA POP DI LINGKUNGAN MAHASISWA Rika Maulia; Ramadan, Albin Fadhal; Perawati; Rabella Azzahra; Arif Saefudin
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.4616

Abstract

ABSTRAK: Budaya populer Jepang seperti anime dan cosplay telah menjadi fenomena global yang berpengaruh terhadap pola ekspresi dan identitas sosial mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunitas Japan Freak UIN (JFU) berperan sebagai ruang ekspresi budaya populer di lingkungan kampus Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi etnografi mini melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan komunitas. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JFU menjadi ruang negosiasi identitas antara nilai global dan religius melalui aktivitas kreatif dan kolaboratif mahasiswa. Kesimpulan utama menegaskan bahwa komunitas ini tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga meningkatkan literasi digital dan keterampilan sosial mahasiswa di era globalisasi. KATA KUNCI: Anime; Budaya; Komunitas; Pop ABSTRACT: Japanese popular culture such as anime and cosplay has become a global phenomenon that influences students' patterns of expression and social identity. This study aims to analyze how the Japan Freak UIN (JFU) community functions as a space for expressing popular culture in an Islamic campus environment. This research uses a qualitative approach with a mini-ethnographic study design through participant observation, in-depth interviews, and documentation of community activities. Data analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model with triangulation of sources and methods to ensure the validity of the results. The results of the study indicate that JFU has become a space for negotiating identity between global and religious values through creative and collaborative student activities. The main conclusion confirms that this community not only strengthens social solidarity but also improves students' digital literacy and social skills in the era of globalization. KEYWORDS: Anime; Culture; Community; Pop
Peran Penggunaan Bahasa Indonesia Formal dalam Membangun Profesionalisme Kerja Ramdhan Harizi; Asyifa Nabila Harahap; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia formal merupakan elemen krusial dalam komunikasi profesional di lingkungan kerja, namun saat ini mulai tergerus oleh tren komunikasi informal digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis bahasa baku dalam membangun citra profesionalisme individu dan integritas institusi. Dengan menggunakan metode studi tinjauan literatur, artikel ini mengeksplorasi berbagai teori komunikasi organisasi dan sosiolinguistik dari sumber jurnal ilmiah dan literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa formal tidak hanya berfungsi sebagai alat pertukaran informasi, tetapi juga sebagai refleksi kompetensi, kedisiplinan intelektual, dan bentuk penghormatan dalam hierarki kerja. Selain itu, bahasa formal ditemukan dapat meminimalisir ambiguitas dalam instruksi kerja sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Kesimpulannya, penguasaan bahasa Indonesia formal adalah aset strategis bagi pekerja dalam membangun kredibilitas dan memelihara hubungan profesional yang berkelanjutan di tengah keberagaman latar belakang budaya karyawan.
Peran Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Manajerial di Lingkungan Organisasi Rama Arya Wijaya; Suci Riska Rahmadini; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis urgensi dan fungsi strategis Bahasa Indonesia dalam kerangka komunikasi manajerial di lingkungan organisasi modern. Sebagai bahasa resmi negara, Bahasa Indonesia memegang peranan vital dalam menjamin kejelasan informasi dan koordinasi antarlevel manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa dalam proses pengambilan keputusan, instruksi kerja, dan pembangunan budaya organisasi, sekaligus mengidentifikasi hambatan linguistik yang sering muncul. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (literature review) dengan menganalisis literatur ilmiah publikasi tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan tepat secara kontekstual berkorelasi positif terhadap minimalisasi ambiguitas informasi dan peningkatan efisiensi operasional. Temuan ini juga menyoroti bahwa kendala utama dalam komunikasi manajerial saat ini adalah inkonsistensi penggunaan istilah teknis dan percampuran bahasa (code-mixing) yang tidak proporsional. Simpulan inti dari artikel ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi berbahasa bagi manajer bukan sekadar aspek administratif, melainkan instrumen kepemimpinan untuk membangun otoritas dan kepercayaan dalam organisasi
Co-Authors Abdul Azis Adya’ Zahra Afnan I Amri Ahmad Ridwan Airin Triyana Aldika Putra Zega Aldo Fuadi Heriyana Alya Sari Amanda, Samira Annisa Assyifa Arif Saefudin Aris Dwi Nugroho Armina Khoiriyah Asril Ahmad Sani Asyifa Nabila Harahap Atmazaki Atmazaki Aulia Rahmadanti Berqy Indah Merputi Chikadetry Syalomita Siregar Cindy Aulia Putri Cindy Sri Wahyuni Defina Maharani Desliani Dhea, Dhea Putri Agustina Divia Zal Rizky Emilza Syawitri Ersa Octavia EVA SAFITRI Fadel M. Nur Siregar Faizah, Andi Nurul Farah Anggreana Farhan Azhar Marshal Farida FRIDIYANTO Gezia Devinta , Gezia Ghinanda Nasywa Gustina Kumala Dewi Hafidatul Husna Hafizha Syafwah Hariyani Ningsih Havizh Pradana Zale Hesniati, Hesniati Hifny Nashif Igbal Sandi Agustian Illona Rakanaila Indah Afriliani Intan Juwita Purba Intan Mulia Sari Irine Kartika Pebrianti Jonathan William Salomo Kania Fauziah Khairnadila Putri Apandi Lia Trinanda M Zidane Qalbin Akba M. Ihsan M. Ikbal M. Saleh Al Amin, M. Saleh Mairoza Mega Fatimah Rosana Meilan Sri Despitra MIFTAHUL JANNAH Muhammad Daffa Gibran Muhammad Ibnu Ragil Mutiara Rahma Cornery Nadia Miftahul Jannah Najma Nayla Desti Ayuwanda Nesyara Hendriani Nheza Aulia Putri Nina Hartati Noverma Novia Juita Novita Eka Rahmadhani Nurdiansyah, M. Nurhardian Nurul Azmi Olivia Fitriani Opstaria saptarini Popi Nurjannah Puteri Diana W HRP Putri Ernisa Rabella Azzahra Rahayu Lestari Rahma Gustina Putri Rahmi Armanda Putri Rama Arya Wijaya Ramadan, Albin Fadhal Ramadhani Adinda Salsabilla Ramdhan Harizi Resti Juniasti Reynaldi Surya Saputra Rezeki Putri Utami Rika Maulia Rinda Andini Thamrin Riska Nurazila Rosmalinda Sabrina Nurhasanah Silvi Rahmadani Sri Rahmawati Sri, Sri Asfirawati Halik Suci Riska Rahmadini Suci Syafitry Surya Rahmat Pratama Tiara Rosa Maharani Tisya Khairunnisa Vadly Dwijka Jafesia Wahyu Guslistiawan Yerri Hartanto Yudi Irwansi Zahwa Aulia Zikra Andini Mardhiyah