Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS MULTI-REPRESENTASI PRAKTIK SEDERHANA DARI FENOMENA EFEK TYNDALL Faisal, Syarif; Nugroho, Sunyoto Eko; Prasetya, Agung Tri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum sederhana dapat menjadi acuan berpikir kritis yang melibatkan kemampuan multi representasi dalam memahami efek tyndall. Penelitian ini mendeskripsikan fenomena efek tyndall yang dilakukan melalui metode praktikum sederhana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode praktikum untuk pengambilan data. Teknik analisis yang digunakan berupa analisis deskriptif kualitatif berdasarkan fenomena observasi yang dilakukan peneliti. Hasil yang didapatkan bahwa air dapat digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan partikel koloid melalui peristiwa efek tyndall. Terdapat pola penghamburan cahaya yang semakin meningkat di dalam larutan setiap penambahan tetes susu. Peristiwa ini berbanding terbalik dengan nilai lux meter yang mengalami penurunan setiap penambahan partikel susu. Hal ini dapat dipahami secara simbolik telah terjadi pelemahan gelombang cahaya yang keluar dari larutan koloid. Pemahaman multi representasi akan sangat membantu menjelaskan fenomena efek tyndall. Penelitian ini memberikan rekomendasi analisis multi representasi dalam pembelajaran kimia khususnya efek tyndall melalui praktikum sederhana dengan pengamatan secara teliti, pemahaman ukuran partikel, dan memvisualisasikan secara simbolik..
Penguatan Metode Evaluasi Kompetensi Guru IPA dalam Pengetahuan Ilmiah dan Keterampilan Mengajar Harjono, Harjono; Sumarni, Woro; Kurniawan, Cepi; Prasetya, Agung Tri; Sumarti, Sri Susilogati; Prasetyo, Ridho
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.524

Abstract

Kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalitas seorang guru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia. Kompetensi guru berpengaruh positif terhadap kualitas pendidikan melalui pengajaran yang efektif dan hasil belajar siswa yang lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode: (1) observasi, (2) pelatihan guru melalui workshop dan Focus Group Discussion (FGD), dan (3) implementasi evaluasi secara daring dan luring. Workshop dan FGD ini membahas sistem pelatihan profesionalitas guru yang diterapkan di Korea Selatan, Program Profesi Guru (PPG), standar kompetensi guru, dan sistem penilaian guru di Indonesia. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi guru untuk menjadi lebih kompeten. Guru yang kompeten harus memahami pengetahuan mengajar, pedagogik, konteks pembelajaran, efikasi diri, dan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. Dari kegiatan ini diketahui bahwa belum ada metode evaluasi guru yang memadai untuk diadaptasi. Oleh karena itu, disarankan adanya skema dari pemangku kepentingan untuk melakukan supervisi terkait metode evaluasi kompetensi guru.
Penerapan Model Problem Based Learning Terintegrasi CRT Pada Materi Koloid Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik di SMAN 1 Keritang Firoos S, Reynata; Sumarti, Sri Susilogati; Prasetya, Agung Tri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran problem based learning yang terintegrasi dengan pendekatan culturally responsive teaching pada materi koloid dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Pendekatan ini dirancang untuk mengaitkan konsep kimia dengan konteks budaya lokal, sehingga menciptakan pembelajaran yang bermakna dan relevan bagi peserta didik. Penelitian menggunakan desain one group pretest posttest dengan subjek 32 peserta didik di kelas XI-2 SMAN 1 Keritang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan uji N-Gain dengan bantuan software SPSS Statistics 25. Instrumen yang digunakan berupa tes esai, terdiri dari lima soal pretest -posttest sesuai indikator keterampilan berpikir kritis menurut ennis. Hasil pretest menunjukkan seluruh peserta didik berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 38,75. Setelah penerapan model, terjadi peningkatan signifikan pada hasil posttest, dengan rata-rata skor mencapai 88,59. Sebanyak 30 peserta didik masuk kategori tinggi dan 2 peserta didik berada pada kategori sedang. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7671 termasuk kategori tinggi, dan persentase peningkatan sebesar 76,7 persen tergolong efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model problem based learning yang terintegrasi dengan pendekatan culturally responsive teaching secara efektif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran kimia mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis serta menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual, interaktif, dan bermakna.
IDENTIFIKASI ISU SOSIOSAINTIFIK DALAM PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL YANG MENGANDUNG BKO UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA ANALISIS Budiarti, Aqnes; Haryani, Sri; Sumarni, Woro; Prasetya, Agung Tri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan isu sosial dalam pembelajaran isu sosiosaintifik (SSI) telah terbukti dapat meningkatkan penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik. Salah satu isu sosial yang berpotensi digunakan dalam pembelajaran kimia analisis adalah isu obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) yang dilarang pemerintah karena dapat membahayakan kesehatan. Namun, hingga saat ini belum banyak dikembangkan metode pembelajaran yang efektif untuk mengintegrasikan isu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi isu sosial tentang obat tradisional khususnya jamu yang mengandung BKO, menganalisis kualitatif dan kuantitatif kandungan BKO dalam jamu serta membandingkan dengan peraturan kesehatan. Penelitian dilakukan dalam dua tahap yaitu eksplorasi berita dan praktik laboratorium dengan sampel jamu diambil dari lokasi terjadinya isu. Eksplorasi berita tentang isu jamu yang mengandung BKO dilakukan menggunakan tiga mesin pencari informasi yaitu Google, ChatGPT, dan DeepSeek. Praktik laboratorium dilakukan dengan analisis kualitatif BKO menggunakan kromatografi lapis tipis dilanjutkan analisis kuantitatif menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi berita isu memperoleh fenilbutazon sebagai bahan kimia yang paling banyak ditambahkan dalam jamu. Hasil praktik laboratorium menunjukkan sampel jamu positif mengandung fenilbutazon dengan kadar 200,93 mg per sachet jamu. Hasil ini menunjukkan adanya pelanggaran terhadap Permenkes No. 6 Tahun 2012 yang melarang penambahan BKO dalam obat tradisional.
KESULITAN SISWA DALAM PEMECAHAN SOAL CERITA PADA MATERI PECAHAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN Ridhaningtyas, Latifa Putri; Idammatussilmi, Idammatussilmi; Prasetya, Agung Tri
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i3.6541

Abstract

Peran matematika dalam kehidupan sehari-hari sangat penting, termasuk dalam materi operasi hitung pecahan. Penerapan materi pecahan, sering dijumpai pada kegiatan jual beli, sehingga dengan menggunakan soal cerita, siswa akan lebih dapat memahami materi. Selain itu, dalam proses pemecahan soal cerita juga dapat melatih daya berfikir kritis dan kreatif. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita pecahan. Mulai dari kesalahan membaca simbol, memahami makna, mengubah soal menjadi model matematika, salah dalam prosedur atau langkah-langkah penyelesaian serta dalam ketelitian menuliskan jawaban akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita pecahan, sehingga dapat membantu penelitian selanjutnya dalam menemukan solusi. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakan Systematic Literatur Review dengan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami kesulitan menyelesaikan soal cerita pada materi operasi hitung pecahan. Berpedoman pada indikator dari kesalahan Newman, dapat diperoleh kesimpulan bahwa tipe kesulitan yang paling banyak dialami siswa ialah transformation error (27,77%), comprehension error (27,77%), procces skill error (27,77%), encoding error (11,12%), dan reading error (5,57%).   The role of mathematics in everyday life is crucial, including in the topic of fraction arithmetic operations. The application of fraction concepts is often encountered in buying and selling activities, and using word problems can help students better understand the material. Additionally, solving word problems can also train critical and creative thinking skills. However, many students face difficulties in solving fraction word problems. These difficulties range from misreading symbols, understanding the meaning, converting problems into mathematical models, making errors in procedures or solution steps, to inaccurately writing the final answer. This research aims to identify the difficulties that students encounter in solving fraction word problems, in order to assist future research in finding solutions. This scientific article was written using the Systematic Literature Review with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) method. The results of the research show that students experience difficulties in solving word problems related to fraction arithmetic operations. Based on the indicators of Newman's errors, it can be concluded that the most common types of difficulties experienced by students are transformation errors (27.77%), comprehension errors (27.77%), process skill errors (27.77%), encoding errors (11.12%), and reading errors (5.57%).
Inquiry-Based E-Module with an Ethno-STEM Approach to Develop Sustainable Environmental Literacy Skills Sasmita, Media; Sudarmin, Sudarmin; Prasetya, Agung Tri; Zaim, Haniza Hanim binti Mohd
Jurnal Tadris Kimiya Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v9i1.32342

Abstract

Environmental literacy is one of the keys to support the success of sustainable development goals (SDGs). This research aims to develop an inquiry e-module with an ethno-STEM approach to the concept of volatile aromatic compounds. The research subjects involved 46 students in the chemistry education study program who took the course on organic chemistry of natural substances. Data collection was carried out using an environmental literacy questionnaire covering four domains (knowledge, cognitive skills, attitudes and behavior). The results showed that the validity of e-modules in terms of material and media was 82.5% and 93.25%, respectively, which were categorized as very valid. The results of the environmental literacy test indicate that the average scores for knowledge, attitude, cognitive skills, and behavior were 45.91, 46.46, 51.32, and 53.24. All four domains fall within the high category. The inquiry e-module with an ethno-STEM approach is very suitable for developing environmental literacy skills.
Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Edmodo Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Khofifah, Nur; Prasetya, Agung Tri; Haryani, Sri; Wijayati, Nanik
Chemistry in Education Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v12i2.66162

Abstract

Kimia kurang diminati oleh peserta didik karena materi kimia dianggap sulit dipahami. Kesulitan memahami kimia berdampak pada hasil belajar peserta didik. Model Discovery Learning dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan penemuan peserta didik sehingga mereka dapat memperoleh kesuksesan belajar lebih optimal dan membangunkan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik dengan model Discovery Learning berbantuan aplikasi Edmodo materi Hidrolisis Garam di SMA Negeri 1 Kedungwuni. Cara yang digunakan dalam teknik penarikan sampel yaitu teknik Cluster Random Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan non tes. Metode tes berupa soal Multiple Choice untuk mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik berupa soal pretest dan soal posttest sedangkan metode non tes berupa lembar angket motivasi untuk mengetahui motivasi belajar peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi biserial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang kuat berdasarkan nilai korelasi biserial terhadap motivasi belajar dan hasil belajar yang diperoleh sebesar 0,82 dan 0,80 dengan koefisien determinasi sebesar 64% dan 67,24%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Discovery Learning berbantuan aplikasi Edmodo terhadap hasil belajar dan motivasi belajar pada peserta didik.
Analisis Kompetensi Minimum Siswa pada Materi Hidrolisis Garam Melalui Pengembangan Instrumen Tes Bermuatan AKM dengan Konteks Saintifik Daily Life Afriani, Erina; Susilaningsih, Endang; Haryani, Sri; Prasetya, Agung Tri
Chemistry in Education Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v12i2.69259

Abstract

Kemampuan literasi membaca dan numerasi di Indonesia tergolong dalam kategori rendah, sehingga pemerintah membuat kebijakan baru salah satunya berupa penerapan soal berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dalam Asesmen Nasional (AN). Hasil observasi di SMA Negeri 1 Jepon, Blora menunjukkan bahwa penerapan soal AKM belum dilakukan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi minimum siswa dengan pemberian soal AKM. Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan desain penelitian ADDIE yang terdiri atas lima tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jepon, Blora. Instrumen pengumpulan data meliputi instrumen tes, lembar angket respon siswa dan guru, serta lembar wawancara siswa. Teknik analisis data penelitian meliputi, analisis kelayakan instrumen tes, kualitas tes, profil kompetensi minimum siswa, dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan nilai validitas isi instrumen dari validator dipeoleh 65,3/80 dengan kriteria sangat valid dengan sedikit revisi, validitas butir instrumen 34 dari 41 butir valid, reliabilitas item instrumen 0,97 dengan kriteria istimewa, reliabilitas person 0,92 dengan kriteria bagus sekali, profil kompetensi minimum berada pada kategori cakap, respon siswa terhadap instrumen produk pengembangan memberikan respon yang positif. Simpulan instrumen produk pengembang yang teruji kelayakan, validitas isi dan valid butir, serta didapatkan respon yang positif.
E-modul Pengayaan Multipel Representasi untuk Mengidentifikasi Kemampuan Literasi Kimia Siswa Ulfana, Avia Rizka; Haryani, Sri; Prasetya, Agung Tri; Sumarti, Sri Susilogati
Chemistry in Education Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v12i2.69422

Abstract

Modul pengayaan multipel representasi dapat dimanfaatkan sebagai upaya daam peningkatan literasi kimia sekaligus melaksanakan program pengayaan bagi siswa. Tujuan penelitian ini pengembangan e-modul pengayaan literasi kimia yang relevan, efisien, dan mendapat respon baik dari siswa. Model pengembangan Research and Development (R&D) dengan desain 4D, tahap-tahapnya Define, Design, Development, dan Disseminate. Metode pengumpulan data meliputi observasi awal, dokumentasi, angket, dan tes. Instrumen pengumpul data lembar angket validasi, soal pretestposttest, Angket respon peserta didik. Teknik Analisis data : Analisis data validasi ahli, Analisis data hasil pretest-posttest, dan Analisis data Angket respon siswa terhadap e-modul produk pengembangan. Hasil penelitian, berdasarkan hasil analisis data validasi diperoleh rerata skor validator isi = 74 dari skor total 80, dengan kategori sangat valid isi, rerata skor ahli media 64 dari skor total 72 dengan kriteria sangat valid media, skor keterbacaan 40,07 dari skor total 44 kriteria sangat valid. Hasil pretest 84 dan posttest 96, Respon siswa terhadap produk e-modul pengayaan = 66,6 dari skor totaL 80. kategori sangat layak digunakan untuk mengambil data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, e-modul pengayaan multipel representasi bermuatan literasi kimia yang dikembangan layak dan efektif diterapkan pada program pengayaan serta mendapatkan tanggapan yang baik dari siswa.
A Systematic Literature Review: The Role of Character-Based Digital Literacy in 21st Century Learning in Elementary Schools Utaminingsih, Esty Setyo; Puspita, Maria Ayu; Ihsandi, Aldi; Intania, Belita Yoan; Prasetya, Agung Tri; Ellianawati, Ellianawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4858

Abstract

Education in the 21st Century has experienced various changes in various lines of life, such as the rapid progress of science and technology that can be used to meet educational needs. 21st-century education directs students to improve different skills and shape the morale and character of students through the use of the role of digital literacy in education. This study aims to systematically examine the scope of research in digital literacy, character, and the 21st Century using the PRISMA (Preferred Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) design, which consists of three steps: identification, screening, and inclusion. The number of articles found was 472 from 2016 to 2022. This study reviewed 25 items based on three systematic literature review analysis steps. This research concludes that digital literacy is essential in strengthening students' character. The application of digital literacy is expected to support 21st-century skills, including critical thinking, communication, collaboration, and creativity.
Co-Authors - Jumaeri A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aditya Marianti Afria Wulan Prihatin, Afria Wulan Afriani, Erina Ainin Khilya, Ainin Alauhdin - Amelia, Laksmi Rahmaning Ani Rusilowati Anugrah Tri Ilyasa, Anugrah Tri Aqnes Budiarti Arif Widiyatmoko, Arif Aurelia Anggit Widya Munika, Aurelia Anggit Widya Bambang Subali Candra, Riski Ayu Cepi Kurniawan Deni Malik Ibrahim, Deni Malik Devi Tataning Pratiwi, Devi Tataning Dhewi - Gandaningrum, Dhewi - Diah Ika Rusmawati, Diah Ika Didik Iswadi, Didik Dwi Nugroho Dyah Kristiyani, Dyah Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Ellianawati, Ellianawati Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo, Ersanghono Ervina Nur Hidayati, Ervina Nur Erwin Budi Pamungkas, Erwin Budi F Widhi Mahatmanti Fahrizal Nor, Fahrizal Faisal, Syarif Farikhah, Aflin Nur Fernanda, Adisti Firoos S, Reynata Hanifa, Deska Aisyia Harjito - Harjono Harjono Hartati, Ratni Hepi Endrias, Hepi Idammatussilmi, Idammatussilmi Ihsandi, Aldi Ika Devia Nursetiana, Ika Devia Intania, Belita Yoan Istiana, shofa Iwan Kurniawan Jati, Ninda Kirana Juniawan, Eko Rahmad Karmono, Harto Kartika Puspita Sari, Kartika Puspita Kasmadi Imam Supardi Kasmui -, Kasmui Khofifah, Nur Kotimah, Erlina Kusnul Kristanto, Tan Kevin Kristiyana, Kristiyana Latifa Putri Ridhaningtyas Latifah Latifah Lia Listantia, Lia M Alaudin M Alauhdin Mahmud Hilmi, Mahmud Maria Ayu Puspita Miftakhudin - Mirza Pahlevi, Mirza Miz Mazaya, Miz Mohammad Alauhdin, Mohammad Muhammad A’inni, Muhammad Muhammad Khoirul Huda Muhammad Naschan, Muhammad Muhammad Prio Bagus Santoso, Muhammad Prio Bagus Mujiatul Makiyah, Mujiatul Nanda Mahmudi, Nanda Nanik Wijayati Novilla Anggasari, Novilla Nugraha, Aditya Cahya Nugraha, Aditya Cahya Nuni Widiarti Nunik Kurniati, Nunik Nurbaeti, Lutfi Nurbaeti, Lutfi Nurul Fatimah octavia uriastanti, octavia Prasetiowati, Andi Lana Prasetiowati, Andi Lana Prasetyaningtyas, Tiwi Prasetyo, Ridho Pratiwi, Endiyana Pratiwi, Kadek Sintya Pri Andi Anggara, Pri Andi Rahayu, Endah Fitriani Rahmawati, Septiani Yuni Ratnawati, Nursanti Angger Ratnawati, Nursanti Angger Retha Aliefyan Rose, Retha Aliefyan Rina Mulyaningsih Rochmah, Vinny Rochmah, Vinny S Mursiti Sari, Erlin Purwita Sari, Erlin Purwita Sasmita, Media Setyo, Slamet Budi Sigit Nugroho Sigit Priatmoko Sofia, Aya Sofia, Aya Sri - Lestari, Sri - Sri Haryani Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin - Sudarmin Sudarmin Sulistiyani, Indania Febry Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Suryat Hadi Kusuma, Suryat Hadi Tania Prameswari, Tania Tirtasari, Ni Luh Triastuti Sulistyaningsih Ulfana, Avia Rizka Uswatun Hasanah Utaminingsih, Esty Setyo Whiny Okta Faiza, Whiny Okta Winarni Pratjojo, Winarni Wisnu Sunarto Woro Sumarni Yhuni Karlina, Yhuni Yosi Pratama, Yosi Yulinda Ambar Sari, Yulinda Ambar Zaim, Haniza Hanim binti Mohd Zara Bunga Namira, Zara Bunga