Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peranan Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Melalui Olahan Singkong (Manihot Esculenta) Di Kelurahan Jaya Kecamatan Tidore Utara Tidore Kepulauan Tosafu, Hasna; Amelia, Risky Nuri; Marthinu, Eva; Ummah, Kuntum Chairum; Samili, Asnita Ode
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10280

Abstract

Indonesia terkenal dengan keanekaragaman bahan pangan, salah satunya ubi kayu yang terdapat di Maluku Utara. Ubi kayu bisa diolah salah satunya menjadi sagu lempeng dan memiliki cita rasa yang khas. Kelurahan Jaya juga memiliki olahan ubi kayu yaitu berupa sagu lempeng. Sagu lempeng di daerah ini memiliki varian berbeda dengan sagu lempeng di daerah lain. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ibu rumah tangga dalam meningkatkan perekonomian keluarga melalui usaha sagu lempeng di Kelurahan Jaya, Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jumlah responden 10 orang dengan kriteria sudah berpengalaman memproduksi sagu lebih kurang selama 3 tahun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan ibu rumah tangga melalui usaha sagu lempeng di Kelurahan Jaya, mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan digunakan untuk kebutuhan keluarga.
Penerapan Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Dinamika Hidrosfer Kelas X SMA Negeri 10 Kota Ternate Marthinu, Eva; Nurdin, Rusdin; hasyim, Jainudin
Jurnal GeoCivic Vol 6, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v6i1.6189

Abstract

This research was conducted to improve the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 10 Ternate City. On the subject of Hydrosphere Dynamics through the application of the Example Non Example learning model by using worksheets (questionnaires) while the data analysis techniques used are Observation, and questionnaires. To improve student learning outcomes.The type of research used is descriptive qualitative research with reference to the Example Non Example learning model. To improve student learning outcomes. The place of research is SMA Negeri 10 Kota Ternate.The completeness of student learning outcomes as a whole can be seen in cycle I as many as 33 people who have not finished or as much as 8%. Those who have not achieved mastery learning or have not reached KKM. Whereas in cycle II there was an increase in student learning outcomes as many as 32 people who completed or as many as 89% of students achieved learning mastery, so it can be said that in cycle II students can be said to have succeeded or achieved KKM
Aktivitas Belajar Peserta Didik dengan Pembelajaran Literasi, Orientasi, Colaborasi dan Refleksi (Loc-R) di SMP Negeri 7 Kota Ternate Hernita Pasongli; Eva Marthinu; Julianto La Taju; Syarifuddin Adjam; Facriah Djumati; M. Ikhsan
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.133

Abstract

The lack of use of learning models makes teaching and learning activities less effective and interesting. The lecture learning model commonly used by teachers in teaching and learning activities is often considered boring by students and student learning activities are low. The purpose of this study was to determine the activities of students with the application of the Literacy, Orientation, Collaboration and Reflection Learning Model (LOC-R) at SMP Negeri 7 Ternate City. The research method is descriptive research with a quantitative approach. The research sample was VIIc SMP Negeri 7 Ternate City. The number of samples selected was 35 students consisting of 23 girls and 12 boys. The sample in this study was class VIIc students, the sample was selected by purposive sampling by taking into account the characteristics of students. Collecting data using observation sheets and study documentation. Analysis of the data used is the percentage formula with categorization criteria. The results obtained by student activities at the appreciative stage were 79.9%, literacy stage was 82.8%, orientation stage was 88.4%, collaboration stage was 85.4% and reflection stage was 94.4%. Student learning activities using the LOC-R learning model are very effectively implemented in the classroom
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN TAKAKURA Pasongli, Hernita; Sinaga, Rizky; Nasution, Lely; Aryuni, Vrita Tri; Marthinu, Eva
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1124

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sejak dulu hingga kini sulit untuk diatasi dalam lingkungan masyarakat, karena sampah telah menjadi barang keseharian masyarakat. Oleh karena itu perlunya adanya agen sebagai penghubung atau pelantara dalam mengimplementasikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah. Agen tersebut adalah peserta didik. Peserta didik dapat menjadi agent of change di sekolah yang dapat membawa perubahan di masyarakat. Hal ini disebabkan karena sekolah merupakan miniature masyarakat yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan dalam pengelolaan sampah sejak dini. Oleh karena itu diperlukan pemahaman sejak dini terkait dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar. Pengenalan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mengenalkan salah satu metode yang sangat sederhana, murah dan cepat yang dapat dilakukan oleh peserta didik yaitu metode Takakura. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan dengan klayak sasaran yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan tujuan tertentu. Metode Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh yakni peserta didik dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan demontrasi dengan baik. Pemahaman siswa meningkat dalam hal mengenal sampah dan dampak dari sampah sedangkan tahapan demonstrasi dan implementasi dari metode Takakura yakni siswa sangat memahami dengan benar langkah-langkah dalam mengolah sampah rumah tangga sehingga produk yang dihasilkan dari sampah, yang berasal dari dedauan, sisa makanan dari kantin dan sampah rumah tangga dapat diubah menjadi kompos.
Enhancing Geography Education Students' Competence in Sustainable Development Goals (SDGS): A Lesson Study Approach through LOC-R Learning Hernita Pasongli; Enok Maryani; Eva Marthinu; Rohana Sufia; Lely A. Nasution
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6319

Abstract

Preparing prospective teachers with a solid understanding of the Sustainable Development Goals (SDGs) and strong geographic literacy is essential for promoting sustainable development. This study explores how reflective practice, embedded in the Lesson Study (LS) model, can enhance geography education students’ comprehension of SDGs. Using a qualitative approach, the research was conducted through two LS cycles, each comprising the standard stages: Plan, Do, and See. Data were collected via observation sheets and classroom video recordings to assess student engagement and instructional effectiveness. In the first cycle, several challenges emerged, including poor time management, insufficient geographic literacy, discomfort from observer presence, and difficulty linking global case studies to SDG concepts. The second cycle introduced targeted improvements: the use of visual maps, enriched SDG-related content, and integration of digital technologies. These adaptations significantly enhanced student engagement and understanding. Findings demonstrate that the LOC-R (Local Context–Reflective) learning model, when implemented through LS, effectively helps students relate geographic knowledge to real-world sustainability challenges. Reflective collaboration among educators also contributed to improved instructional strategies. The LS-based LOC-R model shows strong potential in advancing both geographic literacy and critical thinking in the context of education for sustainable development. This approach equips future educators to analyze global issues and devise informed, sustainable solutions.
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN TAKAKURA Hernita Pasongli; Rizky Sinaga; Lely Nasution; Vrita Tri Aryuni; Eva Marthinu
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1124

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sejak dulu hingga kini sulit untuk diatasi dalam lingkungan masyarakat, karena sampah telah menjadi barang keseharian masyarakat. Oleh karena itu perlunya adanya agen sebagai penghubung atau pelantara dalam mengimplementasikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah. Agen tersebut adalah peserta didik. Peserta didik dapat menjadi agent of change di sekolah yang dapat membawa perubahan di masyarakat. Hal ini disebabkan karena sekolah merupakan miniature masyarakat yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan dalam pengelolaan sampah sejak dini. Oleh karena itu diperlukan pemahaman sejak dini terkait dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar. Pengenalan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mengenalkan salah satu metode yang sangat sederhana, murah dan cepat yang dapat dilakukan oleh peserta didik yaitu metode Takakura. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan dengan klayak sasaran yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan tujuan tertentu. Metode Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh yakni peserta didik dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan demontrasi dengan baik. Pemahaman siswa meningkat dalam hal mengenal sampah dan dampak dari sampah sedangkan tahapan demonstrasi dan implementasi dari metode Takakura yakni siswa sangat memahami dengan benar langkah-langkah dalam mengolah sampah rumah tangga sehingga produk yang dihasilkan dari sampah, yang berasal dari dedauan, sisa makanan dari kantin dan sampah rumah tangga dapat diubah menjadi kompos.