Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kota Ternate Indira Aditari Khayatun Nufus; Nurdin A. Rahman; Eva Marthinu
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 1, No 2 (2019): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.439 KB) | DOI: 10.33387/pangea.v1i02.1483

Abstract

Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Geografi sangat penting dalam mendukung kemampuan belajar siswa. Dengan adanya minat belajar siswa yang tinggi terhadap Geografi, siswa akan semakin mudah dalam mengikuti proses pembelajaran. Akan tetapi, tidak semua siswa memiliki minat yang sama terhadap mata pelajaran Geografi. Minat belajar siswa dalam mata pelajaran Geografi terdiri dalam berbagai kategori antara lain sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui minat belajar siswa di kelas XI IPS SMA 2 Kota Ternate pada mata pelajaran geografi. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh menggunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi saat dilakukan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, penelitian tersebut menunjukan bahwa minat belajar siswa di kelas XI IPS SMA 2 Kota Ternate pada mata pelajaran geografi tergolong dalam kategori tinggi sebesar 64,8%. Hal tersebut disebabkan oleh faktor internal dalam diri siswa berupa perasaan senang, ketertarikan, rasa perhatian dan peran aktif siswa yang berusaha terlibat dalam mata pelajaran Geografi menciptakan kesadaran siswa tentang arti penting mata pelajaran geografi dalam proses pembelajaran. Adapun tingginya minat siswa juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti peran guru dalam memberi motivasi tentang arti penting mata pelajaran geografi dan dukungan dari pihak orang tua siswa yang memberikan semngat kepada siswa untuk senantiasa belajar. Kata kunci: minat belajar siswa, mata pelajaran geografi.
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM MENGELOLAH LAHAN PERTANIAN DI KELURAHAN GURABUNGA KOTA TIDORE KEPULAUAN Asmawati Kamarudin; Hernita Pasongli; Ramdani Salam; Eva Marthinu; Riski Nuri Amelia
Jurnal Geocivic Vol 5, No 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v5i1.4929

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kearifan lokal masyarakat dalam membuka lahan pertanian di Kelurahan Gurabunga Kota Tidore kepulauan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan metode snowball sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi sehingga data yang dihasilkan akurat. Subjek penelitian informan berjumlah 15 orang. Lokasi penelitian ini bertempat di Kelurahan Gurabungan Kecamatan Kota Tidore Kepulauan dan waktu dari penelitian ini dilaksanakan pada selama 1 bulan. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengacu pada pengetahuan lokal responden. Hasil yang diperoleh tradisi masyarakat Kelurahan Gurabunga yang masih dipertahankan sampai sekarang ketika akan membuka lahan yaitu diantaranya menentukan lokasi pertama oleh tokoh adat, sari wange malaha, Sedangkan untuk tahapan-tahapan yaitu sari wange malaha, gotong royong, tote hate mangofa, tote hate ma lamo, towo hate, dan gahi karo ho. Kegiatan dengan menggunakan tradisi ini sebaiknya dilestarikan sehingga  generasi berikutnya dapat merasakan manfaatnya. Kata Kunci: Kearifan lokal dan pengelolaan lahan
Pemberian LKPD Berbantuan Scaffolding pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Negeri 5 Kota Ternate Hernita Pasongli; Eva Marthinu; Susana R Bahara; Akson Akson; Muhamad Ihsan Azhim
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38098

Abstract

The aims of this study were: 1) to determine the effect of providing LKPD assisted by Scaffolding on learning outcomes for geography subjects. 2) by presenting scaffolding it can improve student learning outcomes at SMP Negeri 5 Ternate City. This research is a quasi-experimental research with nonequivalent Control Group Design. This study used two classes, namely the experimental class and the control class. The sample was selected by random sampling, namely class VIIa and VIIb with the research instrument used was a test question. The results of data analysis obtained homogeneity and normal distribution, then continued with (test) so that it showed differences in learning outcomes and treatment before the study in the experimental class. The n-gain analysis obtained a value of 0.74 with high criteria with the conclusion that the provision of scaffolding-assisted LKPD can improve student learning outcomes. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui pengaruh pemberian LKPD berbantuan Scaffolding pada Hasil Belajar mata Pelajaran geografi. 2) dengan pemberian LKPD berbantuan  scaffolding dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperiment dengan desain nonequivalent Control Group Desaign. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas ekperimen dan kelas control. Sampel terpilih secara random sampling yaitu kelas  VIIa dan VIIb  dengan instrument penelitian yang digunakan adalah soal tes. Hasil analisi data diperoleh homogenitas dan distribusi normal, kemudian dilanjutkan dengan (uji t) sehingga menunjukan adanya perbedaan hasil belajar dan sebelum perlakuan penelitian pada kelas eksperiment. Analisis n-gain diperoleh nilai 0,74 dengan kriteri tinggi dengan kesimpulan bahwa pemberian LKPD berbantuan scaffolding dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PEMBELAJARAN OUTDOOR DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS ALAM DI PANTAI TOBOLOLO Herniita Pasongli; Eva Marthinu; Ramdani Salam
JURNAL GEOGRAFI Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/geografi/vol10-iss2/2347

Abstract

With the study of geosphere phenomena that occur in coastal areas, it is very sad if learning is only carried out in class without bringing students to see and experience natural and social events directly in the real world. The objectives of this study were 1) to determine students' cognitive learning outcomes after carrying out outdoor learning in the Tobolo Beach Tourism object area and 2) to determine students' perceptions of using Tobololo Beach tourism objects as learning media. This study uses a combination of mixed methods design research with quantitative research methods as the primary method. The research subject is the biogeophysical environment and students. The data collection techniques used are, Observation Sheets, Interviews, Tests, and Questionnaires. Data analysis is using descriptive percentage. The research results obtained are; learning outcomes before carrying out nature-based outdoor learning are 93% categorized as incomplete. After the implementation of outdoor learning in the coastal tourist area of ​​Tobololo, the learning outcomes have increased, namely 100% with the complete category. The perceptions conveyed by students are also different before and after outdoor learning. The results of the analysis obtained that students' perceptions were categorized as good 17% and very good 83%. This nature-based outdoor learning is an alternative that can be used by teachers in improving learning outcomes. The results of student perceptions obtained in outdoor learning provide students with a happy atmosphere, motivate students, relax as well as being able to do recreation.
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN TAKAKURA Hernita Pasongli; Rizky Sinaga; Lely Nasution; Vrita Tri Aryuni; Eva Marthinu
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Volume 4, No 1 Maret 2023
Publisher : LP3M STKIP MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1124

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sejak dulu hingga kini sulit untuk diatasi dalam lingkungan masyarakat, karena sampah telah menjadi barang keseharian masyarakat. Oleh karena itu perlunya adanya agen sebagai penghubung atau pelantara dalam mengimplementasikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah. Agen tersebut adalah peserta didik. Peserta didik dapat menjadi agent of change di sekolah yang dapat membawa perubahan di masyarakat. Hal ini disebabkan karena sekolah merupakan miniature masyarakat yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan dalam pengelolaan sampah sejak dini. Oleh karena itu diperlukan pemahaman sejak dini terkait dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar. Pengenalan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mengenalkan salah satu metode yang sangat sederhana, murah dan cepat yang dapat dilakukan oleh peserta didik yaitu metode Takakura. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan dengan klayak sasaran yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan tujuan tertentu. Metode Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh yakni peserta didik dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan demontrasi dengan baik. Pemahaman siswa meningkat dalam hal mengenal sampah dan dampak dari sampah sedangkan tahapan demonstrasi dan implementasi dari metode Takakura yakni siswa sangat memahami dengan benar langkah-langkah dalam mengolah sampah rumah tangga sehingga produk yang dihasilkan dari sampah, yang berasal dari dedauan, sisa makanan dari kantin dan sampah rumah tangga dapat diubah menjadi kompos.
Penerapan Model Pembelajaran Example Non Example Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Dinamika Hidrosfer Kelas X SMA Negeri 10 Kota Ternate Eva Marthinu; Rusdin Nurdin; Jainudin hasyim
Jurnal GeoCivic Vol 6, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/geocivic.v6i1.6189

Abstract

This research was conducted to improve the learning outcomes of class X students of SMA Negeri 10 Ternate City. On the subject of Hydrosphere Dynamics through the application of the Example Non Example learning model by using worksheets (questionnaires) while the data analysis techniques used are Observation, and questionnaires. To improve student learning outcomes.The type of research used is descriptive qualitative research with reference to the Example Non Example learning model. To improve student learning outcomes. The place of research is SMA Negeri 10 Kota Ternate.The completeness of student learning outcomes as a whole can be seen in cycle I as many as 33 people who have not finished or as much as 8%. Those who have not achieved mastery learning or have not reached KKM. Whereas in cycle II there was an increase in student learning outcomes as many as 32 people who completed or as many as 89% of students achieved learning mastery, so it can be said that in cycle II students can be said to have succeeded or achieved KKM
HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN MASYARAKAT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 28 HALMAHERA SELATAN Eva Marthinu; Hasmawati Hasmawati; Hernita Pasongli; Rugeri Lewarion
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i2.45770

Abstract

The aims of this study were: to find out the relationship between the community environment and the family environment on students' learning motivation in geography subject and to find out how much the relationship between the community environment and family environment has on student learning motivation in geography class X class at SMA Negeri 28 Halmahera Selatan. This research is quantitative descriptive. Respondents amounted to 36 students. Test the validity of the instrument using the Product Moment correlation and test the reliability using the Cronbach's Alpha formula. Data analysis prerequisite tests include normality tests and linearity tests. The data analysis used is a simple regression analysis technique for the first hypothesis (X1 – Y) and the second hypothesis (X2 – Y) and multiple regression analysis for the third hypothesis (X1 X2 – Y). The results showed that there was a positive relationship between the community environment and the learning motivation of class X students with rx1y = 0.457; r2 x1y= 0.209; and tcount of 3.042 greater than ttable of 2.026 and a positive relationship with the family environment, namely, with rx2y = 0.651; r2x2y = 0.424 and tcount = 5.073 which is greater than ttable of 2.026. 2) there is a positive relationship between the community environment and family environment together with students' learning motivation Ry(1,2) = 0.652; R2 y(1,2) = 0.425; and Fcount of 12.580 greater than Ftable of 3.27.Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui hubungan lingkungan masyarakat dah lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran geografi serta  Untuk mengetahui berapa besar hubungan lingkungan masyarakat dan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Geografi kelas X di SMA Negeri 28 Halmahera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Responden berjumlah 36 siswa. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Uji prasyarat analisis data meliputi uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data yang digunakan adalah teknis analisis regresi sederhana untuk hipotesis pertama (X1 – Y) dan hipotesis kedua (X2 – Y) serta analisis regresi ganda untuk hipotesis ketiga (X1 X2 – Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Hubunganh positif  Lingkungan masyarakat terhadap Motivasi Belajar siswa kelas X  dengan rx1y= 0,457; r2 x1y= 0,209; dan thitung sebesar 3.042 lebih besar dari ttabel sebesar 2,026  dan hubunganh positif  Lingkungan keluarga yakni, dengan rx2y = 0,651; r2x2y =0,424 dan thitung =5,073 lebih besar dari ttabel sebesar 2,026. 2) terdapat hubungan positif Lingkungan masyarakat dan Lingkungan Keluarga secara bersama-sama terhadap Motivasi Belajar siswa Ry(1,2) = 0,652; R2 y(1,2) = 0,425; dan Fhitung sebesar 12,580 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,27.
Sosialisasi Pemanfaatan Sampah Menjadi Barang Bermanfaat di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Dufa Dufa Kota Ternate Mukhtar Yusuf; Hernita Pasongli; Eva Marthinu; Risky Nuri Amelia; Vrita Tri Aryuni; Yuni A. Safitri; Lely A. Nasution
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 4 (2023): JAMSI - Juli 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.805

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk meningkat dibarengi dengan pola komsumsi masyarakat sehingga mengakibatkan produksi sampah juga ikut meningkat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan berpengaruh terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu diperlukan langkah nyata untuk membangun sikap sadar dan perilaku dalam menjaga lingkungan. Langkah nyata dapat dilakukan dengan cara sosialisasi dalam mengolah sampah. Kegiatan PKM dilkasanakan selama 1 bulan yang diawali dengan koordinasi dengan kepala sekolah, observasi lingkungan sekolah dan menyiapkan alat dan bahan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian adalah Peserta didik kelas VII MTs. Darul Falah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahapan yakni sosialisasi dan pelatihan. Tahapan sosialisasi, peserta didik diberikan pemahaman konsep lingkungan hidup, klasifikasi jenis sampah dan metode dalam mengelolah sampah selain itu, video stimulus dampak membuang sampah sembarangan juga diberikan dalam tahapan ini. Tahapan kedua yakni pelatihan, metode yang digunakan dalam tahapan ini adalah demontrasi dan diskusi. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini adalah antusias siswa dalam mengikuti kegiatan dalam memberikan dan menjawab pertanyaan dari narasumber serta menghasilkan produk yang berasal dari sampah plastic yakni tempat pencil dan pot/vas bunga.
Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Peduli Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Geografi terhadap Perilaku Penanganan Sampah Plastik di Kos-Kosan Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara Pasongli, Hernita; Evita, Evita; Salam, Ramdani; Marthinu, Eva
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jgg.v13i1.03

Abstract

Permasalahan sampah yang sering berserakan di suatu lingkungan tak jarang dianggap sepele oleh masyarakat. Padahal permasalahan sampah dapat dikatakan sebagai permasalahan yang penting bagi masyarakat bahkan telah menjadi persoalan tradisi yang sampai sekarang sepertinya susah buat terselesaikan serta terpecahkan. Aktivitas membuang sampah sembarangan sepertinya sudah menjadi suatu kebiasaan baru bagi rakyat Indonesia disela-sela melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Pendidikan Geografiterhadap perilaku penanganan sampah plastik di kos-kosan Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional, dengan cara mengumpulkan data melalui kuesioner dan pengamatan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa Pendidikan Geografiyang aktif semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Geografi berjumlah 76 orang dengan teknik pengambilan sampel secara acak (Random Sampling). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup sebanyak 20 item yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa geografi. Teknik analisis data adalah teknik analisis univariat dan statistik inferensial (uji hipotesis) menggunakan IBM SPSS 25. Hasil uji hipotesis koefisien korelasi di peroleh sebesar 0,259 dengan nilai signifikan sebesar 0,024 lebih kecil dari 0,05. Artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap peduli lingkungan mahasiswa Pendidikan Geografiterhadap penanganan sampah plastik di Indokost Kelurahan Akehuda Kota Ternate Utara.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) BERBASIS LOC-R (LITERASI, ORIENTASI, KOLABORASI, DAN REFLEKSI) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA DI SMP NEGERI 5 KOTA TERNATE Pasongli, Hernita; Aida, Elsa Nur; Marthinu, Eva; Aryuni, Vrita Tri; Salam, Ramdani; Amelia, Risky Nuri
Phinisi Integration Review Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v7i2.61943

Abstract

Model Pembelajaran Think Pair Share  (TPS) telah  banyak diimplementasikan oleh guru di sekolah dan output dari pembelajaran ini adalah peningkatan hasil belajar, aktivitas dan motivasi belajar. SMP Negeri 5 pertama kali memadukan pembelajaran Think Pair Sair (TPS) dengan LOCR. Pembelajaran LOCR merupakan pembelajaran baru yang dimodifikasi dari literasi peta yang terdiri dari Literasi, Orientasi, Kolaborasi dan Refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar (kognitif) dengan model pembelajaran TPS berbasis LOC-R di SMP 5 Kota Ternate. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan jumlah sampel 15 siswa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan, teknik pengampilan sampel berdasarkan purposive sampling. Tes dan lembar observasi digunakan sebagai alat pengumpulan data dengan analisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran Think Pair Share berbasis LOCR dapat meningkatkan hasil belajar. Peningkatan terjadi di siklus II setelah adanya perbaikan pembelajaran yang dilakukan  oleh guru setelah mendapatkan hasil refleksi dari observer dan dosen dari program studi pendidikan geografi. Model pembelajaran TPS dengan LOCR dapat memberikan rekomendasi kepada guru dalam memberikan pendampingan kepada siswa apabila membutuhkan bantuan.The Think Pair Share (TPS) learning model has been implemented by many teachers in schools and the output of this learning is increased learning outcomes, activity and learning motivation. SMP Negeri 5 first combined Think Pair Sair (TPS) learning with LOCR. LOCR learning is a new learning modified from map literacy which consists of Literacy, Orientation, Collaboration and Reflection. The aim of this research is to determine the improvement in learning outcomes (cognitive) with the LOC-R based TPS learning model at SMP 5 Ternate City. The method in this research is Classroom Action Research (PTK) with a sample size of 15 students consisting of 7 men and 8 women, the sample collection technique is based on purposive sampling. Tests and observation sheets are used as data collection tools with analysis using the percentage formula. The research results show that the LOCR-based Think Pair Share learning model can improve learning outcomes. The increase occurred in cycle II after improvements in learning carried out by the teacher after receiving reflection results from observers and lecturers from the geography education study program. The TPS learning model with LOCR can provide recommendations to teachers in providing assistance to students if they need help.