Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPAN MULTIMEDIA DALAM PENANAMAN NILAI BERBAKTI KEPADA ORANGTUA MELALUI FILM BERBAHASA INGGRIS Rasmita; Rosi Kumala Sari; Nadya Alinda Rahmi
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5076

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi multimedia dalam menanamkan nilai berbakti kepada orang tua (birrul walidain) melalui media film berbahasa Inggris di TPQ Nurul Huda Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang. Kegiatan ini muncul sebagai respon terhadap menurunnya kesadaran anak-anak akan pentingnya menghormati dan mencintai orang tua, serta rendahnya minat belajar bahasa Inggris di kalangan santri. Pemanfaatan teknologi multimedia dilakukan melalui tiga tahapan utama: (1) pemutaran film bertema keluarga dan nilai-nilai birrul walidain dalam bahasa Inggris, yang dilengkapi subtitel bahasa Indonesia, menggunakan perangkat audiovisual digital; (2) diskusi interaktif berbasis tampilan multimedia untuk menggali pesan moral, nilai keagamaan, dan ekspresi bahasa asing dari film yang ditonton; serta (3) aktivitas pembelajaran kreatif berbasis komputer seperti bermain peran digital dan tugas multimedia sederhana yang mendukung pemahaman nilai karakter. Kegiatan ini melibatkan 30 santri berusia 07–12 tahun yang dipilih secara acak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap nilai birrul walidain berdasarkan hasil kuesioner pascakegiatan, dan 70% santri menyatakan lebih tertarik mempelajari bahasa Inggris melalui pendekatan multimedia. Kegiatan juga melibatkan orang tua dan pengurus TPQ dalam sesi refleksi berbasis video, menciptakan kolaborasi sinergis antara keluarga, pendidik, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi multimedia tidak hanya memperkuat nilai-nilai karakter Islam, tetapi juga meningkatkan minat terhadap penguasaan bahasa asing di lingkungan TPQ. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran terpadu berbasis nilai dan teknologi di lembaga pendidikan Islam serupa.
The Implementation of Think Pair Share in Improving Students’ Speaking Ability in Giving Opinions Toward Videos or Podcasts Characters Rasmita Rasmita; Rosi Kumala Sari
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i1.5902

Abstract

This research aims to describe the implementation of the Think Pair Share (TPS) learning model in improving students’ speaking skills, particularly in expressing opinions about English videos or podcasts that the students have watched or listened in learning process. This research method was a descriptive qualitative with participants consisting of 42 students from first-semester students of the English management Study Program at Putra Indonesia University in Padang. Data were collected through observation, interviews, and documentation of classroom activities. The results revealed that the systematic application of the three stages of TPS—think, pair, and share—significantly improved students’ participation in giving opinion in the class. They use variation vocabulary and confidence in expressing opinions. Moreover, the model fostered a collaborative and communicative learning environment among students. Furthermore, TPS created a collaborative and communicative learning atmosphere that encouraged students to support each other and reduce anxiety in speaking English. The integration of digital media, such as videos and podcasts, also increased students’ interest and motivation in learning. Thus, implementing Think Pair Share (TPS)in speaking class proved that it is an effective and relevant strategy to enhance students’ speaking ability.
MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS DAN KEMAMPUAN BERPIKIR CEPAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) SE-SUMATERA BARAT MELALUI KOMPETISI ENGLISH SCRABLE GAME Desi Andriani; Rahma Dania; Rosi Kumala Sari
Azam Insan Cendikia Vol. 4 No. 3 (2025): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v4i3.227

Abstract

Pembelajaran kosakata bahasa Inggris pada siswa mulai sekolah dasar sampai tingkat perguruan sangatlah penting. Penguasaaan terhadap kosakata bahasa Inggris adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa untuk dapat menguasai semua skill bahasa Inggris yaitu listening, reading, speaking dan writing. Namun sayangnya banyak kesulitan yang dihadapi oleh siswa dalam mempelajari bahasa Inggris karena kurangnya kosakata yang mereka miliki. Sehingga diperlukan metode yang efektif dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa, termasuk siswa yang sedang duduk di sekolah menengah atas. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah scrabble game. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan Scrabble membantu siswa dalam memperluas kosakata bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan Scrabble dapat membantu siswa dalam memperluas kosakata bahasa Inggris mereka. Siswa harus secara aktif mencari, memahami, dan menggunakan kosakata dalam konteks yang tepat untuk memenangkan permainan. Dengan cara ini, Scrabble tidak hanya menjadi alat pembelajaran kosakata, tetapi juga membantu siswa untuk menginternalisasi dan mengaplikasikan kosakata tersebut dalam situasi nyata. Dengan adanya Scrabble, pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih menarik dan efektif, membantu siswa mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka.Kesimpulan dari pengabdian ini adalah Scrabble sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kosakata siswa.