Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI BELAJAR UNTUK ANAK DISLEKSIA DI SKB GUDO KABUPATEN JOMBANG Riski Auwalia Fitri; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang proses perencanaan, pelaksanaan, serta sarana prasarana yang tersedia sebagai penunjang pendampingan belajar. Penelitian ini dilangsungkan pada orang tua dari peserta didik kelas inklusi di SKB Gudo Kabupaten Jombang berjumlah 8 orang tua yang diambil berdasarkan teknik purposive sampling dengan karakteristik memiliki anak berusia 14- 16 tahun dan sedang menempuh program kesetaraan paket B. Data- data penelitian dikumpulkan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang diselenggarakan secara offline dengan mendatangi rumah orang tua. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Data penelitian yang telah terkumpul di uji keabsahannya menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Selanjutnya untuk mempermudah dalam memahami hasil dilakukan reduksi data, display data, verifikasi dan dibuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa mayoritas orang tua telah melaksanakan perannya sebagai pendamping belajar untuk anak disleksia, namun masih berjalan kurang intens. Hal ini terlihat dari perencanaan yang berjalan kurang baik, karena minimnya penetapan jadwal belajar serta kurangnya komunikasi yang dibangun antara orang tua dan tutor. Sedangkan pelaksanaan serta sarana prasarana yang diberikan orang tua pada anak telah berjalan baik sebagaimana mestinya.
PERAN PENDAMPING DESA DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS KELOMPOK MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KERAJINAN TANGAN DI DESA SIMBATAN, KABUPATEN BOJONEGORO Lusi Septi Rahmawati; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan mengkaji perencanaan pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, dan pemecahan masalah dalam kegiatan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian dalam program peningkatan kapasitas melalui pelatihan kerajinan tangan terlaksana dengan baik dalam memberikan kemudahan melalui fasilitas barang dan jasa, rangsangan, dorongan semangat serta pendidikan dan pelatihan yang membangun. Penghampat dari pelatihan tersebut antara lain: kesibukan peserta, peserta kurang kurang mahir dan fokus KPM terbagi, sebagai solusi dilakukan pendekatan secara personal memotivasi, memfasilitasi alat dan bahan untuk mebuat kerajinan tangan. Kesimpulan peran pendamping dalam meningkatkan kapasitas kemampuan dan keterampilan dilakukan dengan manajemen pendampingan yang baik serta mampu menumbuhkan keberdayaan masyarakat dalam membuka usaha, hidup lebih sejahtera serta graduasi alami. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan pendamping mampu meningkatkan kapasitas kelompok masyarakat dengan program-program pelatihan. Pelaksanaan program peningkatan kapasitas KPM, pendamping telah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Dalam pengembangan, pendamping memiliki catatan khusus perkembangan peserta.
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK SAAT PEMBELAJARAN DARING BAGI ANAK USIA DINI DI PAUD NUSA INDAH SKB MOJOKERTO Dyah Mellania Rusmayanti; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 1 (2022): J+PLUS, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi orang tua dalam mendampingi anak saat pembelajaran daring. Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam/in-dept interviu, observasi partisipan dan dokumentasi. Keabsahan data sudah terdapat credibility, transferability, dependability dan confirmability. Dan analisis data telah menguraikan data condensation, data display, verification dan conclussion drawing. Dan hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi orang tua dalam mendampingi anak selama pembelajaran daring di PAUD Nusa Indah SKB Mojokerto dilakukan melalui beberapa cara. Beberapa hal yang dilakukan orang tua dalam membantu anak selama pembelajaran daring diantaranya memastikan kesehatan anak, menyediakan fasilitas yang dibutuhkan, memberikan suasana yang nyaman, menjadi teladan yang baik, serta berkoordinasi dengan guru. Selanjutnya orang tua dan guru dapat membangun komunikasi selama pembelajaran diantaranya dengan menahan keinginan memberi saran dan meyakinkan, menggunakan pertanyaan terbuka, tidak berlebihan saat memberi semangat, memahami perasaan orang lain, menggunakan bahasa tubuh dan nada suara untuk menyampaikan empati, serta mendengarkan secara reflektif.
Pelaksanaan Program Home Visit di TKIT KB Darush Sholihin Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Ervina Dwi Destianti; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program kegiatan home visit, dampak positif dan negatif, hambatan-hambatan yang dialami selama pelaksanaan program dan untuk memberikan motivasi atau rangsangan bagi para peserta didik agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan maksimal sesuai dengan tingkat perkembangan yang ingin dicapai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis deskriptif. Sedangkan untuk metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Untuk pengujian keabsahan data menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas dan uji konfirmabilitas. Untuk teknik analisis data yaitu meliputi kondensasi data, penyajian data dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa dalam penyelenggaraan program kegiatan home visit ini memiliki tiga tahapan yaitu (1) tahap perencanaan, dengan mempersiapkan rencana pembelajaran, melakukan pemetaan wilayah, meminta pendapat orang tua atau wali, mengelompokkan peserta didik serta membuat jadwal kunjungan, (2) tahap pelaksanaan, yaitu melakukan kunjungan ke rumah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan penyesuaian kegiatan pembelajaran dengan lingkungan rumah, kemudian yang terakhir (3) tahap evaluasi, format penilaian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah checklist, anekdot (penilaian perilaku), dan hasil karya kemudian dalam implementasi kegiatan memiliki dampak positif yaitu peserta didik memiliki kemajuan belajar yang baik dan maksimal dibanding dengan menggunakan sistem daring. Orang tua atau wali juga antusias dan memberi dukungan penuh terhadap penyelenggaraan program kegiatan ini mengingat mayoritas dari mereka memiliki kesibukan bekerja (workaholic) sehingga kegiatan home visit berjalan dengan lancar dan minim hambatan sesuai tujuan.
PERAN KARANG TARUNA DALAM MENYELENGGARAKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SAWENTAR Intan Zidna Basthian; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemuda ialah aset bangsa yang menjadi penentu masa depan guna lebih baik. Untuk itu pembentukan karakter pemuda merupakan hal dasar yang sangat penting. Karenanya terbentuklah di Indonesia organisasi-organisasi kepemudaan guna menjembatani peranan pemuda dalam setiap tranformasi sosial. Salah satu organisasi kepemudaan adalah karang taruna. Mereka memiliki peran penting dalam peradaban masyarakat, serta wadah partisipasi pemuda. Namun dalam implementasinya, ternyata manfaat yang utuh dan menyeluruh dari eksistensi karang taruna belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat di Desa Sawentar. Berbagai upaya dilakukan karang taruna guna meningkatkan keikutsertaan pemuda dalam menyelenggarakan program-program pemberdayaan masyarakatnya. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui program kegiatan, partisipasi masyarakat dan kendala yang muncul dalam penyelenggaraan program pemberdayaannya. Jenis penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil studi memperlihatkan peran karang taruna guna menyelenggarakan program pemberdayaan di Desa Sawentar telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Hal ini diketahui dengan dijalankannya program mereka, yakni: pelatihan pakan ternak (fermentasi), pelatihan desain grafis dan pelatihan MC Bahasa Jawa. Selain itu masyarakat memberikan timbal balik yang positif akan program-program karang taruna. Namun dalam penyelenggaraan nya masih ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya pendekatan dan komunikasi, kurangnya SDM dalam peranan penting, dan juga sumber pendanaan yang masih kurang optimal.
IMPLEMENTASI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA PEMBELAJARAN DARING PESERTA DIDIK KEJAR PAKET B DI UPTD SPNF SKB SIDOARJO Afiah Syafiqoh Dwi Putri; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan pembelajaran yang biasanya dilakukan di UPTD SPNF SKB Sidoarjo secara tatap muka dialihkan pada pembelajaran daring. Salah satu media pembelajaran yang sesuai adalah dengan memanfaatkan aplikasi Google Classroom. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran daring menggunakan Google Classroom yang dilaksanakan di UPTD SPNF SKB Sidoarjo. Subyek penelitian ini adalah kepala SKB, tutor, dan peserta didik kejar paket B. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kriteria keabsahan data yang digunakan adalah trianggulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) proses perencanaan yang dilakukan tutor adalah membuat jadwal pelajaran, menyusun RPP, menyiapkan media pembelajaran, menentukan model, metode, pendekatan dan strategi serta membuat ujian modul. (2) proses pelaksanaan yang dilakukan tutor adalah mengirimkan video pembelajaran atau materi berupa ppt/pdf melalui Google Classroom kemudian dilanjutkan dengan pemberian penjelasan materi serta tugas. (3) proses evaluasi yang dilakukan tutor adalah ujian modul. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi telah dilakukan dengan cukup baik.
Peran Community Learning (Kube) dalam Mendampingi Peserta Kursus Menjahit di SKB Mojokerto Odi Alief Utama; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 11 No. 2 (2022): J+PLUS, Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan dan menganalisis tentang proses perencanaan, pelaksanaan, serta sarana prasarana yang telah tersedia sebagai pendukung layanan pendampingan. Penelitian ini dilangsungkan pada anggota kube yang melakukan layanan pendampingan pada peserta kursus menjahit di SKB Mojokerto berjumlah 8 anggota kube yang sering menggunakan ruang menjahit. Data-data penelitian dikumpulkan menggunakan metode wawancara mendalam/in-dept interview, observasi partisipatif dan dokumentasi secara offline mendatangi ruangan kursus menjahit. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Data dalam penelitian yang telah terkumpul dari uji keabsahannya menggunakan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Selanjutnya untuk mempermudah dalam memahami hasil dilakukan reduksi data, display data, verifikasi dan dibuat kesimpulan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa mayoritas anggota kube telah melaksanakan perannya sebagai fasilitator pendamping belajar untuk peserta kursus menjahit, namun masih berjalan kurang intens. Hal ini terlihat dari perencanaan yang berjalan kurang baik, karena minimnya penetapan jadwal pendampingan serta kurangnya komunikasi yang dibangun antara anggota kube dengan tutor menjahit. Implikasi dari penelitian ini adalah kedepannya community learning dapat berkordinasi dengan pihak luar selain dari pihak SKB Mojokerto yang sudah mengubungi pihak lain. Dalam pelaksanaan perlu adanya evaluasi setelah berlangsungnya pendampingan untuk terjadi pengembangan dalam model pendampingan. Penyediaan sarana prasarana dari lembaga dengan anggota kube berhubungan menyangkut peserta kursus menjahit telah berjalan baik bisa ditingkatkan ketika dana yang diterima oleh pusat sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya bisa lancar dan efektif dalam proses pendampingan kedepannya.
Implementasi Peran Fasilitator Pendampingan pada Komunitas Single Mother di Perumahan Arbain Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan Ulin Fauziah; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze and describe the implementation of the role of mentoring fasilitators in the single mother community in Arbain Housing, Bangil District, Pasuruan Regency. The research method used in this research is descriptive qualitative. The result show the various forms of activity (1) The form of the facilitating role consist of activities of social enthusiasm, group facilitation, and support (2) The form of the educating role consist of activities using the media, obtaining various resources and building networks (3) The form of the technical role consist of financial regulatory activities. Furthermore, the factors that support of the role of facilitator include completeness of infrastructure and commitment to harmony and obedience to regulations. Meanwhile, the factors that hinders of the role is the lack of government support and the presence of community members who are less proactive.
Partisipasi Masyarakat dalam Menyelenggarakan Program Kelompok Bermain (KB) Permata Bunda di Desa Pucangrejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun Ananda Ida Budiasa; Widya Nusantara
J+PLUS UNESA Vol. 12 No. 1 (2023): J+PLUS, Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the process and form of community participation in the implementation of the Permata Bunda Play Group (KB) program. This study uses a research method with a descriptive qualitative approach. The subjects of this study were KB Permata Bunda educators, guardians of KB Permata Bunda students, PKK Cadres in Pucangrejo Village, and the Head of Pucangrejo Village. Data collection was carried out in 3 ways, namely participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis techniques are data condensation, data display, and drawing conclusions. The results of this study indicate that there is participation provided by the community, namely educators, parents of students, PKK cadres, and village heads. Participation provided by the community can be formed because of the attitude of mutual cooperation and cooperation that is embedded in the community. This participation is manifested in various activities in the implementation of the Permata Bunda KB, namely teaching and learning activities (KBM), Activities for Implementing Clean and Healthy Living (PHBS), as well as non-academic activities such as outbound and commemoration of holidays. The types of participation provided by various levels of society are adjusted to the capacity and needs in organizing the KB Permata Bunda.
Pendampingan Ektrakurikuler Ludruk Sebagai Kegiatan Pendidikan Non Formal dalam Pembinaan Siswa di SDN Ketapang Kuning Jombang Nusantara, Widya; Wulandari, Anita Jaya; Widodo, Rika Angelina; Rahayu, Shinta
Empowerment Vol. 5 No. 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.5233

Abstract

 Ludruk is a traditional art form originating from East Java. Ludruk is included in one of the traditional drama arts which is played or performed by several people who are members of an art group or group. One of them is an extracurricular activity held at SDN Ketapang Kuning which has a new extracurricular activity that is quite different from other extracurricular activities, namely ludruk extracurricular because it collaborates with ludruk art under the leadership of Mr. Didik Purwanto as the school builder. extracurricular ludruk and owner of the legendary ludruk "Budhi Wijaya". The existence of ludruk as one of the extracurricular activities at SDN Ketapang Kuning, which used to be very popular, is now starting to recede. , and others. In addition, the lack of student enthusiasm was also caused by the number of students at SDN Ketapang Kuning who had passed so that extracurricular activities began to decline. In this study, the author uses the mentoring method in the community service program. Data collection techniques used in this study were interviews, participatory observation, and documentation. So based on the results of the assistance that has been carried out on the implementation of the ludruk extracurricular, it is hoped that the ludruk art can be preserved.Ludruk merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Ludruk termasuk dalam salah satu seni drama tradisional yang dimainkan atau dipertunjukkan oleh beberapa orang tergabung dalam suatu kelompok atau kelompok seni. Salah satunya adalah kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di SDN Ketapang Kuning yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler baru yang cukup berbeda dengan kegiatan ekstrakurikuler lainnya yaitu ekstrakurikuler ludruk karena mengkolaborasikan seni ludruk di bawah pimpinan Bapak Didik Purwanto sebagai pembina sekolah tersebut. ekstrakurikuler ludruk dan pemilik ludruk legendaris "Budhi Wijaya". Eksistensi ludruk sebagai salah satu ekstrakurikuler di SDN Ketapang Kuning yang dulu sangat digemari, kini mulai surut.Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi yang semakin canggih saat ini dengan menghadirkan hiburan yang lebih menarik bagi generasi muda, dan dapat ditonton dengan mudah melalui televisi, gadget, dan lain-lain. Selain itu, kurangnya antusiasme siswa juga disebabkan oleh banyaknya siswa di SDN Ketapang Kuning yang telah berlalu sehingga ekstrakurikuler mulai menurun. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pendampingan dalam program pengabdian masyarakat . Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Maka berdasarkan hasil pendampingan yang telah dilakukan pada pelaksanaan ekstrakurikuler ludruk diharapkan kesenian ludruk dapat terlestarikan.  
Co-Authors Abdul Hafidz Afiah Syafiqoh Dwi Putri Ananda Ida Budiasa Annisa, Fatwa Mega Arinda Fatika Asri Wijiastuti Aulia, Fitria Agnes Bambang Adi Suryono Bambang Dibyo Wiryono Bambang Wiryono Cahyani, Arini Dwi Dyah Mellania Rusmayanti Ekthias, Nabilla Rahma Erlinia, Sintia Dwi Ervina Dwi Destianti Faela Retno Dumila Goemerlang, Aulia Hana Gunarti Dwi Lestari Habibie, Ramadhan Kurnia Heru Siswanto Heryanto Susilo I Gusti Lanang Putra Eka Prismana I Ketut Atmaja Johny Artha, I Indah Ayu Lestari, Indah Ayu Intan Rahmawati Intan Zidna Basthian Kusuma Wati, Shelin Lailatul Wayansari Lely Saputri Lusi Septi Rahmawati M. Rizal Nur Afif Maharani, Zahra Sukma MARDIANI, DESIKA PUTRI MARIA VERONIKA ROESMININGSIH Mufarrihul Hazin Mufidah, Magfiroh Alfiana Muhammad Farid Muhammad Nurul Ashar Mustakim Mustakim MV. Roesminingsih Nabilla Rahma Ekthias Nabilla, Agustin Khanza Nuraini, Febritesna Nuzulul Hidayah Odi Alief Utama Prameswara, Nugraha Ilma Prasetya, Yuga Sena Putri, Sanya Novelisa Qodriyati, Tri 'Ulya Rahayu, Shinta Rahmasari, Amelia Nasywa Riski Auwalia Fitri Rivo Nugroho ROFIK JALAL ROSYANAFI Santoso, Rizky Putra Saputra, M.Mifatkhuddin Saputri, Lely Satria Yuda Adi Pradana Seftiani, Tika Shoniatul Ummi Rizqi Susanto , Shobri Firman Susanto, Shobri Firman Syafiul Anam Taufiq Harris TRI KURNIAWAN, TRI Trisdiana, Heny Ika Ulin Fauziah Widodo Widodo Widodo Widodo Widodo, Rika Angelina Widyaswari, Monica windasari windasari Wiwin Yulianingsih Wulandari, Anita Jaya Yuda Kurniawan, Alfian Zaniar Siswantin