Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Bagi Guru PAUDQU dan TPQ Al Ikhlas: Bermain dan Belajar Menyenangkan Bagi Anak Nadar, Wahyuni; Pujianti, Yuli
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 4 No. 1 (2024): Peningkatan Kompetensi SDM Melalui Pelatihan dan Pendampingan
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v4i1.1780

Abstract

PAUDQU dan TPQ Al-Ikhlas merupakan Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) yang mengelola pembelajaran bagi anak usia dini sampai anak usia sekolah dasar di kelurahan Kayuringinjaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat. Dilatarbelakangi pentingnya pemahaman dalam mengelola, memahami kurikulum dan melaksanakan program pembelajaran di lembaga tersebut, terungkap bahwa masih ditemukan guru yang belum memahami cara mengelola pembelajaran. Penyebabnya dikarenakan latar belakang pendidikan guru di sana yang mayoritas lulusan SMA dan Aliyah. Berangkat dari fakta tersebut, untuk memberikan pemahaman mengelola pembelajaran PAUDQU dan TPQ yang tepat, maka dilakukan tindakan untuk mengintegrasikan program pembelajaran yang tepat dan sesuai perkembangan anak di lembaga mitra akan lebih terstruktur dan terprogram. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan pelaksana terdiri dari 8 dosen dan dibantu 15 mahasiswa sebagai pendamping. Hasil kegiatan PKM menunjukan adanya peningkatan kemampuan guru PAUDQU dan TPQ Al Ikhlas dalam menyusun perencanaan pembelajaran, pemahaman dan aplikasi kurikulum untuk anak usia dini dengan konsep bermain yang menyenangkan.
Penerapan Model Pembelajaran Proyek Bermuatan Konten STEAM melalui Media Komik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Satuan PAUD Hapidin, Hapidin; Gunarti, Winda; Pujianti, Yuli; Suharti, Suharti
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 3 No. 2 (2023): Pengembangan Pendidikan dan Keterampilan Masyarakat
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v3i2.1781

Abstract

Media komik sebagai alat pembelajaran dapat mengkomunikasikan pesan dan informasi dengan komprehensif, menarik, dan bermakna. Cerita dalam komik mampu mengakomodasi berbagai materi pembelajaran seperti sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika (konten STEAM). Pendidik PAUD perlu memahami penerapan komik ini dalam pembelajaran proyek untuk mengintegrasikan konten STEAM dan pengalaman bermain anak. Penggunaan komik diharapkan meningkatkan pemahaman literasi budaya maritim pada anak usia dini di Kabupaten Kepulauan Seribu. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini didasarkan pada metode pelatihan partisipatif, diskusi terfokus dan kegiatan workshop di TK Negeri 01 kelurahan Pulau Untung Jawa dan TK Negeri 01, Pulau Kelapa, Kabupaten Kepulauan Seribu. Kegiatan menghasilkan beberapa temuan yakni (1) Media komik sangat efektif dan menarik untuk memberikan gambaran tentang kegiatan proyek dan konten STEAM untuk satuan PAUD, (2) Pembelajaran proyek bermuatan konten STEAM dapat dirancang melalui perangkat pembelajaran dan modul ajar berbasis tema kemaritim, (3) Pembelajaran proyek bermuatan konten STEAM dapat menjadi salah satu penciri implementasi kurikulum merdeka di satuan PAUD, dan (4) penggunaan media komik dalam pembelajaran proyek bermuatan konten STEAM dapat meningkatkan literasi budaya maritim anak usia dini.
Melestarikan Permainan Tradisional sebagai Kearifan Lokal dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Usia Dini di SPS Tunas Mulia Bantar Gebang Pujianti, Yuli; Nadar, Wahyuni; Wijaya, Purwani Kusumawati
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 3 No. 2 (2023): Pengembangan Pendidikan dan Keterampilan Masyarakat
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v3i2.1850

Abstract

Satuan PAUD Sejenis (SPS) Tunas Mulia merupakan lembaga pendidikan nonformal yang mengelola pembelajaran bagi anak usia dini di Bekasi Jawa Barat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai kearifan lokal Jawa Barat dalam menstimulasi perkembangan anak usia dini. Hal ini ditemukan bahwa anak-anak sekarang sibuk bermain dengan gadget. Berangkat dari fakta tersebut, perlu dilakukan sebuah tindakan untuk mengembangkan program stimulasi untuk anak usia dini melalui permainan tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk mencari, mengklasifikasi dan menganalisis permainan tradisional yang ada di Jawa Barat sebagai kearifan lokal. Kegiatan PkM ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa STIT Al-Marhalah Al-‘Ulya Bekasi ditujukan untuk anak-anak, guru dan orang tua di SPS Tunas Mulia. Metode yang digunakan yaitu paradigma kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata yang diperoleh dari berbagai teknik pengumpulan data yang digunakan melalui pengamatan, praktek langsung, seminar dan parenting. Kesimpulan yang ditemukan yaitu ada empat permainan tradisional Jawa Barat sebagai kearifan lokal yang bisa dimainkan dan diterapkan  langsung  pada anak anak  PAUD di SPS Tunas Mulia karena sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini yaitu orai-oraian, demprak gunung, lompat bambu, dan engrang  batok sehingga dapat  menstimulasi perkembangan pada anak usia dini.
Merdeka Curriculum vs National Preschool Curriculum Standard : Early Childhood Education Curriculum in Indonesia and Malaysia Pujianti, Yuli; Sariff, Aimi Farina; Wasliman, Iim; Nuryati, Entin; Fatah, Abdul; Aminah, Siti
AlAdzkiya International of Education and Sosial (AIoES) Journal Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Al'Adzkiya Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55311/aioes.v5i2.295

Abstract

The importance of early childhood education as a factor influencing child development and the role of curriculum in improving academic standards form the basis of this study. This study aims to examine and describe the standardized early childhood education (ECE) curriculum in Indonesia and Malaysia. The Merdeka Curriculum in Indonesia and the National Preschool Curriculum Standards in Malaysia are the main subjects of this study. This research uses a qualitative method with comparative analysis. Data were collected from two ECE institutions through documentation studies, interviews, observations and document analysis at TK Negeri Pembina Tingkat Nasional Indonesia and Tadika Kaffah Kids Malaysia. The findings show that both countries prioritize ECE, although in different ways. The Merdeka Curriculum in Indonesia emphasizes flexibility and adaptability to local needs and the uniqueness of Indonesian children, allowing teachers to choose the most appropriate materials and learning approaches. Meanwhile, Malaysia's National Preschool Curriculum Standards are more organized and consistent, focusing on achieving consistent essential academic competencies. In conclusion, both countries can benefit from each other's best practices to improve early childhood education standards despite differences in approach and implementation.
Peran Orang Tua Dalam Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini : Tinjauan Psikologi dan Sosiologi: Peran Orang Tua Dalam Pengembangan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini : Tinjauan Psikologi dan Sosiologi Pujianti, Yuli; Komara , Endang; Koswara , Nandang; Nuryati , Entin; Aminah, Siti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.13526

Abstract

Background: Salah satu faktor penting yang dapat mempercepat dan memperkaya perkembangan sosial-emosional anak adalah keterlibatan orang tua di lembaga PAUD. Untuk mencapai hal ini, orang tua harus memahami pentingnya stimulasi perkembangan sejak usia dini dan bagaimana melakukan asesmen perkembangan pada anak. Tujuan: Memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pengembangan kemampuan sosial emosional anak usia dini mulai dari pentingnya, stimulasi perkembangan sampai asesmen perkembangannya. Metode: Lembaga mitra SPS Negeri Bale Bermain Bunga Mawar, Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Peserta yang hadir 33 orang tua. Metode yang dilakukan pendidikan masyarakat berupa seminar parenting. Pengambilan data dengan memberikan instrumen berupa angket kepada orang tua dalam format google form. Hasil: Banyak pertanyaan dari orang tua menunjukkan bahwa orang tua sangat antusias saat narasumber menjelaskan materi. Selain itu, orang tua menerima contoh praktis tentang cara mendorong perkembangan sosial emosional anak usia dini dan bagaimana melakukan asesmen perkembangan sosial emosional untuk anaknya. Kesimpulan: Perlunya peran aktif orang tua dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional dengan berbagai bentuk stimulasi yang tepat dan sesuai untuk anak usia dini melalui kegiatan bermain. Dilanjutkan dengan melakukan asesmen perkembangan pada anak usia dini untuk melihat proses tumbuh kembangnya.
PENGARUH KEGIATAN BERCERITA DENGAN HAND PUPPET TERHADAP KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI SPS HUMUS BEKASI TIMUR: Bercerita Elsa Mardiana; Wahyuni Nadar; Pujianti, Yuli; Purwani Kusumawati
Al Hanin Vol. 3 No. 2 (2023): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v3i2.127

Abstract

Early childhood is different, unique and has its own characteristics according to the age stage. Every child has the ability, one of which is language ability. Language skills that are very influential are listening skills. This is because listening skills require high concentration to understand a statement conveyed orally or in writing. This study discusses how the ability to listen to children aged 4-5 years at SPS Humus East Bekasi and the effect of storytelling activities with hand puppets on children's listening skills at SPS Humus, which this study only uses 1 group, namely the 4-5 year old group or group A. The method used is quasi experimental research with the design form of nonequivalent control group design and purposive sampling technique.  Purposive sampling is where the researcher takes a sample group in accordance with predetermined criteria and in this study, namely children with poor listening skills. This study includes primary sources, namely researchers conducting field observations and processing the results of instruments that have been observed to children, while for secondary data researchers are assisted by several reference books and journals related to listening skills and storytelling activities with hand puppets. Calculation of research data is carried out through a prerequisite test with a normality test using the Liliefors test, and a homogeneity test using the F test.   ABSTRAK Anak usia dini merupakan individu yang berbeda, unik dan memiliki  karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Setiap anak memiliki kemampuan salah satunya adalah kemampuan berbahasa. Kemampuan berbahasa yang sangat berpengaruh adalah kemampuan menyimak. Hal ini dikarenakan kemampuan menyimak membutuhkan konsentrasi yang tinggi untuk memahami suatu pernyataan yang disampaikan secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana kemampuan menyimak anak usia 4-5 tahun di SPS Humus Bekasi Timur dan pengaruh kegiatan bercerita dengan hand puppet terhadap kemampuan menyimak anak di SPS Humus, yang mana penelitian ini hanya memakai 1 kelompok yaitu kelompok anak usia 4-5 tahun atau kelompok A. Metode yang digunakan adalah quasi experimental research dengan bentuk desain nonequivalent control group design dan teknik purposive sampling.  Purposive sampling  adalah dimana peneliti mengambil kelompok sampel yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan dan dalam penelitian ini yaitu anak dengan kemampuan menyimak yang masih kurang. Dalam penelitian ini mencakup sumber primer, yaitu peneliti melakukan observasi lapangan dan mengolah hasil instrumen yang sudah diamati kepada anak, sedangkan untuk data sekunder peneliti dibantu beberapa referensi buku-buku dan jurnal-jurnal yang berkaitan dengan kemampuan menyimak maupun kegiatan bercerita dengan hand puppet. Perhitungan data penelitian dilakukan melalui uji prasyarat dengan uji normalitas menggunakan  uji liliefors, dan uji homogenitas menggunakan uji F. Kata Kunci : Bercerita Hand Puppet, Kemampuan Menyimak
PENGARUH KEGIATAN PERCOBAAN SAINS TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL HIDAYAH Khoirul Umiah; Pujianti, Yuli; Sofia Trisna Sazain; Edy Mustofa
Al Hanin Vol. 3 No. 2 (2023): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v3i2.128

Abstract

ABSTRACT Cognitive abilities of children aged 5-6 years at RA Al Hidayah have not developed properly, so there needs to be efforts to develop cognitive abilities. This study aims to obtain empirical data regarding the effect of science experiment activities on the cognitive abilities of children aged 5-6 years at RA Al Hidayah Bekasi. The research method used is a quantitative method of experimental type. The research design used a true experimental design with a posttest-only control design technique. The posttest-only control design is an experimental research design in which two groups are selected randomly, the first group being treated and the other group not being given any treatment. The data collection method used an observation sheet in the form of a checklist that measures the cognitive abilities of children aged 5-6 years. The results of the post-test data analysis showed that the level of cognitive development of children who were treated with science experiment activities was higher than the group of children who were not treated with science experiment activities. This is evidenced by the average value of the post test results between the experimental group of 45.33 which is higher than the control group of 39.86, with a significant difference of 5.46. The results of hypothesis testing using a t-test that compares the average post-test score between the experimental group and the control group obtained the value of tcount = 2.610 and Sig. (2-tailed) = 0.014, with ttable = 2.16. Because the value of tcount is greater than ttable and the value of Sig. (2-tailed) is less than 0.05, then "Ha is accepted". The conclusion of the study is that there is a positive and significant effect of science experiment activities on the cognitive abilities of children aged 5-6 years at RA Al Hidayah. ABSTRAK Kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al Hidayah belum berkembang sebagaimana mestinya, sehingga perlu ada upaya untuk mengembangkan kemampuan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data empirisi mengenai pengaruh kegiatan percobaan sains terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al Hidayah Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis eksperimen. Desain penelitian menggunakan desain penelitian sebenarnya (true experimental design) dengan teknik posttest-only control design. Posttest-only control design adalah desain penelitian eksperimen dengan terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, kelompok pertama diberi perlakuan dan kelompok yang lain tidak diberikan perlakuan. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa ceklis yang mengukur kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian analisis data post test diketahui tingkat perkembangan kognitif anak yang diberi perlakuan kegiatan percobaan sains lebih tinggi dibandingkan kelompok anak yang tidak diberi perlakuan kegiatan percobaan sains. Hal ini terbukti dengan nilai rata-rata hasil post test antara kelompok eksperimen sebesar 45,33 yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 39,86, dengan perbedaan yang cukup signifikan sebesar 5,46. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t yang membandingkan skor rata-rata post test antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol diperoleh nilai thitung = 2,610 dan Sig. (2-tailed) = 0,014, dengan ttabel = 2,16. Karena nilai thitung lebih besar dari ttabel dan nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05, maka ”Ha diterima”. Kesimpulan penelitian adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan kegiatan percobaan sains terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Al Hidayah.
Balanced Scorecard dalam Pengukuran Kinerja di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional Pujianti, Yuli; Nuryati, Entin; Halimah, Nur; Aminah, Siti; Fatah, Abdul; Megawati, Silvia; Prehartanti, Meilia
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2024): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v8i2.13790

Abstract

Balanced Scorecard (BSC) adalah alat manajemen yang komprehensif dan terintegrasi yang dapat membantu sekolah mengelola sumber daya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan BSC dalam menilai kinerja di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui survei, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan, sekolah berhasil mengelola anggaran secara ekonomis dengan menggunakan 95% dari anggaran yang dialokasikan tanpa mengurangi kualitas output. Efektivitas pengelolaan anggaran juga tinggi, mencapai 95% meskipun efisiensi anggaran perlu ditingkatkan karena tidak ada penghematan yang signifikan dengan angka efisiensinya 100%.  Tingkat kepuasan orang tua sangat tinggi, mencapai 96,6%. Kinerja bisnis internal mencapai 83%, sementara hasil pembelajaran dan pertumbuhan sangat baik dengan skor 85,6%. Implementasi BSC membantu sekolah mencapai hasil yang baik dalam berbagai aspek kinerja, namun efisiensi anggaran masih perlu ditingkatkan. Diharapkan perencanaan, pengawasan, dan implementasi strategi yang berkelanjutan dapat meningkatkan kinerja sekolah di masa mendatang.
Bagaimana Anak Usia Dini Memahami Pendidikan Nilai-Nilai Agama? Pujianti, Yuli; Rosa, Ade Tutty R.; Nuryati, Entin; Aminah, Siti
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 2 Periode Maret-Mei 2025
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i2.1603

Abstract

This study explored early childhood perceptions of religious values education at Kemala Bhayangkari 30 STIK Kindergarten. Using a quantitative approach with a survey method, this study involved 20 purposively selected children aged 4-6 years. Data was collected through direct observation to measure children's understanding of religious value concepts, such as honesty, kindness, and respect. The results showed that 40% of the children understood the value of honesty well, 35% understood the value of kindness, and 25% understood the value of respect. Children who engaged in interactive teaching with parental involvement showed higher understanding (85%) than children who only received lecture-based teaching (55%). In addition, support from the school environment also significantly influenced children's understanding, with a supportive environment resulting in a 90% comprehension rate. In comparison, a less supportive climate achieved only 55%. The study concludes that interactive teaching approaches, parental involvement, and support from the school environment are crucial in shaping children's understanding of religious values. The findings highlight the importance of improving teaching methods and cooperation between schools and parents in supporting the internalization of spiritual values in early childhood.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AL-MA’AARIJ BEKASI TIMUR Hera Oktaviani; Pujianti, Yuli; Sofia Trisna Sazain; Sabila Nur Masturah; Nabil
Al Hanin Vol. 3 No. 2 (2023): Al Hanin
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Marhalah Al Ulya Bekasi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38153/alhanin.v3i2.129

Abstract

Early Childhood Education is a crucial first step for children in their social development. Social skills play a vital role in early childhood learning as children learn to navigate new environments, adapt to new people, and prepare themselves for future schooling. Early Childhood Education provides a foundation for children to develop the necessary skills and readiness to progress to the next level of education. This study focuses on the social skills of children aged 5-6 years at Al-Ma'aarij Kindergarten in East Bekasi. It examines the impact of traditional games on the social skills of children in the 5-6 year old group (Group B). The study only involves one group, which is the 5-6 year old group. The research method used in this study is quantitative experimentation, with the purposive sampling technique. Purposive sampling is where the researcher chooses a sample group based on predetermined criteria. In this study, the sample group consisted of children with insufficient social skills. The primary sources of data were the researchers' field observations and the results of instruments used to observe children. The secondary data were obtained from reference books and journals related to social skills and traditional games. To calculate the research data, the researchers conducted a normality test using the Liliefors test and a homogeneity test using the F test.