Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Model Pemberdayaan Santri Ponpes Al-Hidayah Batu Alang Sebagai Kader Kesehatan Berbasis Terapi Herbal Martino, Yoyon Arif; Sulistiowati, Erna; Purnomo, Yudi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1514

Abstract

Pendahuluan Fakultas Kedokteran Unisma mempunyai visi dan misi mengembangkan pemanfaatkan keanekaragaman hayati sebagai pengobatan komplementer. Salah satu program perwujudan visi dan misi adalah kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan santri pondok pesantren (PP) Al Hidayah Batu, Malang sebagai kader kesehatan berbasis terapi herbal. Pondok ini memiliki santri dhuafa usia anak sekolah. Mereka diasuh, dibina dan mendapat pendidikan formal, ilmu agama dan keterampilan pekerjaan. Berdasarkan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan hambatan, maka solusi permasalahan pelayanan kesehatan santri adalah pelatihan santri sebagai kader kesehatan berbasis terapi herbal. Metode Kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi dan praktek. Materi kegiatan yakni jenis tanaman herbal berkhasiat obat, budidaya tanaman herbal dan meracik tanaman herbal sebagai obat. Evaluasi dilakukan pada setiap tahapan; pre dan post test, seperti tingkat kehadiran peserta, materi pelatihan yang tersajikan, persentase peserta yang menguasai materi dan tingkat penguasaan materi. Hasil Santri PP Al Hidayah antusias mengikuti kegiatan ini. Evaluasi kegiatan mencapai target, antara lain tingkat kehadiran peserta, materi pelatihan yang tersajikan, prosentase peserta yang menguasai materi dan tingkat penguasaan materi pelatihan (≥80%). Tujuan kegiatan tercapai dan mendapatkan respon yang baik. Tindak lanjut kegiatan yakni peningkatan kemandirian santri dalam budidaya tanaman herbal dan meraciknya untuk mengatasi penyakit secara mandiri serta menjaga kebersinambungan kegiatan pada periode berikutnya. Kesimpulan Model pemberdayaan santri pondok pesantren sebagai kader kesehatan berbasis terapi herbal dapat dijadikan contoh sebagai pelayanan kesehatan tradisional pada komunitas santri
POLA PERKEMBANGAN KAWASAN PERDAGANGAN DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Haliza, Nur Ayu; Wulandari, Agustiah; Purnomo, Yudi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52350

Abstract

Berbagai aspek mempengaruhi pola perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur berdasarkan arah kecenderungan perkembangan wilayah. Oleh karena itu berdasarkan fenomena dan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola perkembangan kawasan perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis SIG (Sistem Informasi Geografis) untuk mendapatkan gambaran mengenai jenis dan persebaran sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur tahun 2021 sebanyak 416 sarana. Sarana tersebut didominasi toko/warung yang berjumlah 276 sarana, kemudian pertokoan berjumlah 138 sarana dan pusat pertokoan/pasar lingkungan berjumlah 2 sarana. Pertambahan bangunan terbanyak terjadi pada tahun 2016-2021 sebanyak 117 sarana. Perkembangan sarana perdagangan di Kecamatan Pontianak Timur cenderung berkembang dari arah timur ke barat, yakni dari Jalan Panglima Aim ke Jalan Tanjung Raya II dan ke Jalan Yam Sabran. Pola perkembangan di wilayah penelitian cenderung berpola acak (Leap-frog Development) dan memanjang (Linear Development). Pola Acak terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Tanjung Raya II dan Jalan Yam Sabran sedangkan pola memanjang terjadi di Jalan Panglima Aim.    Kata Kunci:   Kecamatan Pontianak Timur, pola perkembangan, sarana perdagangan  
BORNEO FINE ART GALLERY DI KOTA PONTIANAK Habibie, Caesar Nakula Rafi; Affrilyno, Affrilyno; Purnomo, Yudi
JMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur Vol 14, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmars.v14i1.95430

Abstract

The development of art, especially illustration, has been a much-discussed topic among Indonesians, both young and old. Fine art emphasises on freedom of expression, aesthetics, and also about conveying deep messages and encouraging reflection, including painting, sculpture, graphics, photography, and digital art. One of the issues in Pontianak City is the absence of a special building or space that meets the standards of fine art exhibition. The design method is based on Archer (1968), namely programming (determining important issues), data collection (classifying and storing data), analysis (reassessing the proposed programmed and estimating), synthesis (initial concept development), development (outline concept mapping), and communication (final presentation). By considering the environmental, and geographical aspects of Pontianak City. The selection of the main theme in the design of Borneo Fine Art Gallery in Pontianak City is "˜Social Interaction"™, with the approach of creating a sense of belonging. The design of Borneo Fine Art Gallery in Pontianak City aims to accommodate functions that can accommodate creative activities, creating a space that not only functions as a gallery, but also as a regional art activity centre, and an adaptive gathering space.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGGUNAAN BAHAN ADITIF PEMANIS PADA MINUMAN KUNYIT ASAM DI SMA AR-ROHMAH MALANG Purnomo, Yudi; Wahyu Fatmadewi, Ardyaneta; Cahyaningtias, Rima; Rahma Refanana, Salsabila; Mariska, Yunia
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 6 No 1 (Maret 2025)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v6i1.2784

Abstract

This community service aims to educate on the use of  food additives, especially natural sweeteners in health drinks. This activity was carried out at SMA Ar - Rohmah Putra Malang, involving 31 students. The activity start the delivering of material, demonstration and followed by the practice of making sour turmeric health drinks. The beverages using natural sweetener with two methods. Evaluation was carried out by analyzing the level of knowledge of participants from the pretest and posttest questionnaires. The result showed an increase in student knowledge, about 23 %. The post test score in good category increase 2 times fold compared to pre test. The students indicated the participate in the education and practice of making turmeric tamarind health drinks with natural sweeteners.
Konsep Revitalisasi Citra Tepian Air di Ruang Terbuka Koridor Sultan Muhammad Pontianak Estar Putra Akbar; Yudi Purnomo; Mira Sopia Lubis
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 1, Nomor 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i1.1

Abstract

Revitalisasi merupakan salah satu upaya yang dikembangkan untuk menanggulangi kawasan yang mengalami degradasi. Kawasan yang sangat rentan mengalami degradasi/penurunan kualitas lingkungannya yaitu kawasan yang berada di tepian sungai. Upaya Pemerintah Kota Pontianak untuk menata kawasan tepian Sungai Kapuas sebagai ruang terbuka, untuk memunculkan citra Kota Pontianak sebagai kota tepian air, dan meningkatkan kembali vitalitas kawasan di pusat kota dengan tata guna lahan pusat perdagangan dan jasa. Berlokasi di Koridor Sultan Muhammad. Menarik perhatian penulis untuk memberikan masukan/ide berupa konsep ruang terbuka yang dapat menampilkan image kota tepian air. Metodologi yang dilakukan adalah mengumpulkan data dengan teknik observasi dan studi dokumentasi; analisis data berdasarkan potensi dan kendala yang ada pada kawasan. Hasil analisis adalah konsep perancangan untuk meningkatakan citra kawasan tepian air. Hasil konsep berdasarkan analisis terdiri dari : 1).Konsep Kegiatan, 2). Konsep Bentuk, 3). Konsep Bangunan, 4). Konsep Sirkulasi , 5). Konsep Perkerasan, 6). Konsep Penanda Kawasan, 7). Konsep Utilitas Kawasan 8). Konsep Parkir, 9). Konsep Zoning dan 10). Tema Kawasan.