Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Optimasi Formula Nanoemulgel Ekstrak Daun Pidada Merah (Sonneratia Caseolaris L) Dengan Variasi Gelling Agent Hajrah Hajrah; Lisna Meylina; Riski Sulistiarini; Lia Puspitasari; Awal Prichatin Kusumo
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 7 (2017): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i7.52

Abstract

Sediaan gel yang baik dapat diperoleh dengan cara memformulasikan beberapa jenis bahan pembentuk gel, namun yang paling penting untuk diperhatikan adalah pemilihan gelling agent. HPMC (Hidroxy Propyl Methyl Cellulose), Karbopol 960 dan Viskolam MAC 10 merupakan gelling agent yang sering digunakan dalam produksi kosmetik dan obat, karena dapat menghasilkan gel yang bening, mudah larut dalam air, dan mempunyai ketoksikan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gelling agent yang sesuai sebagai pembawa nanoemulgel ekstrak daun pidada merah yang memiliki kestabilan fisika yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Formulasi nanoemulgel dibuat dengan variasi gelling agent yang digunakan selanjutnya dilakukan evaluasi sifat fisika yang meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, dan viskositas. Evaluasi basis gel terpilih dilakukan selama 30 hari. Hasil yang diperoleh dari uji stabilitas menunjukan basis gel dengan viskolam MAC 10 memiliki standar yang baik untuk viskositas, pH, daya sebar, homogenitas dan organoleptis.
Pengembangan Metode Analisis secara Kromatografi pada Penetapan Kadar Simvastatin dalam Sediaan Obat Sari, Putri Kharisma Novita; Mahendra, Raihan Bintang; Usmarini, Razita Fathya; Tamimah, Rifqah Alya; Puspitasari, Lia
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25528

Abstract

Simvastatin adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reduktase yang berperan penting dalam sintesis kolesterol di hati. Simvastatin tersedia dalam berbagai dosis dan dapat dikonsumsi bersama obat lain untuk menurunkan kolesterol. Analisis kadar simvastatin dalam suatu sediaan obat memerlukan metode analisis yang efektif dan tepat untuk memastikan kualitas dan keamanan dalam formulasi sediaan farmasi. Review ini bertujuan untuk menentukan kadar simvastatin pada sediaan obat dengan berbagai metode analisis secara kromatografi. Studi literatur dilakukan dengan mencari beberapa artikel jurnal penelitian internasional yang diterbitkan pada tahun 2015-2024, menggunakan kata kunci “validation methode simvastatin” “determination simvastatin” dan “determination and validation method of simvastatin”. Hasil review menunjukkan bahwa metode analisis penetapan kadar simvastatin secara kromatografi dapat dilakukan dengan High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), Reverse-Phase HPLC (RP-HPLC), Hydrophilic Interaction Chromatography (HILIC), dan Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLCHPLC dan RP-HPLC. Metode-metode tersebut memiliki keunggulan seperti sensitivitas, presisi, dan akurasi yang baik.
Pengembangan Metode Analisis secara Kromatografi pada Penetapan Kadar Simvastatin dalam Sediaan Obat Sari, Putri Kharisma Novita; Mahendra, Raihan Bintang; Usmarini, Razita Fathya; Tamimah, Rifqah Alya; Puspitasari, Lia
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 1 (2025): Generics: Journal of Research in Pharmacy, Volume 5, Edisi 1, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i1.25528

Abstract

Simvastatin adalah obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim HMG-CoA reduktase yang berperan penting dalam sintesis kolesterol di hati. Simvastatin tersedia dalam berbagai dosis dan dapat dikonsumsi bersama obat lain untuk menurunkan kolesterol. Analisis kadar simvastatin dalam suatu sediaan obat memerlukan metode analisis yang efektif dan tepat untuk memastikan kualitas dan keamanan dalam formulasi sediaan farmasi. Review ini bertujuan untuk menentukan kadar simvastatin pada sediaan obat dengan berbagai metode analisis secara kromatografi. Studi literatur dilakukan dengan mencari beberapa artikel jurnal penelitian internasional yang diterbitkan pada tahun 2015-2024, menggunakan kata kunci “validation methode simvastatin” “determination simvastatin” dan “determination and validation method of simvastatin”. Hasil review menunjukkan bahwa metode analisis penetapan kadar simvastatin secara kromatografi dapat dilakukan dengan High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), Reverse-Phase HPLC (RP-HPLC), Hydrophilic Interaction Chromatography (HILIC), dan Ultra Performance Liquid Chromatography (UPLCHPLC dan RP-HPLC. Metode-metode tersebut memiliki keunggulan seperti sensitivitas, presisi, dan akurasi yang baik.
Edukasi Bahaya Kosmetik Ilegal di Desa Plesungan Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah: Education on the Danger of Illegal Cosmetics in Plesungan Village, Gondangrejo District, Karanganyar District, Central Java Puspitasari, Lia; Larasati, Rizky Dwi; Astuti, Rini Budi; Prabowo, Imam; Sari, Putri Kharisma Novita; Fatimi, Hana Anisa; Nugraha, Akbar Eka; Pribadi, Fitrawan Hernuza
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i3.8449

Abstract

Cosmetics are one of the products to improve appearance which are increasingly widely used in Indonesia. However, the large number of cosmetic uses is not in line with the quality. In recent years, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) has noticed an increase in the spread of illegal cosmetics in Indonesia. Educational videos are one practical medium that can be used to promote the dangers of illicit cosmetics. This community service program aims to increase public understanding of the dangers of illegal cosmetics circulating on the market. Community service activities are created by creating educational materials and videos that are disseminated to the public directly or via social media. So that through this educational video, the public can understand it well. The activities then looked at the public's initial level of understanding of the dangers of cosmetics by conducting a pre-test. After that, the videos and materials that had been prepared were shown, and then the public's knowledge increased through the post-test. From the results of the pre-test and post-test, it was found that public understanding of the dangers of cosmetics increased by 17.1%. So it can be concluded that this service activity successfully educated the community.
Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) Puspitasari, Lia; Hifna, Rifki Maulana; Manalu, Rosario Trijualiamos
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 2 (2025): Generics : Journal of Research in Pharmacy Volume 5, Edisi 2, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i2.25937

Abstract

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk menetralisir stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal. Daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) diketahui memiliki antioksidan alami yang mampu menghambat oksidasi radikal bebas. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antioksidan dan kandungan total fenolik daun mimba. Pembuatan ekstrak dengan cara maserasi menggunakan etanol 95% dan fraksinasi bertingkat dengan n-heksan, etil asetat, dan air. Penapisan fitokimia meliputi uji senyawa metabolit sekunder. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH dan FRAP, serta total fenolik diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Ekstrak daun mimba terbukti positif mengandung senyawa saponin, alkaloid, tanin, fenolik, flavonoid, dan glikosida. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 ekstrak etanol 95%, fraksi air, n-heksana, dan etil asetat daun mimba masing-masing 109,6949; 117,1608; 147,2686; 131,4615 ppm pada DPPH dan 82,315; 115,661; 326,554; 737,732 ppm pada FRAP. Total fenolik ekstrak etanol 95%, fraksi air, n-heksana, dan etil asetat daun mimba sebesar 66194,94; 27165,06; 13801,06; 25181,46 mg TAE/kg sampel asam tanat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi daun mimba memiliki aktivitas antioksidan kuat sampai sedang.
Total Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) Puspitasari, Lia; Hifna, Rifki Maulana; Manalu, Rosario Trijualiamos
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 5, No 2 (2025): Generics : Journal of Research in Pharmacy Volume 5, Edisi 2, 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v5i2.25937

Abstract

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk menetralisir stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal. Daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) diketahui memiliki antioksidan alami yang mampu menghambat oksidasi radikal bebas. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antioksidan dan kandungan total fenolik daun mimba. Pembuatan ekstrak dengan cara maserasi menggunakan etanol 95% dan fraksinasi bertingkat dengan n-heksan, etil asetat, dan air. Penapisan fitokimia meliputi uji senyawa metabolit sekunder. Aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH dan FRAP, serta total fenolik diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Ekstrak daun mimba terbukti positif mengandung senyawa saponin, alkaloid, tanin, fenolik, flavonoid, dan glikosida. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC50 ekstrak etanol 95%, fraksi air, n-heksana, dan etil asetat daun mimba masing-masing 109,6949; 117,1608; 147,2686; 131,4615 ppm pada DPPH dan 82,315; 115,661; 326,554; 737,732 ppm pada FRAP. Total fenolik ekstrak etanol 95%, fraksi air, n-heksana, dan etil asetat daun mimba sebesar 66194,94; 27165,06; 13801,06; 25181,46 mg TAE/kg sampel asam tanat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi daun mimba memiliki aktivitas antioksidan kuat sampai sedang.
Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Perilaku Hidup Sehat Pada Warga Dusun Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta Hadi, Saptono; Sari, Putri Kharisma Novita; Yugatama, Adi; Puspitasari, Lia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2790

Abstract

Sampah plastik dan organik yang tidak terkelola di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menimbulkan pencemaran udara serta risiko kesehatan masyarakat. Tanaman Sansevieria trifasciata efektif menyerap polutan di lingkungan tercemar. Sementara itu, limbah dari kemasan kosmetik memperburuk masalah plastik. Pembuatan solid perfume berbahan minyak atsiri alami menjadi solusi ramah lingkungan yang aman dan minim limbah. Berdasarkan permasalahan tersebut, program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan perilaku hidup sehat masyarakat Dusun Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta melalui dua pendekatan utama, yaitu sosialisasi penanaman pohon Sansevieria sebagai solusi pengelolaan udara dan pelatihan pembuatan solid perfume berbahan dasar alami sebagai alternatif produk ramah lingkungan sekaligus peluang usaha. Metode yang digunakan mencakup edukasi interaktif, pelatihan pembuatan produk, serta penguatan kapasitas warga dalam memahami dampak lingkungan dari sampah dan penggunaan bahan kimia harian. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan dan munculnya potensi ekonomi kreatif berbasis bahan alami. Dengan keterlibatan aktif warga, program ini berhasil menjadi langkah awal menuju pemberdayaan lingkungan dan penguatan perilaku hidup sehat dan berkelanjutan.
TOTAL FLAVONOID DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA DAUN SEMPUR (Dillenia suffruticosa (Griff. Ex Hook f. & Thomson) Martelli Syafriana, Vilya; Indriyani, Indriyani; Puspitasari, Lia
Berita Biologi Vol 23 No 2 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sempur leaf (Dillenia suffruticosa) is a traditional medicine plant that contains flavonoids and is thought to be effective in treating gastrointestinal symptoms such as diarrhea. This research aims to evaluate the total flavonoid content of a sempur leaf infusion and assess its antibacterial effectiveness against two bacteria that cause gastroenteritis, namely Escherichia coli and Salmonella typhi. The infusion was carried out by heating the simplicial in distilled water for 15 minutes at 90 0C. The total flavonoid content was determined using UV-Vis Spectrophotometer with quercetin as the standard. Meanwhile, antibacterial activity was measured using the disc diffusion method with Ciprofloxacin as a positive control and distilled water as a negative control. The total flavonoid content of sempur leaf infusion was about 8.803 ± 0.6990 mgQE/g. In contrast, this sempur leaf infusion demonstrated no antibacterial activity against E. coli or S. typhi.
In Silico Evaluation of Physalis angulata Secondary Metabolites as Potential QcrB Inhibitors in Mycobacterium tuberculosis and Mycobacterium bovis  Zahir Thoriq -; Lia Puspitasari; Lita Rakhma Yustinasari; Suryo Kuncorojakti; Tarshan Sharma Suresh
VITEK : Bidang Kedokteran Hewan Vol. 16 No. 1 (2026): VITEK-Bidang Kedokteran Hewan
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/b51bvx32

Abstract

Antimicrobial resistance in Mycobacterium tuberculosis and Mycobacterium bovis remains a major challenge in human and veterinary medicine, emphasizing the importance of identifying novel therapeutic compounds. This study aimed to predict the most promising secondary metabolite of Physalis angulata as a quinol–cytochrome c reductase subunit B (QcrB) inhibitor using an in silico approach. Sequence alignment of QcrB proteins from M. tuberculosis and M. bovis demonstrated complete sequence identity, indicating that compounds targeting QcrB in M. tuberculosis may exhibit comparable binding behavior toward QcrB in M. bovis. Among 51 identified metabolites, nine satisfied drug-likeness and safety criteria and underwent molecular docking analysis. Docking simulations predicted that four metabolites occupied the QcrB binding pocket, with withaphysanolide A exhibiting the most favorable interaction profile based on predicted binding free energy and correspondence with reference residues. Absorption, distribution, metabolism, excretion, and toxicity (ADMET) analysis predicted favorable pharmacokinetic and safety-related characteristics for withaphysanolide A. However, these findings should be interpreted in light of several limitations, including the use of rigid docking and the absence of molecular dynamics simulations. Collectively, the results suggest that withaphysanolide A may represent a promising QcrB inhibitor candidate for further investigation, although in vitro and in vivo validation remains necessary.
Studi Molecular Docking Senyawa Flavonoid Quercetin Daun Mimba (Azadiracta indica A. Juss) sebagai Antidiabetes dan Antioksidan Lia Puspitasari; Bagas Apriliano Wijanarko; Saiful Bahri
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.30124

Abstract

Daun mimba (Azadiracta indica A. Juss) merupakan tanaman obat yang banyak diteliti memiliki aktivitas antidiabetes dan antioksidan, namun kajian in silico yang secara spesifik mengevaluasi peran quersetin sebagai senyawa utamanya terhadap beberapa target molekuler kunci diabetes melitus masih terbatas. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi aktivitas quercetin terhadap Peroxisome Proliferator-Activated Receptors-Gamma (PPAR-?), Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4), serta target yang berperan dalam pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS) menggunakan pendekatan structure-based drug design melalui metode molecular docking. Hasil simulasi docking menunjukkan quersetin memiliki afinitas yang kuat dan stabil terhadap reseptor PPAR-y dan DPP-4, yang ditunjukkan oleh nilai energi ikatan bebas yang rendah dan pembentukan interaksi molekuler penting berupa ikatan hidrogen dan interaksi hidrofobik pada sisi aktif reseptor. Quersetin juga menunjukkan interaksi yang relevan dengan target protein terkait ROS, yang mengindikasikan potensi aktivitas antioksidan melalui penghambatan jalur pembentukan stress oksidatif. Berdasarkan profil afinitas ikatan dan pola interaksi molekuler tersebut, quersetin pada daun mimba berpotensi memiliki aktivitas antidiabetes melalui mekanisme aktivasi PPAR-y dan inhibisi DPP-4, serta berkontribusi dalam menurunkan stres oksidatif.