Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

METODE KEPERAWATAN KOMPLEMENTER HIPNOTERAPI UNTUK MENURUNKAN EFEK STRESS PASCA TRAUMA TINGKAT SEDANG PADA FASE REHABILITASI SISTEM PENANGGULANGAN KEGAWATDARURATAN TERPADU (SPGDT) Rakhmawati, Rani; Rusca Putra, Kuswantoro; Bayu Perdana, Fa Rizki Bayu Perdana; ., Hardiyanto
Jurnal Keperawatan Vol 5, No 2 (2014): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.208 KB) | DOI: 10.22219/jk.v5i2.2347

Abstract

METODE KEPERAWATAN KOMPLEMENTER HIPNOTERAPI UNTUK MENURUNKAN EFEK STRESS PASCA TRAUMA TINGKAT SEDANG PADA FASE REHABILITASI SISTEM PENANGGULANGAN KEGAWATDARURATAN TERPADU (SPGDT)Hypnotherapy complementary nursing method can reduce the effects of moderate levels of post traumatic stress in a rehabilitation phase of integrated emergency management systemRani Rakhmawati(1) , Kuswantoro Rusca Putra(2) , Fa Rizki Bayu Perdana(3), Hardiyanto(4)(1)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang(2)Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang(3,4)Pascasarjana Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malangemail : 1)rani.rakhmawati@yahoo.comABSTRAKBencana di Indonesia mempunyai prevalensi yang cukup tinggi. Efek yang ditimbulkan dari bencana diantaranya stress pasca trauma yang merupakan gangguan psikologi dari korban bencana. Sebagai tenaga kesehatan terutama dalam hal ini adalah perawat mempunyai peranan penting dalam Sistem Penanggulangan Kegawatdaruratan Terpadu (SPGDT), Tujuan dari penulisan karya ini adalah untuk mengidentifikasi apakah metode hipnoterapi bisa menurunkan efek stress pasca trauma tingkat sedang. Metode penulisan karya tulis ini adalah dengan deskriptif dan metode pengumpulan datanya menggunakan metode studi pustaka melalui literatur yang relevan. Sedangkan metode analisis data dan pemecahan masalah menggunakan metode eksposisi dan analitik serta rumusan masalah kami dapatkan dengan diskusi kelompok berlandaskan literatur yang relevan dengan topik karya tulis. Hipnoterapi ini menitikberatkan pada pemberian sugesti-sugesti positif pada klien yang akan menimbulkan perilaku mekanisme koping konstruktif pada klien. Kesimpulan dari karya tulis ini adalah metode keperawatan komplementer dengan hipnoterapi sangat efektif untuk menurunkan stress tingkat sedang pada stress pasca trauma. Disarankan untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil terapi pada hipnoterapi ini.Kata kunci: Metode Keperawatan komplementer, Hipnoterapi , Efek stress pasca traumaABSTRACTDisaster in Indonesia has a high prevalence. The effects of the disaster such as post traumatic stress disorder which is the psychology of disaster victims. As health professionals, especially in this case the nurse has an important role in Sistem Penanggulangan Kegawatdaruratan Terpadu (SPGDT). The purpose of this paper is to identify whether the method of hypnotherapy can reduce the effects of moderate levels of post traumatic stress. The writing method of this paper is descriptive and data collection method is using literature through the relevant literature. While the data analysis and problem solving is using exposition and analytical method and formulation of the problem we get from a group of discussion based on the relevant literature to the topic of paper. Hypnotherapy is focused on providing positive suggestions in client that will lead to constructive behavior on the client’s coping mechanisms. The conclusion of this paper is hypnotherapy as complementary nursing was very effective for moderate stage of post traumatic stress disorder. It is recommended to do further study related to other factors that influence the outcome of hypnotherapy. Keywords: Complementary nursing therapies, Hypnotherapy, Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).
PENGARUH PELAKSANAAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANG DALAM METODE PENUGASAN TIM TERHADAP KINERJA KETUA TIM DI RSU DR SAIFUL ANWAR MALANG Rusca Putra, Kuswantoro; Subekti, Irwan
Jurnal Keperawatan Vol 1, No 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.541 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.410

Abstract

PENGARUH PELAKSANAAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANG DALAM METODE PENUGASAN TIM TERHADAP KINERJA KETUA TIM DI RSU Dr SAIFUL ANWAR MALANGInfluence of Head Managerial Function Implementation In The Teamwork Assigment Method The Chief of Team Productivity In Saiful Anwar Hospital MalangKuswantoro Rusca Putra1 & Irwan Subekti21)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 651452)Rumah Sakit Umum Dr Saiful Anwar MalangJl. Jaksa Agung Suprapto No 2 Malang 65333*)e-mail: ruscaputra@yahoo.comABSTRAKPelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang yang optimal merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja ketua tim dan berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan. Fenomena yang terjadi di rumah sakit seringkali kepala ruang disibukkan dengan kegiatan rapat yang diadakan manajemen rumah sakit sehingga pelaksanaan peran dan fungsi kepala ruangan sebagai supervisor klinis yang menjadi konsultan bagi ketua tim dalam asuhan keperawatan sering terabaikan. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) terhadap kinerja ketua tim. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional di 13 Ruang Rawat Inap RSU Dr Saiful Anwar Malang yang menggunakan metode penugasan tim. Jumlah responden adalah sebanyak 39 responden terdiri dari 13 kepala ruangan dan dan 26 ketua tim. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk variabel pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) dan kinerja ketua tim dengan cara penilaian dengan pendekatan penilaian 360 derajat didasarkan pada penilaian diri sendiri, rekan kerja dan atasan langsung. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis product moment didapatkan bahwa ada pengaruh pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruangan terhadap kinerja ketua tim (p = 0,00 r = 0,905). Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa hanya pelaksanaan fungsi perencanaan yang memiliki pengaruh terhadap kinerja ketua tim (p = 0,039 B = 4,150). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi pelaksanaan fungsi perencanaan yang dilakukan oleh kepala ruangan maka semakin baik pula kinerja ketua tim. Implikasi terhadap keperawatan pada penelitian ini adalah perlu dilakukan peningkatan kemampuan fungsi perencanaan kepala ruangan melalui pelatihan perencanaan strategi dan pengembangan konsep manajerial keperawatan.Kata kunci: metode tim, fungsi manajerial, dan kinerja ABSTRACTOptimum implementation of ward head managerial function is one of factors that influence working of the team head and effects on the quality of nursing care. Phenomenon that often happens in hospital is ward head is always busy with meetings held by hospital management so ward head cannot implement his role and function to his members. Purpose of this research is to know how much the influence of implementation of ward head managerial function (planning, organizing, actuating and controlling) to head team?s work. The research design is using observation analytical with cross sectional approach in 13 wards in Dr Saiful Anwar general hospital Malang. Respondents in this research consist of 13 head ward and 26 head team. Using questionnaires as instrument to measure the ward head managerial function and head team work by observation from 360 degrees approach (self evaluation, team, chairman). There is influence of ward head managerial function to the work of head team (p = 0,00 r = 0,905). Double linier regression test shows that only managerial function has influence to the work of head team (p = 0,039 B = 4,150). The conclusion is if managerial function higher, the work of head team is also higher. Nursing implication of this research is increasing managerial function of ward head is important through training strategy plan and nursing managerial concepts. Keywords: team method, managerial function, work
PENGARUH PELAKSANAAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANG DALAM METODE PENUGASAN TIM TERHADAP KINERJA KETUA TIM DI RSU Dr SAIFUL ANWAR MALANG Kuswantoro Rusca Putra; Irwan Subekti
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2010): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.541 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i2.410

Abstract

PENGARUH PELAKSANAAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANG DALAM METODE PENUGASAN TIM TERHADAP KINERJA KETUA TIM DI RSU Dr SAIFUL ANWAR MALANGInfluence of Head Managerial Function Implementation In The Teamwork Assigment Method The Chief of Team Productivity In Saiful Anwar Hospital MalangKuswantoro Rusca Putra1 & Irwan Subekti21)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 651452)Rumah Sakit Umum Dr Saiful Anwar MalangJl. Jaksa Agung Suprapto No 2 Malang 65333*)e-mail: ruscaputra@yahoo.comABSTRAKPelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang yang optimal merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja ketua tim dan berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan. Fenomena yang terjadi di rumah sakit seringkali kepala ruang disibukkan dengan kegiatan rapat yang diadakan manajemen rumah sakit sehingga pelaksanaan peran dan fungsi kepala ruangan sebagai supervisor klinis yang menjadi konsultan bagi ketua tim dalam asuhan keperawatan sering terabaikan. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) terhadap kinerja ketua tim. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional di 13 Ruang Rawat Inap RSU Dr Saiful Anwar Malang yang menggunakan metode penugasan tim. Jumlah responden adalah sebanyak 39 responden terdiri dari 13 kepala ruangan dan dan 26 ketua tim. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk variabel pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruang (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan) dan kinerja ketua tim dengan cara penilaian dengan pendekatan penilaian 360 derajat didasarkan pada penilaian diri sendiri, rekan kerja dan atasan langsung. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis product moment didapatkan bahwa ada pengaruh pelaksanaan fungsi manajerial kepala ruangan terhadap kinerja ketua tim (p = 0,00 r = 0,905). Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa hanya pelaksanaan fungsi perencanaan yang memiliki pengaruh terhadap kinerja ketua tim (p = 0,039 B = 4,150). Kesimpulannya bahwa semakin tinggi pelaksanaan fungsi perencanaan yang dilakukan oleh kepala ruangan maka semakin baik pula kinerja ketua tim. Implikasi terhadap keperawatan pada penelitian ini adalah perlu dilakukan peningkatan kemampuan fungsi perencanaan kepala ruangan melalui pelatihan perencanaan strategi dan pengembangan konsep manajerial keperawatan.Kata kunci: metode tim, fungsi manajerial, dan kinerja ABSTRACTOptimum implementation of ward head managerial function is one of factors that influence working of the team head and effects on the quality of nursing care. Phenomenon that often happens in hospital is ward head is always busy with meetings held by hospital management so ward head cannot implement his role and function to his members. Purpose of this research is to know how much the influence of implementation of ward head managerial function (planning, organizing, actuating and controlling) to head team’s work. The research design is using observation analytical with cross sectional approach in 13 wards in Dr Saiful Anwar general hospital Malang. Respondents in this research consist of 13 head ward and 26 head team. Using questionnaires as instrument to measure the ward head managerial function and head team work by observation from 360 degrees approach (self evaluation, team, chairman). There is influence of ward head managerial function to the work of head team (p = 0,00 r = 0,905). Double linier regression test shows that only managerial function has influence to the work of head team (p = 0,039 B = 4,150). The conclusion is if managerial function higher, the work of head team is also higher. Nursing implication of this research is increasing managerial function of ward head is important through training strategy plan and nursing managerial concepts. Keywords: team method, managerial function, work
METODE KEPERAWATAN KOMPLEMENTER HIPNOTERAPI UNTUK MENURUNKAN EFEK STRESS PASCA TRAUMA TINGKAT SEDANG PADA FASE REHABILITASI SISTEM PENANGGULANGAN KEGAWATDARURATAN TERPADU (SPGDT) Rani Rakhmawati; Kuswantoro Rusca Putra; Fa Rizki Bayu Perdana Bayu Perdana; Hardiyanto .
Jurnal Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2014): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.208 KB) | DOI: 10.22219/jk.v5i2.2347

Abstract

METODE KEPERAWATAN KOMPLEMENTER HIPNOTERAPI UNTUK MENURUNKAN EFEK STRESS PASCA TRAUMA TINGKAT SEDANG PADA FASE REHABILITASI SISTEM PENANGGULANGAN KEGAWATDARURATAN TERPADU (SPGDT)Hypnotherapy complementary nursing method can reduce the effects of moderate levels of post traumatic stress in a rehabilitation phase of integrated emergency management systemRani Rakhmawati(1) , Kuswantoro Rusca Putra(2) , Fa Rizki Bayu Perdana(3), Hardiyanto(4)(1)Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang(2)Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang(3,4)Pascasarjana Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malangemail : 1)rani.rakhmawati@yahoo.comABSTRAKBencana di Indonesia mempunyai prevalensi yang cukup tinggi. Efek yang ditimbulkan dari bencana diantaranya stress pasca trauma yang merupakan gangguan psikologi dari korban bencana. Sebagai tenaga kesehatan terutama dalam hal ini adalah perawat mempunyai peranan penting dalam Sistem Penanggulangan Kegawatdaruratan Terpadu (SPGDT), Tujuan dari penulisan karya ini adalah untuk mengidentifikasi apakah metode hipnoterapi bisa menurunkan efek stress pasca trauma tingkat sedang. Metode penulisan karya tulis ini adalah dengan deskriptif dan metode pengumpulan datanya menggunakan metode studi pustaka melalui literatur yang relevan. Sedangkan metode analisis data dan pemecahan masalah menggunakan metode eksposisi dan analitik serta rumusan masalah kami dapatkan dengan diskusi kelompok berlandaskan literatur yang relevan dengan topik karya tulis. Hipnoterapi ini menitikberatkan pada pemberian sugesti-sugesti positif pada klien yang akan menimbulkan perilaku mekanisme koping konstruktif pada klien. Kesimpulan dari karya tulis ini adalah metode keperawatan komplementer dengan hipnoterapi sangat efektif untuk menurunkan stress tingkat sedang pada stress pasca trauma. Disarankan untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil terapi pada hipnoterapi ini.Kata kunci: Metode Keperawatan komplementer, Hipnoterapi , Efek stress pasca traumaABSTRACTDisaster in Indonesia has a high prevalence. The effects of the disaster such as post traumatic stress disorder which is the psychology of disaster victims. As health professionals, especially in this case the nurse has an important role in Sistem Penanggulangan Kegawatdaruratan Terpadu (SPGDT). The purpose of this paper is to identify whether the method of hypnotherapy can reduce the effects of moderate levels of post traumatic stress. The writing method of this paper is descriptive and data collection method is using literature through the relevant literature. While the data analysis and problem solving is using exposition and analytical method and formulation of the problem we get from a group of discussion based on the relevant literature to the topic of paper. Hypnotherapy is focused on providing positive suggestions in client that will lead to constructive behavior on the client’s coping mechanisms. The conclusion of this paper is hypnotherapy as complementary nursing was very effective for moderate stage of post traumatic stress disorder. It is recommended to do further study related to other factors that influence the outcome of hypnotherapy. Keywords: Complementary nursing therapies, Hypnotherapy, Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).
Co-Authors Aat Djanatunisah Achir Yani S. Hamid agus, Muharami Ahmad Hasyim Wibisono Ahsan Ahsan , Ahsan Ahsan Ahsan Akhmad Fauzi Alfrina Hany Alfrina Hany, Alfrina Amalia Rizki, Nurul Ani Budiati Ani Budiati Anwar, Mochamad Saiful Asih Devi Rahmayanti Asih Devi Rahmayanti Asih Devi Rahmayanti Budiati, Ani Dewa Gede Sanjaya Putra Dewi, Fajar Mulia Dhelya Widasmara Dinda Amalia Okvie Putri djauhari, thantowi Ekwantoro Ekwantoro Eriprianto, Kukuh Fa Rizki Bayu Perdana Bayu Perdana Fa Rizki Bayu Perdana Bayu Perdana, Fa Rizki Bayu Perdana Fajar Mulia Dewi Fajar Mulia Dewi Feorentina, Ivo Hardiyanto . Hardiyanto . Heriandi Sutadi I Gusti Agung Gede Utara Hartawan Ika Rizki Anggraini Ike Nesdia Rahmawati Ike Nesdia Rahmawati, Ike Nesdia Ike Nesdia Rahmawati3 Irwan Subekti Irwan Subekti, Irwan Istiqomah, Ratri Jamilatus Syamsiah Anwar Kartika, Annisa Wuri Kumoro Asto Lenggono Kuncoro, Wahyudi Kurniawan, Sylvia Jessy Laily Yuliatun Lilik Supriati Lilik Supriati, Lilik Lilik Zuhriyah LInda WIeke Noviyanti Lisajidin, Muhamad Mifetika Lukitasari Moch. Gandung Satriya Mustikasari Mustikasari Ningrum, Evi Harwiati Noorhamdani AS noviyanti, linda wieke Nurdiana, Sevia Nurul Muslihah Pawestri, Frilian Niken Pradini, Septi Wahyu Pratama, I Wayan Agus Wirya rahani ayu amalia Rahmayanti, Asih Devi Rani Rakhmawati Rani Rakhmawati, Rani Rinik Eko Kapti, Rinik Eko Rita Yuliana Sari Rr. Tutik Sri Hayati Rustiana Tasya Ariningpraja Setyoadi Setyoadi Setyoadi Setyoadi Setyoadi Setyowati Setyowati Sri Andarini Sri Andarini Suryanto Suryanto Susanti, Fitria Dewi Susilowati, Ratna Syadilla, Iryne Putri Sylvia Jessy Kurniawan Tinggogoy, Meitha Vatmasari, Ratih Arum Wibisono, Ahmad Hasyim Winda Yuniarsih Wisnasari, Shila Wulandari, Isti Yulian Wiji Utami Yulianti, Lena Yuniati, Wahyu