Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 2 WANGGARASI SEBAGAI SEKOLAH PENGGERAK Prasetia, Udin; Malabar, Sayama; Masie, Sitti Rachmi
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 1 (2024): (JANUARI 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i1.24605

Abstract

SMP Negeri 2 Wanggarasi merupakan salah satu sekolah yang terpilih sebagai satuan pendidikan penyelenggara program sekolah penggerak angkatan kedua yang mengimplementasikan kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami pengimplementasian kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Wanggarasi sebagai Sekolah Penggerak. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan fenomenologi.Subjek dalam penelitian ini kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, siswa dan komite SMP Negeri 2 Wanggarasi. Fokus penelitian ini yakni apa yang dialami oleh subjek dan bagaimana memahami pengalamannya tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara yang mendalam terhadap subjek penelitian, observasi partisipan, dan penelusuran dokumen. Analisis data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan prosedur melalui pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian yang yaitu pengimplementasian kurikulum merdeka di SMP Negeri 2 Wanggarasi sebagai sekolah penggerak diperoleh gambaran nyata tentang: 1. Alasan yang melatarbelakangi penerapan kurikulum merdeka; 2. Bentuk penerapan kurikulum merdeka; 3. Desain kurikulum merdeka di sekolah; 4. Kegiatan yang terlaksana terkait pengimplementasian kurikulum merdeka; 5. Keterlibatan guru dan tenaga kependidikan; 6. Respon dan bentuk keaktifan siswa; 7. Potensi yang dimiliki terkait pengimplementasian kurikulum merdeka; 8. Tantangan yang dihadapi; 9. Keterlibatan orangtua, komite sekolah, pengawas sekolah dan dinas pendidikan; 10.  Manfaat dan perubahan nyata setelah pengimplementasian kurikulum merdeka.
Alih Wahana Film Penyalin Cahaya Karya Wregas Bhanuteja ke dalam Novel Penyalin Cahaya Karya Lucia Priandarini Paango, Inka Putri; Masie, Sitti Rachmi; Nasiru, La Ode Gusman
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27284

Abstract

This study aims to describe the adaptation process from the film Penyalin Cahaya by Wregas Bhanuteja to the novel Penyalin Cahaya by Lucia Priandarini. Further, aligned with this research objective, this study is descriptivequalitative research utilizing the concept of adaptation theory by Sapardi Djoko Damono and comparative literature, focusing on the processes of reduction, addition, and variation changes from film to novel. The data were collected through watching, reading, noting, and documentation techniques. The results and discussion of the study showed; (1) The reduction process from film to novel Penyalin Cahaya found 4 data of plot reduction, 1 character reduction, and 6 settings reduction, (2) The addition process included 22 additional plots, 1 additional character, and 5 additional settings, (3) The variation changes found 16 plot changes from film to novel, 1 character change, and 1 setting change. In conclusion, the adaptation from film to novel Penyalin Cahaya was carried out to; (1) Clarify the logic of the story regarding the family life of the main character, Suryani, (2) Clarify the transitions or scene changes in the film that was too fast, (3) Detail the relationships between each scene presented in the film, 4) Emphasize the relationships between characters, and (5) Clarify the conflict atmosphere in the novel. 
Prefiks dalam Bahasa Sangkub Hassan, Indra; Djou, Dakia N.; Masie, Sitti Rachmi
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27307

Abstract

The problems addressed in this study are: 1) What types of prefixes are found in the Sangkub language? 2) What are the functions and meanings of prefixes in the Sangkub language? Therefore, this study aims to describe the types, functions, and meanings of prefixes in the Sangkub language. This study was conducted in North Bolaang Mongondow Regency, Sangkub District. The method used was a qualitative descriptive method. The data consisted of types of prefixes, their functions, and meanings in the Sangkub language. Data sources were obtained through interviews with residents of Sangkub District. Data collection methods included observation, interviews, note-taking, and recording. The results showed that six prefixes were identified in the Sangkub language. The functions of these prefixes include forming verbs, transforming nouns into verbs, serving as markers indicating something, such as "melihat" functioning as a conjunction "yang", indicating something that has happened in the past in Indonesian, expressing a request, and indicating a number. The meanings associated with each prefix include indicating a place descriptor, the ability to perform desired actions, performing actions based on their basic forms, and performing a specific action.
Pemertahanan Bahasa Flores NTT oleh Masyarakat Desa Modo 1 Kabupaten Buol Liputo, Istiqamah I.; Ntelu, Asna; Masie, Sitti Rachmi
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27310

Abstract

The problems studied in this research are: (a) how is the Flores NTT language used by the People of Modo 1 village in Buol Regency? (b) What are the strategies for preserving the Flores NTT language for the people of Modo 1 village in Buol Regency? (c) what factors influence the maintenance of the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency? This research aims to describe the use of the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency in the domains of family, social, parties, organizations, bureaucracy, and school, to describe the factors influencing language preservation and the strategies for preserving the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency. The theories used were Speaking (Hymes), factors influencing language maintenance (Downes), and strategies for language maintenance (Pateda).This research was conducted in Modo 1 village, BuolRegency. The method used was a descriptive qualitative method. The data were the Flores NTT language used by the people of Modo 1 village in Buol Regency. The data collection techniques included elicitation, participant observation, and structured and unstructured interviews. The data analysis techniques involved transcribing, translating, sorting, analyzing the data, concluding, and writing the research report.The research results revealed that the use of the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency is predominantly in the domains of family and social interactions, whereas in the domains of parties, organizations, bureaucracy, and school, Indonesian is predominantly used. The factors influencing the preservation of the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency included: family factors, social interaction factors, communication intensity factors, activity factors, education factors, and desire or aspiration factors. The strategies for preserving the Flores NTT language by the people of Modo 1 village in Buol Regency included: parents familiarizing and teaching the Flores NTT language to their children, the community using the Flores NTT language in daily communication, traditional leaders using the Flores NTT language in various traditional activities, the government supporting cultural activities that use regional languages, and integrating lessons related to regional languages into the local content curriculum in schools. Thus, it can be concluded that the Preservation of the Flores NTT Language by the People of Modo 1 Village in Buol Regency is still sustained despite being dominated by the Indonesian language. 
Modernisasi Media dalam Novel Telegram karya Putu Wijaya dan Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari Yasin, Meidy; Baruadi, Moh. Karmin; Masie, Sitti Rachmi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1154

Abstract

Karya sastra mencakup pembahasan yang sangat luas dan terjadi di lingkungan sekitar termasuk melihat dalamnya perkembangan suatu masyarakat. Novel yang dibahas dalam penelitian ini adalah Telegram karya Putu Wijaya dan Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui bagaimana modernisasi media dalam kedua novel ditinjau dari aspek hipogram dan; mengetahui bagaimana modernisasi media dalam kedua novel ditinaju dari transformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan teknik membaca kedua novel, menemukan keterkaitan, mencatat dan menganalisis aspek hipogram dan transformasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Novel Telegram adalah hipogram novel Kerumunan Terakhir. Hal ini dibuktikan dengan melihat aspek ekspansi, konversi, modifikasi dan ekserp; Novel Kerumunan Terakhir adalah wujud transformasi asbtrak dari Telegram. Implikasi penelitian dibuktikan dengan meninjau modernisasi media antara karya sastra lama dan karya sastra baru.
MORALITAS DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA JS. KHAIREN Bilondatu, Nurlela J.; Sitti Rachmi Masie; La Ode Gusman Nasiru
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.22532

Abstract

Moralitas merupakan suatu perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh seseorang dan situasi tertentu berdasarkan norma atau kaidah yang telah ditetapkan. Perilaku seperti itu terdapat pula dalam karya sastra novel. Oleh sebab itu, permasalahan dalam novel ini adalah (1) Bagaimanakah hubungan manusia dengan dirinya sendiri dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen? (2) Bagaimanakah hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen? (3) Bagaimanakah hubungan manusia dengan tuhannya dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen? Adapun yang melandasi penelitian ini yaitu teori nilai moral yang dikemukakan oleh Burhan Nurgiantoro. Burhan Nurgiantoro, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan bentuk nilai moral dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari kutipan-kutipan cerita dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen. Teknik analisi data dilakukan dengan cara membaca secara keseluruhan, mengklasifikasikan, menganalisis, menguraikan dan menyimpulkan hasil analisis data penelitian. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa bentuk-bentuk nilai moral tokoh dalam novel terdiri lima yaitu, (1) pantang menyerah, rela berkorban. (2) menghargai orang lain, tolong menolong, peduli terhadap orang lain. (3) spritual. Simpulan dalam penelitian ini adalah moralitas dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S Khairen yang diwujudkan melalui sikap pantang menyerah, rela berkorban, menghargai orang lain, tolong menolong, dan sikap spiritual. Kata kunci: moralitas, tokoh, novel
REKONSTRUKSI MASKULINITAS TOKOH AJO KAWIR DALAM NOVEL SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN Koiyo, Moh. Feldi; Djou, Dakia N.; Masie, Sitti Rachmi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35508

Abstract

Rekonstruksi Maskulinitas Tokoh Ajo Kawir dalam Novel ”Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas” Karya Eka Kurniawan. Penilitian ini dilakukan untuk menemukan hubungan antara sastra dengan unsur sosial, khususnya fenomena rekonstruksi maskulinitas yang terjadi pada laki-laki dalam novel “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah deskriptif denga jenis penilitian kualitatif. Tekni pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumen, dengan menggunakan novel yang berjudul “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” karya Eka Kurniawan. Data kemudian dianalisis menggunakan teori rekonstruksi maskulinitas Barker. Hasil temuan pada penilitian ini yaitu, (1) kesenjangan tokoh Ajo Kawir dalam novel “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas” karya Eka Kurniawan berdasarkan kacamata maskulinitas. Permasalahan rekonstruksi maskulinitas digambarkan dengan detail. Rekonstruksi maskulinitas memiliki pengetahuan yang lengkap tentang fenomena disfungsi ereksi yang terjadi pada laki-laki; dan (2) rekonstruksi maskulinitas tokoh Ajo Kawir untuk mengembalikan maskulin sebagai laki-laki yang alami dalam novel ”Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”. Mengenai fenomena sosial berupa perilaku tidak baik yang terjadi di lingkungan sosial para tokoh adalah bentuk upayanya mengembalikan maskulinitasnya, khususnya kekerasan yang terjadi dilingkungan sekitar.
HASUTAN DAN ANCAMAN DI MEDIA SOSIAL (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Ginoga, Firnawati; Djou, Dakia N.; Masie, Sitti Rachmi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.42340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud hasutan di media sosial, (2) wujud ancaman di media sosial. (3) makna hasutan dan ancaman di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah tindakan kejahatan berbahasa yakni hasutan dan ancaman di media sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi non-partisipan dan teknik dokumentasi. Setelah data diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan wujud hasutan yang ditemukan di media sosial adalah sebagai berikut: (1) postingan yang bertujuan untuk mengajak untuk melakukan hal-hal yang menimbulkan kerugian bagi orang lain, (2) postingan yang bertujuan untuk menyarankan tindakan yang ekstrem atau yang membahayakan seseorang, (3) komentar dan postingan yang bertujuan untuk mendorong orang lain untuk melakukan hal-hal yang merugikan dan membahayakan orang lain. Wujud ancaman yang ditemukan di media sosial adalah sebagai berikut: (1) komentar yang menunjukkan niat untuk melakukan tindakan pemaksaan, (2) komentar yang menunjukkan niat untuk melakukan tindakan yang membahayakan seperti kekerasan fisik, (3) postingan yang menunjukkan niat untuk mempermalukan orang lain. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) wujud hasutan yang terjadi dalam media sosial sebanyak 12 ujaran dengan berbagai jenis postingan dan kommentar yang mengandung hasutan, (2) wujud ancaman yang terjadi dalam media sosial sebanyak 13 ujaran dengan berbagai jenis postingan dan komentar yang mengandung ancaman
Analisis Gaya Bahasa Figuratif Dalam Antologi Cerpen Eunoia 1 Karya Castarica : Tinjauan Stilistika Masyhur, Putri Syahra; Masie, Sitti Rachmi; Kadir, Herson
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v7i2.8098

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Gaya Bahasa Figuratif Dalam Antologi Cerpen Eunoia 1 Karya Castarica : Tinjauan Stilistika” yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis gaya bahasa figuratif yang digunakan dalam antologi cerpen Eunoia 1, ditinjau dari aspek retoris dan kiasan. Penelitian ini dilandasi oleh teori stilistika yang menekankan analisis bentuk dan fungsi bahasa dalam karya sastra. Sumber data berupa enam puluh tujuh cerpen dalam antologi tersebut yang ditulis oleh berbagai penulis dengan gaya penulisan beragam. Data dikumpulkan menggunakan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan stilistika untuk mengungkap peran gaya bahasa figuratif dalam membangun nilai estetika dan makna cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek retoris ditemukan 30 data, dengan gaya bahasa hiperbola dan erotesis (pertanyaan retoris) sebagai bentuk yang paling dominan. Pada aspek kiasan ditemukan 37 data, dengan gaya bahasa metafora dan personifikasi yang paling menonjol, di mana metafora menjadi bentuk yang paling banyak digunakan. Gaya bahasa kiasan, terutama metafora, dimanfaatkan untuk membentuk imaji dan menggambarkan suasana batin tokoh secara puitis, sedangkan gaya bahasa retoris memperkuat efek dramatik dan dinamika emosi dalam cerita. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa figuratif dalam antologi cerpen Eunoia 1 tidak hanya memperkaya nilai estetika, tetapi juga memperdalam penggambaran karakter, konflik, dan suasana dalam setiap cerita.
Skemata pada Slogan Produk Kecantikan di Media Sosial Annisya Rahmatika Mutiara; Muslimin; Sitti Rachmi Masie
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Bentuk-bentuk skemata kognitif yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (2) Bentuk-bentuk skemata membaca yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over, dan (3) Makna yang terdapat pada slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over tersebut. Penelitian ini menggunakan teori skemata kognitif Jean Piaget dan teori skemata membaca Carrell & Eisterhold. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan riset dan membaca jurnal maupun situs laman dan sosial media resmi yang memuat data penelitian, mengidentifikasi data, serta mencatat data serta mengklasifikasi data slogan berdasarkan bentuk atau jenisnya. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data yang telah dicatat, menganalisis data berdasarkan teori Skemata, dan menarik kesimpulan dari hasil analisis yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa slogan produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over membangun skemata kognitif yang berbeda sesuai dengan karakter merek dan segmentasi konsumennya. Dari sisi skemata membaca, slogan ketiga merek mengaktifkan skemata konten, skemata formal, dan skemata linguistik secara bersamaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan makna slogan pada produk kecantikan Wardah, Emina, dan Make Over menggambarkan cara masing-masing merek membangun citra kecantikan sesuai dengan target konsumennya. Dengan demikian, slogan tidak hanya berfungsi sebagai identitas merek, tetapi juga sebagai strategi komunikasi dalam membentuk persepsi konsumen tentang konsep kecantikan yang ditawarkan.
Co-Authors Adelina Djauhari Agustin, Puspita Dian Ainun Abdullah Annisya Rahmatika Mutiara Asna Ntelu Ayu Hidayanti Ali Azra Azhari Bilondatu, Nurlela J. Daeng, Nur Nadiva Dakia N. Djou Darmadji, Regita Cahyani Destilawati Noho Dewi S. Labuang Dzikri Faatira Mamonto Eka Sartika Eka Sartika Ellyana Hinta Endris, Indrawati Ersayanti, Ersayanti Fatmah AR Umar G. Ina, Finriani Ginoga, Firnawati Hajrin Paneo Harto Malik Hasanuddin Fatsah Hassan, Indra Heman Didipu Heri Suwignyo Herman Didipu Herman Didipu Herson Kadir Herson Kadir Herson Kadir Herson Kadir Ibrahim H. Dukalang Iko, Oktaviani Ikram Tuluki Ilham akbar Hiola Inayah Nuraulia Mokodongan Jamiah Bolota Julianti Anamira Pobela Kartika Kartika Koiyo, Moh. Feldi La Ode Gusman Nasiru Lady Yunita Djei Liputo, Istiqamah I. Lisyan Husain Mardini Dg Parebbo Masyhur, Putri Syahra Moh. Karmin Baruadi Muhammad Zaki Lazuardi Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Mutiara Otolomo Nasima Taha Nasiru, La Ode Gusman Nur Aina Ahmad Nur Aliyatun Mardha Salam Nur Nadiva Daeng Nuramila Nuramila Nuramila, Nuramila Nurwafik Azizah Ode Irawati, Wa Paango, Inka Putri Potabuga, Nur Atika Prasetia, Udin Puput Novel Pakaya Puspita Dian Agustin R. Idrus, Sitti Magfira Riska Mangge Salam Salam Salam Salilama, Rahmatia Salsabila Talaa Samaot, Marlina Savina K. Nganro Sayama Malabar Shelly Anggraini Hippy Sitti Nursamsia Sumiati Taher Lasaripi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Verawati Ahmad Wa Ode Irawati Wahyudi Siswanto Widyastuti Rahman Isa Widyawati Bagoe Witrian Harun Yasin, Meidy Yulinar Yulinar Yuni Pratiwi Zilfa Achmad Bagtayan