Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perencanaan dan Pengelolaan Produk sebagai Kunci Sukses: Analisis Faktor Keberhasilan Ermina Waruwu; Johannes Sohirimon Lumbanbatu; Din Oloan Sihotang; Meri Mariani Lumban Gaul; Mariana Siregar; Elonike Br Bangun
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2735

Abstract

This training aims to identify the understanding of Catholic youth at St. Peter and Paul Parish, Kabanjahe, regarding Successful Business Planning Strategies in relation to Product Management and Business Success Factors. The training was conducted through the stages of planning, preparation, implementation, and evaluation. The products produced by the training participants were categorized as Good, with an average score of 377. The comprehension test showed a t-statistic value of 4.652 for the influence of Successful Business Planning Strategies on Product Management, and 15.960 for Business Success Factors, both exceeding the established t-table value. These results indicate that this community service activity plays an important role in enhancing Catholic youth’s understanding of business strategies and success, which is expected to support economic self-sufficiency at St. Peter and Paul Parish, Kabanjahe.
Analisis Pembinaan Iman Anak dan Remaja Menggunakan Model Evaluasi CIPP di Stasi Santo Hieronimus Pinem Lumbanbatu, Johannes Sohirimon; Gurusinga, Rikha Emyya
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): JIREH: Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.428

Abstract

This study aims to map the implementation of children’s and adolescents’ faith formation at Saint Hieronimus Pinem Station using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model within a qualitative descriptive approach. In this research, the CIPP model is applied as an analytical framework rather than a quantitative measurement tool. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation to obtain a comprehensive understanding of the real conditions influencing the faith formation program. The findings show that the program still faces several challenges, including low parental involvement, the influence of digital technology, limited human resources, and traditional teaching methods. The study recommends continuous needs assessment, structured planning, and creative pastoral methods suited to the local context. The qualitative CIPP model proves effective in systematically analyzing and improving pastoral programs according to real community needs.
EVALUASI KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK BERBASIS MODEL KIRKPATRICK Johannes Sohirimon Lumbanbatu; Manik, Anggi br
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46843

Abstract

This study is motivated by the importance of evaluating the pedagogical and professional competencies of Catholic Religious Education (PAK) teachers in improving learning quality. The research aims to analyze the effectiveness of teacher competencies based on the Kirkpatrick Model, which includes four evaluation levels: reaction, learning, behavior, and result. This study employs a qualitative approach with an evaluation research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through technique and source triangulation. The findings reveal that at the reaction level, students showed positive responses toward interactive and contextual learning. At the learning level, teachers demonstrated the ability to design instruction based on students’ needs through diagnostic assessment. At the behavior level, teachers consistently applied adaptive, inclusive, and student-centered teaching strategies. At the result level, there was an observable improvement in student engagement and understanding. The discussion indicates that the pedagogical and professional competencies of PAK teachers are effectively implemented, although further enhancement is needed in instructional innovation and process-based assessment optimization.
Implementasi Media Visual dalam Pendidikan Agama Katolik Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas Mei Reh Ulina Br Ketaren; Leo Stepanus Tarigan; Johannes Sohirimon Lumbanbatu; Abdi Guna Sitepu
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.248 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i10.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media visual dalam Pendidikan Agama Katolik dan mengetahui minat belajar peserta didik di sekolah menengah atas RK Delimurni Diski Kelas XI. Adapun yang melatar belakangi penulisan penelitian ini karena guru masih banyak guru mengajar dengan metode cerita sehingga pembelajaran menjadi membosankan dan peserta didik kurang memiliki minat belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi sasaran penelitian adalah Guru Agama Katolik dan peserta didik di Sekolah Menengah Atas RK Delimurni Diski. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, implementasi Media Visual di Sekolah Menengah Atas RK Deli Murni Diski, sudah diterapkan dalam proses pembelajaran terlihat guru menggunakan berbagai macam jenis media visual khususnya media gambar, dan power point. Namun belum sepenuhnya guru mengetahui jenis media visual. Kedua, penggunaan media visual dapat menumbuhkan minat belajar peserta didik terlihat ketika guru mampu melibatkan peserta didik dalam proses pembelajaran.
EVALUASI KINERJA GURU PAK DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK DI SMP FRANSISKUS XAVERIUS NAMORAMBE Johannes Sohirimon Lumbanbatu; Ompusunggu, Vriska Elisabet Novelina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi kinerja guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam upaya meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran Agama Katolik di SMP Fransiskus Xaverius Namorambe. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh partisipasi siswa dalam pembelajaran PAK yang masih beragam sehingga diperlukan evaluasi terhadap kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru PAK telah terlaksana dengan cukup baik berdasarkan Model Evaluasi Charlotte Danielson yang mencakup perencanaan pembelajaran, pengelolaan lingkungan kelas, pelaksanaan pembelajaran, dan tanggung jawab profesional. Guru mampu menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memanfaatkan media pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan kondusif. Partisipasi siswa juga terlihat cukup baik melalui keterlibatan dalam bertanya, berdiskusi, menyelesaikan tugas, dan mengikuti kegiatan rohani sekolah, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang kurang aktif dalam menyampaikan pendapat selama pembelajaran berlangsung.
PERAN GURU PAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMP SWASTA RK FRANSISKUS XAVERIUS NAMORAMBE Johannes Sohirimon Lumbanbatu; Samuel Fransdio Tarigan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.57366

Abstract

Karakter religius merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan pada siswa melalui proses pendidikan. Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki peran strategis dalam menanamkan iman Kristen dan nilai-nilai moral yang berkontribusi pada pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk karakter religius siswa di SMP Swasta RK Fransiskus Xaverius Namorambe. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari seorang guru Pendidikan Agama Katolik, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Katolik memainkan peran penting sebagai pendidik iman dan moral dengan menyampaikan ajaran Katolik dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami serta mengintegrasikan nilai-nilai moral Kristen ke dalam proses pembelajaran. Guru juga berperan sebagai pembimbing spiritual melalui kegiatan doa, refleksi iman, renungan, retret, dan berbagi Kitab Suci. Selain itu, mereka bertindak sebagai teladan kehidupan Kristen dengan menunjukkan sikap seperti kebaikan, kesabaran, disiplin, dan kepedulian terhadap siswa, sekaligus menumbuhkan karakter Kristen melalui berbagai kegiatan keagamaan di sekolah. Karakter keagamaan siswa tercermin dalam ketulusan mereka dalam berpartisipasi dalam doa dan ibadah, keterlibatan dalam kegiatan keagamaan, disiplin dan tanggung jawab, kepedulian terhadap orang lain, serta toleransi dan rasa hormat terhadap perbedaan. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Katolik memainkan peran penting dalam membentuk karakter keagamaan siswa di SMP Swasta RK Fransiskus Xaverius Namorambe.