Claim Missing Document
Check
Articles

Karakter Morfologi dan Kimia Kultivar Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Berbiji dan Tanpa Biji Rahayu, Arifah
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 40 No. 1 (2012): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.041 KB) | DOI: 10.24831/jai.v40i1.14943

Abstract

The objective of this study was to evaluate morphological and chemical characteristics of seeded and seedless pummelofruit. The study was carried out during April 2009 to July 2010. The pummelo fruits were harvested from the productioncenter of Sumedang, Pati, Kudus, Magetan, Bireun (Aceh) and Pangkep (South Sulawesi). Some of seeded cultivars havespherical and ellipsoid form, while the seedless one shown pyriform shape. The edible portion of the fruits (juice vesicles)mainly affected by peel thickness and fruit shape. The edible portion of seedless cultivars (57.22%) were not sigificantlydifferent with seeded (57.07%) and potentially seedless cultivars (59.35%). Generally fruit taste of seedless cultivars weresweet to sweet-bitter, meanwhile seeded and potentially seedless pummelo cultivars have sour-sweet. Pummelo juice tastewas affected by TSS (total soluble solids), TA (titratable acidity), TSS/TA ratio and naringin content. Seedless pummelocultivars have higher pH, TSS, TSS/TA ratio, vitamin C and naringin, but lower in TA content than seeded and potentiallyseedless fruit juice. ‘Jawa 1’ and ‘Bali Merah 2’ pummelos can be further developed as seedless superior cultivars.Keywords: fruit shape, edible portion, TSS/TA, naringin, vitamin C
Perbanyakan Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Menggunakan Sistem Fotoautotrofik dengan Berbagai Konsentrasi Gula dan Jumlah Ventilasi Arifah Rahayu; Inda Hidayati Rachmani; Sulassih
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 2 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.981 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i2.35576

Abstract

Nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan tanaman perkebunan penghasil minyak atsiri. Perbanyakan nilam secara in vitro dilakukan sebagai upaya memenuhi permintaan pasar. Penggunaan sistem fotoautotrofik pada kultur in vitro dilakukan melalui pengaturan konsentrasi gula dan jumlah ventilasi untuk mendapatkan pertumbuhan bibit terbaik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai September 2020. Bahan tanaman yang digunakan berupa planlet steril nilam varietas Tapak Tuan koleksi BALITTRO. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan kelompok Lengkap Teracak dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi gula (10, 20, dan 30 g L-1) dan faktor kedua adalah jumlah ventilasi (0, 2, dan 4 lubang). Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan konsentrasi gula dan jumlah ventilasi berpengaruh terhadap jumlah eksplan berkalus dan jumlah daun tanaman nilam. Hasil terbaik dalam multiplikasi tanaman nilam menggunakan media penambahan 20 g L-1 gula tanpa ventilasi yang meningkatkan jumlah daun sebanyak 9-61% dan jumlah buku sebanyak 20% pada 6 MSP dibandingkan perlakuan lainnya. Pemberian ventilasi 2 lubang meningkatkan jumlah akar 10-20%, jumlah dan kerapatan stomata 28-57% pada 6 MSP dibandingkan perlakuan lainnya. Peningkatan jumlah akar, jumlah dan kerapatan stomata pada eksplan yang tumbuh dalam sistem fotoautotrofik secara in vitro menunjukkan kemampuan untuk mengintegrasikan lingkungan dan diduga lebih mampu bertahan pada aklimatisasi untuk produksi bibit. Kata kunci: aklimatisasi, fotosintesis, in vitro, pengakaran, stomata
Co-Authors , Setyono A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Hilman Sholeh Nawawi Adimihardja, Sjarif Avitidjadi ALI NURMANSYAH Anis Khaerunnisa Ardiansyah, Rizki Yora Arif Faturrochman Aripin, Agung Astuti, Debi Puzi Awaliah, Latifah Bambang S. Purwoko Chairun Nisa Dadan Hindayana Daden Sukarta Damayanti Debi Puzi Astuti Dede Kardaya Dede Maryana Desyandri Desyandri Dewi Sukma Dewi, Septari Permata Didi Rudiansyah Djiwandono, Muhammad Dirman Dwi Pradana Aranta Dwi Zuryanti Efendi, Muhammad Ratib Efendi, Muhammad Ratib Ekal Kurniawan Ekorini Farastuti Fahmi, Lukman Fahrizal, Ilham Fanani, Muhammad Zainal Fawziyah Nurshabrina Fia Sri Mumpuni Hendrika, Ghani Inda Hidayati Rachmani Islahiyati, Refi Iswari S. Dewi Karlin Agustina Khaerunnisa, Anis Komar Riski Kulsum, Iis Afriani Kurdianingsih, Selvia Lesmana, Dudi Lestari, Nurfitri Dwi Maharani, Fitria Mardiah Matondang, Qomarul Fahmi Maulana, Yudi Meilani, Rizka Fatika Memen Surahman Muakkada, Muhammad Muhamad Zainal Fanani Muhammad Muakkada Mulyana Mulyana Musyahrani, Sylviaghani Nahraeni, Wini Nahraeni, Wini Nani Yulianti Nawawi, Ade Hilman Sholeh Nur Rochman Nur Rochman Nur Rochman Nurfitri Dwi Lestari Nurillah, Muhammad Syarif Octavianus Lumban Tobing Oktavianus LT oktavianus lt Permana, Aji Eka Ramdani, Hisworo Rapilah Rapilah Rapilah, Rapilah RAUF, AUNU Revianto, Revianto Riski, Komar Rizqi, Ahmad Abdul Was'i Sarmada Roestamy, Martin Selvia Kurdianingsih Septari Permata Dewi Setyono Setyono Setyono Setyono, S. Setyono, Setyono Siti Masithoh Siti Masitoh Sjarif Avitidjadi Adimihardja Slamet Susanto Sukarta, Daden Sulassih, . Susilo Tri Widodo, Susilo Tri Sutandi, Intan Apriani Syaima Lailatul Mubarokah Tatang Santana Titistyas Gusti Aji Undang, Undang Veithzal Rivai Zainal Wawan Setiawan Wini Nahraeni Yanyan Mulyaningsih Yaskur, Yaskur Yati Nurhayati Yaumalika, Mutiara Yora, Rizky Yudi Wahyudin Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yusdiarti, Arti Yusdiarti, Arti Zuryanti, Dwi