Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK IMPLEMENTASI STUDENT-CENTERED LEARNING BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP DI KECAMATAN SANGGAU LEDO Wardah Wardah; Yanti Sri Rezeki; Urai Salam; Endang Susilawati; Sumarni Sumarni; Chandra Fauzi
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6413

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan guru-guru Bahasa Inggris tingkat SMP dan sederajat di Kecamatan Sanggau Ledo yang masih menghadapi keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Kondisi ini penting karena Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu merancang pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan platform AI untuk menghasilkan media pembelajaran inovatif. Mitra kegiatan adalah MGMP Bahasa Inggris Kecamatan Sanggau Ledo dengan total 29 peserta dari 11 sekolah. Pelaksanaan dilakukan melalui workshop selama dua hari yang mencakup pemaparan konsep Student-Centered Learning, demonstrasi penggunaan Google AI Studio, Canva Code AI, ChatGPT, Google Gemini, dan Tencent Hunyuan, serta praktik pembuatan gim digital, video animasi, dan model 3D. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan AI serta tingginya partisipasi selama sesi praktik. Evaluasi angket dengan skor 4–5 menegaskan bahwa kegiatan ini relevan dan bermanfaat bagi peningkatan literasi digital guru. Kegiatan ini menunjukkan bahwa AI mampu memperkuat implementasi pembelajaran berbasis SCL dan layak dijadikan model pelatihan yang dapat diperluas.
Students' Perception Toward The Use of Deepl as a Machine Translation Tool for English Writing Gita Ramadhanti; Yanti Sri Rezeki; Surmiyati
PROJECT (Professional Journal of English Education) Vol. 9 No. 4 (2026): VOLUME 9 NUMBER 4, JULY 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students faced challenges in translating Indonesian to English for academic writing. DeepL provided a translation solution, leading this study to investigate students' perceptions of using DeepL as a translation tool for writing in English. This mixed-method study examined 117 students (31 males, 86 females) from the English Language Study Program, semester 6 and 8 programs, Universitas Tanjungpura, selected through purposive sampling. Data were collected using validated online questionnaires. Quantitative analysis utilized descriptive statistics and Mann-Whitney U tests, while qualitative data used thematic analysis. The findings showed that students demonstrated high positive perceptions across all dimensions: PEOU (3.92), PU (3.69), ATU (3.75), and BIU (3.62). DeepL was perceived as highly accessible and effective for enhancing writing quality, particularly in contextual vocabulary and grammar improvement, with no significant gender differences emerging (U = 1245.000, Z = -.544, p = 0.587). In conclusion, DeepL was widely accepted by both genders as a translation tool for writing effectively, improving the efficiency and quality of students' writing. The implication was that DeepL showed strong potential for strategic integration in English writing assignments. However, implementation should have emphasized critical evaluation skills and balanced usage to prevent over-dependence while maximizing benefits for writing efficiency and quality improvement.
The Use of Undercover Game Application In Teaching Vocabulary To Students Of Seventh Grade At Junior High School Nina Resiana; Endang Susilawati; Eka Fajar Rahmani; Sumarni; Yanti Sri Rezeki
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 7 (2024): NJMS - Februari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji keefektifan Aplikasi Undercover Game untuk meningkatkan kosa kata siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian pra-eksperimental. Sampelnya adalah siswa kelas VII SMP N 25 Pontianak pada Tahun Pelajaran 2022/2023. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa Aplikasi Game Undercover meningkatkan kosakata siswa. Nilai t-hitung komputasi lebih besar dibandingkan dengan t-tabel (10,50 > 1,697) yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Skor effect size sebesar 1,78 >1,00, dikategorikan 'kuat'. Antusiasme siswa juga terlihat selama proses belajar mengajar. Mereka antusias memainkan Aplikasi Game Undercover dengan menjelaskan kata-kata rahasianya dan mendapatkan kosa kata baru. Kesimpulannya, Aplikasi Game Undercover meningkatkan kosakata siswa.
Students’ Perceptions of Using AI-Generated Translators in Translation based on the UTAUT Melati Melati; Yanti Sri Rezeki; Eka Fajar Rahmani
Journal of English Language and Education Vol 11, No 5 (2026): ON PROGRESS
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i5.2836

Abstract

This research aimed to describe students’ perceptions of using AI-generated translators based on the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) framework and to identify the AI-generated translator most frequently used by students. This research used a descriptive quantitative design involving 120 students from the English Language Education Study Program at Universitas Tanjungpura, selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire based on three UTAUT constructs: performance expectancy, effort expectancy, and facilitating conditions. Social Influence construct was excluded because two items were not valid and one item alone was not enough to represent a construct.  The data were analyzed using descriptive statistics, including mean scores, standard deviations, frequencies, and percentages. The findings showed that all UTAUT constructs were categorized as “Very Positive” and “Positive,” indicating that students had positive perceptions of using AI-generated translators in learning English. The findings also showed that DeepL was the most frequently used AI-generated translator, chosen by 58.3% of the students, followed by Google Translate (25.8%) and ChatGPT (13.3%). In conclusion, students had positive perceptions of AI-generated translators and considered them useful and easy to use for translation activities. Therefore, AI-generated translators can be used as supporting tools in EFL translation activities.