Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN MAHASISWA CALON GURU PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING Nurrahmah, Arfatin; Lestari, Witri; Hikmah, Nurul; Musliman, Acep; Gresinta, Efri; Ani Interdiana Candra Sari
JURNAL ILMIAH RESEARCH AND DEVELOPMENT STUDENT Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jis.v3i1.1150

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa calon guru pada mata kuliah pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PPG calon guru matematika kelas 1C sebanyak 25 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model PjBL terbukti dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa calon guru pada mata kuliah pembelajaran berdiferensiasi. Hal ini ditandai dengan peningkatan nilai rara- rata pada tiap siklus, di mana rata-rata kemampuan mahasiswa pada siklus I adalah 82,8 dan siklus II adalah 92,72. Selanjutnya, Tingkat pemahaman mahasiswa pada pembelajaran berdiferensiasi terjadi peningkatan di mana pada siklus I, sebanyak 60% memiliki pemahaman yang lengkap dan sangat baik terkait pembelajaran berdiferensiasi dan saat siklus II sebanyak 100%. Kemudian, untuk keterampilan mahasiswa pada pembelajaran berdiferensiasi juga terdapat peningkatan di setiap kriteria pada tiap siklus.
Komparasi Yield Nata De Tomato Dengan Nata De Coco Berdasarkan Lama Fermentasi Gresinta, Efri; Pratiwi, Rosa Dewi; Damayanti, Fitri; Putra, Erik Perdana
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 1, No 2 (2019): July 2019
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v1i2.2248

Abstract

ABSTRAK Nata adalah bahan menyerupai gel (agar- agar) yang terapung pada medium yang mengandung gula dan asam hasil bentukan mikroorganisme Acetobacter xylinum. Nata pada dasarnya merupakan selulosa. Apabila dilihat dibawah mikroskop akan tampak sebagai suatu massa fibril tidak beraturan yang menyerupai benang atau kapas. Untuk memperoleh hasil yang baik, media harus disesuaikan dengan syarat tumbuh bakteri tersebut. Untuk menghasilkan nata dengan produksi dan kualitas yang tinggi, sifat fisik-kimia media harus sesuai dengan syarat tumbuh dari bakteri A.xylinum.  Nata de coco tanpa ZA dengan lama fermentasi 10 hari memberikan yield paling baik dengan ketebalan 1,1 cm dan berat 600 gram. Sedangkan pada nata de tomato dengan ZA memberikan yiels terbaik dengan ketebalan0,5 cm pada lama fermentasi 10 hari.Hal inimenunjukkan bahwa ketebalan nata de coco dengan nata de tomato berbeda. Hal inidipengaruhi oleh variasi substrat dan komposisi bahan. Pada nata de tomato, ekstrak nata tomato dicampurkan dengan air dengan perbandingan 1:4. Kemungkinan hal inilah yang menyebabkan yield nata de tomato dan coco berbeda. Kandungan nutient atau glukosa pada sari buah tomat lebih sedikit dibandingkan dengan kandungan glukosa pada nata de coco.  Hasil uji organoleptik menyimpulkan bahwa : 1) Panelis lebih menyukai nata dengan tekstur kenyal yang diperolehdari nata decoco pada hari ke-10, 2) Panelis lebih menyukai nata de coco maupun tomatodengan aroma tidak asamkarena pada saat dipanen, nata  dicuci lalu direbus selama 20 menit pada suhu 100°C sehingga aroma asam pada natahilang pada saat pencucian danperebusan.3) Panelis lebih menyukai natadengan rasa enak karena perbedaan lama fermentasi menghasilkan citarasa nata enak yang relatif sama.Kata kunci : nata de tomato, nata de coco, lama fermentasi. ABSTRACTNata is a gel-like material (gelatin) floating on a medium containing sugar and acid formed by microorganisms Acetobacter xylinum. Nata is basically cellulose. When seen under a microscope it will appear as an irregular fibril mass that resembles thread or cotton. To get good results, the media must be adjusted to the conditions for the growth of these bacteria. To produce nata with high production and quality, the physical-chemical properties of the media must comply with the growing requirements of A.xylinum bacteria. Nata de coco without ZA with 10 days fermentation gives the best yield with a thickness of 1.1 cm and weighs 600 grams. While in tomato with ZA, the best yiels were 0.5 cm thick at 10 days fermentation time. This shows that the thickness of nata de coco with tomatoes is different. This is influenced by variations in substrate and material composition. In nata de tomato, nata tomato extract is mixed with water in a ratio of 1: 4. This is probably the reason why the yield of tomato and coco is different. Nutient or glucose content in tomato juice is less than the glucose content in nata de coco. The organoleptic test results concluded that: 1) Panelists preferred nata with chewy texture obtained from the nata decoco on the 10th day, 2) Panelists preferred nata de coco and tomatoes with non-sour aroma because when harvested, the nata was washed and boiled for 20 minutes at 100 ° C so that the aroma of acid in the nata disappears during washing and boiling. 3) Panelists prefer nata with good taste because the differences in fermentation time produce relatively similar tastes of nata.Key words: nata de coco, nata de tomato, fermentation time
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP terhadap mata pelajaran IPA Melalui Penggunaan Media Google Classroom Meriyanti, Meriyanti; Pratiwi, Rina Hidayati; Gresinta, Efri; Sulistyaniningsih, Endang
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.2.226-232

Abstract

Di era saat ini siswa kurang mendalami pembelajaran yang didapat, salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya inovasi dalam media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang proses pembelajaran.. Penggunaan media pembelajaran google classroom diharapkan dapat merangsang keterlibtan siswa dalam kegiatan pembelajaran dengan mengajak siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat menjadi solusi yang tepat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis khususnya pada mata pelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kemampuan berpikir kritis IPA melalui penggunaan media google classroom di SMP Lamaholot Cengkareng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian analisis kualitatif Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Lamaholot Cengkareng yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan tes deskripsi yang berupa tes tertulis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VII SMP Lamaholot Cengkareng memiliki kemampuan berpikir kritis yang tinggi dengan rata- rata 86,8 dengan indikator tertinggi adalah strategi dan taktik dengan persentase 92% sedangkan indikator terendah adalah menarik kesimpulan dengan persentase persentase 80, 25%.Keywords: Berpikir Kritis, Google Classroom, IPA
Literature Review: Teacher Innovativeness in Learning in the Digital Era Gresinta, Efri; Tukiran, Martinus
International Journal of Social and Management Studies Vol. 5 No. 3 (2024): June 2024
Publisher : IJOSMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5555/ijosmas.v5i3.401

Abstract

Teachers play an important role in education because the teacher's character determines educational progress. To implement this, teacher innovation is needed which has a positive impact on the quality of education in learning in the digital era. This research is a qualitative descriptive study using the Systematic Literature Review (SLR) method, the aim is to analyze teacher innovation in learning in the digital era. In this research, the author uses literature sources that are relevant to the research such as articles, journals and documents. The results of the review of several articles show that teachers carry out various innovations in learning, namely by implementing a Smart Learning Project using digital-based applications and platforms, implementing games-based learning education or DGBL (Digital Games Based Learning) which can increase learning motivation. students, teachers can manage the class well, and the material and assignments are more challenging and varied. Teachers who have good self-confidence in using digital technology report that students' cognitive abilities become more active and the material presented becomes more interesting.