Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

TRANSFORMASI KURIKULUM 2013 MENUJU MERDEKA BELAJAR DI SMA NEGERI 1 PONTIANAK Iwan Ramadhan; Haris Firmansyah; Imran Imran; Shilmy Purnama; Hadi Wiyono
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i1.2097

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pembelajaran dalam Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pendekatan penelitian ini dengan mempelajari sistem kurikulum merdeka dan peneliti ikut serta dalam pelaksanaan pembelajaran bersama subyek penelitian. Metode yang dilakukan yaitu mulai dari wawancara sebagai pra riset dan wawancara terhadap subyek penelitian yang telah ditentukan sesuai dengan fokus penelitian terkait pengalaman dan makna yang sekolah, guru dan siswa alami. Hasil penelitiannya adalah adanya perbedaan signifikan dialami pihak sekolah dalam program, metode dan model pembelajaran dalam peralihan perubahan penerapan program dari kurikulum merdeka berupa proyek P5. Banyaknya aktivitas praktek dan siswa aktif mengikuti kegiatan P5. Proyek P5 SMAN 1 Pontianak hanya dilaksanakan di kelas X dan XI dengan tema yang berbeda. Dampak adanya perubahan Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Pontianak adalah siswa lebih kreatif dan lebih mendalamkan peran sebagai siswa sehingga proses pembelajaran lebih menyenangkan serta menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih relevan dan interaktif. Perubahan pembelajaran Kurikulum 2013 ke Kurikulum merdeka hanya diterapkan pada kelas X dan XI. Penerapan pembelajaran kurikulum merdeka sebagian besar membuat siswa lebih aktif dan interaktif daripada kurikulum Kurikulum 2013. Penerapan pembelajaran berdasarkan kurikulum merdeka untuk memenuhi kebutuhan setiap peserta didik yang tidak sama di SMAN 1 Pontianak.Kata Kunci: Transformasi, Kurikulum 2013, Kurikulum merdekaABSTRACTThe purpose of this study was to find out the learning process in the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum. The method used is descriptive qualitative. Collecting data through observation, interviews, and documentation. This research approach by studying the independent curriculum system and researchers participating in the implementation of learning with research subjects. The method used is starting from interviews as pre-research and interviews with research subjects that have been determined according to the focus of research related to experiences and meanings that schools, teachers, and students experience. The results of his research are that there are significant differences experienced by schools in programs, methods, and learning models in the transition to changes in program implementation from the independent curriculum in the form of the P5 project. There are many practical activities and students actively participate in P5 activities. The P5 project of SMAN 1 Pontianak is only implemented in classes X and XI with a different theme. The impact of changing the 2013 Curriculum to the Independent Curriculum at SMAN 1 Pontianak is that students are more creative and deepen their roles as students so that the learning process is more enjoyable and presents a more relevant and interactive learning system. Learning changes from the 2013 Curriculum to the Independent Curriculum are only applied to grades X and XI. The application of independent curriculum learning mostly makes students more active and interactive than the 2013 Curriculum curriculum. The application of learning based on the independent curriculum to meet the needs of each student is not the same at SMAN 1 Pontianak.Keywords : Transformation, 2013 Curriculum, Merdeka Curriculum
Peran Orang Tua dalam Keberlangsungan Pendidikan Anak (Studi pada Masyarakat Perbatasan Malaysia di Desa Merakai Panjang Kabupaten Kapuas Hulu) Kritiana Nawai; Imran Imran; Iwan Ramadhan; Suriyanisa Suriyanisa; Daniel Daniel
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i2.684

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of parents in the continuity of children's education in the Malaysian border community in Merakai Panjang Village, Kapuas Hulu District as motivators, facilitators, and as educators. The research was conducted using a descriptive qualitative approach. In collecting data techniques used are observation, interviews, and documentation. The data sources used are primary data sources and secondary data sources where the main data sources in qualitative research are words and actions, the rest are additional data such as documents and others. In analyzing the data using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the role of parents in the continuity of children's education in the Malaysian border community in Merakai Panjang Village, Kapuas Hulu District. Parents have instilled a spirit of nationalism so that children become successors who feel proud of education in Indonesia. Parents have also instilled the character and personality of children through education given by parents, as well as providing knowledge about love for the motherland so that they can respect the country with a high spirit of nationalism and patriotism.
Preserve the existence of balala’ tamakng tradition of dayak ethnic to maintain the national identity of indonesia Iwan Ramadhan; Imran Imran; Muhammad Agus Hardiansyah; Cary Chappel; Haris Firmansyah
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4, No 1 (2023): Civic Education dan Citizenship Studies In culture, identity, and art (1 June 20
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v4i1.61234

Abstract

The Balala' Tamakng tradition is a tradition of abstinence that is still believed and carried out by the Dayak ethnic community in Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency. This study aims to determine the procession of the Balala' Tamakng tradition, the symbolic meaning of the Balala' Tamakng tradition and efforts to maintain the Balala' Tamakng tradition in the era of globalization in an effort to maintain national identity. The high flow of globalization, indirectly, has gradually faded the traditions of today's traditional society. This research seeks to discover the efforts of the Dayak ethnic community in Sungai Ambawang District in preserving the Balala' Tamakng tradition in maintaining national identity amidst the influence of globalization. The research method used is descriptive research using a qualitative approach. The data collection technique that will be used is the process of observation, in-depth interviews, and documentation. The research results in a state that the Balala' Tamakng tradition is carried out through the process of the ritual. As for the meaning or meaning of the Balala' Tamakng tradition, it is abstinence for a full day with the condition that you are not allowed to set foot out of the house, not shout or make noise in the house. In this era of globalization, efforts to maintain the Balala' Tamakng tradition are made by strengthening national identity and by sharing these ritual activities through social media
WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 1 JAGOI BABANG (SEKOLAH PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA) Imran Imran; Iwan Ramadhan; Stella Prancisca; Okianna Okianna; Nining Ismiyani; Anindya Zalianty; Feru Aryan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15903

Abstract

Tujuan kegiatan workshop ini untuk memperdalam dan memperkuat pengetahuan guru terhadap implementasi kurikulum merdeka di satuan pendidikan. Sasaran kegiatan ini kepada guru-guru di SMA Negeri 1 Jagoi Babang. Diperlukan pelatihan tentang implementasi kurikulum merdeka untuk menjawab tantangan yang semakin kompetitif dan motivasi terbesar dari pengabdi adalah mampu memberikan dan membagikan ilmu yang dimiliki sehingga dapat membantu meningkatkan wawasan guru dan mengatasi permasalahan yang sering timbul dalam proses pendidikan di sekolah, khususnya di di SMA Negeri 1 Jagoi Babang. SMA Negeri 1 Jagoi Babang merupakan sekolah berada di perbatasan Indonesia-Malaysia, sehingga melalui pelatihan setidaknya dapat memperkuat wawasan guru yang berada di wilayah perbatasan dan cenderung jauh dari perhatian langsung pemerintah. Peningkatan SDM dan sarana dan prasarana merupakan faktor penentu keberhasilan luaran peserta didik yang diharapkan. Metode pelatihan yang dilakukan diantaranya tim PKM disambut dengan baik pihak sekolah, penyampaian sambutan, acara inti dan diskusi atau proses tanya jawab dari tim PKM dan peserta pelatihan yang dibantu oleh mahasiswa. Hasil kegiatan pelatihan yaitu kegiatan berjalan lancar dan guru aktif dalam mengikuti pelatihan yang diberikan, kemudian adanya diskusi bersama dosen terkait implementasi kurikulum merdeka.
PELATIHAN PEMBUATAN BUCKET BESERTA PEMASARANNYA DI YAYASAN MASJID CHENGHO Lisa Ranti Mardiyanti; Fera; Rizki Setiawan; Shofwan; Issrotien Nasroh; Alberta Febiastri; Leha Safitri; Tiya Sari; Rijal Fauzi; Imran; Iwan Ramadhan
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i2.2612

Abstract

Tujuan pelatihan ini untuk mengembangkan kreativitas anak-anak sejak dini. Banyak upaya yang dapat dilakukan salah satunya adalah memberikan pelatihan pembuatan bucket kepada anak-anak agar terampil dalam berkreasi. Dengan diadakannya pelatihan pembuatan bucket bunga dan snack dengan sasaran ana-anak yang berusia 7-10 tahun ini dapat dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dan sebagai pembelajaran mengenai berwirausaha. Bucket bunga dan snack ini dapat menjadi nilai ekonomis dan bermanfaat dengan sentuhan tangan. Kegiatan pelatihan pembuatan bucket ini dimulai dengan sosialisasi kepada anak-anak mengenai alat dan bahan pembuatan bucket. Kemudian, kegiatan selanjutnya adalah melakukan praktek pembuatan bucket bunga dan snack bersama anak-anak. Setelah selesai dibuat, kegiatan terakhir adalah sosialisasi mengenai pemasaran bucket bunga dan snack tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Masjid Chengho dengan melibatkan anak-anak sebagai peserta pelatihan. Melalui kegiatan pelatihan ini, anak-anak diharapkan dapat membentuk karakter dan kreativitasnya.
PELATIHAN SEKOLAH ALAM PROGRAM MBKM BINA DESA DI DESA SUNGAI KUPAH Sinta Sinta; Elisha Amelinda R; Nabila Khairunnisa; Mikha Aryanti; Surya Pratama; Vincent Obedient W; Natalia Sella; Iwan Ramadhan; Imran Imran
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.16311

Abstract

Tujuan pelatihan program sekolah alam dari program MBKM Bina Desa di Desa Sungai Kupah bertujuan untuk meningkatkan upaya-upaya masyarakat terhadap kepedulian pendidikan diluar lingkungan dan jadwal pembelajaran di sekolah. Program yang dilaksanakan ialah Sekolah Alam yang dilakukan diluar ruangan untuk menciptakan pembelajaran lebih menyenangkan kepada anak-anak di Desa Kupah, sehingga minat siswa untuk terus belajar bisa terwujud. Adapun kegiatan yang dilakukan sebanyak 5 bentuk pelatihan, diantaranya pembelajaran bahasa Inggris dasar, penanaman bibit sayur dan buah, quiz benar atau salah, kolase mewarnai gambar dan eksperiment sains lampu Lava dan Balon. Metode pelatihan Sekolah Alam yang dilaksanakan yaitu pengajaran, terdapat pengajar dan anak-anak, menghasilkan keterampilan dalam penanaman, eksperimen dan menguji kemampuan kogntif anak. Hasil penelitian ini diantaranya anak-anak sudah bisa menyebutkan pelafalan ABC yang sudah diajarkan menggunakan Bahasa Inggris, meningkatkan pengetahuan anak, meningkatnya kreativitasnya, eksperiment sains meningkatkan rasa ingin tahu anak-anak dan menarik perhatian serta memancing rasa penasaran dan terlatihnya kemampuan berpikir kritis dan manfaat lain sebagainya.
IMPLEMENTASI PROGRAM SCHOOL ACTIVITY MBKM BINA DESA DI DESA SUNGAI KUPAH Fadhira Utami; Mutia Sartika; Agung Wahyudi; Darlingga Parassati; GB. Sasya Febrianty; Melanie Mardani; Iqbal Prathama; Imran Imran; Iwan Ramadhan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.16315

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberdayakan masyarakat dan menciptakan pengabdian terhadap lingkungan Desa di Desa Sungai Kupah melibatkan beberapa program kerja, salah satunya program School Activity. Program School Activity di SD 32, SD 17 dan SMPN 17 Sungai Kakap terdiri dar kegiatan mengajar, membuat papan edukasi 5s (salam, senyum, sapa, sopan, santun), membuat Plang Kelas, membuat taman minin membuat sudut baca dan membuat Papan Pengumuman. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, diantaranya survei lokasi Desa dan sekolah mitra, persiapan meliputi koordinasi dan konfirmasi pihak terkait dan pelaksanaan pengabdian pada program School Activity di tiga sekolah yang dipertimbangkan dipilih karena kondisi bangunan sekolah yang meliputi masih kurangnya fasilitas penunjang dan lelak sekolah cukup jauh dari perkotaan atau keramaian dari sekolah lain. Sehingga penelitian ini menggunakan metode penelitian survei lapangan dan observasi. Hasil program School Activity pada kegiatan pengabdian ini atau MBKM Bina Desa yaitu kelengkapan sekolah dari hasil proyek mahasiswa berupa papan edukasi 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), papan pengumuman, plang kelas, taman mini, dan pojok baca serta motivasi dan dukungan selama pengajaran diberikan mahasiswa selama pelajaran kosong atau guru sedang tidak mengajar. menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, harmonis dan mendukung perkembangan siswa serta merangsang minat baca dan pengembangan kepribadian yang baik. Manfaat bagi mahasiswa yang terlibat antara lain mengasah keterampilan kepemimpinan, pengalaman mengajar, kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan selama kuliah.
DAMPAK PEMBANGUNAN PARIWISATA JUNGKAT RESORT PADA ASPEK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Warneri Warneri; Iwan Ramadhan; Imran Imran; Haris Firmansyah; Hadi Wiyono
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v9i2.2606

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui untuk dampak pembangunan wisata Jungkat Resort yang ditinjau dari aspek ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kecamatan Jungkat Kabupaten Mempawah. Penggunaan metode pada penelitian ini adalah dengan metode kualitantif deskripsi dengan penggunakan pendekatan etnografi, yaitu dengan melalukan observasi dan wawancara secara mendalam kepada informan. Hasil peneltian ini adalah perubahan kehidupan masyarakat desa Jungkat dalam tinjauan sosial sejak pembangunan wisata Jungkat Resort diantaranya ialah pada interaksi antar masyarakat sekitar dengan masyarakat pendatang yang menetap di sekitar untuk mengisi peluang kesempatan kerja serta interaksi sosial masyarakat setempat dengan wisatawan, baik dalam berhubungan jasa maupun non-jasa atau adanya interaksi jual beli, memberikan kemajuan secara infrastruktur dan pembangunan secara fisik dan non-fisik. Bentuk perubahan ekonomi diantaranya ialah memberikan peluang, kesempatan kerja bahkan kepada pekebun dan petani disekitar obyek wisata Jungkat Resort untuk menjual hasil bumi bahkan dampak ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat pendatang yang berpindah untuk mencapai memiliki kesejahteraan hidup yang lebih baik. Hubungan sosial masyarakat juga lebih baik, karena adanya perasaan saling memelihara obyek wisata Jungkat Resort antar satu sama lainnya, sebagaimana pada awal pembangunan Jungkat Resort, adanya saling berpartisipasi aktif walapun secara sederhana.
Pelatihan Meningkatkan Kontrol Penggunaan Media Sosial (Studi Kasus di SMP Negeri dan Swasta di kota Pontianak) Iwan Ramadhan; Imran Imran; Suriyanisa Suriyanisa
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v1i3.72593

Abstract

Tujuan kegitan penelitian ini untuk mengetahui hasil kontrol sekolah SMP Negeri maupun swasta dalam memberikan kontrol penggunaan Media Sosial pada Siswa SMP Kota Pontianak (Studi Kasus Pada SMP Negeri dan Swasta). Bentuk karakter siswa dalam penggunaan media sosial sudah baik, yaitu siswa mampu disiplin dan bertanggung jawab mengenai penggunaan media sosial baik di sekolah maupun di luar sekolah. Wujud karakter yang diajarkan kepada siswa SMP Negeri dan Swasta di Pontianak adalah selalu jujur, disiplin dan bertanggung jawab, menjaga diri dari media sosial yang negatif. Media sosial yang sering digunakan oleh siswa SMP Negeri maupun Swasta di Pontianak adalah WhatsApp, Facebook, Instagram dan Game Online. Dampak penggunaan media sosial terhadap siswa SMP Negeri dan Swasta di Kota Pontianak, bagi pihak sekolah siswa diberikan pengawasan ekstra agar tidak terjadi penyalahgunaan media sosial.Hampir tidak ada siswa yang melanggar peraturan yang dibuat oleh tenaga pendidik di sekolah-sekolah tersebut. Selain itu, adanya kegiatan ekstrakurikuler menjadi pengaruh paling penting terhadap kecanduan media sosial bagi siswa-siswi.
Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Oleh Guru di Era Milenial Pada Siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya Imran Imran; Iwan Ramadhan; Riama Al Hidayah; Wanto Rivaie
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v1i2.69209

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi pada guru-guru di SMP Negeri 3 Sungai Raya, tentang Penguatan Pendidikan Karakter di era milenial sekarang ini, yang nantinya akan diajarkan kepada siswa-siswinya, baik selama pembelajaran dilingkungan sekolah maupun pembelajaran di lingkungan masyarakat pada umumnya. Untuk itu program pengabdian masyarakat untuk memberikan wawasan terkait penguatan pendidikan karakter yang semakin di galakkan oleh pemerintah, tentunya sangat penting sekali peran guru dalam memberikan perubahan terhadap anak bangsa kedepannya. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2020 di ikuti oleh 25 peserta yaitu guru-guru dari SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kubu Raya, pelaksanaan kegiatan yaitu pembukaan oleh tim dosen dan kepala sekolah yang dilanjutkan dengan penyampaian materi, kemudian sesi tanya jawab dan terakhir sesi terakhir foto bersama.