Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada panti asuhan Jihadul Fitrah di Desa Rasau Jaya 1 di tengah pandemi Covid 19 Imran Imran; Martono Martono; Maria Ulfah; Iwan Ramadhan; Riama Al Hidayah
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v1i2.69208

Abstract

Tujuan dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu untuk mensosialisasikan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari mengingat pada situasi pandemi Covid-19 diperlukan adanya kesadaran dalam menjaga kesehatan diri. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari. Tempat pelaksanaannya di Panti Asuhan Jihadul Fitrah, Desa Rasau Jaya 1, Kabupaten Kubu Raya. Adapun metode yang akan dipakai diantaranya yaitu menghubungi terlebih dahulu Pengurus Panti Asuhan Jihadul Fitrah. Setelah itu menjelaskan latar belakang dan tujuan program yang akan disosialisasikan, dan memberikan sosialisasi tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Khalayak sasaran pengabdian masyarakat ini adalah Pengurus dan Anak-anak Panti Asuhan Jihadul Fitrah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ditengah Pandemi Covid 19 di Panti Asuhan Jihadul Fitrah ini telah terlaksana dengan baik. Kegiatan pengabdikan kepada masyarakat mengenai Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ditengah Pandemi Covid 19 di Panti Asuhan Jihadul Fitrah mendapat respon yang antusias dari pihak panti asuhan dan menginginkan kembali diadakannya kegiatan-kegaitan sosialisasi seperti ini, karena dapat menambah wawasan bagi pengurus dan anak-anak panti asuhan Jihadul Fitrah di Desa Rasau Jaya. Dalam hal ini, kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat harus dilakukan secara rutin, dan menjaga kesehatan sebaik mungkin dengan menjalan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.
Traditional Rituals of Death: Kanjan Serayong Traditional Ritual Procession for Pesaguan Dayak Ethnicity in Natai Panjang Village, Tumbang Titi District Benedictus Audy Andarto; Imran Imran
International Journal Ethnic, Racial and Cultural Heritage Vol 1, No 1 (2023): July 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ijerch.v1i1.65010

Abstract

The research aims to explore information about the Kanjan Serayong traditional ritual of death, which has received limited exposure outside the region, as well as to understand the series of processions involved, ranging from the initial to the core and concluding processes of the Kanjan Serayong custom. This traditional ritual of death is unique to the Dayak Pesaguan tribe, where the mourning atmosphere transforms into a joyful one. However, the community tends to perceive the Kanjan Serayong ritual merely as a festive celebration, overlooking its cultural significance. The methods employed in this research include interviews, direct observation, and documentation. The findings reveal that the Kanjan Serayong traditional ritual begins with the core procession, which includes membulah tetaruk, membulah natar, menyimah tihang sandung, mamatik tambarirang, and menumang kepala. The core procession comprises the presentation of palalawat, manungkung garung, ma'alap tulang, memutus bulen, and memasar tambak. The closing procession involves memantang kasau, papalit porang baliung, and pepiring boras, signifying the conclusion of the Kanjan Serayong traditional ritual. Throughout the Kanjan Serayong ritual, it becomes evident that this traditional practice consists of a complex series of rituals that require considerable financial, temporal, and physical investments, thereby making it profoundly sacred to the Dayak Pesaguan community. Kanjan Serayong is also seen as a way to express gratitude and respect towards deceased family members. In this traditional ritual, the strong sense of kinship among the Dayak Pesaguan community, especially in the village of Natai Panjang, is evident as they collectively prepare for the Kanjan Serayong ritual.
Pengaplikasian Pembelajaran Model Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Siswa Indra Gunawan; Iwan Ramadhan; Tri Wijaya; Imran Imran
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksperimen penerapan model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pada kelas X F SMA Negeri 1 Pontianak. Permasalahan penelitian ini adalah secara visual aktivitas pembelajaran di kelas masih kurang baik, hal tersebut ditandai dengan hasil asesmen formatif ketika mengajar di kelas dengan menggunakan metode kontenporer dalam menjelaskan materi dari awal sampai akhir. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak 2 siklus. Siklus I menunjukkan hasil belajar siswa belum memenuhi target dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 37%. Melalui refleksi pada siklus I, peneliti melakukan perubahan dan perbaikan terhadap pelaksanaan pendekatan dan model pembelajaran. Siklus II dilaksanakan dengan tetap menggunakan model Jigsaw yang dimodifikasi. Hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu mencapai rata-rata ketuntasan belajar sebesar 81%. Peningkatan tersebut melebihi target yang ditetapkan (80%-89%), Hasil tersebut berarti bahwa penerapan pendekatan kooperatif dengan model Jigsaw efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII Lisa Ranti Mardiyanti; Imran Imran; Iwan Ramadhan; Tri Wijaya
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 2, Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i2.1491

Abstract

The purpose of this study was to see whether students learn better by using Classroom Action Research consisting of two cycles using the Kahoot-based teams' games tournament cooperative learning model with action research steps starting from planning, implementation, and evaluation. The research involved all students of class XII Sociology TL 8 at SMA Negeri 1 Pontianak, totaling 36 people. Using interactive learning media and models is one way to improve student learning outcomes. The results showed that the learning outcomes of XII Sociology TL 8 students could be improved by implementing the Kahoot-based tournament game team cooperative learning model. The results show that by implementing the Kahoot media-based TGT learning model, students' learning outcomes have increased. In cycles 1 and 2 there was an increase in the class average of 82.5 to 85.2. In learning outcomes, there was an increase of 63% to 81%. Thus there was a significant change after using the TGT learning model.
Workshop Penyusunan Modul dan Bahan Ajar Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Sanggau Iwan Ramadhan; Tri Wijaya; Imran Imran
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.3772

Abstract

Perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka berdampak pada guru-guru di Indonesia. Hal ini dikarenakan guru merupakan ujung tombak pelaksana kurikulum merdeka. Minimnya pelatihan secara terstruktur, massif, dan hanya menggunakan PMM (Platform Merdeka Mengajar) secara daring membuat sebagian guru mengalami kebingungan dalam penyusunan modul ajar kurikulum merdeka. Oleh karena itu, sebagai salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen pendidikan sosiologi FKIP Untan ingin melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 1 Sanggau tentang penyusunan modul dan bahan ajar pada kurikulum merdeka. Tujuan PKM ini agar guru memiliki pemahaman yang utuh dan holistic terkait penyusunan modul dan bahan ajar kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam PKM ini ialah Pendidikan Masyarakat dengan bentuk In House Training (IHT). Peserta pada penelitian ini yaitu 32 bapak/ibu guru. Hasil kegiatan PKM ialah guru antusias mengikuti IHT dan guru sebagai peserta mampu menghasilkan modul ajar dengan mempelajari capaian pembelajaran, merancang pembelajaran berdiferensiasi, dan melakukan asesmen diagnostik sesuai kurikulum merdeka. Secara keseluruhan, ateri yang disampaikan ialah capaian pembelajaran, alur tujuan pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan modul ajar. Selain itu, tim PKM juga memberikan penguatan dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial emosional (PSE), melakukan asesmen diagnostik non kognitif dan kognitif, serta refleksi. Selanjutnya, kegiatan PKM dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktek pembuatan modul ajar serta presentasi hasil modul ajar
Analisis Peran Pembina Ekstrakurikuler Pramuka dalam Menerapkan Karakter Disiplin Anggota Pramuka di SMP Negeri 4 Sungai Raya Heni Kuswati; Syamsuri Syamsuri; Thomy Sastra Atmaja; Imran Imran; Shilmy Purnama
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8005

Abstract

The purpose of the study was to determine the role of scout coaches as mentors in implementing disciplinary character. knowing the role of coaches as role models in implementing disciplinary character, knowing scout coaches as motivators in implementing disciplinary character, and knowing the strategies used by scout coaches in implementing the disciplinary character of Scout Members at SMP Negeri 4 Sungai Raya. The research method used descriptive method with qualitative research form. The sources of research data are Scoutmaster, Deputy Student Affairs, and Scout Members. Data collection techniques are observation, interview and documentation. Data analysis techniques use data reduction analysis, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study are in the form of the role of the Scoutmaster at SMP Negeri 4 Sungai Raya as a mentor, namely providing direction and guidance to students to be disciplined in participating in mandatory scout activities. The Scoutmaster shows an exemplary attitude consistently during extracurricular activities by being present on time and completing tasks properly. As a motivator, the Scoutmaster's role in implementing disciplinary character is by providing motivation and support to scout members through mandatory activities and routine activities. Scoutmasters use strategies in an effort to implement disciplinary character through mandatory activities and routine activities by providing guidance during activities, motivation, role modeling and providing responsibility.
Pelatihan Peningkatan Keterampilan Belajar Peserta Didik Menggunakan Aplikasi Canva di Sekolah Perbatasan Indonesia-Malaysia Iwan Ramadhan; Imran Imran; Maria Ulfah; Stella Prancisca; Ahmad Yani T; Linda Linda; Uray Rosa Febrianti; Agung Wahyudi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 3 (2023): August
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i3.8353

Abstract

This service activity is to improve students' learning skills using the Canva application at SMA Negeri 1 Jagoi Babang, Bengkayang Regency (Indonesia – Malaysia Border School). The method of implementing this service uses training and assistance in making products. The evaluation instrument uses survey percentages and is analyzed descriptively. The results of this service show that training activities using the Canva application provide positive benefits and impacts for students, where students can understand the Canva application as an application that can support it in learning activities. Students are able to use this application and produce output in the form of design products, one of which is presentation material.