Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IDENTIFIKASI KANDUNGAN KOMPONEN AKTIF DALAM ECO ENZYME YANG DIHASILKAN DARI BAHAN BAKU ORGANIK DENGAN PERBANDINGAN SUBSTRAT GULA AREN DAN MOLASE Fitriyah, Sukhriyatun; Syaputra, Eko; Fadilah, Dina; Aenillah, Ismi; Rahmawati, Ade
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i2.960

Abstract

Berdasarkan data Sistem Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementrian Lingkungan Hidup tahun 2022, timbulan sampah sebesar 36,218,012.28 ton/tahun dan 40.4% merupakan sampah sisa makanan. Salah satu usaha untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah dengan mengelola sampah organik khusus nya limbah buah dan sayur dengan metode eco enzyme. Tujuan: penelitian ini menganalisis karakteristik eco enzyme dengan perbandingan substrat gula aren dan molase. Metode: penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan triangluasi. Pengujian organoleptic untuk mengukur variable aroma dan warna. Juga mengukur pH juga suhu. Hasil: variabel eco-ezyme substrat gula merah memiliki warna cairan coklat keruh, hijau dan hijau kehitaman, sedangkan subtrat molase memiliki warna cairan coklat tua. variabel eco-ezyme substrat molase memberikan aroma asam segar dominan nanas, asam segar aroma kunyit, aroma segar dominan seledri sedangkan substrat gula aren memberikan aroma asam segar dominan nanas, aroma asam segar dominan kunyit, dan memiliki aroma tidak segar, seperti aroma dari sayur yang membusuk. eco enzyme subtrat gula merah menunjukkan pH akhir 6 sedangkan subtrat molase menunjukkan pH akhir 5. Pengukuran suhu eco enzyme subtrat gula merah dan molase menunjukkan suhu 24 ºC hingga 28 ºC. Simpulan. Ada Perbedaan varian eco enzyme dengan perbandingan subtrat gula merah dan molase.
Efektivitas Media Permainan Ular Tangga Terhadap Sikap Siswa Dalam Membuang Sampah Rahmawati, Ade; Fitriyah, Sukhriyatun
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.069 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1136

Abstract

Penanaman kesadaran untuk menjaga lingkungan kebersihan dapat ditanamkan sejak dini. Penerapan atau penyampaian promosi kesehatan dapat menggunakan media permainan, karena siswa dapat lebih mudah memahami, tidak mengalami kebosanan dalam penyampaian materi. Media pendidikan kesehatan yang dapat diterapkan di lingkungan anak sekolah seperti  permainan ular tangga.Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mengetahui adanya oengaruh permainan ular tangga terhadap sikapsisiwa dalam mebuang sampah.Metode penelitian adalah dengan quasy experiment untuk mengukur seberapa efektif perlakuan yang sudah diberikan, sedangkan model yang digunakan adalah one grup pretest posttest. Sampel untuk penelitian ini difokuskan di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Singaraja, dari populasi 150 orang anak SDN Singaraja diketahui yang menjadi responden sebanyak 132 orang. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel adalah purposive sampling. Uji statistik yang dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat perubahan sikap tentang Stop Trash pada kelompok siswa yang memperoleh pendidikan kesehatan dengan media permainan ular tangga dengan p value 0,000.Kesimpulan pada penelitian ini adalah media permainan ular tangga efektif dalam perubahan sikap siswa terhadap membuang sampah.
Peningkatan Kesadaran Konsumsi Protein Hewani melalui Edukasi bagi Keluarga yang Terindikasi Stunting di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Pangandaran Pramudawardhani, Ken Chandra; Rahmawati, Ade; Yogaswara, Auratu Syadiah; Alghifari, Ibnu; Mutaqin, Bambang Kholiq; Safitri, Ananda Angel
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68034

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting. Rendahnya konsumsi protein hewani menjadi salah satu penyebab utama masalah gizi kronis di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan meliputi survei konsumsi pangan, wawancara, dan edukasi gizi kepada 15 kepala keluarga yang memiliki balita, termasuk keluarga dengan balita terindikasi stunting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sumber protein hewani utama masyarakat adalah telur (62,5%), sedangkan konsumsi ikan dan daging ayam masih rendah. Setelah dilakukan edukasi gizi, keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku konsumsi yang positif, dengan meningkatnya variasi konsumsi protein hewani seperti telur, ikan, dan ayam. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi dan diversifikasi konsumsi protein hewani. Program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.
Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan melalui Optimalisasi Lahan Pekarangan dengan Pemeliharaan Ayam Sentul di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran Pramudawardhani, Ken Chandra; Yogaswara, Auratu Syadiah; Alghifari, Ibnu; Safitri, Ananda Angel; Mutaqin, Bambang Kholiq; Rahmawati, Ade
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68036

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan konsumsi protein hewani dan mencegah stunting pada keluarga yang memiliki balita terindikasi kurang gizi. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya frekuensi konsumsi protein hewani serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya ternak. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif yang meliputi observasi, wawancara, serta pendampingan langsung terhadap dua keluarga dengan balita terindikasi stunting. Setiap keluarga menerima enam ekor ayam Sentul (lima betina dan satu jantan), disertai dengan bantuan renovasi kandang, penyediaan kandang baru, serta pelatihan manajemen pemeliharaan ayam. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa keluarga sasaran diharapkan memanfaatkan telur ayam hasil pemeliharaan untuk konsumsi keluarga, yang menandakan peningkatan keberagaman pangan dan kemandirian gizi rumah tangga. Program ini juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemeliharaan ayam lokal sebagai sumber protein hewani berkelanjutan. Kegiatan ini mendukung strategi nasional percepatan penurunan stunting dan memperkuat ketahanan pangan pedesaan berbasis sumber daya lokal.