Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Korelasi Dukungan Orang Tua Terhadap Perencanaan Karir Anak Berkebutuhan Khusus Rischa Pramudia Trisnani; Silvia Yula Wardani
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v8i2.8049

Abstract

Setiap anak memiliki keistimewaan, baik yang bersifat berupa kelebihan maupun keterbatasan. Anak yang memiliki keterbatasan atau disebut dengan anak berkebutuhan khusus memiliki hak untuk mendapatkan kehidupan yang sama seperti anak lainnya. Dalam menjalani kehidupannya yang lebih mandiri di masa depan anak berkebutuhan khusus memerlukan dukungan dari orang yang ada di sekitarnya salah satunya adalah orang tua. Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik anak perlu memahami keadaan dirinya, potensi yang ada di dalam diri dan berbagai informasi untuk merencanakan sebuah karir yang akan datang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan perencanaan karir anak berkebutuhan khusus di Kota Madiun. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel penelitian berjumlah 45 anak. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai sig 2 tailed sebesar 0,00 0,005 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua terhadap perencanaan karir anak berkebutuhan khusus
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN EDUKASI PENTINGNYA ASI, MPASI DAN MAKANAN BERGIZI Asroful Kadafi; Beny Dwi Pratama; Ratih Christiana; Silvia Yula Wardani; Ardin Nurfaizin; Okta Setiawan; Ivan Afria Listiana Putra; Taupik Hidayat
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i1.315

Abstract

Stunting is one of the problems currently being the focus of the Indonesian government. The problem of failure to thrive in children caused by chronic malnutrition must receive special attention and intervention so that the number does not increase. Stunting prevention efforts can be started from the surrounding environment through education from related parties. This encourages the service team to help problems that exist in the community. The method of implementing community service begins with obtaining permits and initial identification of stunting problems in Bener Village, Saradan District, Madiun Regency, the second stage together with the village determines the parties involved in the activity, the third stage determines activity targets, the fourth stage conducts outreach about MPASI and nutritious food, and the fifth stage is evaluating activities. The results of the evaluation showed that after being given education, the target community gained knowledge about solids and nutritious food. It is hoped that this new knowledge will be able to be applied by the target community to provide the needs of solids and nutritious food for the baby
PERAN KONSELOR DALAM MENINGKATKAN PERILAKU LITERASI DIGITAL SISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Silvia Yula Wardani; Asroful Kadafi; Noviyanti Kartika Dewi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 8, No 2 (2023): Volume 8 Number 2, May 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jbki.v8i2.3135

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi tatanan kehidupan, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Kebijakan pemerintah untuk melakukan pembatasan dalam rangka memutus rantai penyebaran virus covid-19 membuat sekolah harus memiliki strategi pembelajaran yang efektif. Adanya himbauan untuk tidak melakukan kontak fisik membuat guru dan siswa memanfaatkan perkembangan IT dalam proses pembelajaran. Problematika ini perlu dikaji lebih mendalam terkait kompetensi literasi digital dan peran konselor dalam meningkatkan kompetensi tersebut. Penelitian ini menggunakan desain literature review, dengan menggali berbagai review yang mengangkat isu-isu literasi digital. Hasil penelitian menunjukan, bahwa kemampuan literasi digital sangat diperlukan oleh siswa terutama dalam memperoleh sumber informasi atau bahan pembelajaran. Kemampuan tersebut dapat ditingkatkan apabila ada support sistem salah satunya dari konselor sekolah. Konselor sekolah memiliki peran dan funsgi preventif, kuratif dan pengembangan dalam membantu siswa mencapai perkembangan yang optimal. Dalam upaya meningkatkan perilaku literasi digital maka konselor perlu memfasilitasi siswa untuk menyadari pentingnya kemampuan literasi digital bagi dirinya.
Pencegahan Kekerasan pada Anak Usia Dini melalui Metode Prompts berbasis nilai Religius Asroful Kadafi; Noviyanti Kartika Dewi; Silvia Yula Wardani; Beny Dwi Pratama; Suharni Suharni; Swasti Maharani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.4993

Abstract

Kekerasan yang terjadi pada anak dapat mempengaruhi perkembangan anak, baik pada aspek akademik maupun non akademik. Berdasar permasalahan tersebut, maka penting untuk dilakukan upaya pencegahan terjadinya kekerasan pada anak usia dini. Upaya pencegahan dapat diupayakan melalui pendekatan yang tepat dan juga memperhatikan aspek religi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Prompts berbasis nilai religi untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain ekperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test design. Hasil penelitian menjukan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang berarti terdapat perbedaan antara nilai pre-test dan post-test atau menunjukan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang kekerasan yang berdampak pada kemampuan siswa untuk menghindari tindakan kekerasan pada dirinya yang Berkembang Sesuai Harapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan pada sekolah lain terutama intervensi untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak maupun penelitian selanjutnya terkait kekerasan pada anak sesuai kebutuhan siswa dan memperhatikan nilai religius. 
Career readiness and career adaptability as a moderator between implementation of merdeka belajar-kampus merdeka program and career engagement Tyas Martika Anggriana; Silvia Yula Wardani; Beny Dwi Pratama
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 4 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/172900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak implementasi MBKM terhadap career engagement dimoderasi oleh career readiness, career adaptability dan career survival skill di Universitas PGRI Madiun. Penelitian ini menggunakan desain explanatory method dengan total sampling di Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Madiun. Subjek penelitian adalah 49 mahasiswa, 12 dosen pembimbing dan 10 tenaga kependidikan. Pengambilan data menggunakan skala psikologis yang diadopsi dari Implementasi Proses Assessment Tool (IPAT), The Career Engagement Scale, The Work Readiness Scale (WRS), Career Adapt-Abilities Scale, dan skala survival skill dan disebar melalui google form.  Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil uji hipotesis diperoleh pengaruh implementasi MBKM terhadap career engagement diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05, menunjukkan implementasi MBKM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap career engagement. Career readiness, career adaptability dan career survival skill memoderasi hubungan antara implementasi MBKM terhadap work engagement. Merujuk hasil penelitian diatas maka direkomendasikan kepada perguruan tinggi untuk melanjutkan implementasi program MBKM.
Pendampingan Bagi Orang Tua mengenai Pola Asuh positif dalam Membentuk Karakter Anak di Desa Banjarejo Kota Madiun Silvia Yula Wardani; Rischa Pramudia Trisnani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.12358

Abstract

Character is a description of a child's behavior that can be judged from the norms that apply in society. Characters that must be formed from an early age include mutual respect, obedience, courtesy and courtesy and democracy. Efforts made to form good character in children require parenting. Positive parenting is important for parents as an effort to shape children's character, make children more communicative and support children's development to the fullest. This encourages the community service team to provide knowledge related to positive parenting to shape the character of children in Banjarejo Village, Madiun City. In community service activities, we partnered with Banjarejo Village, Madiun City, with 35 parents accompanying participants who joined the Toddler Posyandu activities. The servant provides material related to good character in children and how to form good character in children through positive parenting. The evaluation results show that after mentoring, parents gain new knowledge about character and positive parenting. This activity helps parents by providing knowledge in carrying out positive parenting for children so that children have good character. It is hoped that this new knowledge can be applied by parents in raising children so that children have good character.
Pengaruh Pengaruh Konformitas Teman Sebaya dan Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Bullying: Konformitas Teman Sebaya Dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Bullying Ibnu Mahmudi; Silvia Yula Wardani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i01.5168

Abstract

Perundungan atau bullying sekarang ini banyak sekali terjadi di lingkungan sekolah. Banyak sekali factor yang mempengaruhi terjadinya bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying pada siswa SMA Basyariyah Madiun. Desain dalam penelitian yang digunakan adalah expost facto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket konformitas teman sebaya, angket intensitas penggunaan media sosial dan angket perilaku bullying. Teknik analisis data untuk melakukan uji hipotesis menggunakan regresi linier. Hasil analisis daya menunjukkan terdapat pengaruh antara konformitas teman sebaya terhadap perilaku bullying dan terdapat pengaruh antara intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying, serta terdapat pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap perilaku bullying. Pengaruh konformitas teman sebaya dan penggunaan media sosial sebesar sebesar 37,5 % sedangkan 63,5% dipengaruhi oleh factor lain. Kesimpulan terdapat pengaruh konformitas teman sebaya dan intensitas penggunaan media sosial terhadap  perilaku bullying. Kata kunci: konformitas teman sebaya, penggunaan media sosial, perilaku bullying
INNOVATION OF FACE-TO-FACE LEARNING (PTM) IN CLASS XI STUDENTS TOWARDS SOCIAL ADJUSTMENT AT SMAN 1 NGLAMES Ayu Tri Widyaningrum; Silvia Yula Wardani; Noviyanti Kartika Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran kembali normal, siswa aktif dalam pembelajaran di sekolah. Agar tidak sulit menerima materi, mengingat pembelajaran yang biasanya dilakukan secara konvensional, mudah dan dipaksakan menjadi pembelajaran tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan inovasi baru dalam pembelajaran tatap muka (PTM) pada penyesuaian sosial selama pandemi COVID-19. Metode ini menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 7 mata pelajaran yaitu guru dan siswa kelas XI SMAN 1 Nglames Kabupaten Madiun.Siswa yang memulai pembelajaran online dengan pembelajaran tatap muka di sekolah selama pandemi COVID-19. Sistem pembelajaran juga mengubah siswa dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Oleh karena itu setiap guru, siswa dan tenaga pengajar membutuhkan suatu inovasi (inovasi) dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini tatap dapat dilakukan dengan: perencanaan pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan kondisi pandemi, proses pembelajaran dengan penekanan pada penerapan materi dan penilaian harus sesuai dengan protokol protokol kesehatan. Kegiatan belajar tatap muka tetap berjalan dengan normal meskipun waktu yang tersedia terbatas sesuai dengan peraturan pemerintah.pembelajaran disesuaikan dengan kondisi pandemi, proses pembelajaran dengan penekanan pada penyampaian materi dan hal-hal harus sesuai dengan protokol kesehatan. Kegiatan belajar tatap muka tetap berjalan dengan normal meskipun waktu yang tersedia terbatas sesuai dengan peraturan pemerintah. pembelajaran disesuaikan dengan kondisi pandemi, proses pembelajaran dengan penekanan pada penyampaian materi dan hal-hal harus sesuai dengan protokol kesehatan. Kegiatan belajar tatap muka tetap berjalan dengan normal meskipun waktu yang tersedia terbatas sesuai dengan peraturan pemerintah. 
Upaya meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui bimbingan kelompok teknik sosiodrama pada paserta didik kelas VIII di SMPN 1 badegan tahun ajaran 2022/2023 Anugrah Aziz Dwi Purnama; Silvia Yula Wardani; Martini Martini
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepercayaan diri merupakan sebuah keyakinan pada kemampuan dirinya sendiri atau kemampuan yang dimiliki. Terjadinya pandemi covid-19 pada awal tahun 2020 sampai awal tahun 2022 seluruh kegiatan siswa untuk belajar di sekolah sangat dibatasi dan dilakukan secara daring dari rumah. Kebijakan tersebut berdampak terhadap menurunnya kepercayaan diri siswa. Hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di SMPN 1 Badegan khususnya pada siswa angkatan yang terdampak pandemi covid-19 jelas terbukti bahwa terdapat siswa yang memiliki tingkat percaya diri rendah dibuktikan dengan terlihat malu, tidak berani mengemukakan pendapat, tidak berani tampil di depan kelas dan sulit memulai untuk berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama. Metode penelitian yang digunakan adalah PTBK (Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Kegiatan penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Badegan pada semester genap Tahun Ajaran 2022/2023 dengan subjek 6 siswa kelas VIII D yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah akibat dampak pandemi covid-19. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dengan melalui pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Hal tersebut dibuktikan peningkatan pada setiap siklusnya yaitu pada siklus 1 seluruh siswa belum bisa meningkatkan kepercayaan diri dan pada siklus 2 seluruh siswa sudah bisa meningkatkan kepercayaan diri.
Bentuk perilaku agresi pada siswa laki-laki akibat intensitas menonton tayangan kekerasan dalam anime (studi kasus di SD Negeri Balerejo Kabupaten Magetan) Shelia Esti Kusuma; Silvia Yula Wardani; Beny Dwi Pratama
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk perilaku agresi pada siswa laki-laki di SD Negeri Balerejo yang terjadi akibat intensitas menonton tayangan kekerasan dalam anime. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data di lapangan diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 3 siswa laki-laki kelas V SD Negeri Balerejo Kabupaten Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas siswa laki-laki dalam menonton tayangan kekerasan dalam anime yaitu tinggi, sedangkan perilaku agresi yang dilakukan berupa agresi verbal seperti mengejek, mengolok-olok, berkata kasar, dan agresi fisik seperti menendang, memukul, hingga berkelahi. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intensitas menonton tayangan kekerasan dalam anime dapat memicu siswa laki-laki melakukan perilaku agresi baik secara verbal maupun fisik.