Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Mahasiswa Lusi Englita; Mukhlis Mukhlis; Siti Hairiyah; Loria Wahyuni; Nana Sutrisna; Al Ikhlas
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan literasi numerasi mahasiswa Program Studi Teknika (Perkapalan) di Akademi Maritim Sapta Samudra. Literasi numerasi merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki calon perwira kapal untuk menyelesaikan berbagai permasalahan teknis yang berkaitan dengan pengukuran, perhitungan, analisis data, serta pengambilan keputusan di bidang perkapalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Teknika yang mengikuti mata kuliah terkait perhitungan teknis perkapalan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi numerasi, lembar observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan hasil belajar untuk mengetahui perubahan kemampuan mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu meningkatkan kemampuan literasi numerasi mahasiswa secara signifikan. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam mengidentifikasi permasalahan, melakukan perhitungan teknis, menginterpretasikan data, serta menyusun solusi berdasarkan proyek yang dikerjakan secara kolaboratif. Selain itu, penerapan PjBL juga berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama yang merupakan kompetensi penting dalam bidang teknika perkapalan. Dengan demikian, Project-Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan literasi numerasi mahasiswa sekaligus mendukung pencapaian kompetensi lulusan yang sesuai dengan tuntutan dunia maritim.
Hubungan Antara Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Loria Wahyuni; Trisna Rukhmana; Diyani Arianti
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3 No 1 (2024): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN Sungai Muai. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN Sungai Muai.  Populasi penelitian ini adalah kelas V SDN Sungai Muai, berjumlah 38 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Data mengenai kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan menggunakan angket yang disebarkan kepada setiap siswa yang menjadi sampel, angket yang digunaka merupakan angket tertutup dengan empat skla penilaian berdasarkan skla likert. Sedangkan data kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penelitian ini adalah nilai tes pada materi operasi aljabar. Dalam penelitian ini penulis mengolah data dengan menggunakan rumus regresi linier sederhana. Dari Pengolahan data penelitian didapatkan  Persamaan regresi  yaitu  =  + 1,169X. Kemudian dilanjutkan dengan uji keberartian regresi didapat Fhitung = 7,2234 sedangkan Ftabel = 4,41. Karena Fhitung >  Ftabel maka regresi berarti secara nyata pada taraf 95%. Ini berarti terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa dan untuk  uji linieritas, didapat Fhitung = 1,104 sedangkan Ftabel = 3,60. Karena Fhitung <  Ftabel berarti persamaan regresi adalah linier. Selanjutnya menghitung harga koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Harga koefisien korelasi yang didapat adalah 0,535 dan koefisien determinasi adalah 28,62%. Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Oleh karena itu disarankan kepada guru matematika agar dapat memberikan dorongan dan membangkitkan kemampuan berpikir kritis  siswa dalam belajar matematika sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa dapat meningkat.