Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI: LITERATURE RIVIEW Intanputripitriani; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7610

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan angka kesakitan tinggi sehingga diperlukan intervensi non-farmakologis yang efektif dan mudah diterapkan. Rendam kaki air hangat diketahui dapat menurunkan tekanan darah melalui vasodilatasi. Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi rendam kaki air hangat terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Literature review dilakukan melalui pencarian artikel di Google Scholar dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “rendam kaki air hangat”, “tekanan darah”, dan “hipertensi”. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi penelitian quasi-eksperimen tahun 2020–2025, melibatkan penderita hipertensi, intervensi rendam kaki air hangat, dan tersedia full text. Artikel yang memenuhi syarat dianalisis menggunakan PRISMA. Hasil: Seluruh artikel menunjukkan bahwa rendam kaki air hangat efektif menurunkan tekanan darah. Beragam desain penelitian seperti one-group pretest–posttest dan non-equivalent control group tetap menghasilkan temuan yang konsisten. Sebagian besar penelitian melaporkan penurunan tekanan darah yang signifikan. Pembahasan: Penurunan tekanan darah dipengaruhi oleh vasodilatasi perifer dan efek relaksasi akibat paparan air hangat. Terapi ini murah, aman, mudah dilakukan, dan dapat diterapkan secara mandiri, sehingga relevan sebagai intervensi pendukung bagi penderita hipertensi, terutama yang memiliki keterbatasan akses atau kepatuhan terhadap farmakoterapi. Kesimpulan: Rendam kaki air hangat terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan layak direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis dalam pengelolaan hipertensi.
Efektivitas Media Leaflet dalam Promosi Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) : Literature Review Mira Azmi Agustina; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1780

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is one of the promotive and preventive efforts to improve public health status. Low public awareness regarding the implementation of PHBS remains a health problem in many regions. Health promotion using leaflet media is considered an effective educational method because it is easy to understand and can be read repeatedly by the community. This study aims to determine the effectiveness of health promotion using leaflet media in improving community knowledge and behavior regarding PHBS. The research method used a systematic literature review based on PRISMA 2020 guidelines by analyzing 15 national and international journals from 2015–2025. The results showed that leaflet media effectively improved community knowledge regarding hand washing, use of healthy latrines, waste management, environmental hygiene, physical activity, and healthy lifestyles. Leaflet media also helped increase community participation in maintaining environmental cleanliness and preventing infectious diseases. Therefore, health promotion using leaflets can be an effective educational strategy in improving PHBS implementation in the community
Intervensi Keperawatan Komunitas dalam Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Hipertensi: literature review Ade Yulia Citra; Faisal Lutfi; Imel Pratiwi Imanda; Rahma Aulia Pratiwi; Rexza Dwi Anggara; Zahra Roudatul Hasanah; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1937

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang merupakan masalah kesehatan global dan dikenal sebagai pembunuh diam-diam karena seringkali tidak menunjukkan gejala sampai timbul komplikasi. Mengelola tekanan darah tinggi membutuhkan lebih dari sekadar pengobatan; hal ini juga melibatkan edukasi kepada masyarakat tentang kondisi mereka dan membantu mereka mengikuti rencana pengobatan secara konsisten. Berdasarkan lima artikel yang ditinjau, diskusi mencakup intervensi keperawatan komunitas, pemberdayaan masyarakat, hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan pengobatan, peran perawat sebagai pendidik, dan hubungan antara kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien hipertensi (Djibu dkk., 2021; Juniarti dkk., 2023; Frianto dkk., 2023). Tujuan: Untuk mengevaluasi seberapa efektif intervensi keperawatan komunitas dalam meningkatkan pengetahuan, kepatuhan pengobatan, dan kualitas hidup bagi penderita hipertensi. Metode : yang digunakan dalam tinjauan literatur ini adalah pendekatan naratif berdasarkan lima artikel penelitian yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2023. Artikel yang ditinjau membahas efektivitas intervensi keperawatan komunitas, pendidikan manajemen hipertensi, hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pengobatan, dampak peran perawat sebagai pendidik, dan hubungan antara kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien hipertensi. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa intervensi keperawatan komunitas, seperti pendidikan kesehatan, latihan hipertensi, Relaksasi Otot Progresif (PMR), dan pemberdayaan komunitas, efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien. Meningkatkan pengetahuan tentang minum obat sesuai petunjuk mengarah pada kepatuhan yang lebih baik (Juniarti dkk., 2023). Selain itu, peran perawat sebagai pendidik membantu meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan (Djibu dkk., 2021). Kepatuhan pengobatan yang baik membantu mengontrol tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi (Frianto dkk., 2023). Kesimpulan: Intervensi keperawatan pendidikan kesehatan berbasis komunitas efektif dalam mendukung manajemen hipertensi. Meningkatkan pengetahuan, mengoptimalkan peran staf keperawatan, dan mengikuti rencana perawatan merupakan faktor penting dalam mengelola hipertensi dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci : hipertensi, keperawatan komunitas, pendidikan kesehatan, kepatuhan pengobatan, dan kualitas hidup.
Literature Review: Pengaruh Senam Rheumatik terhadap Penurunan Nyeri dan Kekakuan Sendi pada Lansia dengan Rheumatoid Arthritis di Komunitas Rossa Selina; Bilqis Azzahro; Dita Nurlatifah; Selvyana Putri; Kristia Sukma Sari; Fandu Fauzan Suntana; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1940

Abstract

Rheumatoid Arthritis is a chronic autoimmune disease affecting the joints and has become a major health concern among the elderly, characterized by pain, stiffness, swelling, and reduced functional ability that significantly impacts quality of life. Although systematic evidence remains limited, non-pharmacological treatment such as rheumatic gymnastics is considered safe, affordable, and independently applicable by elderly individuals in the community. This study aims to analyze the effect of rheumatic gymnastics on reducing joint pain and stiffness in elderly patients with Rheumatoid Arthritis in the community. A descriptive literature review method was employed following the PRISMA framework through searches on Google Scholar and SciSpace databases covering publications from 2021 to 2026, with seven articles meeting the inclusion criteria and analyzed narratively. The synthesis results consistently demonstrated significant reductions in pain scales following rheumatic gymnastics interventions across all included studies, with significance. Intervention protocols with a frequency of three to seven sessions per week and a duration of 15–30 minutes per session proved most effective. Improvements in joint stiffness were also reported through increased flexibility and range of joint motion. Rheumatic gymnastics is recommended to be integrated into community-based elderly health programs as an evidence-based, safe, effective, and sustainable non-pharmacological intervention. Rheumatoid Arthritis adalah penyakit autoimun kronis yang menyerang persendian dan menjadi masalah kesehatan utama bagi orang tua. Ini ditandai dengan nyeri, kekakuan, pembengkakan, dan penurunan kemampuan fungsional, yang sangat mempengaruhi kualitas hidup. Meskipun penelitian mendalam belum dilakukan tentang pengobatan nonfarmakologis, seperti senam rematik, yang dianggap aman, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh orang tua di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana senam rematik berdampak pada penurunan nyeri dan kekakuan sendi pada orang tua yang menderita RA di komunitas. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif menggunakan panduan PRISMA melalui penelusuran Google Scholar dan SciSpace rentang tahun 2021–2026, dengan tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil sintesis menunjukkan seluruh studi secara konsisten melaporkan penurunan skala nyeri bermakna setelah intervensi senam rematik, dengan nilai signifikansi. Protokol dengan frekuensi tiga hingga tujuh kali per minggu dan durasi 15–30 menit per sesi terbukti paling efektif. Perbaikan kekakuan sendi juga dilaporkan melalui peningkatan fleksibilitas dan lingkup gerak sendi. Senam rematik direkomendasikan diintegrasikan ke dalam program komunitas sebagai intervensi nonfarmakologis berbasis bukti yang efektif, aman, dan berkelanjutan.
Demam Berdarah Dengue (Dhf) Dalam Keperawatan Agregat Komunitas: Literature Review Choerun Nisa Nurul Azizah; Anna Fitri Indriani; Dede Hapsah; Syifa Yuhanida Thohir; Sastria Yudisti; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1948

Abstract

. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting di negara tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tingginya angka kejadian DBD menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang efektif melalui keterlibatan masyarakat dan peran tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hasil penelitian terkait pencegahan DBD dalam perspektif keperawatan agregat komunitas. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis sepuluh artikel penelitian primer yang dipublikasikan pada tahun 2018–2026. Artikel diperoleh melalui database Google Scholar dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan secara deskriptif naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat berperan penting dalam pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Intervensi promosi kesehatan dan edukasi terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan DBD. Selain itu, keterlibatan kader kesehatan dan tenaga kesehatan memberikan kontribusi positif dalam memperkuat perilaku pencegahan serta meningkatkan angka bebas jentik. Dalam perspektif keperawatan agregat komunitas, kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan program pencegahan DBD yang berkelanjutan. Penguatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat direkomendasikan sebagai strategi untuk menurunkan angka kejadian DBD dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata kunci: Demam Berdarah Dengue; Keperawatan Komunitas; Pemberantasan Sarang Nyamuk; Perilaku Masyarakat; Promosi Kesehatan.
Efektivitas edukasi kesehatan menggunakan media booklet terhadap peningkatan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi:Literature Review Yuliana Yuliana; Intan Rismayanti; Opik Opik; Sidik Permana; Yagis Nurul Mujieb; Lilis Lismayanti
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.1953

Abstract

Hypertension is a chronic non-communicable disease that poses a major challenge to global and Indonesian health. One of the problems in hypertension management is low compliance in taking antihypertensive medication, which risks causing serious complications such as stroke, heart failure, etc. Health education through booklets is considered effective as a promotive-preventive strategy because it is visual, easy to understand, and can be taken home by patients. The research method used a systematic review, where data sources came from Google Scholar and the Garuda portal. The selected articles have met the inclusion criteria with full-text articles that have been filtered for the last 5 years from 2021-2026. The results of the study show that health education using booklets is effective in increasing medication adherence in hypertension sufferers.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB DI KOTA TASIKMALAYA Gita Nopiayanti; Miftahul Falah; Lilis Lismayanti
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v4i1.1838

Abstract

TB Paru merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Indonesia masih menjadi negara kedua penyumbang tingginya angka kejadian TB di dunia setelah India. Total jumlah kasus TB di Indonesia sebanyak 209.575 kasus pada tahun 2021. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan penderita TB di wilayah kerja Puskesmas Cihideung kota Tasikmalaya tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik, pendekatan cross sectional dilakukan dalam penelitian dengan total sampling 66 responden. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0.000), sikap (p-value 0.000), dukungan keluarga (p-value 0.016), peran tenaga kesehatan (p-value 0.000) dengan tingkat kepatuhan minum obat pada penderita TB. Terdapat 4 faktor yang memiliki hubungan dengan kepatuhan minum obat namun kedepan diharapkan variabel faktornya dapat diperluas cakupannya.
PENGARUH TERAPI REMINISCENCE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Miftahul Falah; Mukhsin Abdulah; Lilis Lismayanti
HealthCare Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (2022): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v4i2.2412

Abstract

Lansia merupakan tahap akhir dari kehidupan manusia. Dalam proses penuaan Lansia sering mengalami masalah kesehatan salah satunya hipertensi. Lansia dengan hipertensi cederung mengalami kecemasan. Salah satu upaya dalam menurunakan tingkat kecemasan yaitu dengan terapi reminiscence. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengkritisi dan menganalisa artikel penelitian mengenai pengaruh terapi reminiscence terhadap tingkat kecemasan pada Lansia dengan hipertensi. Desain penelitian adalah literature review. Pencarian artikel menggunkan seacrh engine google scholar, freefullpdf dan researchgate. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dna eklusi berasal dari jurnal internasional dan nasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian terapi reminiscence memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan Lansia dengan hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa terapi reminiscence memiliki pengaruh pada penurunan hipertensi. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya, dan dijadikan sebagai salah satu metode non farmakologi untuk menurunkan kecemasan
Pengaruh Pemberian Teh Bunga Rosella Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Lilis Lismayanti; Miftahul Falah; siti Desi Nazila; Zainal Muttaqin; Nina Pamela Sari
HealthCare Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): HealthCare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v5i1.3156

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah yang meningkat secara kronis karena jantung memompa lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan tubuh, hipertensi kronis dapat menimbul komplikasi, sehingga hipertensi dikatakan sebagai penyakit silent killer yang artinya diam tapi membahayakan bahkan sampai mematikan. Pengobatan dengan bahan alami yang ekonomis merupakan solusi yang baik untuk mencegah komplikasi tekanan darah, salah satunya adalah bunga rosella untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Teh Bunga Rosella untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Metode Penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan menggunakan one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 53 responden dengan menggunakan rumus Federer maka di dapatkan sampel 18 responden.Hasil: Hasil uji analisis Wilcoxon Signed Rank Test di dapatkan hasil p value 0,000 pada tekanan darah sistole dan diastole pre-post test yang artinya nilai p < 0,05. Kesimpulannya Ada pengaruh pemberian teh bunga rosella untuk menurunkan tekanan darah tinggi di Kp. Ceungceum Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Disarankan penggunaan bunga rosela bisa menjadi alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA LANSIA DI TASIKMALAYA Ressy Fuzia Andhika; Lilis Lismayanti; Miftahul Falah
HealthCare Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2019): Healthcare Nursing Journal
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/healthcare.v1i2.980

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang erat kaitannya dengan perilaku individu. Pembentukan perilaku sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan individu. Bertambahnya usia, stimulasi pada lansia menurun yang mengakibatkan lansia lupa kejadian baru dan mengingat kejadian lama sehingga untuk bisa menyampaikan informasi pun harus dengan cara berulang-ulang. Hasil dari wawancara kepada lansia mengatakan tidak mengetahui PHBS terutama dalam menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak merokok di dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Desa Parakanyasag Kecamatan Indihiang Tasikmalaya. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan metode survey analitik korelasional. Jumlah sampel sebanyak 53 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dengan kuesioner dan dianalisis secara analitik menggunakan rumus product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan PHBS dengan nilai Korelasi Pearson –0,365 dengan P-value / Sig. 0.007<0,05 dan nilai persentasi kategori baik sebanyak 33 orang dengan persentasi 62.3% dan kategori tidak baik 20 orang dengan persentasi 37.7%. Kesimpulannya pengetahuan lansia yang tidak baik berdampak pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Mengingat pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan lansia lebih memperhatikan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Co-Authors Abya salma sajida Ade Yulia Citra Aida Sri Rachmawati Aida Sri Rachmawati Alamsyah Firdaus Amalia insani putri Andy Krisnasatriya Anna Fitri Indriani Apip ripki Apip ripki Asep Setiawan Atria Nurwahyu Adegita Bayu Brahmantia Bayu Brahmantia Bilqis Azzahro Chieh-Yu Liu Choerun Nisa Nurul Azizah Chun-Yi Tai Dara agita liana Dede Hapsah Deri Haryadi Derri Haryadi Devina sinta nuraisah Dina Nurul Zakia Dita Nurlatifah Elisa handayani Erfan Efendi Faisal Lutfi Fandu Fauzan Suntana Fiqri mohamad alfian Fitri Nurlina Gina Rosdiana Febriana Gita Nopiayanti Hana Ariyani Hani Handayani Hani Handayani Herdiani, Ida Heri Budiawan Imel Pratiwi Imanda Indra Gunawan Indri Chaerusaeni Intan Rismayanti Intanputripitriani Kristia Sukma Sari Lilik Herawati M ikhlasul A Maulana Gunawan Meisya Amelia Miftah Nurhakim Miftahul Falah Miftahul Falah Mira Azmi Agustina Mita Berlian Marjani Mohamad Ali Sy’ban Mukhsin Abdulah Neni Nuraeni Neni Nuraeni Neni Sholihat Nina Pamela Sari Nina Pamelasari Nita Yulianti H Nopa srihandayani Oni Sahroni Opik Opik Rahma Aulia Pratiwi Ratni Ressy Fuzia Andhika Restiana, Nia Rexza Dwi Anggara Risma niati Rosidawati, Ida Rosnawanty, Rosy Rossa Selina Ryan Apriyandi Hakim Ryssa Kania Sari, Nina Pamela Saryomo Saryomo Sastria Yudisti Sasyari, Usman Selvyana Putri Sidik Permana Siska Silviani zp Siti Aisah siti Desi Nazila Siti Nafisatul Mutmainah Sri Mulyani Sri Mulyanti Sri Suryani Suwondo anjar rifai Syahreza Muh Al Ghafiki Syifa Nurfadilah Syifa Yuhanida Thohir Tatang Kusmana Ubad Badrudin Ulfiana Rochman Vina Erviana Yagis Nurul Mujieb Yu-Ying Lu Yuliana Yuliana Yunda Nurachman Yuyun Sholihatin Zahra Roudatul Hasanah Zainal Muttaqin