Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemanfaatan Media Canva dalam Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Regina Futri; Agista Rahmadani; Rezki Septiya Ningsih Rahiki; Selviana Selviana; Adis Adelia Saputri; A. S. Alonemarera
Educatoria : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/educatoria.v6i2.1250

Abstract

Canva was used to enhance high school biology learning in this study. Biology is abstract, making it difficult for students to understand, especially when taught with a boring approach. Therefore, interactive and innovative learning media are needed. Google Scholar was used to obtain and analyze scientific articles for this Systematic Literature Review (SLR). The search yielded 10 scientific articles on Canva-based learning media with empirical evidence. The results of this study indicate that the use of Canva-based learning media in high school biology learning consistently has a high level of validity and practicality, and is effective in improving student learning outcomes. Based on a synthesis of various studies, Canva has been shown to have a significant impact on improving cognitive learning outcomes (indicated by high N-gain values ​​and good learning outcomes), as well as strengthening affective aspects such as student motivation, creativity, and enthusiasm. The use of visual and audiovisual elements in Canva helps facilitate the understanding of abstract biological concepts, thus supporting more active, interactive, and student-centered learning. Therefore, the use of Canva as a high school biology learning medium can improve student learning outcomes.
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI EDUKASI DAN AKSI BERSIH PANTAI DI PANTAI KAYU ANGIN, DESA LIKU Maretik Maretik; Ernawati Ernawati; Sutriani Kaliu; Miswandi Tendrita; Saparuddin Saparuddin; Erfina Erfina; A.S. Alonemarera; Yanti Yanti; Felixia Felixia; Fandri Fandri; Rifqi Rifqi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3428

Abstract

Banyaknya sampah yang berserakan di pesisir Pantai Kayu Angin berasal dari pengujung ataupun masyarakat itu sendiri, sehingga menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan, karena sampah plastik sulit terurai dan dapat menyebabkan lingkungan tercemar. Program ini merupakan rangkaian dari kegiatan Biologi Camp 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa program Studi pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian ini ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Liku dalam melestarikan pesisir pantai melalui bakti sosial di Pantai Kayu Angin. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kayu Angin, Desa Liku, Kabupaten Kolaka melalui edukasi, seperti sosialisasi dan bakti sosial berupa aksi bersih pantai. Pendekatan partisipatif digunakan, yaitu dengan melibatkan masyarakat secara aktif melalui tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya, pesisir pantai bersih dari sampah-sampah yang berserakan. Masyarakat penuh antusias membersihkan sampah-sampah yang berserakan di pesisir pantai. Sampah yang banyak ditemukan pada saat kegiatan bersih-bersih di pesisir Pantai Kayu Angin merupakan jenis sampah abiotik, seperti plastik, kemasan minuman maupun makanan ringan. Sampah-sampah tersebut berasal dari pengunjung dan masyarakat sekitar. Pelaksana dan peserta berkerja sama dan berhasil mengumpulkan sebanyak 10 kantong dengan lebar 60 cm dan tinggi 100 cm, sehingga pesisir pantai terlihat bersih dan indah dibandingkan sebelum kegiatan dilakukan. Beberapa masyarakat menyampaikan keinginan untuk melanjutkan kegiatan serupa secara rutin. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan edukatif dan partisipatif memiliki potensi sebagai pendekatan awal dalam menumbukan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan pesisir.
Video Pembelajaran Berbasis Powtoon: Pengaruh Media terhadap Kemandirian Belajar Biologi Siswa A. S. Alonemarera
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.363

Abstract

Kemandirian belajar memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan kesuksesan akademis siswa. Kemandirian belajar biologi siswa di SMAN 4 Sidrap dinilai rendah, diduga akibat pembelajaran biologi yang kurang melibatkan teknologi informasi sehingga terkesan bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelibatan video pembelajaran berbasis aplikasi powtoon terhadap kemandirian belajar biologi siswa di SMA Negeri 4 Sidrap. Penelitian berjenis quasi eksperimen, memiliki populasi seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 4 Sidrap berjumlah 45 orang. Melalui teknik complete sampling, ditetapkan seluruh populasi sebagai sampel penelitian yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan desain post-test control group. Data dikumpulkan dengan teknik angket menggunakan instrumen lembar angket kemandirian belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemandirian belajar kelas kontrol sebesar 40,40 dan kelompok eksperimen sebesar 73,83. Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,00 Sig. < 0,05. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pelibatan video pembelajaran berbasis powtoon memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian belajar biologi siswa. Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi video dan alat pembuatan animasi seperti Powtoon. Ini dapat membuka jalan untuk eksplorasi dan pengembangan metode pembelajaran baru yang lebih efektif.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Tiara Safitri; Lista; Ketut Arika Meicitra; Widia Astuti; Rismawati; A. S. Alonemarera Alonemarera
Batanghari Academia Journal Vol. 1 No. 2 (2026): BAJ Mei-Agustus 2026
Publisher : CV. Batanghari Academia Indonesia Kolaka (BAIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the use of the environment as a learning resource in biology education and its impact on students’ learning processes and outcomes. The method used was a Systematic Literature Review (SLR), which analyzed five relevant scientific articles published between 2012-2025. Methods: The research stages included formulating research questions, conducting a literature search, establishing inclusion and exclusion criteria, selecting articles, and analyzing data. Results and Discussion: The results indicate that utilizing the environment as a learning resource can enhance understanding of biological concepts through contextual practical experiences. Furthermore, this approach also enhances student motivation, interest in learning, scientific process skills, and critical thinking abilities. Additional positive impacts are evident in improved learning outcomes across the cognitive, affective, and psychomotor domains. Conclusion: Thus, the environment plays a crucial role as an effective, innovative, and relevant learning resource in biology education and contributes to fostering environmental awareness and a caring attitude toward the environment.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CONTEXTUAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KEANEKARAGAMAN HAYATI Tri Putri Maulia; Aswani; Agistiani; Preti Wulandari; Sulistiawati Mahsar; A. S. Alonemarera Alonemarera
Batanghari Academia Journal Vol. 1 No. 1 (2026): BAJ Januari-April 2026
Publisher : CV. Batanghari Academia Indonesia Kolaka (BAIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Biodiversity is an important concept in biology learning that requires understanding not only theoretically, but also contextually through its connection to the real environment. However, biodiversity learning is still often oriented towards textbooks, thus lacking meaningful learning experiences. The use of Family Medicinal Plants (TOGA) as a contextual learning medium is an innovative alternative because it allows students to learn plant variations, classifications, and benefits directly through the surrounding environment. This study aims to analyze the use of TOGA as a contextual learning medium in improving understanding of the concept of biodiversity. Methods: This study used a literature study method with a qualitative descriptive approach through the PRISMA-based Systematic Literature Review (SLR) framework. Data were obtained from scientific articles relevant to the topics of TOGA, contextual learning, biodiversity literacy, and environment-based biology learning published in 2021–2026. The literature selection process was carried out through the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion, resulting in 22 articles that met the inclusion criteria. Data analysis used content analysis techniques to produce a synthesis of the context of TOGA integration in biology learning. Results and Discussion: The results of the study indicate that TOGA has the potential as a contextual learning resource that allows for morphological observation, plant classification, analysis of medicinal plant benefits, and understanding of biodiversity conservation. The contextual learning approach has been proven to improve biodiversity literacy, observation skills, and active student involvement. Conclusion: The use of TOGA as a contextual learning medium can improve understanding of biodiversity concepts in a more meaningful way and support innovative, contextual, and sustainable biology learning.