Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Asuransi SMA Negeri 3 Maliku Mutmainah, Mutmainah; Nurbudiyani, Iin; Rezki, Istighfaris; Guntoro, Dibyo Waskito
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v9i2.7211

Abstract

Media pembelajaran menggunakan infografis belum banyak dilakukan pada pembelajaran di Indonesia. Penggunaan media Infografis memiliki manfaat yang dapat memberikan informasi secara lengkap. Pengembangan infografis difokuskan pada materi Asuransi pada kelas X di SMA Negeri 3 Maliku. Model ADDIE menjadi pilihan model yang digunakan dalam penelitian ini. Melakukan uji ahli materi dan ahli media serta guru mata Pelajaran ekonomi serta dikuatkan dengan uji dari pengguna media. Hasil pengujian media infografis berdasarkan uji ahli materi, guru dan pengguna secara urut 98%, 90%, dan 80%. Adapun tanggapan positif terlihat dari peningkatan fokus belajar. Perlu dilakukan pengujian efektifitas dari media infografis yang dibuat sebagai penelitian selanjutnya.
Studi Fenomenologi Pengambilan Keputusan Melakukan Pinjaman Online di Kalangan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Pingki, Pingki; Guntoro, Dibyo Waskito; Nurbudiyani, Iin
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2024): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/neraca.v10i1.8806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali gambaran pengambilan keputusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dalam melakukan pinjaman Online. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologi. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang pernah melakukan pinjaman Online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan mahasiswa dalam melakukan pinjaman Online dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal, intuisi dan persepsi kemandirian yang belum matang mendorong pengambilan keputusan tanpa pertimbangan risiko yang memadai. Faktor eksternal meliputi tekanan lingkungan sosial, pengaruh teman sebaya, serta kemudahan akses dan kecepatan proses pencairan dana. Penelitian ini juga menemukan bahwa misinformasi di media sosial berkontribusi pada kesalahpahaman tentang konsekuensi hukum dan finansial dari pinjaman Online, terutama yang ilegal. Keterbatasan akses ke sumber pendanaan formal yang lebih aman dan kurangnya literasi keuangan menjadikan pinjaman Online sebagai pilihan yang dianggap paling memungkinkan, meskipun berisiko tinggi.
Students' Perceptıons Of How To Teach Economıcs Teachers At Senior High School Muhammadıyah 1 Palangka Raya Amalia, Sovia; Nurbudiyani, Iin; Sonedi, Sonedi; Jailani, Muhammad; Setiawan, Muhammad Andi
International Journal of Universal Education Vol. 1 No. 1 (2023): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v1i1.5287

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of how to teach economics teachers at Senior High School Muhammadiyah I Palangkaraya. This study uses data collection techniques of observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with 10 students of class X IPS-2 regarding how to teach economics teachers. Observations and documentation were carried out on matters relating to students' perceptions of how to teach economics teachers at Senior High School Muhammadiyah 1 Palangkaraya. Descriptive research method with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. This research was conducted from April to June 2022, located at Senior High School Muhammadiyah 1 Palangkaraya with the research subjects of 10 students consisting of teachers of economics subjects and students. Descriptive research method with data collection techniques of observation, interviews, documentation and questionnaires. This research was conducted from April to June 2022, located at Senior High School Muhammadiyah 1 Palangkaraya with the research subjects of 10 students consisting of teachers of economics subjects and students
Variety Show with Indonesian Culture among the Imperialism of Foreign Culture Noor, Ady Ferdian; Sari, Erika; Nurbudiyani, Iin; Fatchurahman, M.; Haryadi, Haryadi; Herman, Herman; Ningsih, Irma; Oktariana, Devita
International Journal of Universal Education Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Universal Education
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/ijue.v2i2.9031

Abstract

Background: Variety show infotainment program that was successful in society and became a topic of conversation in public communication. Indonesian society in 11 cities was seen 90% happy to watch television in 2017. The program was full of gossip about the lives of artists at that time. The show gave birth to changes in ethical values that could damage the cultural order of the Indonesian nation as an eastern society that upholds good manners. Aim: The purpose of the study was to determine whether cultural values, religion, and social norms in Indonesian society are the main elements in every variety show broadcast on television. Method: The research method used a type of literature review with a qualitative descriptive approach through analysis of reports, articles, and library books, then analyzed descriptively inductively to produce conclusions. Result and Discussions: The results of the study, the government implemented the broadcasting law as a form of multicultural communication policy to control foreign cultural imperialism. Conclusion: The government implemented the protection of Indonesian culture through the broadcasting law and encouraged the emergence of multicultural values on Indonesian television.
Penerapan Metode Kooperatif Face to Face Promotive Interaction Untuk Meningkatkan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Palangkaraya Sahida, Hanna Olivia; Nurbudiyani, Iin; Purtina, Arna
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i2.5983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui aktivitas pembelajaran IPS dikelas IX-A SMP Muhammadiyah Palangka Raya dengan model pembelajaran kooperatif Face to Face Promotive Interaction, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di kelas IX-A Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Palangka Raya dengan model pembelajaran kooperatif Face to Face Promotive Interaction. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-A Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Palangka Raya yang berjumlah 28 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial peserta didik kelas IX-A Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Palangka Raya meningkat. Hasil belajar peserta didik pada pra tindakan memperoleh nilai rata-rata 67,88 dan hasil belajar peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 79,26 dengan presentase ketuntasan klasikal 85%.
Model Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Karakter dan Digital Meyongsong Perang Dagang Internasional Nurbudiyani, Iin; Suyati, Endang Sri; Verawati, Verawati
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v1i2.6237

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana cara menemukan model pembelajaran kewirausahaan yang dapat membangun karakter siswa yang berketerampilan berwirausaha, menghasilkan perangkat model pembelajaran kewirausahaan, dan menemukan model pembelajaran kewirausahaan yang dapat dilaksanakan dan berfungsi untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan. Study ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (R&D), yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu: investigasi, perancangan, realisasi, dan evaluasi, dengan rangkaian kegiatan: validasi, uji coba dan revisi. Tingkat kesepakatan antar penilai dianalisis dengan statistik Coefficient Cohen’s Kappa dan Percentage of Agreement. Yang menjadi subjek studi adalah siswa dan guru kewirausahaan. Temuan studi menunjukkan bahwa di era digital pembelajaran kewirausahaan yang di kelola dengan baik akan menghasilan lulusan yang berkarakter dan berketerampilan baik, sedangkan perangkat model pembelajaran yang dihasilkan adalah buku panduan model pembelajaran kewirausahaan lengkap dengan perangkatnya, buku panduan model pembelajaran dan perangkatnya tidak hanya dihasilkan tetapi dapat dilaksanakan dan berfungsi baik untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa. Diseminasi keterampilan berwirausaha siswa selain pemahaman teoritik melalui proses pembelajaran di kelas juga melalui, magang, praktik langsung dengan mengerjakan soal-soal menggunakan lembar kerja atau jobsheet. Dalam praktiknya, diseminasi keterampilan berwirausaha masih dihadapkan dengan berbagai tantangan seperti sumber daya manusia yang memiliki karakter dan semangat berkemajuan untuk mengajar sesuai dengan dinamika isu-isu bisnis kontempor, kurangnya profesionalisme guru, perubahan kurikulum, kurangnya fasilitas dan infrastruktur sekolah, keterbatasan waktu dalam mempraktikkan teori-teori kewirausahaan.
DIGITALISASI PENGEMBANGAN HUMA GANTUNG DAN PEMANFAATAN EQUALIZER DALAM ASESMEN AWAL KESIAPAN BELAJAR SISWA SMKN-2 KASONGAN Martallata, Ria; Nurbudiyani, Iin; Noor, Ady Ferdian
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8719

Abstract

This study aims to address the gap in basic drawing skills among tenth-grade Building Information Modeling and Design (DPIB) students at SMK Negeri 2 Kasongan through the development of a tiered learning strategy, HUMA GANTUNG, and an initial assessment instrument using a digital equalizer. The problem stems from varying student competencies in reading drawings, understanding standard measurements, and using scales, which hinder mastery of essential material. Using a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, this study involved students, teachers, and expert material and media validators. The development process included needs analysis, material design from concrete to abstract, digital-based product development, phased implementation, and evaluation. The findings indicate that HUMA GANTUNG effectively facilitates a systematic learning flow, supported by a digital equalizer that comprehensively maps students' learning readiness profiles. Expert validation results indicated product feasibility with scores of 81–85%, while practicality tests reached 88–95%. The effectiveness test significantly increased the average score from 79 (pre-test) to 95 (post-test) with an N-gain of 0.8367 (high category), as well as a jump in material comprehension from 60% to 100%. It was concluded that the integration of HUMA GANTUNG and a digital equalizer is a feasible, practical, and effective solution for improving the readiness and learning outcomes of vocational students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kemampuan dasar menggambar siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 2 Kasongan melalui pengembangan strategi pembelajaran berjenjang HUMA GANTUNG dan instrumen asesmen awal equalizer digital. Latar belakang masalah berakar pada variasi kompetensi siswa dalam membaca gambar, memahami ukuran standar, dan menggunakan skala yang menghambat penguasaan materi esensial. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan siswa, guru, serta validator ahli materi dan media. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan materi dari konkret ke abstrak, pengembangan produk berbasis digital, implementasi bertahap, dan evaluasi . Temuan menunjukkan bahwa HUMA GANTUNG efektif memfasilitasi alur belajar yang sistematis, didukung oleh equalizer digital yang mampu memetakan profil kesiapan belajar siswa secara komprehensif. Hasil validasi ahli menunjukkan kelayakan produk dengan skor 81–85%, sementara uji kepraktisan mencapai 88–95%. Secara signifikan, uji efektivitas memperlihatkan peningkatan nilai rata-rata dari 79 (pre-test) menjadi 95 (post-test) dengan N-gain 0,8367 (kategori tinggi), serta lonjakan pemahaman materi dari 60% menjadi 100%. Disimpulkan bahwa integrasi HUMA GANTUNG dan equalizer digital merupakan solusi layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kesiapan serta hasil belajar siswa vokasi.    
Analysis of the Need for Entrepreneurship Credentials Based on Local Potential in Vocational High Schools in Palangkaraya City Nurbudiyani, Iin; Rahayu, Puput Puji; Septiani , Septiani
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wvfrnk61

Abstract

This study aims to analyze the need for developing local-potential-based entrepreneurial credentials in Vocational High Schools (SMK) in Palangka Raya City. The main issue raised is the mismatch between entrepreneurship learning in vocational schools and regional economic potential, which has not been systematically accommodated in the form of competency recognition or credentials. The study used a descriptive quantitative approach with a survey design of 265 respondents consisting of teachers, heads of expertise programs, and students from eight public and private vocational schools. The instrument was developed based on the Entrepreneurial Competence Framework (European Commission, 2016) and validated through expert judgment (CVR = 0.87; Cronbach's Alpha = 0.921). The results show that the level of need for entrepreneurial credentials is in the high to very high category (mean = 4.36), with the largest gaps in digital marketing and local-material-based production competencies. Factor analysis resulted in five main dimensions of need: entrepreneurial ideation, local production skills, digital marketing and innovation, microfinance management, and community collaboration, with a total variance of 79.5%. This finding confirms the need to develop a “glocal” entrepreneurial credential model, namely integrating global competencies with local wisdom values ​​to encourage contextual entrepreneurship curriculum design and increase the competitiveness of vocational school graduates based on regional economic potential.
Model pembelajaran kewirausahaan dengan media koperasi sekolah di SMK kelompok bisnis dan manajemen Iin Nurbudiyani
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 3 No. 1 (2013)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.62 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v3i1.1577

Abstract

Penelitian bertujuan menghasilkan: (1) model pembelajaran Model Kwu-Kop yang dapat menumbuhkan keterampilan kewirausahaan siswa SMK; (2) perangkat pembelajaran Model KwuKop yang dapat dipergunakan di SMK; (3) model pembelajaran kewirausahaan yang memenuhi kriteria valid dan efektif; dan (4) model pembelajaran yang dapat dilaksanakan dan berfungsi dengan baik untuk menumbuhkan keterampilan kewirausahaan siswa SMK. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Tahap pengembangan terdiri empat tahap yaitu: (1) investigasi ; (2) perancangan; (3 realisasi; dan (4) evaluasi. Produk yang dihasilkan divalidasi oleh ahli materi dan ahli pendidikan. Penilaian dilakukan sebanyak dua kali, yaitu: (1) pra-ujicoba terbatas, dan (2) setelah ujicoba terbatas. Tingkat kesepakatan antar penilai dianalisis dengan statistik Coeffisient Cohen"Ÿs Kappa dan Percentage of Agreement. Hasil penelitian adalah: (1) pengembangkan Model Kwu-Kop terbagi dalam dua kegiatan, yaitu: (a) pra-pengembangan, meliputi tahap investigasi, tahap perancangan, tahap realisasi; dan (b) pengembangan, meliputi tahap evaluasi; (2) perangkat model yang dihasilkan adalah buku panduan Model Kwu-Kop lengkap dengan perangkat pembelajaran (RPP, modul, job sheet dan alat evaluasi); (3) model yang dihasilkan memenuhi kriteria valid dan efektif; dan (4) Model Kwu-Kop dapat dilaksanakan dan berfungsi dengan baik untuk menumbuhkan keterampilan kewirausahaan siswa SMK. A SCHOOL COOPERATIVE-BASED ENTREPRENEURSHIP LEARNING MODEL IN THE VOCATIONAL HIGH SCHOOL OF BUSINESS AND MANAGEMENT GROUPAbstractThe objectives of this study are to develop: (1) the school cooperative-based entrepreneurship learning model (SC-ELM) that can build entrepreneurial skills among students in vocational high school (SMK); (2) a set of SC-ELM that can be used in SMK; (3) SC-ELM that can meet validity and effectiveness criteria; and (4) SC-ELM that can be applied and serve well to build the entrepreneurial attitudes and skills of SMK students. This study used the "žR & D"Ÿ method. The development consisted of four steps, i.e.: (1) investigation; (2) designing; (3) realization; and (4) evaluation. The resultant products were validated by the experts in both learning material and education. Assessment was done twice: (1) limited pre-test and (2) post-test. To measure the level of inter-rater consensus by the experts, an analysis was done by using the statistic tests for the Coefficient Cohen"Ÿs Kappa and the Percentage of Agreement. The results of the study are as follows. (1) The development of SC-ELM is divided into two types of activity, i.e. (a) predevelopment step, including investigation, designing, and realization; and (b) development, including evaluation. (2) The developed model consists of the manual of SC-ELM and a set of lesson plans (RPP, module, job sheet, and evaluation instrument). (3) The resultant model meets the validity and effectiveness criteria. (4) SC-ELM can be applied and serve well to build the entrepreneurial attitudes and skills of SMK students
Edukasi Literasi Keuangan serta Kompetensi Digital bagi Mahasiswa dalam Mengembangkan Bisnis Inovatif di Era 5.0 Nurbudiyani, Iin; Fitriyanto, Muhammad Noor; Nimah, Nurun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5126

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kompetensi digital mahasiswa dalam mengembangkan bisnis inovatif di era Society 5.0. Permasalahan utama yang dihadapi mahasiswa wirausaha adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengelola keuangan usaha secara sistematis serta pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal untuk pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dan pendampingan aplikatif yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan literasi keuangan, pelatihan kompetensi digital, pendampingan implementatif, serta evaluasi dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner persepsi peserta, pemetaan kategori kompetensi, dan analisis korelasi terhadap indikator pertumbuhan usaha yang dilaporkan oleh mitra. Mitra kegiatan terdiri atas 115 mahasiswa wirausaha yang telah menjalankan usaha berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar mitra berada pada kategori kompetensi digital sedang sebesar 47%, tinggi sebesar 29%, dan rendah sebesar 24%. Pada aspek literasi keuangan, 43% mitra berada pada kategori sedang, 38% tinggi, dan 19% rendah. Setelah kegiatan edukasi dan pendampingan, mitra melaporkan adanya peningkatan kinerja usaha yang ditunjukkan melalui peningkatan jangkauan pasar digital sebesar 70%, efisiensi operasional sebesar 68%, inovasi produk atau layanan sebesar 66%, peningkatan jumlah pelanggan sebesar 64%, dan peningkatan omzet sebesar 62%. Hasil analisis juga menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kompetensi digital dan pertumbuhan usaha, serta antara literasi keuangan dan pertumbuhan usaha. Dengan demikian, edukasi literasi keuangan dan kompetensi digital dapat menjadi strategi pendampingan yang relevan dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan mahasiswa agar lebih inovatif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital. Financial Literacy Education and Digital Competence for Students in Developing Innovative Businesses in the Society 5.0 Era Abstract This community service activity aims to improve students' financial literacy and digital competence in developing innovative businesses in the Society 5.0 era. The main problems faced by student entrepreneurs are their limited ability to systematically manage business finances and the suboptimal use of digital technology for business decision-making. This activity uses an educational-participatory approach and applied mentoring that includes needs analysis, financial literacy training, digital competency training, implementation mentoring, and evaluation and reflection. Evaluation is carried out through participant perception questionnaires, competency category mapping, and correlation analysis with business growth indicators reported by partners. The activity partners consist of 115 student entrepreneurs who have run digital-based businesses. The results of the activity show that the majority of partners are in the medium digital competency category (47%), high (29%), and low (24%). In terms of financial literacy, 43% of partners are in the medium category, 38% are in the high category, and 19% are in the low category. Following the educational and mentoring activities, partners reported improved business performance, demonstrated by a 70% increase in digital market reach, 68% in operational efficiency, 66% in product or service innovation, 64% in customer base, and 62% in revenue. The analysis also demonstrated a significant positive relationship between digital competency and business growth, as well as between financial literacy and business growth. Therefore, financial literacy and digital competency education can be a relevant mentoring strategy in strengthening students' entrepreneurial capacity to be more innovative, adaptive, and sustainable in the digital era.
Co-Authors Achmad Zainul Rozikin Ade Irma Suryani Ade Irma Suryani Adi Firman Ady Ferdian Noor Agustinawati Umaternate Ahmad Rhicho Widianto Ahmad Syarif Allyn Noviary Alpian Amalia, Sovia Amelia Dwi Astuti Andika Trisna Angelina Hariyanti Anggriyani Annisa Algani Utami Arna Purtina Asep Solikin Astuti, Pertiwi Adi Puji Atika Abrar A’am Rifaldi Khunaifi Baehaqi Bertiana Bertiana Bulkani Dea Monika Destya Cahyani Dewi, Revi Citra Dibyo Waskito Guntoro Doddy Teguh Yuwono Dwi Sari Usop, Dwi Sari Een Rose Eka Khairunnisa Endang Sri Estimurti Endang Sri Suyati Erni Berliani Eti Ambarsari Dadi Fairuz Andhira Binadari Fatchurahman, M Fathul Zannah Febria Ditha Rosalina Ferra Sartika Fitriani Haris Munandar Haryadi Haryadi - Hatmah, Nurul Helnayatun Helnayatun Herman Herman Herman Ihsanu Rozikin Ika Puji Rahayu Ilham Intan Syifa Irma Ningsih Irma Yanti Istigfaris Rezki Istighfaris Rezki Istiqamah Hafid Jamilatun, Putri Karaya Nuril M. R. Lusi Risnadi M. Fatchurahman M. Ziaurrahman Mahmud Mahmud Mahmud Mahmud Martallata, Ria Mohammad Rizki Fadhil Pratama Muhammad Andi Setiawan Muhammad Jailani Muhammad Noor Fitriyanto Mukhlis Rohmadi Musarapah, Zidnatul Mutmainah Mutmainah Nimah, Nurun Ningsih, Irma Noor Anita Ulfah Nopi Nopi Nor Hairani Novia Novia Noviary, Allyn Nur Annisa Nurul Azkia Nurul Hudah Nurul Septiana, Nurul Oktariana, Devita Pingki, Pingki Qurrota A'yuni R., Karaya Nuril M. Rabiatul Adawiyah Rahayu, Puput Puji Rahmat Rahmat Ratri Pramudita Redno Setiawan Revi Citra Dewi Rini Rini Rita Rahmaniati Sabirullah Sahida, Hanna Olivia Said, Muhammad Sanawiah, Sanawiah Santi Endriani Sari, Erika Septiani , Septiani Sigit Alfirdaus Siti Juhairiah Sonedi Sonedi Sonia Sri Hidayati Suniati Suniati Syahrudin, Muhamad Syifa Widyananda Kurniawan Teya Agustina Trida Soraya Trisna, Andika Tukilah Tuti, Puji Indias Ulfah, Noor Anita Verawati Verawati Wahyu Safitri Windari Sabela Yean's Virgi Handhayanie Yiska hosana