Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penerapan Diversifikasi Snack Makaroni Ikan Aneka Rasa sebagai Upaya Akselerasi Daya Saing Produk Lokal Kelompok Mastali Madu Santhy W. Sidauruk; Dewita Dewita; N. Ira Sari; Desmelati Desmelati; Chicka Willy Yanti; Rindi Metalisa; Nurul Huda; Erlando Fatiranes; Tiara Beneva Putri; Bagaspati L. Sadewa; M. Reza Fanzuri
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.423-437

Abstract

The Mastali Madu group is confronted with significant challenges in the marketing of its fish macaroni snacks. These challenges primarily stem from the group’s limited product variety in terms of flavor options and the absence of distribution permits, which restricts its marketing opportunities. To address these issues, a community service activity was conducted in the form of diversifying fish macaroni snacks into various flavors, with the aim of accelerating the competitiveness of the Mastali Madu group’s local products. The implementation methods included assistance in the diversification of fish macaroni snacks with various flavors and the procurement of product distribution permits. The findings of the activity demonstrated an enhancement and the capacity in the group members’ to manufacture fish macaroni snacks with diverse flavors, including grilled corn, BBQ, and balado. These snacks were found to possess a palatable taste, a crispy texture, and 86.67% extremely like of panelists’ hedonic level. From an economic perspective, the product has demonstrated added value in comparison to previous iterations, offering a diverse range of flavors and holding a-P-IRT license, thereby facilitating market expansion. The conclusion of this activity is that the implementation of diversified fish-flavored macaroni snacks can serve as one strategy to accelerate the competitiveness of local products, while also enhancing skills, self-reliance, and business opportunities for the Mastali Madu Group.
MANAJEMEN RISIKO KELELAHAN DAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA PASIEN CA MAMMAE BERBASIS TEORI OREM Rizqon Zadidah Lubis Lubis; Nurul Huda
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7803

Abstract

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan, dan proses pengobatannya, seperti kemoterapi, sering menyebabkan kelelahan berlebihan dan gangguan pola tidur. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup pasien, mengganggu proses pemulihan, serta meningkatkan risiko komplikasi psikologis dan fisik. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen risiko keperawatan yang tepat untuk membantu pasien mengatasi masalah tersebut. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Teori Self-Care Deficit dari Dorothea Orem. Teori ini menekankan pentingnya membantu pasien dalam merawat dirinya sendiri (self-care), terutama ketika pasien belum mampu sepenuhnya mandiri karena kondisi penyakit. Dalam teori ini, perawat berperan memberikan bantuan, edukasi, dan dukungan sesuai kebutuhan pasien. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus terhadap seorang pasien kanker payudara usia 46 tahun yang mengalami kelelahan dan sulit tidur akibat kemoterapi. Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama lima hari, termasuk edukasi tentang kebersihan tidur, latihan pernapasan dalam, dan manajemen aktivitas sehari-hari, kondisi pasien menunjukkan perbaikan. Tingkat kelelahan menurun, durasi tidur meningkat, dan pasien menjadi lebih mampu melakukan perawatan diri secara mandiri. Hasil ini menunjukkan bahwa teori Orem dapat digunakan sebagai dasar dalam menyusun intervensi keperawatan yang efektif dan tepat sasaran untuk mengurangi kelelahan dan memperbaiki pola tidur pasien kanker. Pendekatan ini juga membantu meningkatkan motivasi dan semangat pasien dalam menjalani pengobatan.