Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PRODUK UNGGULAN DAERAH MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA BANNER PETA PULAU JAWA DI KELAS V SDN 03 TAMAN Rista Novitasari; Arif Sulistiyawan; Fida Chasanatun
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2052

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Produk Unggulan Daerah melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media banner peta Pulau Jawa di kelas V SDN 03 Taman, Kota Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dalam mata pelajaran IPAS, khususnya materi produk unggulan daerah, yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif peserta didik dan terbatasnya penggunaan media kontekstual. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 peserta didik kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media banner peta Pulau Jawa dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada tahap pra tindakan menjadi 66,7% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Media banner ini tidak hanya menjadi alat bantu visual, tetapi digunakan secara aktif dalam eksplorasi, diskusi, dan penugasan sehingga mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam pemecahan masalah.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Dan Monitoring Pertumbuhan Balita di Desa Kepuhklagen Wringianom Kabupaten Gresik Nufus, Hidayatun; Novitasari, Rista
Jurnal Abdi Medika Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Abdi Medika Desember 2025
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI SAINS DAN KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jam.v5i2.1551

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Kondisi ini berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak serta produktivitas generasi di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi seimbang dan monitoring pertumbuhan balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif kepada ibu balita, pelatihan kader posyandu mengenai pencatatan dan interpretasi Kartu Menuju Sehat (KMS), serta pendampingan dalam evaluasi hasil pemantauan pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi dan pola asuh, keterampilan kader dalam melakukan monitoring pertumbuhan balita, serta meningkatnya kesadaran orang tua terhadap pencegahan stunting sejak dini. Dengan demikian, penguatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan monitoring pertumbuhan balita terbukti efektif sebagai strategi pencegahan stunting di Desa Kepuhklagen Wringinanom Kabupaten Gresik, sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas.
Penyuluhan Menstruasi Sehat sebagai Upaya Mengatasi Mitos Pada Siswi Kelas V dan VI MI Nidhomiyah Jombang Yosin, Esti Pratiwi; Ratna Sari Dewi; Rista Novitasari; Dwi Anik Karya Setiarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.759

Abstract

Background: Limited understanding of menstruation among elementary school girls is still frequently influenced by myths and inaccurate information, which negatively affects menstrual hygiene practices and fosters unfavorable perceptions of the menstrual process. Objective: This community service activity aimed to improve students’ knowledge of healthy menstruation as an effort to reduce the influence of myths through basic reproductive health education. Methods: The program was implemented through interactive educational sessions using booklets, distribution of leaflets, and knowledge evaluation using pre-test and post-test instruments among 52 fifth- and sixth-grade female students at MI Nidhomiyah Jombang. Results: The findings demonstrated a significant change in the level of understanding, marked by a shift from a predominance of poor knowledge before the intervention to a majority of students achieving a good level of knowledge after the intervention. Implications: These findings highlight the importance of integrating reproductive health education into regular school programs, with support from teachers and healthcare professionals, to ensure the sustainability of educational outcomes. Conclusion: This one-day educational activity was shown to contribute to improving students’ basic knowledge of menstruation and to reducing the influence of myths that may potentially interfere with reproductive health during early adolescence