Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektivitas Perluasan Aspek Pasar dan Pemasaran pada Startup Dodolan Ingsun Nur Aini Azizah; Nurleila Jum’ati; Mutiara Sabrinda; Siti Nurfadilah; Adi Kurniawan; Agus Tinus Tri Hatmoko
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.657 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.875

Abstract

Dodolan Ingsun merupakan startup berbasis sociopreneur yang memberdayakan UMKM peternak bebek, pengrajin telur asin dan kerupuk kupang yang berada di Candi, Sidoarjo. Permasalahan yang dihadapi yaitu belum melakukan inovasi produk baru, dan pemasaran yang dilakukan dengan metode konvensional sehingga omzet penjualan cenderung menurun. Dengan permasalahan tersebut maka startup Dodolan Ingsun melakukan perluasan aspek pasar dan pemasaran dengan cara mengembangkan inovasi produk baru, mengembangkan pemasaran konvensional ke segmen yang lebih luas, masuk ke pemasaran non konvensional melalui pengembangan media sosial, membangun website. Hasil penerapan startup berbasis sociopreneurship adalah : 1) varian produk yang lebih variatif, yaitu produk : telur asin mentah, botok telur asin, kerupuk kupang goreng dengan cocolan petis dan kerupuk kupang goreng pasir, 2) Penjualan secara online di : a) market place : tokopedia, shopee, bukalapak, b) website Dodolan Ingsun (c) media sosial : instagram, whatsapp, 3) penjualan secara offline : Edu Cafe, Kantin Kampus 2 Wiyung, 4) mengikuti pameran untuk pengenalan produk, 5) keluarnya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), 6) Desain industri untuk kemasan ramah lingkungan baru untuk produk telur asin. Pemasaran produk yang atraktif ke generasi millennial melalui instagram dengan cara promosi give away memberikan kuis interaktif berhadiah. Dengan demikian maka perluasan aspek pasar dan pemasaran berdampak efektif di startup Dodolan Ingsun untuk meningkatkan omzet penjualan sebesar 47% selama 5 bulan. Dodolan Ingsun is a sociopreneur-based startup which empowers Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) such as duck breeders, salted eggs and kupang crackers craftsmen located in Candi Sidoarjo. The problems faced is that they have not applied new product innovations yet, and marketing still uses conventional methods. Thus, the result tend to declining. With such problems, Dodolan Ingsun team expanding market aspects and developing market with new innovation products, developing conventional market to width segments, entering to non conventional market segment by social media development, creating website. The application result of startup with sociopreneurship are: 1) More variative product variants, such as raw salted egg, salted egg botok, kupang crispy, 2) Online sales at a) market place are tokopedia, shopee, bukalapak b) Dodolan Ingsun website, c) social media : Instagram (@dodolan_ingsun), whastApp, Product Promotion via Instagram by giving interactive quiz with prizes, and distribution of Dodolan Ingsun brochures, 3) Offline sales at Edu Cafe, sales at 2 Canteen in Wijaya Putra University, Campus 2 (Wiyung), 4) Following the Exhibition for Product Introduction, 5) SIUP (Letter of Business Permit) was Legal, 6) Industrial design of new green packaging for salted egg products. Attractive product market to millennial generation through Instagram with promotion way by using reward quiz. Thus, market width aspect will positively effect at Dodolan Ingsun startup to gain market sales to 47 % for 5 months
Efektivitas Perluasan Aspek Pasar dan Pemasaran pada Startup Dodolan Ingsun Nur Aini Azizah; Nurleila Jum’ati; Mutiara Sabrinda; Siti Nurfadilah; Adi Kurniawan; Agus Tinus Tri Hatmoko
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.657 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.875

Abstract

Dodolan Ingsun merupakan startup berbasis sociopreneur yang memberdayakan UMKM peternak bebek, pengrajin telur asin dan kerupuk kupang yang berada di Candi, Sidoarjo. Permasalahan yang dihadapi yaitu belum melakukan inovasi produk baru, dan pemasaran yang dilakukan dengan metode konvensional sehingga omzet penjualan cenderung menurun. Dengan permasalahan tersebut maka startup Dodolan Ingsun melakukan perluasan aspek pasar dan pemasaran dengan cara mengembangkan inovasi produk baru, mengembangkan pemasaran konvensional ke segmen yang lebih luas, masuk ke pemasaran non konvensional melalui pengembangan media sosial, membangun website. Hasil penerapan startup berbasis sociopreneurship adalah : 1) varian produk yang lebih variatif, yaitu produk : telur asin mentah, botok telur asin, kerupuk kupang goreng dengan cocolan petis dan kerupuk kupang goreng pasir, 2) Penjualan secara online di : a) market place : tokopedia, shopee, bukalapak, b) website Dodolan Ingsun (c) media sosial : instagram, whatsapp, 3) penjualan secara offline : Edu Cafe, Kantin Kampus 2 Wiyung, 4) mengikuti pameran untuk pengenalan produk, 5) keluarnya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), 6) Desain industri untuk kemasan ramah lingkungan baru untuk produk telur asin. Pemasaran produk yang atraktif ke generasi millennial melalui instagram dengan cara promosi give away memberikan kuis interaktif berhadiah. Dengan demikian maka perluasan aspek pasar dan pemasaran berdampak efektif di startup Dodolan Ingsun untuk meningkatkan omzet penjualan sebesar 47% selama 5 bulan. Dodolan Ingsun is a sociopreneur-based startup which empowers Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) such as duck breeders, salted eggs and kupang crackers craftsmen located in Candi Sidoarjo. The problems faced is that they have not applied new product innovations yet, and marketing still uses conventional methods. Thus, the result tend to declining. With such problems, Dodolan Ingsun team expanding market aspects and developing market with new innovation products, developing conventional market to width segments, entering to non conventional market segment by social media development, creating website. The application result of startup with sociopreneurship are: 1) More variative product variants, such as raw salted egg, salted egg botok, kupang crispy, 2) Online sales at a) market place are tokopedia, shopee, bukalapak b) Dodolan Ingsun website, c) social media : Instagram (@dodolan_ingsun), whastApp, Product Promotion via Instagram by giving interactive quiz with prizes, and distribution of Dodolan Ingsun brochures, 3) Offline sales at Edu Cafe, sales at 2 Canteen in Wijaya Putra University, Campus 2 (Wiyung), 4) Following the Exhibition for Product Introduction, 5) SIUP (Letter of Business Permit) was Legal, 6) Industrial design of new green packaging for salted egg products. Attractive product market to millennial generation through Instagram with promotion way by using reward quiz. Thus, market width aspect will positively effect at Dodolan Ingsun startup to gain market sales to 47 % for 5 months
Peningkatan Usaha Susu Kedelai Skala Industri Rumah Tangga Di Tengah Wabah Covid-19 Yuli Ermawati; Nurleila Jumati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.521 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.996

Abstract

Banyak UMKM yang sempat terpuruk sejak wabah Covid’19 melanda dunia termasuk Indonesia. Salah satu UMKM tersebut adalah produsen susu kedelai atau sari dele. Mitra kami adalah produsen sekaligus pedagang susu kedelai di kecamatan Benowo Kelurahan Sememi Kota Surabaya. Keterbatasan IPTEK seperti pemasaran yang masih konvensional dan tidak adanya manajemen usaha serta keuangan menjadi faktor yang memperlambat perkembangan usahanya. Tujuan yang akan dicapai dalam program ini adalah perluasan pangsa pasar dengan menyentuh teknologi informasi, manajemen usaha dan tata keuangan yang lebih tertib, serta upaya pemanfaatan limbah hasil susu kedelai agar lebih produktif. Metode yang digunakan adalah pendampingan personal terhadap mitra. Langkah pendampingan dengan memberikan pelatihan dan pencerahan untuk manajemen usaha, pelabelan yang modern, pemasaran secara offline dan online agar jangkauan pasar mereka lebih luas. Selain itu juga memberikan inspirasi dan mendorong agar limbah yang dihasilkan susu kedelai bisa lebih bermanfaat. Hasil dari metode pendampingan yang diberikan adalah yang pertama kemasan produk untuk susu kedelai dirubah sedemikian rupa dan mulai dipasarkan secara online dan offline melalui sistem konsinyasi. Yang kedua adalah manajemen usaha menjadi lebih rapi dan didukung dengan pembukuan sederhana yang mulai rutin dilakukan. Yang ketiga adalah pemanfaatan hasil limbah pengolahan susu kedelai yaitu menjadi nugget,cookies, serundeng dan keripik dari ampas susu sari kedelai.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NONFORMAL BIMBEL ENGGON SIN_AU_QU DENGAN METODE SOCIOPRENEUR DI ERA PANDEMI Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan; Nurleila Jum'ati; Hardo Wahyudi; Risca Ayu Rachmania; Lusy Nur Miftachul Jannah; Mochamad Syahrul Gunawan; Haris Priambodo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1478.547 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1339

Abstract

The Covid-19 pandemic has an impact on all aspects of people's lives. One of them is the number of fresh graduates of strata 1 graduates who cannot find a job. Beside, spontaneous changes in online learning methods to suppress covid-19 spreading cause to the obstacles for both students and parents in its adaptation. Parents tend to use non-formal tutoring institution or agencies to support the understanding level of materials provided in schools to overcome these obstacles. Bimbel Enggon Sin_Au_Qu is a non-formal education service provider institution coverage of Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Semarang and even Kalimantan to get the impact of online learning by experiencing an increase in demand for tutor services by absorbing the educated workforce. The absorption of educated workforce is based on sociopreneur methods. The problem experienced by management is that tutors are the majority of fresh graduated. Bimbel Enggon Sin_Au_Qu conduct mentoring methods by facilitating tutors to follow online development training, revamping Enggon Sin_Au_Qu management in managing tutors and service users also developing promotional systems to expand marketing. The results achieved as sociopreneurship are: 1) The development of the potential of tutor human resources, 2) The management system becomes well-coordinated 3) Bimbel Enggon Sin_Au_Qu known by the wider community. Thus, Enggon Sin_Au_Qu as a business container that is able to grow the economic potential that can be enjoyed by various parties involved
PENGEMBANGAN SOFT SKILL TANGGAP BENCANA KEBAKARAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF BAGI SISWA SD Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan; Nurleila Jum'ati; Risca Ayu Rachmania; Nur Aini Azizah; Mochamad Syahrul Gunawan; Raihana Raihana; Okky Irfanto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.064 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1340

Abstract

Indonesia is one of the countries that are prone to disasters, one of the vulnerable victims of disasters is children. There is fire data in the educational environment in the city of West Surabaya and data on potential fires in the western region of Surabaya. With these data, it encourages the holding of community service activities in the form of improving soft skills towards mitigation, preparedness for fire disasters. The development of soft skills to respond to fire disasters as a preventive effort in children from an early age is carried out in students of AlKautsar Elementary School Surabaya. Methods of community service are observation, pretest, socialization, mentoring, forming a fire fighter community and posttest. Based on the average value of knowledge obtained by students is quite high after joining the program compared to before. By following the improvement of soft skills, students gain knowledge and strengthen the education of character, literacy development as well as fostering self-efficacy students. With self-efficacy, students acquire such knowledge for themselves and can educate the surrounding environment. It is hoped that for the sustainability of the program can be formed a community that is accommodated in an extracurricular fire fighter involving parties: schools, parents of students or representatives of school committees and students and all other school residents.
OPTIMALISASI PERAN BKK SMK WIJAYA PUTRA DI MASA PANDEMI MENUJU KENORMALAN BARU Nurleila Jumati; Iful Novianto; Hardo Wahyudi; Royin Lutfiana Putri
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.897 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1355

Abstract

Kemendikbud mengeluarkan SE No 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease. Dengan demikian maka proses belajar mengajar di sekolah dilakukan secara daring, bukan dengan tatap muka mempergunakan teknologi sehingga ada penekanan pada optimalisasi peran BKK SMK Wijaya Putra Surabaya di masa pandemi covid 19 menuju kenormalan baru atau new normal. Optimalisasi peran BKK SMK Wijaya Putra Surabaya dilakukan dengan metode pelaksanaan yaitu rangkaian focus group discussion (FGD), serta pendampingan yang dilakukan secara intensif dan berkala. Hasil dari metode pelaksanaan tersebut maka ada penguatan baik secara internal maupun eksternal di BKK SMK Wijaya Putra Surabaya yaitu adanya SOP BKK, SOP PKL Siswa, media sosial Instagram BKK dan membangun jejaring. Dengan optimalisasi tersebut maka siswa dan alumni SMK Wijaya Putra Surabaya mendapatkan wadah untuk melatih dan mengembangkan baik hard skill maupun soft skill di DUDI serta alumni mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dengan media sosial Instagram. Di sisi yang lain, data-data siswa yang ada di SMK Wijaya Putra diolah dan dianalisis menjadi data yang dapat memberikan gambaran siswa kepada DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) pada saat PKL (Praktek Kerja Lapangan) maupun alumni ketika mencari pekerjaan.
Kesetaraan Gender dalam pengembangan Bimbel Enggon Sin_Au_Qu pada pendidikan non formal Gen-Y dan I-Gen Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan; Nurleila Jum'ati; Hardo Wahyudi; Risca Ayu Rachmania; Lusy Nur Miftachul Jannah; Mochamad Syahrul Gunawan; Haris Priambodo

Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v9i2.2891

Abstract

The COVID-19 pandemic has had an impact on all aspects of life, including education. The Indonesian government implemented a Distance Learning policy that made Bimbel Enggon Sin_Au_Qu which is a non-formal education service provider institution adapt and experience an increase in demand for services so that management added tutors. With this development, it is necessary to analyze gender equality in Bimbel Enggon Sin_Au_Qu. The data used is secondary data with a quantitative descriptive approach. The analysis carried out gave results in the form of mapping an increase in the number of students including Gen-Y and I-Gen. In terms of the quantity of tutors at Enggon Sin_Au_Qu as many as 18 people, dominated by female tutors as much as 56% while the remaining 44% are male tutors. The greater quantity of female tutors cannot be separated psychologically from women playing a role in shaping and developing the personality of students. The general description of the data on the role of tutors on students is the role of female tutors by 39% in the development of Gen-Y and I-Gen in Enggon Sin_Au_Qu, while the role of male tutors is greater, namely 61%. Based on these data, there are more female tutors in quantity, but in terms of quality male tutors have a bigger role in the development of non-formal education for Bimbel Enggon Sin_Au_Qu. Thus, it can be concluded that gender equality is the key in developing the non-formal education business of Enggon Sin_Au_Qu.
BAGAIMANA GAMBARAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA PASUKAN KUNING SEBAGAI PETUGAS KEBERSIHAN KOTA SURABAYA? Nurleila Jum’ati; Anggita Aulia Nuraini; Fajar Rahmandiansyah; Faisal Fikri Nazarudin; Meita Anggraeni; Almadyah Putri Mahendra Tratuhany
Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 11 No 1 (2023): Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/procuratio.v11i1.2696

Abstract

The research purpose is gaining the organizational citizenship behavior overview owned by the yellow troops. The research population is 1350 yellow troops with sampling 211 respondents. The distribution questionnaires technique uses purposive dan cluster random sampling. Data collection technique uses Likert scale questionnaire with 195 copies of questionnaires. The questionnaire all items analysis result is valid and reliable. Thus, they can be analyzed further. The research result is the altruism category level of the respondents is high. Meaning that the workers have a high willingness to help fellow Yellow Troops in completing their assigned tasks. The conscientiousness picture is in the high-level category. It reflects they have a high work awareness. Thus, the working activities carried out to exceed the minimum prerequisites set. The sportsmanship category at a high level depicts the yellow troops having the ability to tolerate without over-complaining. The civic virtue dimension is at a high level, which means that Surabaya city sweeper have the ability to participate voluntarily and support organizational functions, both professionally and social-naturally. Surabaya city courtesy side janitor is at a high level where the yellow troops have the behavioral ability to alleviate work-related problems faced by other individuals. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran perilaku kewargaan organisasi yang dimiliki oleh pasukan kuning. Populasi penelitian adalah pasukan kuning sebanyak 1350 orang dengan pengambilan sampel sebanyak 211 responden. Teknik penyebaran kuesioner menggunakan purposive dan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert dengan 195 eksemplar angket. Angket hasil analisis semua item valid dan reliabel. Sehingga dapat dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian adalah tingkat kategori altruisme responden tergolong tinggi. Artinya para pekerja memiliki kemauan yang tinggi untuk membantu sesama Pasukan Kuning dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Gambaran kehati-hatian termasuk dalam kategori tingkat tinggi. Hal ini mencerminkan mereka memiliki kesadaran kerja yang tinggi. Dengan demikian, aktivitas kerja yang dilakukan melebihi prasyarat minimum yang ditetapkan. Kategori sportivitas pada tingkat tinggi menggambarkan pasukan kuning memiliki kemampuan bertoleransi tanpa banyak mengeluh. Dimensi kebajikan sipil berada pada level tinggi, artinya petugas kebersihan kota Surabaya memiliki kemampuan untuk berpartisipasi secara sukarela dan mendukung fungsi organisasi, baik secara profesional maupun sosial. Petugas kebersihan kota Surabaya berada pada level tinggi dimana pasukan kuning memiliki kemampuan perilaku untuk meringankan masalah terkait pekerjaan yang dihadapi oleh individu lain.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA XI (PERSERO) SURABAYA I Kadek Anggara; Nurleila Jum’ati
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Social Vol 1 No 3 (2023): JEBS, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universita Wijaya Putra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of organizational culture and work motivation simultaneously on employee performance at PT. Nusantara Plantation XI (Persero) Surabaya. The unit of analysis in this study is the employees at PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) Surabaya with 65 people. Samples were taken using saturated sample technique. Data analysis was performed using statistics with SPSS 26 tools. Based on the results of data analysis using the t test it is known that partially organizational culture and work motivation have a significant influence on employee performance. Meanwhile, based on the results of data analysis using the F test, it is known that simultaneously organizational culture and work motivation have a significant effect on employee performance. Thus, companies are advised to pay attention to the organizational culture and work motivation of employees so that their performance is maintained.
PENGARUH KOMPETENSI, LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. TRIJAYA PUTRA SEJAHTERA Septian Dwi Cahyo; Nurleila Jum’ati
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Social Vol 1 No 4 (2024): JEBS, Januari 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universita Wijaya Putra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of competence, work environment and work discipline on the performance of employees of PT. Prosperous Trijaya Putra. The sample in this study is PT. Prosperous Trijaya Putra. The sampling technique in this study used a non-probability sampling technique, namely purposive sampling, with a total of 61 respondents. Statements are given using a questionnaire. Responses from respondents were analyzed using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 21. This study uses multiple linear regression analysis. Hypothesis testing is done partially (t-test) and simultaneously (F-test). The results of this study indicate that competence, work environment and work discipline simultaneously have a positive and significant effect on employee performance. Partially, competence and work discipline affect employee performance. But the work environment has no effect on employee performance. The independent variable in this study has an influence of 44.7% on employee performance and the rest is influenced by other variables that are not in this study.
Co-Authors Abdul Aziz, Mochamad Adi Kurniawan Agung, Faisal Permana Agus Tinus Tri Hatmoko Agustin, Ardianti Aini Azizah, Nur Aironi Zuroida Almadyah Putri Mahendra Tratuhany Anggita Aulia Nuraini Anggraeni, Meita Ardiansyah Hendra Lukmana Ardliyanti, Arif Ardliyanto, Arif Aulia, Anas Tasya Ayu Asmaul Masruroh Ayu Rachmania, Risca Azizah, Aini Nur Azizah, Nur Aini Dwi Lesno Panglipusari Dwi Prihantono Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan Dyah Puspita Indah Budi Sari Wulan Ermawati, Yuli Faisal Fikri Nazarudin Fajar Rahmandiansyah Fathuloh, Fathuloh Fatmawati, Annisa Eka Fatmawati, Suryani Aprillya Hardo Wahyudi Hardo Wahyudi Haris Priambodo Haris Priambodo Himmayatul Wuswa I Kadek Anggara Iful Novianto Lailiyah, Alfu Fitrotul Lusanti, Fitri Dhea Lusy Nur Miftachul Jannah Lusy Nur Miftachul Jannah Mahendra, Almadyah Putri Meita Anggraeni Mochamad Syahrul Gunawan Mochamad Syahrul Gunawan Mufidah, Wadatul Muhamad Dedi Irwansah Mutiara Sabrinda Mutiara Sabrinda Nazarudin, Faisal Fikri Nur Aini Azizah Nur Aini Azizah Nur Jannah Nur Jannah Nuraini, Anggita Aulia Nurul Aini Okky Irfanto Prita Anugrah Widowati Pujianto Pujianto Putra Pratama, Muhammad Rafli PUTRI WAHYUNI Rachmania , Rischa Ayu Rachmania, Risca Ayu Rachmania, Rischa Ayu Rahmandiansyah, Fajar Raihana Raihana Redarkum, Gading Dinda Rezki Binuntsa Mutmaina Riawan Putra, Muchamad Hengki Risca Ayu Rachmania Risca Ayu Rachmania Royin Lutfiana Putri Safara, Anggik Firda Sari Wulan, Dyah Puspita Indah Budi Sari, Mamik Usniyah Sarie, Rena Febrita Septian Dwi Cahyo Setiawan, Rio Sigit, Larasati Ramadhani Siti Wulandari Solly Aryza Sunarko, Steffy Gihon Surya Ani Devita Tri Siwi Agustina Wulandari , Siti Yani Susanti Yuli Ermawati Yuliani, Ella Erwinda yulis setyowati Yurilla Endah Muliatie Yurilla Endah Muliatie, Yurilla Endah